Anda di halaman 1dari 7

KEBIJAKAN DIVIDEN

KELOMPOK 9

1. Aldian Dwi Saksono (1805046089)


2. Gilang Fitrana (1805046052)
3. Muhammad Bayu Aji (1805046011)
Pengertian Kebijakan Dividen

KEBIJAKAN Bentuk-Bentuk Dividen


DIVIDEN

Bagaimana Menentukan
Dividen
Dividen merupakan salah satu keputusan penting untuk
memaksimumkan nilai perusahaan disamping keputusan investasi dan struktur
modal (keputusan pemenuhan dana). Dividen berasal dari bahasa Latin yaitu
divendium yang artinya sesuatu untuk dibagi. Berikut ini beberapa pemaparan
mengenai pengertian dividen:
1. Berdasarkan Kamus Bahasa Indonesia dividen diartikan sejumlah uang sebagai
hasil keuntungan yang dibayarkan kepada pemegang saham (dalam suatu
Perseroan).
2. Dalam dunia ekonomi dividen adalah seluruh laba bersih setelah dikurangi
penyisihan untuk cadangan pajak yang dibagikan kepada pemegang saham
(pemilik modal sendiri) kecuali ditentukan lain dalam Rapat Umum Pemegang PENGERTIAN
Saham (RUPS).
DIVIDEN
3. Menurut Darmaji dan Fakhrudin (2001: 9) dividen adalah pembagian
keuntungan yang dihasilkan perusahaan dan tersedia bagi pemegang saham.
4. Menurut Husnan dan Pudjiastuti dividen adalah laba yang diperoleh oleh
perusahaan dan tersedia bagi pemegang saham.
Dari beberapa pengertian di atas dapat diartikan bahwa dividen
adalah laba yang diperoleh perusahaan (PT) untuk dibagikan kepada pemegang
saham.
Salah satu kebijakan dividen yang harus diambil oleh manajemen adalah laba yang
diperoleh oleh perusahaan selama satu periode akan dibagi sebagian untuk dividen dan sebagian
lagi di bagi dalam laba ditahan.
Kebijakan dividen merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan keputusan
pendanaan perusahaan. Secara definisi Kebijakan Dividen adalah kebijakan untuk menentukan
berapa laba yang harus dibayarkan ( deviden ) kepada pemegang saham dan berapa banyak yang
harus ditanam kembali ( laba ditahan ). Dividen adalah pendapatan bagi pemegang saham yang
dibayarkan setiap akhir periode.
Menurut para ahli, kebijakan dividen di definisikan seperti berikut :
1. Bambang Riyanto (2001: 281)
Kebijakan dividen sebagai politik yang bersangkutan dengan penentuan pembagian pendapatan
(earning) antara penggunaan pendapatan untuk dibayarkan kepada para pemegang saham sebagai
dividen atau untuk di gunakan di dalam perusahaan (laba ditahan).
LANJUTAN… 2. Sundjaja dan Barlian (2003: 390)
Kebijakan dividen adalah rencana tindakan yang harus diikuti dalam membuat keputusan dividen.
3. Wetson dan Brigham (1990: 198)
Kebijakan dividen adalah keputusan untuk membagikan laba atau menahannya guna
diinvestasikan kembali di dalam perusahaan.
4. Suad Husnan, kebijakan dividen dapat diartikan:
Apakah laba yang diperoleh seharusnya dibagikan atau tidak. Apakah laba di bagi kan dengan
konsekuensi harus mengeluarkan saham baru.
Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa kebijakan dividen adalah
kebijakan pembagian pendapatan yang harus diikuti dalam membuat keputusan dividen
(dibagikan/ditahan).
Bentuk-bentuk dividen yang dibagi oleh perusahaan adalah sebagai
berikut:

a. Dividen Kas (dividen tunai)


Dividen ini merupakan dividen yang paling umum dibagikan oleh
perusahaan, dimana pembayarannya dilakukan setahun sekali.
b. Dividen Aktiva Selain Kas (Property Dividend)
Dividen yang dibagikan dalam bentuk aktiva selain kas disebut
property dividend. Aktiva yang dibagikan bisa berbentuk surat-surat berharga
perusahaan lainnya yang dimiliki oleh perusahaan ataupun barang dagangan.
c. Dividen Utang (Scrip Dividend)
BENTUK-BENTUK
Dividen utang ialah janji yang tertulis untuk membayar jumlah
DIVIDEN
tertentu di waktu yang akan datang.
d. Dividen Likuidasi
Dividen likuidasi ialah dividen yang sebagian merupakan pengembalian
modal.
e. Dividen Saham
Dividen saham adalah pembagian tambahan saham tanpa dipungut
pembayaran kepada para pemegang saham sebanding dengan saham yang
dimilikinya.
1. Kebijakan Stock Deviden adalah kebijakan yang pembayaran devidennya
kepada pemegang saham dalam bentuk saham bukan dalam bentuk uang tunai.
Pemberian deviden tidak akan mengubah besarnya jumlah modal sendiri, tetapi
akan mengubah komposisi dari modal sendiri perusahaan yang bersangkutan.
Karena pada dasarnya pemberian stok deviden ini akan mengurangi pos laba
ditahan di neraca dan akan ditambahkan ke pos modal saham.

2. Kebijakan Stock Splits merupakan kebijakan untuk meningkatkan jumlah


lembar saham dengan cara pemecahan jumlah lembar saham menjadi jumlah
lembar yang lebih banyak dengan pengurangan nilai nominal saham yang lebih
BAGAIAMANA kecil secara proporsional. Oleh karena itu, dengan stock splits harga saham
MENENTUKAN menjadi lebih murah.
DIVIDEN?
3. Kebijakan Reverse Splits adalah kebijakan untuk menurunkan jumlah lembar
saham dengan cara pengurangan jumlah lembar saham menjadi lembar yang
lebih sedikit dengan penambahan harga nominal per lembar secara
proporsional.
THANK YOU

ANY
QUESTIONS?