Anda di halaman 1dari 54

METABOLISME

KARBOHIDRAT
Drh. Budi PurwoWidiarso,M.P
PENGERTIAN
METABOLISME
 Metabolisme adalah proses kimia yang
berlangsung dalam tubuh makhluk hidup
meliputi reaksi pemecahan (katabolisme)
maupun reaksi pembentukan
(anabolisme).
 Berasal dari kata yunani “metabole” yang
artinya perubahan
Metabolisme
Metabolisme :
Perubahan kimia dalam tubuh khususnya dalam sel
1. Anabolisme :
Bahan yang lebih sederhana -> lebih kompleks (sintesis)
Contoh : Glukosa -> Glikogen
2. Katabolisme :
Bahan yg lebih kompleks -> lebih sederhana
Contoh : Glikogen -> glukosa
Glukosa -> CO2 + H2O + E
KOMPONEN2 YANG BERPERAN DALAM
METABOLISME

Enzim
Senyawa organik sebagai biokatalisator
Adenosin Tri Phosphat (ATP)
Senyawa kimia berenergi tinggi, tersusun dari
ikatan adenin purin terikat pada gula yang
mengandung 5 atom C, yaitu ribose dan tiga gugus
fosfat. Meskipun digolongkan sebagai molekul
berenergi tinggi, ikatan kimianya labil dan mudah
melepaskan gugus fosfatn
Metabolisme
 Anabolisme : bentuk..nesis
Glikogenesis
Glukoneogenesis
 Katabolisme: urai…lisis
Glikogenolisis
Glikolisis
Komponen2yg melibatkan metabolisme

Reaksi Oksidaksi dan Reduksi


Reaksi oksidasi adalah suatu reaksi yang
melibatkan oksigen dengan pelepasan elektron
dari satu atom atau senyawa, sebaliknya reaksi
reduksi adalah suatu reaksi yang melibatkan
oksigen dengan penambahan elektron dari satu
atom atau senyawa.
Vitamin
nutrien organik yang dibutuhkan dalam jumlah kecil
untuk berbagai fungsi biokimiawi dan umumnya
tidak disintesis oleh tubuh
Hormon
Zat organik yang dihasilkan oleh kelenjar
endokrin tubuh
Metabolisme karbohidrat
 DIET BERVARIASI P.U. KARBOHIDRAT >
 FUNGSI KARBOHIDRAT TERUTAMA SEBAGAI
SUMBER ENERGI ( DR. GLUKOSA )
 MONOSAKARIDA ( HEKSOSA ) HASIL PENCERNA-

AN KARBOHIDRAT TERUTAMA :
* GLUKOSA
* FRUKTOSA
* GALAKTOSA
Jalur metabolisme disakarida dr diet
?  Uridin difosfat galaktosa

Metabolisme galaktosa
Metabolisme Fruktosa
• Glukosa darah , memacu jalur metabolisme karbohi-
drat berikut :
1. Glikolisis
2. Glikogenesis
3. HMP Shunt
4. Oksidasi Piruvat
5. Siklus Asam Sitrat
6. Sisa ditimbun sbg lemak

Puasa / kelaparan kadar glukosa darah me


macu jalur metabolisme karbohidrat berikut :
1. Glikogenolisis
2. Glukoneogenesis
Metabolisme Karbohidrat
Metabolis karbohidrat yang tinggi memacu:
1. GlikolisisM
2. Glikogenesis
3. HMP Shunt
4. Sisa → ditimbun sbg lemak
5. Piruvat → asetil-KoA → Siklus As Sitrat
6. Siklus As Sitrat
Metabolisme karbohidrat yang rendah atau
menyebabkan Puasa/kelaparan memacu :
1. Glikogenolisis
2. Glukoneogenesis
Metabolisme
karbohidrat

• Glikogenesis adalah proses pembentukan


glikogen dari glukosa
• Glikogenolisis adalah proses penguraian
glikogen menjadi glukosa
• Glikolisis adalah proses penguraian
karbohidrat menjadi asam piruvat
• Glukoneogenesis adalah pembentukan
glukosa dari senyawa yang bukan karbohidrat
GLIKOLISIS
 Disebut juga EMBDEN MEYER HOFF PATHWAY
 Terjadi di dalam otot bergaris
 Glikolisis : oksidasi glukosa energi ( ATP )

Aerob Anaerob
( asam piruvat ) ( asam laktat )
 Pada keadaan aerob :
Hasil akhirnya asam piruvat Masuk ke dalam
mitokondria Asetil KoA

Siklus Krebs ATP + CO2+ H2O


GLIKOLISIS
 Suatu proses penguraian molekull glukosa
yang memilki 6 atom karbon secara
enzimatik di dalam 10 urutan reaksi
enzimatik untuk menghasilkandua molekul
piruvat yg memilki 3 atom karbon
 Fungsi : menghasilkan ATP
 Tempat : sitoplasma
• Reaksi2 pd Glikolisis pada umumnya berjalan dua arah,
kecuali 3 reaksi :
1. Glukosa Glukosa 6-phosphate
Dikatalisis oleh enzim : Heksokinase dan Glukokinase
* Enzim Heksokinase :
- terdapat di sel otot ( selain hati dan pankreas )
- dihambat secara allosterik oleh produk akhirnya
- mempunyai afinitas tinggi terhadap glukosa
* Enzim Glukokinase :
- terdapat di sel hati dan pankreas
- aktif pada saat konsentrasi glukosa darah
* di jar. selain hati & pankreas, glukosa masuk glikoli-
sis dikontrol oleh h. insulin
*Reaksi ini bersifat irreversible, ATP sbg donor gugus
fosfat

2. Fruktosa 6-p Fruktosa 1,6-bi-p


* Dikatalisis oleh enzim : Fosfofruktokinase
* bersifat irreversible
* Merupakan enzim pengendali kecepatan alur gliko-
lisis ( rate limiting enzyme )

3. Fosfoenol piruvat Enol piruvat


* Dikatalisis oleh enzim : Piruvat kinase
• Energi yang dihasilkan :
• Oksidasi 1 mol Glukosa 2 mol piruvat meng-
hasilkan 8 mol ATP
* Reaksi 5 : 2 x 3 ATP = 6 ATP
* Reaksi 6 & 9 : 2 + 2 ATP = 4 ATP
* Reaksi 1 & 3 : =-2ATP
= 8 ATP
• Pada Glikolisis Anaerob :

* Rantai respirasi tidak berjalan


* Hasil akhirnya asam laktat
Laktat dehidrogenase
• Piruvat + NADH + H+ Laktat + NAD+

• Energi yg dihasilkan :
Reaksi 6 & 9 : 4 ATP
Reaksi 1 & 3 : -2 ATP
= 2 ATP
• Anaerob Rantai Respirasi tak berjalan

• NADH + H+ yg dihasilkan dari reaksi 5 tak dapat dibentuk


kembali menjadi NAD+ lewat rantai respirasi

• Padahal NAD+ harus selalu tersedia untuk kelangsung


an Glikolisis

• Untuk mengatasinya : NADH + H+ akan dibentuk men


jadi NAD+ lewat pertolongan enzim Laktat Dehidroge-
nase ( LDH ) yg akan mengubah Piruvat
Laktat
GLIKOLISIS DI ERITROSIT

* Eritrosit dewasa tidak mempunyai inti sel dan orga-


nel sel ( mitokondria ) Rantai Respirasi dan
Siklus Asam Sitrat tidak dapat terjadi

* oksidasi glukosa di eritrosit selalu menghasilkan


asam laktat
* Glikolisis di dalam eritrosit mamalia ada jalan sam-
ping yg bertujuan untuk membentuk : 2,3-bifosfo Gli
serat yg berfungsi untuk membantu melepas
ikatan HbO2 ( Oksihemoglobin ) menjadi Hb + O2
Metabolisme karbohidrat
Glikogenesis :
Pembentukan glikogen dari glukosa
Terjadi di: Otot → untuk cadangan sumber E
Hati → cadangan mempertahankan kadar
glukosa darah
Glikogenolisis :
Hidrolisa glikogen → glukosa
Otot : mendapatkan E
Hati : mempertahankan kadar glukosa drh diantara 2
waktu makan
Jalur Bifosfogliserat dalam eritrosit
Metabolisme Bifosfogliserat di eritrosit
OKSIDASI ASAM PIRUVAT
• Terjadi di dalam mitokondria
• Oksidasi 1 mol Piruvat 1 mol Asetil KoA
menghasilkan 3 mol ATP
• Reaksinya memerlukan TPP ( Tiamin Piro Phosphat )
• Dikatalisis oleh enzim : Kompleks Piruvat Dehidroge-
nase yg memerlukan koenzim : CoA ( Koenzim A ) yg berasal
dr Asam Pantotenat ( vitamin B5 )
• Defisiensi tiamin penumpukan piruvat
Alkoholik def. thiamin asidosis laktat & piruvat
CH3COCOOH + HSCoA + NAD+ CH3CO-SCoA + NADH H+
(piruvat) ( Asetil KoA )
SINTESIS ASETIL KoA
GLIKOGENESIS
• Merupakan Sintesis glikogen dari glukosa
• Terjadi di dalam hati dan otot
• Reaksi 1 : Mg++
Glukosa + ATP Glukosa 6-p + ADP
Glukokinase / Heksokinase
• Reaksi 2 :
Glukosa 6-p Glukosa 1-p
Fosfoglukomutase
• Reaksi 3 :
Glukosa 1-p + UTP UDPG + Pirofosfat
UDPG Pirofosforilase
• Enzim Glikogen sintetase ( sintase ) mem-
bentuk ikatan α-1,4 Glikosidik ( rantai lurus ) dr gliko-
gen

• Enzim Pencabang ( Branching Enzyme )


membentuk ikatan α-1,6 Glikosidik ( rantai cabang ) dr
glikogen

Molekul glikogen seperti pohon + cabang + rantingnya


Jalur glikogenesis dan glikogenolisis
Glikogenesis

Glikogenolisis
GLIKOGENOLISIS
• Proses pemecahan glikogen
• Dalam otot :
* tujuannya untuk mendapat energi bagi otot
* hasil akhirnya : piruvat / laktat sebab gluko-
sa 6-p yg dihasilkan dr glikogenolisis masuk ke jalur
glikolisis di otot
• Dalam hati :
* tujuannya : untuk mempertahankan kadar glukosa
darah di antara dua waktu makan
* Glukosa 6-p akan diubah menjadi glukosa
Glukosa 6-p + H2O Glukosa + Pi
Glukosa 6-fosfatase
• Enzim Glukosa 6-fosfatase terdapat di : hati, ginjal
dan epitel usus ( tetapi tidak terdapat di otot )

• Enzim Glikogen fosforilase memutus ikatan α-1,4


glikosidik dr glikogen

• Debranching enzyme memutus ikatan α-1,6


glikosidik
GLUKONEOGENESIS
• Pembentukan glukosa dari bahan bukan karbohidrat
• Pada manusia terutama terjadi di : hati dan ginjal
• Substrat :
1. Asam laktat dr. otot, eritrosit
2. Gliserol dr. hidrolisis Triasilgliserol dlm. jar.
lemak ( adiposa )
3. Asam amino glukogenik

• Glukoneogenesis penting sekali untuk penyediaan glu


kosa bila karbohidrat tidak cukup dlm diet
 Jaringan perlu pasokan glukosa kontinu sebagai sumber
energi terutama sistem saraf dan eritrosit

 Enzim bantuan :
1. Piruvat karboksilase
2. Fosfoenolpiruvat karboksikinase
3. Fruktosa 1,6 bifosfatase
4. Glukosa 6-fosfatase
Jalur Glukoneogenesis
Glukoneogenesis dari asam amino
Perubahan asam propionat masuk ke jalur
glukoneogenesis
CORI CYCLE
HMP SHUNT
(HEKSOSA MONO PHOSPHAT SHUNT)
• Disebut juga : Pentose Phosphate Pathway
• Merupakan jalan lain untuk oksidasi glukosa
• Tidak bertujuan menghasilkan energi ( ATP )
• Aktif dalam :
1. Hati
2. Jar. Lemak
3. Klj. Korteks adrenal
4. Klj. Tiroid
5. Eritrosit
6. Klj. Mammae ( laktasi )
• Tidak aktif di dalam sel otot
• Fungsi :
1. Membentuk NADPH untuk sintesis asam le
mak, steroid
2. Membentuk pentosa ribosa untuk sinte
sis nukleotida dan asam nukleat
3. Dalam eritrosit :
Membentuk NADPH untuk mereduksi :

Glutathion reduktase
Glutathion Teroksidasi Glutathion tereduksi
( G-S-S-G ) ( 2-G-SH )
• 2G-SH + H2O2 G-S-S-G + 2H2O
Glutathion peroksidase
• Glutathion tereduksi membebaskan eritrosit dari H2O2
penimbunan H2O2 memperpendek umur eritro-
sit
• Mutasi enzim glutathion peroksidase

• Hemolisis eritrosit jika diberi oksidan spt. : primaquin,


Aspirin, sulfonamid

• Ribosa 5-p yg terbentuk akan bereaksi dengan ATP


5-Phospho Ribosil 1-Piro Phosphat (PRPP)
Jalur HMP Shunt
PRODUK HMP SHUNT
GLUKOSA DARAH
• Glukosa dapat dipakai oleh semua jaringan tubuh,
disimpan :
* hati dan otot Glikogen
* jaringan lemak Triasilgliserol ( TG )
• Sumber glukosa darah :
1. Karbohidrat Makanan
2. Glikogenolisis hepar
3. Glukoneogenesis
• Hormon yg mengatur glukosa darah :
* Insulin
* Hormon dr. klj. Hipofisa anterior : Growth Hormone
* Hormon klj. Medula adrenal : epinefrin, glukagon
• PENGARUH HORMON :

* Keadaan kadar glukosa darah


merangsang sekresi hormon glukagon

* Keadaan kadar glukosa darah


merangsang sekresi hormon insulin
• Glukagon (hati)
Pembentukan cAMP
• Epinefrin (otot)
1. cAMP menghambat Glikogen sinta-
se menghambat glikogenesis
2. cAMP memacu fosforilase
memacu glikogenolisis
• INSULIN :
1. Memacu glikogen sintase
2. Memacu fosfodiesterase yg akan memecah cAMP
menjadi 5’AMP
efek : memacu glikogenesis
menghambat glikogenolisis
PERUBAHAN ANTAR BAHAN MAKANAN

• Makan banyak karbohidrat


Karbohidrat dapat dibentuk menjadi lemak
(Glukosa Asetil KoA Asam lemak TG)

• Makan protein
Kelebihan protein dpt dibentuk menjadi lemak
Asam amino Anggota Siklus Kreb’s / Piruvat

Asetil KoA Asam lemak TG


PERUBAHAN ANTAR BAHAN MAKANAN
• Makan banyak lipid
Lipid tidak dapat diubah menjadi protein ataupun
karbohidrat
LIPID (TG) cadangan energi
( oksidasi β asam lemak)

Asetil KoA TCA Cycle E


PENUGASAN

• Gambarkan bagan proses biokimia


Glikolisis,
glukoneogenesis,glikogenesis!
• Gambarkan bagan siklus kreb!