Anda di halaman 1dari 24

Definisi Sistem

Hybrid

Pembangkit
Tenaga Angin

Sistem Hybrid
Pembangkit Tenaga
Surya

Prinsip Kerja
Sistem Hybrid

Sistem ON GRID
dan OFF GRID
Definisi Sistem Hybrid

Hybrid adalah pembangkit listrik yang terdiri lebih dari satu macam pembangkit dimana
menggabungkan beberapa sumber energi yang dapat diperbaharui ( renewable ) dengan
yang tidak dapat diperbaharui ( unrenewable ).

Misalnya Listrik Tenaga Surya ( Photovoltaic, - PV) dipadu dengan genset, maka disebut Hibrid
PV-Genset. Sistem Hibrid yang pernah diterapkan di Indonesia adalah: Hibrid PV-Genset, Hibrid
PV-Mikrohydro, Hibrid PV-Bayu ( angin ) , dan bahkan Hibrid PV-Bayu-Genset.
Prinsip Kerja Sistem Hybrid Wind turbin dan PV

LOAD
PV PANEL

Solar wind
control

WIND
Prinsip Kerja Sistem Hybrid PLN dan PV
Penggunaan pembangkit listrik hibrid
1. Listrik pedesaan (Isolated Grid atau Interconnected Isolated
genset).
2. Pabrik, perkantoran, perumahan yang tidak mendapat suplai
listrik jaringan (PLN).
3. Gedung-gedung perkantoran.

1. Mengoptimalkan penggunaan system pembangkit listrik.


2. Meningkatkan efisiensi ekonomi pembangkit.
3. Meningkatkan reliability (keandalan) pembangkit.
4. Meningkatkan waktu layanan listrik secara ekonomis.
Pembangkit listrik hibrid di Indonesia
System Hybrid yang pernah diterapkan di Indonesia adalah: Hybrid
PV-Genset, Hybrid PV-Mikrohydro, Hybrid PV-Bayu (angin), dan
bahkan Hybrid PV-Bayu-Genset.

Istilah hybrid sering juga digunakan untuk system Grid Connected


PV (yakni menggabungkan/"mencantolkan" Pembangkit Listrik
Tenaga Surya ke jaringan PLN).

Dilihat dari cara pendistribusian listriknya, system hybrid adalah


system centralized, yakni pembangkit berada disuatu lokasi, dan
listrik yang dihasilkan didistribusikan melalui jaringan distribusi ke
rumah-rumah konsumen.
Alasan Teknik penggunaan sistem pembangkit
hibrid
1. Saling melengkapi keunggulan dan kelemahan masing-masing
pembangkit : Misalnya untuk Hybrid PV-Mikrohydro, pada
musim penghujan air banyak tetapi matahari relatif sedikit,
dan sebaliknya jika musim kemarau.
2. Mengoptimalkan kemampuan system pembangkit :
pada Hybrid PV-Genset, genset untuk memenuhi kebutuhan
pada saat "peak load", sedangkan pada saat "base load"
genset dimatikan dan PLTS mencatu listrik ke jaringan, dengan
demikian masing-masing pembangkit dapat beroperasi pada
kapasitas optimalnya.
Alasan Teknik penggunaan sistem pembangkit
hibrid
3. Mengurangi ketergantungan pada suplai BBM: pada Hybrid PV-
Genset pemakaian genset dapat dikurangi sampai dengan 75%,
tanpa mengganggu suplai kebutuhan listrik, sehingga
ketergantungan suplai BBM untuk genset dapat dikurangi.

4. Meningkatkan keandalan (reliability) dan kualitas suplai listrik.


Grid connected/BIPV dapat meningkatkan keandalan dan
kualitas suplai listrik karena listrik yang disuplai lebih stabil dan
dapat di-set agar memiliki fungsi back up.
Alasan ekonomis penggunaan sistem pembangkit
hibrid
1. Meningkatkan efisiensi system pembangkit: Hybrid PV-Genset
mengurangi biaya operasional system, karena pada saat "base
load" dimana kebutuhan listrik konsumen jauh dibawah
kapasitas genset, maka genset dapat dimatikan dan PLTS
menggantikan, sehingga genset tidak dibiarkan beroperasi
pada kapasitas dibawah kapasitas optimum.
Alasan ekonomis penggunaan sistem pembangkit
hibrid
2. Meningkatkan keandalan (reliability) dan pelayanan, secara ekonomis.
Listrik pedesaan yang beroperasi 6-12 jam per hari dapat ditingkatkan
menjadi beroperasi penuh 24 jam/hari secara ekonomis. Apabila
peningkatan dilakukan dengan menggunakan genset saja maka investasi
yang dibutuhkan kecil tetapi biaya operasi akan meningkat karena pada
saat "base load" genset terus beroperasi, ketergantungan terhadap
suplai BBM juga semakin tinggi (di pedesaan/pulau terpencil sulit
diharapkan kepastian suplai BBM). Apabila peningkatan dilakukan
dengan menambah PV saja, meskipun biaya operasi menjadi nol tetapi
biaya investasi akan membengkak. Hybrid PV-genset dapat
meningkatkan keandalan dan suply listrik 24 jam (layanan kepada
pelanggan) dengan menghindari penambahan investasi awal yang terlalu
besar, menghindari biaya operasi yang besar, dan mengurangi
ketergantungan terhadap suplai BBM.
Contoh diagram blok sistem hibrid PLTS-PLN
Contoh diagram blok sistem hibrid PLTS-PLN

Model 2
Contoh diagram blok sistem hibrid PLTS-PLN

Sistem hibrid model 2 adalah sistem hibrid model seri atau paralel. Untuk
sistem seri semua pembangkit daya mensuplai daya DC kedalam baterai,
setiap komponen harus dilengkapi dengan charge controller sendiri. Pada
sistem ini, generator dan inverter harus didesain agar dapat melayani
beban puncak. Pada sistem ini sejumlah besar energi yang dibangkitkan
dilewatkan melalui baterai, siklus baterai bank menjadi naik dan
mengurangi efisiensi sistem, daya listrik dari genset di DC kan dan diubah
kembali menjadi AC sebelum disupai ke beban sehingga t i d a k terjadi
rugi-rugi yang signifikan.
Mekanisme kerja teknologi hibrid dalam aplikasi rumah tangga (inovasi)
Sistem gabungan (hybrid) yang digunakan
adalah dengan memanfaatkan kubah-putar
masjid sebagai pengganti turbin angin yang
digabung dengan solar cell untuk
menghasilkan energi listrik. Instalasi
system hibrid ini terdiri dari rangkaian
solar cell, dynamo, regulator, dan
inventer.
Untuk mengubah energi angin
menjadi energi listrik diperlukan alat
pengubah yaitu turbin angin atau dalam hal
ini digunakan kubah-putar masjid, dimana
energi kinetik angin diubah menjadi energi
mekanik.
Mekanisme kerja teknologi hibrid dalam aplikasi rumah tangga (inovasi)

Beberapa hal yang mempengaruhi daya sel surya diantaranya: pengaruh


penyinaran, pengaruh temperatur, pengaruh luas sel surya, pengaruh kepekaan
spektrum, dan pengaruh umur sel surya. Hal tersebut pada akhirnya
mempengaruhi efisiensi konversi energi sel surya
Prinsip kerja dari dinamo (generator) adalah mengubah energi mekanis
menjadi energi listrik untuk mengisi baterai. Kelistrikan pada dinamo
dibangkitkan oleh rotor yang berputar dan memotong garis-garis medan
magnet sehingga menimbulkan gaya gerak listrik.
Listrik yang dihasikan dari dinamo maupun sel surya (solar cell) sebelum
masuk ke baterai akan diatur oleh regulator.
Mekanisme kerja teknologi hibrid dalam aplikasi rumah tangga (inovasi)
Baterai merupakan penyimpan energi listrik dari dinamo dan sel surya. Secara
garis besar, cara kerja dari akumulator ini dibagi menjadi dua yaitu: proses
pengosongan dan pengisisan.
Proses pengosongan baterai terjadi ketika baterai memberikan arus, misalnya
untuk menghidupkan lampu atau beban yang lain, maka terjadilah reaksi di
dalam baterai. Reaksi ini mengakibatkan larutan asam sulfat semakin encer dan
kutub-kutubnya akan menjadi semakin lemah, sehingga kutub-kutubnya akan
menjadi sama yaitu menjadi PbSO4, dalam hal ini baterai disebut semakin
kosong muatan.
Sedangkan proses pengisian baterai yaitu pada waktu baterai telah dianggap
kosong muatan, baterai dapat diisi lagi dengan mengalirkan arus searah (DC)
yang dihasilkan dari dynamo DC dan dari sel surya.
Inventer merupakan alat yang digunakan untuk mengubah energi listrik DC dari
baterai menjadi listrik AC, ketika sumber energi listrik baterai dipergunakan
untuk kebutuhan rumah tangga.
Material disain model, penyusunan alat, dan simulasi perhitugan teknologi hibrid dalam
aplikasi rumah tangga

Kubah-putar mempunyai energi kinetik pada massa rotor,m dengan kecepatan V, adalah:
(1)
Torsi yang digunakan untuk memutar dinamo dapat dirumuskan:
(2)
dimana:
T = Torsi, Nm
F = Gaya yang terjadi, N
r = Jari-jari pulley, m.
Material disain model, penyusunan alat, dan simulasi perhitugan teknologi hibrid
menggunakan konsep proyek Oeledo dalam aplikasi rumah tangga
Kalor pancaran sinar matahari yang ditangkap sel surya didekati dengan persamaan:
(3)
dimana:
q = Kalor pancaran, Watt
σ = Konstanta Stefan-Bolzman = 5,669 × 10-8 W/m2.K2
A = Luas bidang sel surya, m2
T = Temperatur, oK
Fe = Fungsi emisivitas zat perantara
FG = Faktor geometri

Daya listrik yang ada disini diperoleh dari hasil kali antara arus dengan tegangan yang dihasilkan.
(4)
dimana:
P = Daya listrik, Watt
V = Tegangan listrik yang dihasilkan, volt
I = Arus listrik yang dihasilkan, ampere
Material disain model, penyusunan alat, dan simulasi perhitugan teknologi hibrid dalam
aplikasi rumah tangga
jumlah arus yang mensuplai baterai adalah: arus rata-rata dari dinamo + arus rata-rata
dari solar cell.
Sedangkan tegangan yang masuk baterai setelah melalui regulator adalah 12 volt. Jadi
daya yang masuk baterai adalah: arus yang mensuplai baterai dikali dengan tegangan
baterai
Setelah 9 jam pengisian baterai, maka arus yang masuk baterai: arus yang mensuplai
baterai di kali dengan 9 jam.
Sedangkan daya yang masuk baterai: daya setelah melalui regulator dikali dengan 9 jam.
Kelebihan dan kekurangan jika dibandingkan hanya menggunakan salah satu sumber
energi surya atau angin

Kelebihan :
Ramah lingkungan
Praktis digunakan pada wilayah pesisir pantai
Tidak memerlukan perawatan khusus
Teknologinya tidak rumit
Disainnya dari bahan yang tidak mudah karatan (korosi)
Mudah mengoperasikan

Kekurangan :
Butuh biaya yang cukup besar untuk pembelian dan pelatihan operator
teknis
Contoh PENGGUNAAN ENERGI ANGIN DAN ENERGI MATAHARI SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK DENGAN SISTEM HYBRID

Kubah-putar masjid yang digunakan memiliki diameter 1,25


meter dan kemiringan sudunya 30o. Sedangkan sel surya
yang digunakan berukuran 60 × 90 ×1 cm, Solar Cell yang
dipergunakan berfungsi untuk mengubah cahaya matahari
menjadi energi listrik dan memiliki ukuran 90×60×1 cm, type
RS M 45, daya 45 Watt, buatan Netherland, energi listrik dari
hasil pengukuran, rata-rata arus dari dinamo = 0,73 Ampere
dan dari solar cell = 1,93 Ampere. Sehingga jumlah arus yang
mensuplai baterai adalah: arus rata- rata dari dinamo + arus
rata-rata dari solar cell, tegangan masuk ke baterai menjadi
tegangan 12 volt. Tentukan arus yang mensuplai baterai, arus
yang masuk baterai, daya yang masuk baterai
Jaawb

Arus Total

Daya Total

Arus Masuk Ke Materai Selama Beroperasi 9 Jam

Daya Baterai Selama Beroperasi 9 Jam