Anda di halaman 1dari 9

Jawaban Soal Uji Anova

Fathia Aqilah Irbatun Nisa


1810713101
Soal 1
Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan kondisi sosial ekonomi keluarga dengan berat
badan bayi yang dilahirkan. Penelitian dilakukan dengan menimbang berat bayi (kg) pada 23 ibu
yang baru melahirkan terbagi dalam kelompok sosial ekonomi rendah, sedang, dan tinggi.
Adapun hasilnya sbb:

Sosek rendah: 2,4 3,0 2,1 3,0 3,4 2,3 2,3 2,5
Sosek sedang: 3,0 3,1 2,7 2,6 3,1 2,9 2,9
Sosek tinggi : 3,1 2,4 3,5 2,9 3,4 4,0 3,4 3,9

Pertanyaan:
a. Ujilah dengan alpha 5% apakah ada perbedaan berat badan bayi diantara tingkat sosial
ekonomi tsb!
b. Bila ada perbedaan, kelompok mana saja yang berbeda?
 Diket:
n = 23
Sosek rendah: 2,4 3,0 2,1 3,0 3,4 2,3 2,3 2,5
Sosek sedang: 3,0 3,1 2,7 2,6 3,1 2,9 2,9
Sosek tinggi : 3,1 2,4 3,5 2,9 3,4 4,0 3,4 3,9
𝛼 = 5%
a. Dit : Ujilah dengan alpha 5% apakah ada perbedaan berat badan bayi diantara tingkat
sosial ekonomi tsb!
b. Bila ada perbedaan, kelompok mana saja yang berbeda?
 Hipotesis
 Ho : µ 1 = µ2 = µ3
Tidak ada perbedaan rata-rata berat badan bayi di antara tingkat sosial ekonomi.
 Ha : µ 1 ≠ µ2 = µ3
Ada perbedaan rata-rata berat badan bayi di antara tingkat sosial ekonomi.
Perhitungan Uji Anova (Uji F)
Sosek Rendah : Mean = 2,625 sd = 0,45
Sosek Sedang : Mean = 2,9 sd = 0,19
Sosek Tinggi : Mean = 3,325 sd = 1,2884
 Uji statistika
(8)(2,625)+(7)(2,9)+(8)(3,325)
X= = 2,95
23
2 (8)(2,625−2,95)2 +(7)(2,9−2,95)2 +(8)(3,325−2,95)2 1.981
Sb = = 2 =0,9905
2
2 (8−1)(0,45)2 +(7−1)(0,19) 2 +(8−1)(0,52)2 3.560
S𝑤 = = 20 =0,178
20
0,9905
 F= = 5,565
0,178
 df1=2 df2=20
 0,010<p<0,025 (Lihat Tabel)
 Nilai p (0,010<p<0,025) < Nilai 𝛼 (0,05)
 Keputusan : H0 ditolak
 Kesimpulan : Ada perbedaan rata-rata berat badan bayi di antara tingkat sosial
ekonomi.
 Posthoc Test
Level of Significance (𝛼)
𝛼 0,05
𝛼 ∗= 3𝐶2= =0,0167
3
 Uji Sosek Rendah dan Sedang :
2,625−2,9
t12= =-1,256=> Nilai p > 0,1
0,178 [ Τ8+ Τ7]
1 1

Nilai p > Nilai 𝛼 ∗ 0,0167


 Uji Sosek Sedang dan tinggi :
2,9−3,325
t23= =-1,9406=> 0,05 < Nilai p < 0,025
0,178 [1Τ7+1Τ8]
Nilai p > Nilai 𝛼 ∗ 0,0167
 Uji Sosek Rendah dan Tinggi :
2,625−3,325
t13= =-3,33=> Nilai p < 0,005
0,178 [ Τ8+ Τ8]
1 1

Nilai p < Nilai 𝛼 ∗ 0,0167


 Dengan melihat hasil uji Post Hoc, kelompok sosial ekonomi rendah dengan
kelompok sosial ekonomi tinggi memiliki perbedaan rata-rata berat badan bayi
dengan p value = 0,010 atau p < 0,05. Sedangkan kelompok sosial ekonomi lain
memiliki p value > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa hanya kelompok sosial
ekonomi rendah dengan kelompok sosial ekonomi tinggi yang memiliki
perbedaan rata-rata berat badan bayi yang signifikan.
Soal 2
Sembilan belas orang yang mengalami kelebihan berat badan (gemuk) mengikuti
program penurunan berat badan. Subjek dibagi 3 kelompok dengan cara randomisasi.
Setiap kelompok mendapat metode program yang berbeda. Pada akhir program,
penurunan berat badan (kg) dicatat sbb:

Metode A: 6,2 8,4 5,5 4,5 5,5 6,0


Metode B: 7,2 6,7 5,6 6,6 7,0 5,5
Metode C: 8,0 9,5 9,9 8,7 9,8 10,8 11,9

Pertanyaan:
a. Hitung rata-rata penurunan berat badan menurut metode A,B,C
b. Ujilah dengan alpha 5% apakah ada perbedaan penurunan berat badan diantara
ketiga metode tsb!
c. Bila ada perbedaan, kelompok mana saja yang berbeda?
d. Metode mana yang paling baik digunakan untuk menurunkan berat badan?
 Diket :
Metode A: 6,2 8,4 5,5 4,5 5,5 6,0
Metode B: 7,2 6,7 5,6 6,6 7,0 5,5
Metode C: 8,0 9,5 9,9 8,7 9,8 10,8 11,9
K=3
𝛼 = 0,05
 Hipotesis
 Ho : µ 1 = µ2 = µ3
Tidak ada perbedaan penurunan berat badan diantara ketiga metode.
 Ha : µ 1 ≠ µ2 = µ3
Ada perbedaan penurunan berat badan diantara ketiga metode.
Perhitungan Uji Anova (Uji F)
Metode A : Mean = 6,0167 sd = 1,3075
Metode B : Mean = 6.433 sd = 0,7174
Metode C : Mean = 9.800 sd = 0,52
Mean ABC (N= 19)= 7.542
Hipotesis:
Ho : µ 1 = µ2 = µ3
Tidak ada perbedaan rata-rata penurunan berat badan di antara tiga metode yang
digunakan.
Ha : µ 1 ≠ µ2 = µ3
Ada perbedaan rata-rata penurunan berat badan di antara tiga metode yang digunakan.
 Uji statistika
2 (6)(6,0167−7,542 )2 +(6)(6,433−7,542)2 +(7)(9,800−7,542)2 57.025
Sb = = =28,513
2 2
2 (6−1)(1,3075 )2 +(6−1)(0,7174 )2 +(7−1)(0,52)2 21.082
S𝑤 = = =1,318
16 16
28,5125
F= = 21,63
1,318
df1=2 df2=16
P -value < 0.001 dengan Alpha= 0.05 P-value < Alpha
 Keputusan : H0 ditolak
 Kesimpulan : Ada perbedaan penurunan berat badan diantara tiga metode tersebut.
 Posthoc Test
Level of Significance (𝛼)
𝛼 0,05
𝛼 ∗= 3𝐶2= =0,0167
3
 Uji Metode A dan B :
6,0167−6,433
t12= =-0,63=> Nilai p > 0,1
1,318 [ Τ6+ Τ6]
1 1

Nilai p > Nilai 𝛼 ∗ 0,0167


 Uji Metode B dan C:
6,433−9.800
tBC= =-5,269=> Nilai p < 0,005
1,318 [ Τ6+ Τ7]
1 1

Nilai p > Nilai 𝛼 ∗ 0,0167

 Uji Metode A dan C :


6,0167−9.800
t13= =-5,92=> Nilai p < 0,005
1,318 [ Τ6+ Τ7
1 1

Nilai p < Nilai 𝛼 ∗ 0,0167


 Dengan melihat hasil uji Post Hoc, metodeyang memiliki perbedaan rata-rata
penurunan berat badan yang signifikan adalah :
Metode A dengan Metode C : p value = 0,0005 (p < 0,05)
Metode B dengan Metode C : p value = 0,0005 (p < 0,05)
 Jenis metode yang paling baik untuk penurunan BB : Dilihat dari Post Hoc Tests
(Bonferroni) dari tanda minus (-) pada hasil mean difference nya. Adapun jenis obat
yang paling baik untuk untuk penurunan BB di urutkan dari mean difference terbesar
ke terkecil yakni, Metode C > Metode B > Metode A, jadi yang paling bagus dalam
menurunkan BB adalah Metode C.