Anda di halaman 1dari 13

DASAR ELEKTROMAGNET

Kuliah 02
DASAR SISTEM TENAGA
• Gerak elektron dalam konduktor membangkitkan
medan magnet
• Medan magnet dinyatakan dengan garis-garis
fluksi (Weber)
• Kerapatan medan magnet (B – Wb/m2) adalah
banyaknya garis-garis fluksi yang menembus
suatu bidang luas (A) tertentu.
• Intensitas medan (H – Wb/m) adalah besarnya
fluksi sepanjang jarak (l) tertentu.
• B=µH
• µ = permeabilitas bahan
• µo= permeabilitas udara = 4Π.10-7 H/m
• Ø = I { B. dA }
• (H) dibangkitkan jika suatu kumparan
dengan jumlah lilitan(N) dialiri arus listrik(i)
• HUKUM AMPERE
N . i = H . l (ampere.turn)
Gaya gerak magnet (ggm) akan dibangkitkan jika
kumparan dengan jumlah belitan(N) dialiri arus listrik(i)

• HUKUM FARADAY
e = - N dø/dt
Gaya gerak listrik (ggl) akan dibangkitkan/di-induksikan
jika inti besi ditembus oleh Medan magnet yang
berubah-ubah.
• Perubahan fluksi karena
– Perubahan fungsi waktu  sumbernya Arus bolak-
balik (AC)
– Perubahan posisi konduktor karena berputarnya rotor
pada mesin dinamis.
• Breakdown Hk. Faraday
e = - d/dt λ(ө,t)
Dengan d λ(ө,t) = (dλ/dө).dө + (dλ/dt).dt
Maka e = -(dλ/dө).(dө/dt)- dλ/dt
= e (rotasi) + e (transformasi)
RANGKAIAN MAGNET
• Gaya gerak magnet (ggm) = F = N.i
adalah perbedaan potensial magnet yang
menggerakkan fluksi.
• Fluksi = ø (weber)
• Reluktansi = R = F/ø (ampere.turn/weber)
R = l /(µ .A)
Copyright © The McGraw-Hill Companies, Inc. Permission required for reproduction or display.

Magnetic circuit with air gap.


Figure 1.2

1-7
Analogy antara Rangkaian listrik dan Rangkaian Magnet
(a) Electric circuit, (b) magnetic circuit.
Figure 1.3
• HUKUM MAXWELL
Integral { H.dl } = Integral { I.dA }
Integral keliling (l) kuat medan magnet
sebanding dengan arus listrik yang
menembus area luas (A) yang terkurung oleh
lintasan keliling tersebut.

N.i = Hc. Lc + Hg. Lg = (Bc/µc).Lc+ (Bg/µg).Lg


= øc.(Lc/Ac. µc) + øg.(Lg/Ag. µg) = ø (Rc+ Rg)
• µc >>> µo

Maka sebagian besar ggm yang


dibangkitkan sebagian besar terdapat
pada celah udara (air gap)
KURVA MAGNETISASI
KURVA Hysteresis