Anda di halaman 1dari 11

Hepatitis

A,B,C,D,E
Andi Nurmala Sari
Dyah Tri Handayani
Justitia Intan
Nya Nathalina
Siti KOmariah
Introduction
Prevalensi infeksi virus hepatitis yang sangat bervariasi
diantara pulau-pulau di Indonesia. Dalam rata-rata
prevalensi hepatitis klinis di Indonesia adalah 0,6% di
tahun 2007. Dari 82 paasien hepatitis akut klinis dirawat
dirumah sakit, hepatitis akut A menyumbang 28,0%,
hepatitis B akut 13,4% dan hepatitis C akut 1,2%, sisanya
sebanyak 35,4% pasien terinfeksi oleh etiologi tidak
diketahui. Hepatitis D sangat langka di Indonesia, dan
begitu juga hepatitis E. Wabah hepatitis E dilaporkan
antara tahun 1989 dan 1993 di Kalimantan Barat. Setelah
itu, kejadian hepatitis E dilaporkan secara sporadis.
Outline
Cara
Definisi Patologi
Penularan

Penegakka
Manifestasi
n Medikamentosa
Klinik
Diagnosis
Pengertian Hepatitis B
◦ Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh
virus Hepatitis B yang merusak hati dengan masa
inkubasi 14-160 hari. Penyebaran penyakit melalui
darah dan produknya, suntikan yang tidak aman,
transfusi darah, proses persalinan, melalui hubungan
seksual.
◦ Etiologi : Virus Hepatitis B
Pengertian Hepatitis C
Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus
hepatitis C (HCV). Terdiri dari hepatitis C akut dan kronik, dari tingkat
keparahan yang ringan yang berlangsung beberapa minggu menjadi
kronik dan menyebabkan komplikasi yang serius (WHO, 2014)

Etiologi :
Hepatitis C Virus
Cara Penularan
Hepatitis A Hepatitis B Hepatits C Hepatitis D Hepatitis E
Oral Melauli Melauli Melauli Oral
Darah dan Darah dan Darah dan
Mukosa Mukosa Mukosa
Fekal Transfusi Transfusi Transfusi Fekal
Hubungan Hubungan Hubungan
Seksual Seksual Seksual
Suntikan Suntikan Suntikan
yang tidak yang tidak yang tidak
aman aman aman
Hubungan Hubungan Hubungan
Seksual Seksual Seksual
Patologi
Patologi
Manifestasi klinik
Hepatitis A Hepatitis B Hepatitis C Hepatits D Hepatitis E
Malaise Malaise Malaise Malaise Malaise
Nyeri Otot Anoreksia Anoreksia Anoreksia Anoreksia
Nyeri Sendi Demam Demam Demam Demam
Mual Nyeri Nyeri Nyeri Nyeri
Abdomen Abdomen Abdomen Abdomen
Demam Ikterik
Muntah
Diagnosis
Hepatitis A Hepatitis B Hepatitis C Hepatits D Hepatitis E
Tes Tes Tes Tes Transkriptas
antibodi antibodi antibodi antibodi e
virus virus virus virus Polimerase
hepatitis hepatitis hepatitis hepatitis (Rt-PCR)
(Anti HAV) (Anti HBV) (Anti HCV) (Anti HDV)

USG perut. USG perut. USG perut. USG perut. USG perut.
Tes protein Tes protein Tes protein Tes protein Tes protein
dan materi dan materi dan materi dan materi dan materi
genetik genetik genetik genetik genetik
virus virus virus virus virus
Biopsi hati. Biopsi hati Biopsi hati Biopsi hati Pemeriksaa
n Anti Bodi
IgM
Medikamentosa
Hepatitis A Hepatitis B Hepatitis C Hepatitis D Hepatitis E
Pengobatan Lamivudin dual therapy
supportif, (kombinais
medikasi Peg-IFN dan
yang ribavirin)
diberikan :
Anti emetik,
Analgetik
(Tujuan :
Menurunkan
Mordibitas)
Peggylated non dual
Interferon therapy
(kombinasi
DAA dengan
atau tanpa
regimen
Peg-IFN).