Anda di halaman 1dari 17

Kelompok 4

Study Kasus
Annysa Maulyta Dewi
Alicia Anggreini Darmayanti
Cholid Hamdani
Fauziah
Kathryn Erika Sa’pang
Nadya Tri Lestari
Novita Dwi Sulistiani

PELAYANAN FARMASI
Kasus 4
Bpk. TG 47 th, BB 60 kg, TB 157 cm, masuk rumah sakit
dengan keluhan mual, muntah, pusing. Mengaku memiliki
riwayat DM dengan terapi glibenklamid 1-1/2-0, metformin
2X850 mg. Pasien juga mengaku tidak minum obat secara
rutin, karena diet ketat. Selanjutnya pasien didiagnosa
dengan hipetensi maligna disertai DM. Pada pemerikasaan
awal nilai GDA 578 mg/dL, TD 170/110 mmHg. Silahkan
rencanakan pelayanan kefarmasian yang akan dilakukan

2
Data Pasien dan Data Laboratorium
Data Pasien
Nama :Bpk. TG
Umur: 47 th
Berat Badan : 60 kg
Tinggi Badan : 157 cm
Data Lab
GDA : 578 mg/dL
TD : 170/110 mmHg
Kadar Normal
GDA : > 200 mg/dL
TD : < 140/90 mmHg
3
Problem Medik dan Objektif
Problem Medik
DM disertai dengan hipertensi maligna

Subjektif
Mual, muntah, pusing

Objektif
Didiagnosa dengan hipetensi maligna disertai DM
GDA : 578 mg/dL
TD : 170/110 mmHg

Assesment

Pasien mengkonsumsi Glibenklamid 1-1/2-0 dan Metformin 2X850 mg namun


pasien tidak meminum secara rutin, karena diet ketat

5
Planning
Problem Medik Diabetes Mellitus
Pengobatan sebelumnya sementara dihentikan dan diganti dengan insulin
rapid acting yaitu insulin lispro 2-4 Unit selama terapi emergensi, untuk
menurunkan GDA hingga kadar GDA menjadi terkontrol. Apabila kadar
GDA telah kembali terkontrol maka kembali ke terapi obat yang
sebelumnya.

Problem Medik Hipertensi


Pemberian kaptopril untuk menangani hipertensi dengan urgensi dosis 25 mg/hari,
kaptopril merupakan antihiprtensi golongan ACE-Inh yang dapat membantu
penurunan TD dengan pasien diabetes mellitus, karena golongan ACE-Inh yang
dapat memperbaiki sensitivitas insulin.
(Mutmainah, 2008)

6
Monitoring
 Problem Medik DM
Goals Terapi : GDA > 200 mg/dL
 Problem Medik HT
Goals terapi : BP : <140/90mmHg

7
KASUS 5
▪ Ibu S melahirkan anak dengan berat badan 4,1 kg dan tinggi 45
cm, 1 minggu setelah keluar Rumah Sakit ibu tersebut kembali
ke dokter karena anaknya mengalami penurunan berat badan
menjadi 3,05 kg, dan keluhan yang dinyatakan ibu tersebut
adalah 2 hari yang lalu sebelum masuk rumah sakit muntah-
muntah setelah diberi ASI, berat badan terus menurun, tidak
mau menyusu, lemah, lesu dan bayi rewel. Dan dokter
mendiagnosa bayi tersebut mengalami Galaktosemia.
▪ Silahkan buat rencana pelayanan kefarmasian yang akan
dilakukan

8
Problem Subjek Objek Assesment Plan
Medik
Bayi Mengalami Diagnosa Belum Diberikan terapi dengan pemberian
penurunan berat Dokter ad/ diberikan Susu Kedelai, karena, Diet terbatas
badan 3,05 kg dari galaktosemia terapi galaktosa harus dilaksanakan sedini
4,1 kg, 2 hari yang mungkin pada bayi atau anak-anak
lalu sebelum masuk dengan galaktosemia untuk
rumah sakit muntah- mencegah morbiditas dan mortalitas
muntah setelah diberi dini dengan pemberian galaktosa
GALAKTOSEMIA

ASI, berat badan dalam ASI dan susu buatan.


terus menurun, tidak
mau menyusu, lemah,
lesu dan bayi rewel.
Daftar Pustaka
Anderson, 2018. GALT Deficiency Galactosemia. Article. Vol 43 No 1.
American Diabetes Association. 2018. Standards Of Medical Care In Diabetes. The
Journal Of Clinical And Applied Research And Education. Vol. 4.
Adesina OF, et al. 2011. Comparison of Lispro Insulin and Reguler Insulin in the
Management of Hiperglycemic Emergencies. Journal Medicine.
DiPiro J.T., Wells B.G., Schwinghammer T.L. and DiPiro C. V., 2015,
Pharmacotherapy Handbook, Ten Edit., McGraw-Hill Education Companies, Inggris.
Magd, Et al. 2018. Pilot study of classic galactosemia: Neurodevelopmental impact
and other complications urge neonatal screening in Egypt. Journal of Advanced
Research.
Mutmainah, Nurul. Syafiah Ernawati Dan EM Sutrisna . 2008. Identifikasi Drug
Related Promblem,s (Drps) Potesial Kategori Ketidaktepatan Pemilihan Obat Pada
Pasien Hipertensi Dengan Diabetes Mellitus Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X. 11
PHARMACON, Vol. 9, No. 1.
INSULIN
Hipertensi
Kadar Normal TD

Kadar Normal GDA

15
GALAKTOSEMIA

16
Terimakasih
!

17