Anda di halaman 1dari 42

ETNOMEDISIN DAN

ETNOPSIKIATRI
ETNOMEDISIN
Adalah cabang antropologi medis yang
membahas tentang asal mula penyakit, sebab-
sebab dan cara pengobatan menurut kelompok
masyarakat tertentu

2
Menurut kerangka etnomedisin, penyakit dapat disebabkan oleh dua
faktor:
1. Sistem Medis Personalistik Konsep Kausalitas:
suatu sistem dimana penyakit
(illness) disebabkan oleh Glick (1967)  Penyakit
disebabkan agen-agen yang
intervensi dari suatu agen dengan beberapa cara
yang aktif, yang berupa menjatuhkan kekuatan mereka
mahluk supranatural (mahluk atas diri para korban. agen-agen
dapat berupa mahluk manusia
gaib, atau dewa), mahluk yang
super.
bukan manusia (hantu, roh
leluhur, atau roh jahat) Alland (1970)  Agen-agen
tersebut dapat melintasi alam
maupun mahluk manusia
natural dan supranatural yaitu
(tukang sihir) orang sakit tukang tenung, mahluk
adalah korbannya supranatural yaitu hantu, tukang
sihir dan dewa semuanya dapat
menyebabkan penyakit.
3
Pengobatan : ritual dan magis
2. Sistem-sistem Medis Naturalistik 
Penyakit (illness) dijelaskan dengan istilah-istilah sistemik yang
bukan pribadi. sistem naturalistik mengakui adanya suatu model
keseimbangan,sehat terjadi karena unsur-unsur yang tetap didalam
tubuh seperti panas, dingin,cairan tubuh,berada dalam keadaan
yang seimbang menurut usia, dan kondisi individu dalam lingkungan
alamiah dan lingkungan sosial.

Pengobatan penyakit naturalistik, biasanya digunakan


bahan-bahan dari tumbuhan (herbal medicine) dan
hewan (animal medicine) atau gabungan kedua.

3 konsep penyakit dan pengobatan naturalistik yang


mendominasi etnomedisin dunia 4
1. PATOLOGI HUMORAL

• berdasarkan atas konsep ”humor” (cairan ) dalam tubuh


manusia ditemukan dalam teori yunani mengenai empat unsur
(Tanah, Air, Udara, Api), dan dilengkapi dengan konsep pararel
mengenai 4 kualitas panas, dingin, kering, lembab (hipocrates)
yang apabila dintegrasikan : darah (panas dan lembab), flegma
(dingin dan lembab), empedu hitam  murung dan melankolis
(dingin dan kering) , empedu kuning  temperamen buruk
(panas dan kering).
• Sehat : keadaan dimana substansi “ tersebut dalam keadaan
seimbang, proporsional dlam kekuatan dan kuantitas
• Sakit : Apabila salah satu substasi kekurangan atau berlebih,
atau terpisah sehingga tdk tercampur dengan baik. (ibid,204) 5
• Penyakit juga dipengaruhi oleh musim (hal 68) 
penyakit timbul pada waktu tertentu
• Prinsip pengobatan : usaha untuk melawan
penyebabnya (oposisi) sesuai dengan bentuk, pengaruh
musim, usia, menghadapi ketegangan dengan
kesantaian (penyembuhan)
• Intervensi : pengaturan makan, obat yang diminum, cuci
perut, memuntahkan, mengeluarkan darah,
menggunakan peralatan cangkir, dan lain-lain

6
Konsep Galen
• Menyebar Kearah Timur Dan Barat Melalui Perluasan
Peradapan Islam. Menurut Tulisan Tabib Kristen Hipocrates,
Galen Dan Tabib Dari Arab Kususnya Utama Avicena
Merupakan Otoritas Utama Dalam Teori Dan Pelaksanaan
Medis  patologi humoral masih tetap berpengaruh
• Patologi humoral berpengaruh di malaisya, jawa, philipina
dan sebagian besar asia tenggara

7
2. PENGOBATAN AYURVEDA

• Teori Ayurveda: Alam semesta terdiri empat unsur yakni


(bumi,air,api, udara) ditambah satu unsur yaitu eter. Tubuh
manusia memiliki tiga humor yang disebut dosha (tridosha) yakni
flegma atau cairan lendir,empedu atau cairan pada empedu,
angin atau gas dalam saluran pencernaan
• Sehat Menurut Teori Ayurveda: Apabila ketiga dosha tersebut
berada dalam keadaan seimbang. Sakit adalah apabila salah
satu atau lebih dosha tidak berfungsi sebagaimana mustinya.
(leslie 1969 )

8
HUBUNGAN SEJARAH PH DAN PA

• Pengobatan Humoral : dikembangkan dan diperluas oleh


sejumlah tabib terkenal diberbagai pusat pengobatan ternama,
dan mewariskan sejumlah data tertulis yang amat padat;
pengobatan rakyat dan suatu pengetahuan yang kuno
• Pengobatan india : telah diwariskan dari generasi ke generasi,
bukan fakultas, badan-badan atau pusat pendidikan dan
penelitian, melainkan sebagai pendidikan individu oleh praktisi
terampil yang menguasai keahlian itu ; dilindungi oleh
pemerintah india shg pada pertengahan 1970 an mendidik
50.000 dokter Ayurveda, 9.000 apotek Ayurveda dan 195 RS
yg mempraktekan pengobatan india
9
3. PENGOBATAN TRADISIONAL CINA

Pengobatan tradisional cina mewakili kasus tentang konsep


sentral dalam kosmologi cina.”Pasangan kekuatan ying dan yang,
dimana interaksi yang terus menerus berada dibalik seluruh
gejala alam, terbentuk dan berfungsi tubuh manusia (croizier
1968 ).
• Unsur YANG Mewakili  Langit, matahari, api, panas, kering,
cahaya, prinsip kelaki-lakian, bagian luar, sebelah kanan,
hidup, tinggi, keagungan, baik, indah, kebajikan, aturan,
kebahagiaan, kekayaan, dengan kata lain segala unsur yang
positif
• Kelebihan unsur YANG : demam, atau penyakit” yang diduga
karena kekuatan” luar 10
• Unsur YIN mewakili  Bumi, bulan, air, dingin, kelembaban,
kegelapan, prinsip kewanitaan, bagian dalam, sebelah kiri,
kematian, rendah, tidak agung, jahat, buruk, keculasan,
kekacauan, dan kemiskinan singkatnya yang bersifat negatif
Kelebihan unsur YIN menyebabkan kedinginan

• Filsafat Cina ada 5 unsur : Air, Api, Logam, Kayu dan Bumi
yang kesemuanya ada pada tubuh manusia dan erat
hungannya dengan proses fisiologis dan organ-organ tertentu.
• Pengetahuan yang mendalam tentang filosofi ini menghambat
perkembangan kemajuan medis yang diperoleh dari observasi
empiris dan eksperimental 11
Unsur-Unsur Emosional Dalam Teori Penyebab

Hubungan Sebab Akibat


Foster (1976) belum lama ini telah membicarakan tentang prinsip-
prinsip hubungan yang kontras antara etiologi-etiologi personalistik
dan naturalistik, yang disimpulkan sebagai berikut :
a. Etiologi-etiologi komprehensif dan terbatas : Medis personalistik
merupakan bagian dari sistem penjelasan yang lebih
komprehensif, dalam sistem ini penyakit hanya merupakan suatu
kasus khusus dalam penjelasan tentang segala kemalangan.
Sedangkan etiologi naturalistik sebagian terbesar terbatas pada
masalah penyakit-penyakit tertentu, mereka tidak ada hubungan
dengan kekeringan, kegagalan perburuan, pertikaian tanah, atau
gangguan-gangguan lain dalam kehidupan. 12
b. Penyakit, Religi dan Magi : Pengobatan, magi dan religi sedemikian
seringnya didiskusikan, seakan akan ketiganya adalah bagian yang
sangat penting dari suatu sistem, dalam sistem naturalistik, prosedur
pengobatan jarang bersifat ritual dan unsur-unsur religi dan magi
sedikit skali berperan didalamnya. Namun inilah yang paling penting
pemujaan tersebut tidak ditujukan pada mahluk” yang bertanggung
jawab atas terjadinya penyakit itu, melainkan lebih kepada mahluk
supranatural, yang sebagai penasehat bagi manusia, dapat ikut 13
campur membantu penderita dalam tiap keadaan gawat
c. Tingkatan-tingkatan penyebab : Dalam melakukan generalisasi
terhadap penelitian terhadap penduduk Ladoga di Ghana,
Goody menyimpulkan bahwa pada bagian terbesar dari
penduduk yang buta aksara sistem personalistik adalah lebih
kompleks, dalam artian bahwa dua tingkatan kasualitas atau
lebih dapat dibedakan, dalam dua usaha penyembuhan,
tingkatan-tingkatan ini harus diperhitungkan. Paling sedikit dapat
dibedakan agen personal (dukun, sihir, hantu atau dewa) dan
tehnik yang digunakan oleh agen tersebut (seperti pemasangan
objek seperti racun, pencurian jiwa, kesurupan, atau ilmu sihir)
namun tindakan-tindakan itu saja biasanya belum dianggap
cukup
14
d. Shaman dan pengobatan lainnya : Sistem-sistem personalistik
yang mengenal tingkatan kausalitas ganda logisnya
membutuhkan penyembuhan yang memiliki kekuatan
Supranatural atau kekuatan ramalan magis. Shaman dan
dukun sihir biasanya tidak ditemukan dikalangan penduduk
yang etiologi utamanya adalah naturalistik.
e. Diagnosis : Sistem etiologi personalistik dan naturalistik juga
dapat dibedakan berdasarkan tehnik-tehnik diagnosis.
Pengobatan terhadap gejala-gejala mungkin merupakan
prioritas kedua. Diagnosis oleh diri sendiri dalam masyarakat
yang menganut etiologi naturalistik dilukiskan melalui apa yang
dilakukan orang Tzintzuntzan, Meksiko. 15
Pengobatan Rakyat Amerika

1. Pengobatan rakyat Ero-amerika


Istilah Ero-Amerika digunakan menyebutkan kepercayaan dan praktek
medis para imigran Eropa dan keturunannya di Amerika Serikat. Dalam
tahun-tahun awal dalam kehidupan didaerah baru, pengaruh Indian
terhadap pengobatan rakyat sangat besar dibeberapa komunitas bagian
barat pada tahun pertama, dikenal beberapa dokter Indian yang
reputasinya dipandang setaraf dengan dokter kulit putih (Pickard dan
Buley 1945 : 36). Penduduk Amerika pada abad ke-19 yang
membutuhkan pertolongan medis dapat juga berpaling pada
pengobatan sekte yang terwujud dalam bentuk pengobatan Impor
dijerman yaitu Hemeopati (Homephaty). Atau obat obatan apotek hidup
dari Samuel Thomson, serta dari pengikut , “ Electiesim” atau
pengobatan yang telah mengalami “Reformasi”. 16
2. Pengobatan rakyat kulit hitam : Kebalikan dari pengobatan
Ero-Amerika, pengobatan tradisional kulit hitam amerika
merupakan pengobatan rakyat resmi yang sepenuhnya
merupakan tradisi lisan.
3. Pengobatan rakyat Amerika-Spanyol : Penyembuhan
dikalangan masyarakat amerika-spanyol kebanyakan tidak
mengandalkan Curandero maupun obat-obatan rumah
dengan kata lain, Tuhan adalah penyembuh utama.

17
ETNOPSIKIATRI
18
PENDAHULUAN

ETNOMEDISIN membahas tentang asal mula penyakit, sebab-


sebab dan cara pengobatan berdasarkan kelompok masyarakat
tertentu , DAN mencakup studi tentang bagaimana masyarakat
tradisional memandang dan menangani penyakit jiwa

Bidang pokok kedua yang merupakan perhatian dari etnomedisin,


suatu bidang yang biasa disebut sebagai Psikiatri transcultural atau
psikiatri lintas – budaya (Kiev, 1972)

ETNOPSIKIATRI : istilah yang digunakan Foster dan Anderson


“ STUDI TENTANG BAGAIMANA MASYARAKAT TRADISIONAL
MEMANDANG DAN MENANGANI PENYAKIT JIWA “ 19
LATAR BELAKANG

▪ Awal dari etnopsikiatri adalah dimulai dari pemahaman atas


hubungan antara kepribadian dan kekuatan budaya yang
berpengaruh dan membentuk kepribadian
▪ Perhatian utama ditujukan untuk menguji hipotesis Freud,
untuk menentukan apakah Oedipus kompleks itu bersifat
universal
▪ Malinowski menguji teori Freud, melakukan penelitian di Pulau
samoa, anak laki-laki tidak menunjukkan tanda-tanda Oedipus
kompleks dimana keluarganya tersebut bersifat matrilineal
▪ Berbeda jika berasal dari keluarga patrilineal, dimana istri
20
harus mengabdi kepada suami
▪ Oedipus kompleks tidak berlaku di keluarga yang
bersifat matrilineal, atau keluarga tertentu yang
berperan besar adalah ibu
▪ Pada tahun 1930 an banyak antropolog juga tertarik
untuk menguji hubungan kebudayaan dengan
kepribadian dan melakukan penelitian di Amerika dan
Eropa
▪ Dubois,1961 melakukan penelitian dilapangan pada
salah satu pulau di Indonesia , ALOR 21
▪ Tujuan penelitiannya mencari apakah ada hubungan
yang nyata antara kepribadian orang dewasa dalam
suatu kelompok dengan lingkungan social budayanya
▪ Bila hubungan ada , penjelasannya diduga berada pada
pengalaman hidup yang konsisten yang dimulai dari
awal praktek pengasuhan anak dan hubungan antara
akibat tekanan pada pranata orang dewasa dan
peranan sosial
22
ISU-ISU YANG MENJADI PERHATIAN

1. Definisi budaya normal dan abnormal serta bagaimana


penyakit jiwa diakui dan didefinisikan dalam
masyarakat lain diluar masyarakat amerika, artinya
diluar kebudayaan, dpatkah menemukan sindoma yang
sama pada sebagian besar masyarakat didunia
2. Penjelasan non barat tentang penyakit jiwa
3. Cara-cara dari segi budaya untuk menanggani tingkah
laku menyimpang yang didefinisikan sebagai abnormal
23
4. Terjadinya penyakit jiwa dalam masyarakat yang
berbeda
5. Demografi Penyakit Jiwa

24
DEFINISI BUDAYA TENTANG NORMAL DAN
ABNORMAL

1. KASUS “ TEORI LABEL”


▪ Argumen pokok yang dikemukan dalam kasus ini
adalah bahwa sekali tingkah laku menyimpang maka
akan dilabel menyimpang. Betapapun ringannya atau
sementaranya gejala itu, akan tetap dijadikan
streotip dan stigma bagi yang bersangkutan.
▪ Pasien scizofrenia setelah melewati periode tanpa
ada gejala, atau bisa dianggap reda dan siap
dilepaskan, namun cap tetap melekat pada dirinya 25
ETIOLOGI PENYAKIT NON BARAT

1. Pada penyakit jiwa sangat lah kurang secara


sistematis, karena tidak dianggap dari sebab sebab
berbagai penyakit lainnya. ( fabrega 1974)
2. Ahli antropologi membuat generalisasi, yang
menyatakan sejumlah besar penyakit jiwa non barat
lebih dijelaskan secara personalistik daripada
naturalistic :
▫ Kesurupan
▫ Hukuman karena melanggar tabu 26
▫ Ilmu sihir
CARA BUDAYA DALAM MENANGANI PENYAKIT
BUDAYA

1. SIAPA YANG MENYEMBUHKAN ?


• Para ahli antropologi menaruh perhatian pada
ciri2 psikologis dan social dari para shaman
(penyembuh yang memiliki kekuatan
supranatural dan kontak dengan roh)
• Murphy, bila tingkah laku shamanistic itu
terkontrol dan digunakan untuk penyembuhan,
maka tingkah laku itu terjadi dalam bentuk
ganda dan tak terkontrol maka siindividu dicap 27

gila
2. Perawatan terhadap orang yang sakit jiwa

▪ (Lambo 1962); dalam masyarakat afrika, bahkan


yang menderita psikosis berat dan cacat mentalpun
diberi tempat sebagai warga masyarakat yang
menjalankan fungsinya dalam masyarakatnya,
apabila mereka dapat mengurus diri mereka sendiri
sampai pada tingkatan kecukupan tertentu.
▪ (Osborne 1969); Masyarakat yoruba, “katanya,
”mengurus diri mereka sendiri, dan dalam
menyesuaikan diri dengan konsep mereka tentang
takdir dan nasib baik, sulit untuk mengusir anggota- 28
anggota keluarga mereka sendiri.
▪ Seseorang yang “ gila”boleh berkeliaran di desa; jika sangat
mengganggu akan dibawa ke suatu dukuh di semak-semak
untuk beberapa hari atau dikunci dikamarnya
▪ Namun apabila penderita tidak respon terhadap perawatan
maka akan dibiarkan berkeliaran diluar desa.
▪ khususnya dimana penyakit jiwa jelas dianggap sebagai akibat
dari tenung atau kesurupan, penderita dilihat sebagai ancaman
terhadap kelompok; dari semula ia diperlakukan secara kejam.
▪ Seperti di Fiji dan Hebrides, mereka yg kesurupan roh-roh jahat
akan di kubur hidup-hidup. 29
▪ Di lingkungan rakyat dan kelompok petani, penderita
sering menimbulkan rasa empati dan kasihan.
▪ Di pedesaan, orang pada umumnya tahu atau paling
sedikit saling mengenal, dan orang-orang yang sakit
ingatan lebih bebas pergi kemana-mana daripada di
perkotaan. Selalu saja ada orang yg menuntun orang
tua yg sesat kembali kekeluarganya.
▪ Di amerika serikat, dimana kepekaan terhadap
“keberbedaan” mereka sendiri selanjutnya dapat
menjadi sarana untuk mendorong diskriminasi,
bahkan terhadap anggota kelompoknya yg 30
menyimpang
▪ Di kalangan masyarakat tradisional, beberapa jenis
penyakit jiwa, terutama yang bersifat keras atau
memberikan ancaman kekerasan, membutuhkan
bentuk-bentuk pengobatan yang lebih formal dan
kadang bersifat sangat profesional(menurut
masyarakat yang bersangkutan), dan pada
kesempatan lain lebih merupakan “pengobatan
rumah”.
31
▪ Di kalangan masyarakat tradisional, beberapa jenis
penyakit jiwa, terutama yang bersifat keras atau
memberikan ancaman kekerasan, membutuhkan
bentuk-bentuk pengobatan yang lebih formal dan
kadang bersifat sangat profesional(menurut
masyarakat yang bersangkutan), dan pada
kesempatan lain lebih merupakan “pengobatan
rumah”.
32
▪ Pengobatan profesional pd penduduk yoruba di nigeria
menurut price mendeskripsikan; pasien-pasien
psikosis “tinggal” bersama penyembuh mereka untuk
selama 3 atau 4 bulan, dan diurus oleh salah seorang
anggota keluarga yang menyertai mereka.

33
▪ Kontras tingkah laku ahli terapi Barat dan penyembuh
tradisional juga menyolok.
▪ Penyembuh Barat tidak boleh terlibat secara pribadi
dengan pasiennya, bersifat empati, tidak memvonis,
hangat,dan manusiawi.
▪ Penyembuh non-Barat terlibat dalam upacara
penyembuhan utama bertindak sama halnya seperti
waktu ia mengobati penyakit fisik.
▪ (J. kennedy 1973) 34
3. Tujuan Perawatan

Sistem Barat SISTEM NON BARAT


EDIT IN POWERPOINT®
1. Pengobatan simtomatik 1. on the
Click Komunikasi verbal
button under the presentation
preview that says "Download as PowerPoint
sampai dengan dengan
template". You will get roh-roh
a .pptx file that you can
pembongkaran kepribadian edit in PowerPoint.
pasien (verbal terapis dan Remember to download and install the fonts used
in this presentation (you’ll find the links to the font
pasien) 2. Minim reedukasi,
files needed in the Presentation design slide)
2. Reedukasi  pandangan memperkuat ego dan
baru terhadap dirinya agar memodifikasi
terbebas dari rasa sakit
subjektif (stress) dan kepribadian
berfungsi efektif dlm 35
masyarakat
PERBANDINGAN TIMBULNYA PENYAKIT JIWA
DALAM MASYARAKAT YG BERBEDA
▪ Mitos eksistensi primitive yang bebas stress bahwa
dalam masyarakat sederhana yang belum dirusak oleh
peradaban manusia hidup dalam hub “alami” satu sama
lain,yg ditandai oleh kasih syg, kerjasama dan gotong
royong . secara historis, memang benar masyarakat
sederhana kurang mengalami stres karena peradaban,
namun suatu dunia yg penuh dengan dewa2, dan
hantu2 pembalas dendam, tukang sihir dan tukang
tenung serta tetangga-tetangga yg marah dan kerabat
yang iri tidak sedikit menimbulkan stres dibandingkan 36

ketakutan yang ada pada kita.


Variasi dalam pola –pola pokok

▪ Pola tingkah laku abnormal yang di akui oleh


psikiater Barat dapat ditemukan di seluruh dunia.
Dan terdapat variasi dalam bentuk, frekuensi,
distribusi & implikasi sosial dari tingkah laku.
▪ Usaha2 utk membandingkan tipe2 gangguan jiwa
secara lintas budaya umumnya tidak berhasil.
Disebabkan kesulitan pd tahapan penelitian utk
memperkirakan gejala primer dari gejala sekunder.
Gejala sekunder dianggap tergantung pd sosial &
budaya pasien, maka psikiater didikan Barat 37
kesulitan utk membedakan prioritas ats gejala2
PENYAKIT JIWA DAN PERUBAHAN

Keadaan dimana terjadi sebuah perubahan terhadap


lingkungan(tempat tinggal, area sosial) seseorang
baik secara terpaksa maupun tidak terpaksa
sehingga mengalami strees yang tidak dapat
ditoleransi orang tersebut yang mengakibatkan
patologi atau berbagai jenis penyakit.
Contoh:
▪ Migrasi Penduduk Jepang ke Hawaii
▪ Anak& Sistem Tradisi Keluarga tertutup 38
Gangguan Budaya Khusus
▪ Histeria kutub utara ( Arctic hysteria ).
dikenal sbg “pibloktoq” oleh org eskimo. Para penderita
pibloktoq : merobek” baju sendiri, meniru suara burung atau
binatang lain, menjatuhkan diri ke tumpukan salju.
▪ Windigo
Suatu obsesi kanibalistik di kalangan masyarakat indian di
amerika utara bagian timur laut. Windigo ini muncul pada
musim dingin. Makhluk ini mendiami daerah berhutan lebat,
dan daerah pegunungan.
▪ Running Amok
- Pembunuhan yang membabi buta di antara kaum laki-laki 39

malaysia.
▪ Latah
- Suatu reaksi histeria yang bersifat meniru ucapan orang
lain, hampir serupa dengan bentuk histeria kutub orang
Siberia.
▪ Koro
- Ketakutan terhadap akan mengkerut penisnya masuk
dan menghilang ke dalam tubuhnya sehingga dirinya akan
mati. sebagian besar terjadi pada pria. Hanya sebagian
kecil kasus terjadi pada wanita, yang takut bagian
tubuhnya seperti vulva dan puting payudara menyusut.
Koro ditemukan di Cina dan Asia Selatan dan Timur.
▪ Susto
- Suatu kondisi kecemasan-depresi yang dilukiskan di 40
banyak daerah di Amerika Latin.
KESIMPULAN

• Faktor fisiologis memainkan peranan yang lebih


besar dalam penyakit jiwa daripada anggapan
semula. Bersamaan dengannya, kebudayaan jelas
mempunyai peranan penting dalam pencetusan
banyak penyakit jiwa, seperti kecenderungan
fisiologi – keturunan maupun respon terhadapnya.
• Faktor keturunan, faktor fisiologis, dan faktor
psikobudaya, semua menjalankan peranan dalam
menjelaskan timbulnya penyakit jiwa 41
TERIMA KASIH