Anda di halaman 1dari 6

Mobolizing Organizations for Health Enhancement

MK: Teori Perubahan Perilaku

Dita Kartika Sasi 101814153016


Dian Ratna Indarwati 101814153031
Definisi Perilaku Organisasi

Griffin, Philips, & Gully (2017) mendefinisikan Perilaku Organisasi


sebagai studi tentang perilaku manusia di dalam organisasi,
penghubung antara perilaku manusia dengan organisasi, serta antara
organisasi itu sendiri

Robbins (2003) mendefinisikan Perilaku Organisasi sebagai berikut:


“Organizational Behavior (OB) is the systematic study of the actions
and attitudes that people exhibit within the organizations
Tujuan Perilaku Organisasi
Menurut Robbins (2013) terdapat tiga tujuan mempelajari
Perilaku Organisasi, yaitu:

1. Menjelaskan mengapa individu atau kelompok berbuat


sesuatu
2. Memprediksi apa yang akan terjadi jika suatu tindakan
dilakukan dalam organisasi
3. Mengontrol perilaku anggota organisasi
Tantangan Perilaku Organisasi bagi
Manajemen Pelayanan Kesehatan

Menurut Glanz (2015), pemahaman tentang fungsi kelompok,


organisasi, lembaga-lembaga sosial yang besar, dan masyarakat sangat
penting untuk peningkatan kesehatan. Merancang perilaku kesehatan
dan kebijakan, sistem, dan inisiatif lingkungan untuk manfaat
masyarakat dan populasi merupakan jantung dari orientasi kesehatan
masyarakat

Perkembangan organisasi secara umum telah mengubah


perilaku orang-orang yang terlibat dalam organisasi seperti
karyawan, pelanggan, mitra kerja, hingga pemilik perusahaan,
tidak terkecuali pada organisasi pelayanan kesehatan
Manfaat Studi Perilaku Organisasi
Pada Bidang Kesehatan
Fokus kajian perilaku organisasi pada pelayanan kesehatan di Indonesia
dari beberapa artikel penelitian, telah banyak dilakukan dengan topik yang
bervariasi mulai dari kinerja, motivasi, kepuasan, quality work life,
komitmen organisasi dan turn over karyawan, sehingga manfaat studi
perilaku organisasi pada bidang kesehatan antara lain memiliki berbagai
manfaat:

1. Meningkatkan Prestasi Kerja/Kinerja Tenaga Kesehatan dan


Non-kesehatan
2. Meningkatkan Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan
3. Meningkatkan Kepuasan Kerja Karyawan
4. Meningkatkan Kualitas Kehidupan Kerja (Quality Worklife)
Tenaga Kesehatan
5. Meningkatkan Komitmen Karyawan/Tenaga Kesehatan
Thank you