Anda di halaman 1dari 15

Infeksi Tropik

Leptospirosis
pada Laki-Laki
Usia 45 Tahun

Afifah Nur Utami

102013448 (C7)
Skenario 10

Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dengan keluhan demam tinggi


disertai nyeri kedua betis sejak 4 hari yang lalu.
Anamnesis

– Identitas: Laki-laki, 45 tahun.


– Kel. Utama: Demam tinggi, nyeri kedua betis 4 hari yll
– Kel. Tambahan: Demam sepanjang hari, sampai menggigil, nyeri perut kanan atas.
– RPD: -
– RPK: -
– RSos: tinggal di lingkungan padat penduduk, kurang sanitasi, seminggu yll  banjir.
Pemeriksaan Pemeriksaan
Fisik Penunjang
– Sakit sedang. CM. Hasil:
– Nadi 110x/menit. Napas 18x/menit. – Hb: 13 g/dL. Ht: 40%
– TD 120/80 mmHg. Suhu 39°C. – Leuko: 4.000
– Trombo: 220.000
Mata:
– Sklera ikterik. Injeksi konjungtiva + Pemeriksaan diagnostik
Abdomen: – Kultur (air seni)
– Nyeri tekan kanan atas + – Dark-ground Microscope (DGM)
– Hepar 2 jbac  lunak. – Microscopic Agglutination Test (MAT)
Leptospirosis Hepatitis Tifosa Malaria

Infeksi akut (manusia & hewan)


Pembengkakan hati ringan-berat Infeksi parasit Plasmodium dalam
Pengertian oleh mikroorganisme Leptospira
pada kasus demam tifoid. darah / jaringan.
spp.

1. Fase I: Flu-like symptoms 1. Demam ^ perlahan2 terutama 1. Demam periodik  “Trias


sore-malam hari. Malaria”
2. Fase II: demam, nyeri kaku
leher, inflamasi saraf (mata, 2. Bradikardia relatif. 2. Anemia
Tanda & gejala otak, spinal).
3. Lidah berselaput. 3. Splenomegali

4. Hepatomegali, splenomegali.

Salmonella typhi Plasmodium falciparum


Salmonella paratyphi Plasmodium vivax
Penyebab Leptospira spp
Plasmodium ovale
Komplikasi demam tifoid Plasmodium malariae
Diagnosis

Kasus Suspect

Kriteria dalam mendefinisikan


Kasus Probable
kasus Leptospirosis

Kasus Conform
1. Kasus Suspect

Jangka waktu 2 mgg:


– Kontak  air kontaminan
– Kontak  sungai, danau
– Kontak  sawah, kebun
– Kontak  binatang
– Paparan  bangkai binatang, cairan infeksius
– Paparan  specimen manusia / hewan (lab)
– Pekerjaan beresiko
2. Kasus Probable
Probable +
– Nyeri betis
– Ikterus/jaundice
– Manifestasi perdarahan
– Sesak napas
– Oliguria / anuria
– Aritmia jtg
– Batuk
– Ruam kulit
3. Kasus Conform

Salah satu:
– Isolasi bact Leptospira (specimen klinik)
– PCR +
– Serokonversi MAT -  +
Patogenesis
Epidemiologi

– Leptospirosis berat  >500.000 / tahun

– Regio tropical  10 kasus per 100.000

– Temperate area  0,1 – 1,0 per 100.000


Penatalaksanaan

– Antibiotik sensitive: Doxycyclin, tetracyclin, penicillin, dan erythromycin/azithromycin

– kapsul/kaplet 100 mg, 150 mg


loading dose 150-200 mg kmdn 1X100-200 mg

– 7-10 hari
Kesimpulan