Anda di halaman 1dari 10

ARITMIA

JANTUNG
Nama : Elisdah Elfara (16.201.096)
Nurhidayani (16.201.094)
Herlina Kahar (16.201.103)
Eviana Bunda
Kelas : A16
Kelompok :
Aritmia adalah suatu
penyakit yang terjadi
karena impuls elektrik
yang berfungsi mengatur
detak jantung normal
tidak bekerja dengan
baik atau mengalami
gangguan.
Jenis- Jenis Aritmia

1. Atrial 3.
4. Ventrikel
fibrilasi, yaitu 2. AV blok, Supraventrikul 5. Ventrikel
ekstra sistol,
kondisi ketika yaitu kondisi ar takikardi, fibrilasi, yaitu
yaitu kondisi
jantung ketika jantung yaitu kondisi kondisi ketika
ketika ada
berdetak lebih berdetak lebih ketika denyut jantung hanya
denyutan lain
cepat dan lambat. jantung terlalu bergetar..
di luar denyut
tidak teratur. cepat.
Gejala Aritmia • Jantung berdetak lebih cepat dari
normal (takikardia)
• Jantung berdetak lebih lambat
dari normal (bradikardia)
• Pusing
Perlu diketahui, • Pingsan
seseorang yang
mengalami gejala di atas
• Cepat lelah
belum tentu mengalami • Sesak napas
aritmia. Oleh karena itu,
pemeriksaan oleh dokter
• Nyeri dada
diperlukan agar dapat
diketahui apa yang
memicu gejala tersebut.
Tidak dpt
Konsumsi mengelola
Serangan obat pilek Sleep stres
Jantung apnea

P. J.K Hipertensi NAPZA


Kurang
Penyebat Gaya
tidur

P. J. Aritmia Diabetes
hidup
tidak sehat
Bawaan

K. K. G.
Jantung Elektorlit Minuman
G. Tiroid Alkohol
Merokok
Faktor
Resiko
1.Pengunaan narkoba atau zat-zat
tertentu
2. Konsumsi alkohol yang berlebihan.
3. Mengonsumsi obat-obatan tertentu.
4. Merokok dan mengonsumsi kafein
berlebihan
• Obat-obatan, misalnya obat-obatan penghambat beta untuk menjaga
denyut jantung tetap normal dan obat-obatan antikoagulan, seperti
aspirin, warfarin, rivaroxaban, atau dabigatran untuk menurunkan
risiko terjadinya penggumpalan darah dan stroke.
• Alat picu jantung dan implantable cardioverter defibrillator (ICD) untuk
menjaga detak jantung tetap normal pada kasus-kasus aritmia
tertentu.
• Kardioversi. Dokter akan memberikan kejutan listrik ke dada pengidap
Pengobatan untuk membuat denyut jantung kembali normal. Prosedur ini dilakukan
jika suatu aritmia tidak dapat ditangani dengan obat-obatan.
Aritmia • Metode ablasi untuk mengobati aritmia yang letak penyebabnya
sudah diketahui.
Pencegahan Aritmia

1. Menghindari dan mengurangi stres.

2. Mengonsumsi makanan sehat.

3. Menjaga berat badan ideal.

4.Tidak sembarangan mengonsumsi obat tanpa petunjuk dari dokter, terutama obat batuk dan pilek yang
mengandung zat stimulan pemicu jantung berdetak cepat.

5. Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein.

6. Tidak merokok.

7. Berolahraga secara teratur.