Anda di halaman 1dari 26

2.

INDIKATOR KEBERHASILAN, MATERI POKOK DAN MANFAAT PEMBELAJARAN


I N D I K A T O R HASIL BELAJAR

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan dapat:


Mengaktualisasi nilai-nilai dasar etika publik
dalam pelaksanaan tugas dan jabatan.

MATERI POKOK

Kode Etik dan Perilaku Pejabat Publik


Bentuk-bentuk Kode Etik dan Implikasinya
Ilustrasi Aktualisasi Etika Publik

MANFAAT

Peserta diharapkan dapat menunjukkan kompetensi dalam standar etika publik


3.
E- Learning
Add. Setelah melihat film pendek diharahapkan
peserta menganalisis Unit Kerjanya masing-
masing dengan indikator sebagai berikut :

• UNIT KERJA :
• MASALAH :
• KUALITAS PELAYANAN :
• ETIKA :
• KEBIJAKAN :
Bermain Metode
peranpembelajaran
(Role-Playing Game,
RPG)
Brainwriting and story telling
Mind-map (pemetaan pikiran)
Diskusi

Diskusi
Flashlight (Blitz)
Falling leaves (Guguran Daun)
THINKING QUESTIONS
1. Apa itu etika?

2. Mengapa kita harus


memiliki etika?

3. Bagaimana etika PNS


itu?

9
 Pelanggaran  Tidak peduli etika,
Peraturan kesopanan dan norma
 Melawan yang berlaku
aparat hukum
MASYARAKAT

 Menunjukkan  Tidak konsisten dalam


sikap arogan pelaksanaan tugas

 Kurang disiplin  Menurunnya tanggung-


jawab & profesionalitas
APARATUR

Created by Endang Abdullah 10


Secara lebih spesifik Collins Cobuild
(1990:480) mendefinisikan etika
sebagai “an idea or moral belief that
influences the behaviour, attitudes and
philosophy of life of a group of people”.

Kode Etik adalah aturan-aturan yang


mengatur tingkah laku dalam suatu
kelompok khusus, sudut pandangnya
hanya ditujukan pada hal-hal prinsip
dalam bentuk ketentuan- ketentuan
tertulis.
Adapun Kode Etik Profesi dimaksudkan untuk mengatur tingkah
laku/etika suatu kelompok khusus dalam masyarakat melalui
ketentuan-ketentuan tertulis yang diharapkan dapat dipegang
teguh oleh sekelompok profesional tertentu.

”The right man on the right job”, menempatkan orang yang tepat
pada posisinya sesuai dengan kemampuannya. Di lingkungan
organisasi publik sering terjadi ”the right man on the wrong
place”, menempatkan seseorang yang memiliki keahlian tertentu
pada tempat yang tidak sesuai dengan keahliannya.
FUNGSI ETIKA
 Sarana untuk memperoleh orientasi kritis
berhadapan dengan pelbagai moralitas
yang membingungkan.
 Etika ingin menampilkanketrampilan
intelektual yaitu ketrampilan untuk
berargumentasi secara rasional dan kritis.
 Orientasi etis ini diperlukan dalam
mengabil sikap yang wajar dalam suasana
pluralisme
Empat Kategori Penggunaan Etika (Wachs, 1985)

Rules of Behaviour
(codes of professional);
Ethical Judgment
Berdasarkan kepentingan publik dengan tanggung jawab sebagai
profesional;
Moral Implications of planning methods, techniques and Models
Etika harus memastikan bahwa metode, teknik dan model yang
digunakan harus benar-benar tepat, objektif, dan tidak terpengaruh
aspek non profesional;
Consideration of major policy alternative
Bertanggungjawab untuk menjelaskan kepada para pimpinan tentang
impilkasi dan masalah yang existing, emerging dan anticipated.
Sanksi Pelanggaran Etika :

• 1. Sanksi Sosial
Skala relatif kecil, dipahami sebagai
kesalahan yangdapat ‘dimaafkan’
• 2. Sanksi Hukum
Skala besar, merugikan hak pihak lain.
Kompetensi ASN

Sistem Merit adalah kebijakan dan


Manajemen ASN yang berdasarkan Sosial
pada kualifikasi, kompetensi, dan Teknis
kinerja secara adil dan wajar dengan Kultural
tanpa membedakan latar belakang
politik, ras, warna kulit, agama, asal
usul, jenis kelamin, status pernikahan,
umur, ataupun kondisi kecacatan.

Manajerial
DIMENSI ETIKA PUBLIK
PELAYANAN PUBLIK
YANG BERKUALITAS
DAN RELEVAN

TUJUAN

PANCA PRASETYA KORPRI


ETIKA
PUBLIK

MODALITAS TINDAKAN
AKUNTABILITAS INTEGRITAS PUBLIK
TRANSPARANSI
NETRALITAS
Sumber: Haryatmoko, Etika Publik Untuk Integritas Pejabat Publik dan Politisi, 2011
TUNTUTAN ETIKA PUBLIK DAN KOMPETENSI
Pengetahuan ttg hukum
Manajemen program
Manajemen Strategis
Manajemen Sumber Daya

KOMPETENSI TEKNIS

ETIKA
PUBLIK

KOMPETENSI LEADERSHIP
KOMPETENSI ETIKA Penilaian dan Penetapan Tujuan
Manajemen Nilai Ketrampilan Manajemen
Kemampuan penalaran moral Gaya Manajemen
Moralitas peribadi Kepemimpinan Politik & Nrgosiasi
Etika Organisasional
Sumber: Haryatmoko, Etika Publik Untuk Integritas Pejabat Publik dan Politisi, 2011
KOMITMEN KELAS
(KETERIKATAN)
- KOMITMEN YG TINGGI
- SALING MENGHORMATI,
- SALING MENGHARGAI, DAN BEKERJA SAMA
UTK MENCAPAI TUJUAN BERSAMA
PANCAPRASETYA KORPRI

KAMI ANGGOTA KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA, ADALAH INSAN


YANG BERIMAN, DAN BERTAQWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, BERJANJI :
1. SETIA DAN TAAT KEPADA NEGARA KESATUAN, DAN PEMERINTAH REPUBLIK
INDONESIA, YANG BERDASARKAN PANCASILA & UNDANG-UNDANG DASAR
1945.
2. MENJUNJUNG TINGGI KEHORMATAN BANGSA DAN NEGARA, SERTA
MEMEGANG TEGUH RAHASIA JABATAN DAN RAHASIA NEGARA.
3. MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN NEGARA DAN MASYARAKAT, DIATAS
KEPENTINGAN PRIBADI DAN GOLONGAN.
4. MEMELIHARA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA, SERTA KESETIAKAWANAN
KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA.
5. MENEGAKKAN KEJUJURAN, KEADILAN DAN DISIPLIN, SERTA MENINGKATKAN
KESEJAHTERAAN, DAN PROFESIONALISME.
21
KESIMPULAN

PAHAMI TUPOKSI KOORDINASI KE SAMPING

LAKSANAKAN LAPOR KE ATAS

TANGGUNG
JAWAB
REFERENSI TTG ETIKA DASAR
• Frans magnis Suseno, Etika Dasar
Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral
(Yogyakarta, Kanisius 1987)
• Velasquez, M.G. 2002. Business Ethics:
Concepts and Cases (5th ed). Upper
Saddle River NY: Prentice-Hall
• Frans Magnis Suseno, Etika Umum
(Yogyakarta, Kanisius 1979)
• K. Bertens, Etika (Jakarta, Gramedia
1997)
• K. Bertens, Perspektif Etika (Yogyakarta,
Kanisius 2001)
• Eka Darmaputera, Etika Sederhana Untuk
Semua (Jakarta, BPK Gunung Mulia 1989)
KELOMPOK INDIKATOR KINERJA
MASUKAN (INPUTS) PROSES
Sesuatu yang dibutuhkan agar Upaya yang dilakukan untuk
pelaksanaan kegiatan berjalan mengolah masukan menjadi
untuk menghasilkan keluaran keluaran

HASIL (OUTCOMES)
KELUARAN (OUTPUTS) Sesuatu yang mencerminkan
Sesuatu yang diharapkan langsung berfungsinya keluaran kegiatan
dicapai dari suatu kegiatan (fisik / (efek langsung)
non fisik)

DAMPAK (IMPACTS)
MANFAAT (BENEFITS) Pengaruh yang ditimbulkan baik
Sesuatu yang terkait dengan tujuan positif maupun negatif
akhir pelaksanaan kegiatan
Apa Yang Harus di Reformasi

System Level
Visi dan Misi Kepegawaian

Institutional Level
Perencanaan Kemitraan
Hukum dan
perUU Akuntabilitas
Pengen-
Core Bisnis Knowledge dalian
Skill Loyalitas
Individual
Integritas Level Motivasi
Budaya SOP
Sikap Moral
Organisasi SPM
Desentralisasi Keuangan
Organisasi SIM

Transparansi Alokasi
Anggaran
Terimakasih