Anda di halaman 1dari 60

Energi Panas Bumi

Apa itu Geothermal ?

Geothermal adalah salah satu sumber energi alami bumi yang terdapat di dalam
perut bumi. Berasal dari interaksi panas batuan dan air yang mengalir di sekitarnya.
Panas yang terkandung di aliran tersebut mengandung energi yang dapat di manfaatkan.
Panas bumi (Geothermal) :
1. suatu bentuk energi panas atau energi termal yang dihasilkan dan disimpan
di dalam bumi.
2. Energi panas bumi adalah energi yang diekstrasi dari panas yang tersimpan di
dalam bumi.
3. Secara total energi panas bumi berasal dari energi hasil pem-bentukan
planet (20%) dan peluruhan radioaktif dari mineral (80%).
4. Temperatur inti bumi mencapai > 43000 C. Panas mengalir secara konduksi
menuju bebatuan sekitar inti bumi.
5. Panas ini menyebabkan bebatuan meleleh, membentuk magma. Magma
mengalirkan panas secara konveksi dan bergerak naik karena magma yang
berupa bebatuan cair memiliki massa jenis yang lebih rendah dari bebatuan
padat.
6. Magma memanaskan kerak bumi dan air yang mengalir di dalam kerak bumi,
memanaskannya hingga 300o C. Air yang panas ini menimbulkan tekanan
tinggi sehingga air keluar dari kerak bumi
SISTEM PANAS BUMI
Skema terjadinya sumber air panas dan sumber uap

Geothermal termasuk sumber energi yang terbarukan (renewable) sebab panas


tersebut berasal dari batuan panas di perut bumi yang akan selalu ada selama bumi
juga ada.

Energi geothermal juga ramah lingkungan sebab nihil polutan.


Bumi
Bumi
Bumi
Energi yang Terkandung pada Panas Bumi
Panas bumi disebabkan oleh :
1. Tekanan yang amat besar dari gravitasi bumi.
2. Proses nuklir  Bumi banyak mengandung bahan radioaktif seperti
Uranium-238, Uranium-235, Thorium-232.
 Energi panas yang mencapai permukaan bumi rata-rata 400 kCal/m2
per tahun.
 Energi rata-rata saat matahari mencapai titik kulminasi bisa mencapai
lebih dari 1.000 W/m2.
 Uap panas bisa dibor dan digunakan untuk memutar turbin dan
menghasilkan energi listrik.
Perkiraan Potensi Energi Panas Bumi
Metode Perry :

Di mana : E = energi (kCal/det), D = debit (L/det), Dt = perbedaan


suhu permukaan antara air panas dan air dingin (oC), P = panas
jenis (kCal/kg).
Metode Bandwell :

Di mana : E = energi panas (kWh), M = massa uap dan cairan dari


panas bumi (kg), h1 = entalpi uap pada suhu t1 (BTU/lb), h2 = entalpi
uap pada suhu t2 (BTU/lb).
Entalpi : jumlah energi internal suatu sistem termodinamika
ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja.
Energi Panas Bumi di Indonesia

• Di Indonesia pencarian sumber panas bumi pertama kali dilakukan


di daerah kawah Kamojang Garut Jawa Barat tahun 1918.

• Pada 1926 – 1929 lima sumur eksplorasi dibor, hingga saat ini salah
satunya yaitu Sumur KMJ-3 masih memproduksikan uap panas
kering (dry steam).

• Dari hasil survey Direktorat Vulkanologi dan Pertamina dengan


bantuan Pemerintah Perancis dan New Zeland dilaporkan pertama
kali bahwa terdapat 217 prospek panas bumi di Indonesia.
Potensi Panas Bumi di Indonesia

PLTP Kamojang di dekat Garut, memiliki unit 1, 2, 3 dengan


kapasitas total 140MW. Potensi yang masih dapat
dikembangkan sekitar 60MW.

PLTP Darajat, 60Km sebelah tenggara Bandung dengan kapasitas


55MW.

PLTP Gunung Salak di Sukabumi, terdiri dari unit 1, 2, 3, 4,


5, 6 dengan kapasitas total 330MW.

PLTP Wayang Windu di Panggalengan dengan kapasitas 110MW.


Proses Terjadinya Energi Panas Bumi
di Indonesia
Terjadinya sumber energi panas bumi di Indonesia serta karakteristiknya
dijelaskan Budihardi (1998), yaitu ada tiga lempengan yang berinteraksi
di Indonesia yaitu ;

1)Lempeng Pasifik

2)Lempeng India-Australia

3)Lempeng Eurasia
Tumbukan antar lempeng India-

Australia di selatan dan lempeng


Eurasia di utara menghasilkan zona
penunjaman di kedalaman 160 –

210km di bawah Pulau Jawa–


Nusatenggara dan 100km di bawah
Sistem Hidrothermal
Sistem yang terjadi di Indonesia

umumnya merupakan sistem


hidrothermal yang mempuny
temperatur tinggi (>225oC), ai
Pada dasarnya sistem panas bumi
jenis hidrothermal terbentuk sebagai
hasil perpindahan panas dari suatu
sumber panas ke sekelilingnya
yang terjadi secara konduksi dan
secara konveksi.

Adanya suatu sistem hidrothermal


dibawah
ditunjukkan permukaan
oleh sering
adanya menifestasi
kali
panes bumi di permukaan seperti;
mataair panas, kubangan lumpur panas,
Energi Panas Yang Ada di Indonesia

Energi Panas Bumi “Uap Basah”


Pemanfaatan energi panas bumi yang ideal adalah bila panas bumi

yang keluar dari perut bumi berupa uap kering, sehingga dapat
digunakan langsung untuk menggerakkan turbin generator listrik.
Namun uap kering yang demikian ini jarang ditemukan termasuk
di Indonesia dan pada umumnya uap yang keluar berupa uap basah
yang mengandung sejumlah air yang harus dipisahkan terlebih dulu
sebelum digunakan untuk menggerakkan turbin
Energi Panas Bumi “Air Basah”

Uap basah yang keluar dari perut bumi berupa air


panas bertekanan tinggi. Untuk memanfaatkan
jenis uap basah ini diperlukan separator untuk
memisahkan anatar uap dan air.
Uap yang dipisahkan diteruskan ke turbin
untuk menggerakkan generator listrik dan air
nya disuntikkan ke dalam bumi.
Air panas dari perut bumi umumnya berupa
air asin panas “brine” dan mengandung
banyak mineral. Hal ini dapat menimbulkan
penyumbatan pada pipa – pipa sistem
pembangkit tenaga listrik. Sehingga dibutuhkan
sistem biner (dua sistem utama yaitu wadah
air panas sebagai sistem primernya dan sistem
sekundernya berupa alat penukar panas yang
akan menghasilkan uap untuk menggerakkan
Energi Panas Bumi “Batuan Panas”
Energi jenis ini berupa batuan panas dalam perut bumi akibat berkontak dengan
sumber panas bumi (magma). Energi ini harus diambil sendiri dengan
cara
menyuntikkan air ke dalam batuan panas dan dibiarkan menjadi uap
panas, kemudian diusahakan dapat diambil sebagai uap panas untuk
menggerakkan turbin. Karena letak sumber batuan panas jauh didalam
perut bumi diperlukan teknik pengeboran khusus untuk pemanfaatannya.
Pembangkit Listrik Tenaga Panas
Bumi (PLTP)
Pada prinsipnya sama seperti PLTU, hanya pada PLTU uap dibuat
di permukaan menggunakan boiler, sedangkan pada PLTP uap berasal
dari reservoir panas bumi. Jika fluida di kepala sumur berupa fasa uap, maka
uap tersebut dapat langsung dialirkan ke turbin dan turbin akan mengubah
energi panas bumi menjadi energi gerak yang akan memutar generator
dihasilkan
sehingga energi listrik.
PLTU PLTP
Apabila fluida panas bumi keluar dari kepala sumur sebagai campuran fluida
dua fasa (fasa uap dan fasa cair) maka terlebih dahulu dilakukan
proses pemisahan pada fluida. Hal ini dimungkinkan dengan melewatkan
fluida ke dalam separator, sehingga fasa uap akan terpisahkan dari
fasa cairnya. Fraksi uap yang dihasilkan dari separator inilah yang
kemudian dialirkan ke turbin.
Sistem Pembangkitan
 Uap dari sumur produksi mula-mula dialirkan ke steam receiving header
(berfungsi menampung uap panas bumi). Pada steam receiving terdapat Vent
structure (katup pelepas uap) yang berfungsi menjaga tekanan pasokan uap ke
pembangkit bila terjadi perubahan pasokan dari sumur uap atau pembebanan dari
pembangkit.
 Karena uap panas bumi dari sumur uap tidak murni uap maka uap kemudian disalurkan ke
separator yang berfungsi memisahkan partikel padat yang terbawa bersama uap.
 Dari separator, masuk ke deminister. (berfungsi memisahkan butiran air dari uap
pans bumi, untuk menghindari terjadinya vibrasi, erosi, dan pembentukan kerak pada sudu
dan nozzle turbine)
 Uap yang sudah bersih dialirkan menuju turbine melalui main steam valve.
 Uap akan menggerakan turbin dan memutar generator dengan kecepatan 3000
rpm. keluaran generator berupa energi listrik dengan arus 3 phasa, frekuensi 50 Hz,
dan tegangan 11,8 kV.
 Agar bisa dipararelkan dengan sistem distribusi Jawa-Bali, tegangan listrik dinaikan hingga
150 kV melalui step-up transformer
 Uap bekas memutar turbin dikondensasikan di dalam kondenser. Proses kondensasi
terjadi akibat penyerapan panas oleh air pendingin yang diinjeksikan lewat spray-nozzle.
level air kondensat dijaga dalam kondisi normal oleh cooling water pump, lalu didinginkan
di cooling tower sebelum disirkulasi kembali
 kelebihan air kondesat akan diinjeksikan kembali (reinjeksi) ke dalam reservoir
melalui injection well. Reinjeksi dilakukan untuk mengurangi pengaruh
pencemaran lingkungan, mengurangi ground subsidence, menjaga tekanan, serta
Teknologi Pembangkit
Listrik Tenaga Panas
Bumi (PLTP) terdiri
dari tiga cara :

1. Sistem Uap kering (Dry STteam)


2. Sistem Uap basah (Flash Steam)
3. Sistem Uap Air Panas (Binary Cicle)
Sistem Uap kering (Dry STteam)
 PLTP sistem uap kering (dry steam )mengambil
sumber uap panas dari bawah permukaan.
 Sistem ini dipakai jika fluida yang dikeluarkan
melalui sumur produksi berupa fasa uap.
 Uap tersebut yang langsung dimanfaatkan untuk
memutar turbin dan kemudian turbin akan
mengubah energi panas bumi menjadi energi
gerak yang akan memutar generator untuk
menghasilkan energi listrik.
Syarat-syarat DRY STEAM
1. Mempunyaisuhuyangrelativetinggi(>2300C)
2. Memilikiteakananuapygcukupbesar(>3,5atm)
3. Memilikivolumeuapygcukupbanyak(10ton/jamatausetara1000kWl
istrik)
4. Letaknyatidakterlaludalamdaripermukaanbumi(maks2500m)
5. Fluidanyatidakbersifatkorosif
Sistem Uap Basah (FLASH STEAM)
 PLTP sistem Flash Steam merupakan PLTP yang paling
umum digunakan.
 Pembangkit jenis ini memanfaatkan reservoir panas bumi
yang berisi air dengan temperatur lebih besar dari 182°C.
 Air yang sangat panas ini dialirkan ke atas melalui pipa
sumur produksi dengan tekanannya sendiri.
 Karena mengalir keatas, tekanannya menurun dan
beberapa bagian dari air menjadi uap.
 Uap ini kemudian dipisahkan dari air dan dialirkan untuk
memutar turbin.
 Sisa air dan uap yang terkondensasi kemudian disuntikkan
kembali melalui sumur injeksi kedalam reservoir, yang
memungkinkan sumber energi ini berkesinambungan dan
terbaharui
SKEMA TEKNOLOGI DRY STEAM
SISTEM UAP AIR PANAS (BINARY CYCLE)
 PLTP sistem Binary Cycle dioperasikan dengan air pada temperatur
lebih rendah yaitu antara 107°-182°C.

 Pembangkit ini menggunakan panas dari air panas untuk


mendidihkan fluida kerja yang biasanya senyawa organik (misalnya
iso-butana) yang mempunyai titik didih rendah.

 Fluida kerja ini diuapkan dengan heat exchanger yang kemudian


uap tersebut digunakan untuk memutar turbin. Air kemudian
disuntikkan kembali kedalam reservoir melalui sumur injeksi untuk
dipanaskan kembali.

 Pada seluruh proses dalam sistem ini air dan fluida kerja terpisah,
sehingga hanya sedikit atau tidak ada emisi udara.
SKEMA BINARY CYCLE
BINARY CYCLE POWER PLANT
Komponen Utama PLTP

1. Steam Receiving Header


2. Vent Structure
3. Separator
4. Demister
5. Turbin
6. Generator
7. Trafo Utama
Steam Receiving Header

 Tabung berdiameter
1800 mm dan panjang
19.500 mm yang
berfungsi sebagai
pengumpul uap
sementara dari
beberapa sumur
produksi sebelum
didistribusikan ke turbin
Vent Structure

 Merupakan bangunan pelepas


uap dengan peredam suara
 Vent structure dilengkapi
dengan katup –katup pengatur
yang system kerjanya
pneumatic.
 Udara bertekanan yang
digunakan untuk membuka
untuk membuka dan menutup
katup diperoleh dari dua buah
kompresor yang terdapat di
dalam rumah vent structure.
Separator
Separator adalah suatu
alat yang berfungsi
sebagai pemisah zat –zat
padat, silica, bintik –bintik
air, dan zat lain yang
bercampur dengan uap
yang masuk ke dalam
separator.
Demister
 Demister adalah sebuah alat yang
berbentuk tabung silinder yang
berukuran 14.5 m3 didalamnya
terdapat kisi –kisi baja yang
berfungsi untuk mengeliminasi butir
–butir air yang terbawa oleh uap
dari sumur –sumur panas bumi.

 Demister ini dipasang pada jalur


uap utama setelah alat pemisah
akhir (final separator) yang
ditempatkan pada bangunan
rangka besi yang sangat kokoh dan
terletak di luar gedung pembangkit.
TURBIN
 Hampir di semua pusat pembangkit
tenaga listrik memilii turbin sebagai
penghasil gerakkan mekanik yang
akan diubah menjadi energi listrik
melalui generator.

 Pada system PLTP Kamojang


mempergunakan turbin jenis silinder
tunggal dua aliran ( single cylinder
double flow ) yang merupakan
kombinasi dari turbin aksi ( impuls )
dan reaksi
GENERATOR
 Generator adalah sebuah alat
yang berfungsi untuk merubah
energi mekanik putaran poros
turbin menjadi energi listrik.

 PLTP kamojang
mempergunakan generator jenis
hubung langsung dan
didinginkan dengan air, memiliki
2 kutub, 3 fasa, 50 Hz dengan
putaran 3000 rpm

PLTP kamojang
Trafo Utama ( Main Transformer)
 Trafo utama yang digunakan adalah type ONAN dengan
tegangan 11,8 KV pada sisi primer dan 150 KV pada sisi
sekunder.
 Tegangan output generator 11,8 KV ini kemudian
dinaikkan ( step up trafo ) menjadi 150 KV dan
dihubungkan secara parallel dengan system Jawa –Bali.
Kapasitas dari trafo utama adalah 70.000 KVA.
 Berfungsi mentranformasikan daya listrik, dengan
merubah besaran tegangannya, sedangkan
frequensinya tetap.
 Tranformator daya juga berfungsi untuk pengaturan
tegangan.
Trafo Utama ( Main Transformer)

Trafo 11,8/150 kV
Trafo Utama ( Main Transformer)
Switch Yard
 Switch yard adalah perangkat yang berfungsi sebagai
pemutus dan penghubung aliran listrik yang berada di
wilayah PLTP maupun aliran yang akan didistribusikan
melalui system inter koneksi

 Switch yard Adalah bagian dari gardu induk yang


dijadikan sebagai tempat peletakan komponen utama
gardu induk.

 Switch yard merupakan gardu induk pembangkit / penaik


tegangan dimana komponen utama gardu induk terpasang
di area terbuka atau lahan yang luas

 Switch yard diperuntukkan untuk GI. Konvensional (jenis


pasangan luar)
Switch Yard
Switch Yard
Kondensor
 Kondensor adalah suatu alat
untuk mengkondensasikan
uap bekas dari turbin dengan
kondisi tekanan yang hampa.

 Uap bekas dari turbin masuk


dari sisi atas kondensor,
kemudian mengalami
kondensasi sebagai akibat
penyerapan panas oleh air
pendingin yang diinjeksikan
melalui spray nozzle
Main Cooling Water Pump ((MCWP )
Main Cooling Water Pump
( MCWP ) adalah pompa
pendingin utama yang berfungsi
untuk memompakan
airkondensat dari kondensor ke
cooling tower untuk kemudian
didinginkan.
Jenis pompa yang digunakan di
PLTP Kamojang adalah :
Vertical Barriel type 1 Stage
Double Suction Centrifugal
Pamp,dengan jumlah dua buah
pompa untuk setiap unit.
Proses Sinkron Generator Pada PLTP
Sinkronisasi adalah suatu cara untuk menghubungkan dua sumber
atau beban AC. Tujuannya, untuk contoh di PT.Geo Dipa Energi Unit I
Dieng adalah unutk menghubungkan bus 15KV keluaran generator
pada pembangkit dengan bus pada jaringan 150KV milik PLN saat
pembangkit mulai start up.

Syarat - Syarat Sinkron Pada Pembangkit adalah,


Mempunyai tegangan kerja yang sama Mempunyai frekuensi kerja yang

sama Mempunyai urutan fasa yang sma Mempunyai sudut fasa yang

sama
Jenis – Jenis Sinkronisasi
• Forward Synchronization (Sinkronisasi maju)

• Reverse Synchronization / backward synchronization (sinkronisasi


terbalik)

Urutan Proses Sinkron


• Sinkron di Circuit Breaker Generator

• Sinkron di Main Circuit Breaker ( MCB )


Prosedur Sinkronisasi

Manual Synchron
Karena membutuhkan ketelitian dan kejelian dari operator
untuk menyamakan tegangan dan frekuensi output generator dengan
tegangan dan frekuensi output pada bus.

Auto Synchron
Merupakan cara paling praktis dalam proses sinkron pada
pembangkit karena hanya membutuhkan alat Automatic Synchronizer
yang berfungsi menyamakan tegangan dan frekuensi keluaran
generator dengan tegangan dan frekuensi keluaran bus PLN agar dapat
tersambung.
Kelebihan dan Kelamahan Energi
Panas Bumi
KELEBIHAN
Biaya operasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) lebih rendah
dibandingkan dengan biaya operasi pembangkit listrik yang lain.

Ramah lingkungan, energi yang clean.


Mampu berproduksi secara terus menerus selama 24 jam, sehingga tidak
membutuhkan tempat penyimpanan energi (energy storage).
Tingkat ketersediaan (availability) yang sangat tinggi yaitu diatas 95%. Bebas

emisi ( binary-cycle ).

Tidak memerlukan bahan bakar. Harga yang kompetitive.


Kelebihan dan Kelemahan Energi
Panas Bumi
KELEMAHAN

Tidak bisa diekspor ( unexportable resources ).

Cairan bersifat korosif.

Effisiensi agak rendah, namun karena tidak perlu bahan


bakar,
sehingga effisiensi tidak merupakan faktor yang sangat penting.
Untuk teknologi dry steam dan flash masih
menghasilkan emisi walau sangat kecil.
Keunggulan Energi Panas Bumi dari Sumber energi lain

1. Menyediakan tenaga listrik yang andal dengan


pembangkit yang tidak memakan tempat
2. Terbarui dan berkesinambungan
3. Memberikan tenaga beban dasar yang konstan
4. Dapat meng”conserve” bahan bakar fosil
5. Memberikan keuntungan ekonomi secara lokal
6. Dapat dikontrol secara jarak jauh
7. Dapat mengurangi polusi dari penggunaan bahan bakar
fosil
Heat Analisys Panas

Heat in Rock: Q = r Cp V DT
Heat = density * heat capacity * Volume * change in Temperature

Density = 2500 kg/m3


Heat Capacity = 1000 J/kg0K
Volume = 1 cubic km = 109 m3
DT = 100 K
So Q = 2.5 x 1017 J
Siklus tenaga uap – Siklus Rankine

Siklus tenaga Panas Bumi


Siklus Rankine sederhana
Siklus Rankine
Proses 1-2 fluida pada kondisi uap jenuh atau superheat
mengalami proses ekspansi (isentropik) melalui turbin hingga ke
tekanan kondensor
Proses 2-3 perpindahan panas dari fluida yang mengalir pada
tekanan konstan ke kondisi cair atau cair jenuh
Siklus Rankine
Proses 3-4 fluida mengalami proses kompresi (isentropik) pada
pompa hingga kondisi compressed liquid
Proses 4-1 perpindahan panas terjadi ke fluida yang mengalir
pada boiler dengan tekanan konstan
Kerja dan perpindahan panas
Siklus Rankine sederhana
Kerja turbin

Perpindahan panas kondensor

Kerja pompa

Perpindahan panas boiler


Siklus Rankine
Efisiensi thermal
Siklus Rankine
Back work ratio (bwr): menggambarkan performansi dari power
plant