Anda di halaman 1dari 28

SEKOLAH MODEL SPMI 2017

OLEH :
SETYAWAN
BP2MK WIL III
PENGAWAS SMA KAB. WONOGIRI
Upaya Peningkatan Mutu Sekolah
1. SBI/RSBI
2. Sekolah Rujukan
3. Sekolah Klaster
4. Sekolah Unggul
5. Sekolah Model
 Sistempenjaminan mutu yang
berjalan di dalam satuan
pendidikan dan dijalankan oleh
seluruh komponen dalam satuan
pendidikan disebut sebagai Sistem
Penjaminan Mutu Internal
(SPMI).
SPMI mencakup seluruh aspek
penyelenggaraan pendidikan dengan
memanfaatkan berbagai sumberdaya
untuk mencapai Standar Nasional
Pendidikan (SNP).
Sistem penjaminan mutu ini
dievaluasi dan dikembangkan secara
berkelanjutan oleh satuan pendidikan
dan juga ditetapkan oleh satuan
pendidikan untuk dituangkan dalam
pedoman pengelolaan satuan
pendidikan serta disosialisasikan
kepada pemangku kepentingan
satuan pendidikan.
Agar pelaksanaan SPMI dapat dilakukan oleh
seluruh satuan pendidikan dengan optimal,
dikembangkan satuan pendidikan yang akan
menjadi model penerapan penjaminan mutu
pendidikan secara mandiri, yang selanjutnya
disebut sekolah model, sebagai gambaran
langsung kepada satuan pendidikan lain
yang akan menerapkan penjaminan mutu
pendidikan sehingga terjadi pola
pengimbasan pelaksanaan penjaminan mutu
hingga ke seluruh satuan pendidikan di
Indonesia.
Sekolah Model adalah sekolah yang
ditetapkan dan dibina oleh LPMP
untuk menjadi sekolah acuan/contoh
bagi sekolah lain di sekitarnya dalam
penerapan penjaminan mutu
pendidikan secara mandiri.
Sekolah Model menerapkan seluruh
siklus penjaminan mutu pendidikan
secara:
 sistemik,
 holistik,
 berkelanjutan,
 budaya mutu tumbuh dan berkembang
secara mandiri
Sekolah Model bertanggungjawab
mengimbaskan praktik yang baik
penerapan penjaminan mutu
pendidikan kepada sekolah-
sekolah di sekitarnya (sekolah
imbas)
Maksud:
 Meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan
SNP serta menciptakan budaya mutu
pendidikan di satuan pendidikan.
 Sekolah model diharapkan menjadi
percontohan sekolah berbasis SNP melalui
penerapan penjaminan mutu pendidikan secara
mandiri
 Melakukan pengimbasan penerapan
penjaminan mutu pendidikan kepada sekolah
lain hingga seluruh sekolah mampu
menerapkan penjaminan mutu pendidikan
secara mandiri pada tahun 2019.
Kriteria Sekolah Model :
 Terkreditasi A / B dan belum memenuhi SNP
 Telah/mulai melaksanakan K13
 Seluruh komponen sekolah bersedia dan
berkomitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian
pelaksanaan pengembangan sekolah model.
 Adanya dukungan dari pemerintah daerah.
 Antar sekolah model tidak berada di
gugus/klaster yang sama
 SD dan SMP Minimal 12 Rombel
 SMA dan SMK minimal 9 Rombel
Sekolah Imbas
 Akreditasi ≤ B
 Sebanyak 5 sekolah per 1 sekolah
model;
 Berada pada gugus yang sama dengan
Sekolah Model untuk jenjang SD
 Berada pada klaster yang sama dengan
Sekolah Model untuk jenjang SMP, SMA
dan SMK.
 Diutamakan telah/mulai melaksanakan
K13
 Tidak ada hambatan secara geografis, dll
Tahap Pengembangan Sekolah Model:
Bintek Sekolah Model SPMI 2017

 Materi Sajian:
1. Pemahaman tentang SPMP,
2. Pemahaman tentang penerapan penjaminan
mutu internal sekolah,
3. Pendalaman tentang bagaimana menerapkan
siklus penjaminan mutu internal mulai dari
memetakan mutu, perencanaan peningkatan
mutu, implementasi peningkatan mutu,
monitoring dan evaluasi hingga penetapan
standar baru serta strategi baru.
 Materi Sajian:
4. Penguatan tentang bagaimana
menjalankanpengelolaan sekolah yang ideal
serta bagaimana cara meningkatkan kualitas
pengelolaan sekolah
5. Penguatan tentang bagaimana
mengimplementasikan pembelajaran sekolah
yang ideal serta bagaimana cara
meningkatkan kualitas pembelajaran
6. Pembentukan tim penjaminan mutu sekolah
sebagai penanggungjawab aktivitas
penjaminan mutu di sekolah
7. Pendalaman bagaimana melakukan
pengimbasan praktek penjaminan mutu
internal kepada sekolah lain
Tahap Pengembangan Sekolah Model:
Bantah Sekolah Model SPMI 2017
 Kriteria:
1. Sekolah yang ditetapkan oleh LPMP bersama
dengan Pemerintah Daerah setempat.
2. Sekolah yang telah mendapatkan pelatihan
SPMI yang diselenggarakan LPMP.
3. Sekolah yang ditetapkan sebagai sekolah
model SPMI.
4. Sekolah yang berkomitmen melaksanakan
SPMI.
Tahap Pengembangan Sekolah Model:
Bantah Sekolah Model SPMI 2017
 Output:
1. Sekolah dapat menerapkan penjaminan mutu
pendidikan secara mandiri;
2. Sekolah dapat meningkatkan mutu sesuai
Standar Nasional Pendidikan;
3. Sekolah memiliki budaya mutu;
Tahap Pengembangan Sekolah Model:
Implementasi SPMI di Sekolah Model
 Sistem penjaminan mutu internal di sekolah harus
dilakukan oleh seluruh anggota sekolah yaitu kepala
sekolah, guru, dan staf, siswa dan lainnya sekolah sesuai
tugasnya masing-masing.
 Ada lima tahapan siklus yang harus dilaksanakan yaitu:
1. Pemetaan mutu sekolah melalui
kegiatan EDS.
2. Perencanaan peningkatan mutu sekolah termasuk
manajemen, kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler,
sumberdaya manusia dan dukungan infrastruktur.
3. Pelaksanaan program penjaminan mutu sekolah.
4. Monitoring dan evaluasi.
5. Penetapan standar baru dan penyusunan strategi baru.
Tahap Pengembangan Sekolah Model:
Pendampingan Sekolah Model SPMI 2017

 Maksud:
1. Menguatkan dan membina sekolah model,
serta
2. Membantu mengatasi berbagai kendala
dalam implementasi dan pengimbasan SPMI
Tahap Pengembangan Sekolah Model:
Pendampingan Sekolah Model SPMI 2017
 Tujuan:
1. Meningkatkan pemahaman SPMI kepada
pengawas, kepala sekolah, guru, tenaga
kependidikan lain, orang tua/komite sekolah dan
pemangku kepentingan di dalam maupun luar
sekolah model.
2. Meningkatkan keterampilan sekolah dalam
pelaksanaan SPMI.
3. Menguatkan pelaksanaan SPMI kepada
pengawas, kepala sekolah, guru, tenaga
kependidikan lain, orang tua/komite sekolah dan
pemangku kepentingan di dalam maupun luar
sekolah model.
Tahap Pengembangan Sekolah Model:
Pendampingan Sekolah Model SPMI 2017
 Aktivitas Pendampingan:
1. Layanan konsultasi
2. Diskusi bersama
3. Ceramah
4. Kerja kelompok
5. Bimbingan teknis
 Tahap: 3 kali
 Tempat: Kabupaten/kota
 Metode: Kolektif seluruh Sekolah Model (Dikdas
dan Dikmen)
 Peserta: 2 orang per sekolah model
Tahap Pengembangan Sekolah Model:
Pendampingan Sekolah Model SPMI 2017
 Materi dan Tagihan Pendampingan I
A. Reviu Paska Pelatihan
Tagihan : ( Form .....)
1. Lembar refleksi terhadap hasil pelatihan
2. Rencana Tindak Lanjut yang telah direviu
a
3. Surat Keputusan Pembentukan TPMPS
4. Struktur Organisasi TPMPS
5. Jurnal Kegiatan TPMPS
B. Reviu Pelaksanaan Sosialisasi SPMI
Tagihan : (Form....)
1. Dokumentasi pelaksanaan sosialisasi
2. Lembar refleksi terhadap pelaksanaan sosialisasi
3. Rencana Tindak Lanjut yang telah direviu dan
diperbarui
C. Pendampingan Pemetaan Mutu
Tagihan : Dokumen pemetaan mutu yang memuat (
form...)
1. Indikator mutu
2. Kondisi mutu sekolah
3. Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman
4. Permasalahan yang ditemukan
5. Akar permasalahan yang teridentifikasi
Materi dan Tagihan Pendampingan II:
A. Pendampingan Penyusunan Rencana Pemenuhan Mutu
Tagihan : ( Form ...)
1. Dokumen rencana pemenuhan yang memuat program,
kegiatan, sasaran, penang-gungjawab, indikator
keberhasilan, pihak yang terlibat dan target yang akan
dicapai.
2. Hasil revisi dan usulan RKAS.
B. Pendampingan Pelaksanaan Pemenuhan Mutu
Tagihan : ( Form ....)
1. Dokumen pelaksanaan pemenuhan
2. Dokumen tindak lanjut evaluasi pelaksanaan
3. Dokumen sekolah (KTSP, Silabus dan RPP) yang diperbaiki
4. Hasil reviu pembahasan kegiatan pemenuhan
Materi dan Tagihan Pendampingan III:
A. Pendampingan Evaluasi Pemenuhan Mutu
Tagihan (form..)
Dokumen evaluasi yang memuat:
1. Instrumen evaluasi
2. Rencana pelaksanaan evaluasi
3. Skema pelaksanaan evaluasi
4. Hasil tindak lanjut evaluasi
5. Kesimpulan
B. Pelaporan Pendampingan
Tagihan : ( Form ...)
laporan pendampingan dilakukan oleh pendamping bersama
sekolah. Laporan berisi antara lain latar belakang, dasar hukum,
tujuan, sasaran, pelaksanaan pendampingan dan hasil
pelaksanaan yang berupa lampiran dari setiap kegiatan
pendampingan. Laporan digandakan untuk dikirimkan sebagai
pertanggungjawaban kepada lembaga terkait dan juga sebagai
arsip pendamping dan sekolah.
Tahap Pengembangan Sekolah Model:
Pengimbasan SPMI 2017
 Perwakilan sekolah imbas diundang untuk ikut
mendapatkan pendampingan di sekolah model
 Perwakilan sekolah imbas mengikuti seluruh
kegiatan pendampingan
 Pengaturan jadwal disesuaikan dan
dikoordinasikan antara fasilitator, sekolah
model dan sekolah imbas
Tahap Pengembangan Sekolah Model:
Monev Sekolah Model SPMI 2017
 LPMP akan melaksanakan Monev terkait:
1. Implementasi SPMI
2. Pendampingan SPMI
3. Penggunaan Bantah
4. Administrasi dan SPJ Bantah
Tahap Pengembangan Sekolah
Model: Showcase Sekolah Model
SPMI 2017
 Hasil Pengembangan SPMI dipamerkan
dalam ajang Showcase
 Waktu: 1 Hari, Tempat: LPMP Jateng
 Peserta: Perwakilan Sekolah Model dan
Sekolah Imbas
 Tampilan: dokumen, bukti fisik, aktivitas hasil
SPMI (Pembelajaran, Karya Seni dll)
Maturnuwun