Anda di halaman 1dari 12

Oleh:

Titi Elvia D1D016071

PROGRAM STUDI KEHUTANAN


FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS JAMBI
2019
Di pandang dari segi ekonomi, dalam pengertian
hutan terdapat 3 sumberdaya ekonomi, Yaitu :
1. Lahan
2. Vegetasi beserta semua komponen hayatinya
(Barang)
3. Lingkungan (jasa)
Ilmu Ekonomi sumberdaya hutan adalah ilmu yang
mempelajari tingkah laku manusia dalam memanfaatkan
sumberdaya hutan, sehingga fungsinya dapat
dipertahankan dan ditingkatkan dalam jangka panjang.
Ruang lingkup dari ESDH meliputi :
1. Kajian ekonomi mikro dalam ekonomi SDH untuk
menjawab barang dan jasa hasil hutan apa yang
diproduksi sehingga dapat menguntungkan unit
usaha (bisnis) sebagai pelaku usaha,
2. kajian ekonomi makro akan menjawab bagaimana
sumberdaya hutan dimanfaatkan untuk sebesar-besar
kemakmuran rakyat dalam pengertian bahwa
sumberdaaya hutan telah memberikan kontribusi
bagi tersedianya lapangan kerja, meningkatkan
pendapatan masyarakat dan memberikan jasa
perlindungan lingkungan bagi semua masyarakat.
Alternatif Peningkatan Peran Sumberdaya Hutan dalam
Perekonomian di Indonesia

potensi sumber daya hutan yang harus dimanfaatkan


secara efektif dan optimal :
1. Landscaping (Jasa Lingkungan/Fenomena Alam)
2. Hutan dan Transfer Nilai Karbon
3. Pemanfaatan Keragaman Hayati Hutan
4. Hutan dan Transfer Nilai Air
5. Pencegah Perubahan Iklim Global secara Ekstrim
6. Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu
7. Transfer Nilai Hutan sebagai Sumber Dana Mandiri
dalam Pengelolaan Hutan
Hub antara Jml Penduduk,
pertumb. Ek & brg SDA
Brg & jasa

Jml penddk Pertumb. ek

Pencemaran lingk.

Menipisnya SDA

Dampak pertumb ek.


Positif  produksi brg & jasa meningkat
Negatif  pencemaran & menipisnya SDA
PERANAN SDH DALAM PEREKONOMIAN
Peranan SDH sebagai Penyedia lapangan
pekerjaan
sektor kehutanan memiliki banyak lapangan usaha antara
lain:
 Kegiatan penanaman, pemeliharaan dan perlindungan hutan.
 Kegiatan pemanenan hasil hutan (penebangan dan
pengangkutan)
 Kegiatan dalam industri hasil hutan
 Kegiatan jasa sektor kehutanan antara lain perdagangan hasil
hutan, rekreasi hutan, transportasi, pendidikan dan lain-lain.
Peranan Sektor Kehutanan di Indonesia dalam penyerapan
tenaga kerja.
15,09 juta orang di kawasan hutan produksi

4,31 juta di kawasan suaka alam dan


pelestarian alam
pengusahaan hutan alam mencapai 4,56
juta
kawasan taman wisata seluas 300 ribu ha
60 ribu orang kerja
hutan lindung dan kawasan konservasi
seluas 39 juta Ha 3,9 juta orang kerja
Faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga
kerja
 antara curahan tenaga kerja dengan umur,
 lama pendidikan,
 jumlah tanggungan,
 pengalaman usaha,
 dan luas kepemilikan lahan.
Curahan tenaga kerja
ukuran setara jam kerja umum dengan menggunakan faktor
konversi sebagai berikut :
a) 8 jam kerja tenaga kerja pria dewasa berumur > 15 tahun =
1 HKP
b) 8 jam kerja tenaga kerja wanita dewasa berumur > 15
tahun = 0,8 HKP
c) 8 jam kerja anak-anak berumur 10-15 tahun = 0,5 HKP
TERIMA KASIH