Anda di halaman 1dari 30

LINGKUNGAN KIMIA DI

Cover

TEMPAT KERJA
LINGKUNGAN KIMIA DI TEMPAT KERJA

NURUL AMALIYA (14120170008)


RAMADHANI (14120170010)
SRI RESKI (14120170016)
WINDA RAHMAT ALTING (14120170017)
NASKAH (14120170023)
Bahan kimia beracun dan
Cover berbahaya (B3) adalah bahan-
bahan yang pembuatan,
pengolahan, pengangkutan,
penyimpanan dan
penggunaanya menimbulkan
atau membebaskan debu,
kabut, uap, gas, serat, atau
Pengertian Bahan Kimia radiasi sehingga dapat
menyebabkan iritasi,
Beracun Dan Berbahaya kebakaran, ledakan, korosi,
keracunan dan bahaya lain
dalam jumlah yang
memungkinkan gangguan
kesehatan bagi orang yang
berhubungan langsung dengan
bahan tersebut atau
meyebabkan kerusakan pada
barang-barang.
Cover
Bahan kimia banyak
digunakan dalam
lingkungan kerja yang 01 Industri Kimia
dapat dibagi dalam yaitu industri yang mengolah dan menghasilkan bahan-
bahan kimia, diantaranya industri pupuk, asam sulfat, soda,
tiga kelompok besar bahan peledak, pestisida, cat , deterjen, dan lain-lain.

yaitu :
02 Industri Pengguna Bahan Kimia
yaitu industri yang menggunakan bahan kimia sebagai
bahan pembantu proses, diantaranya industri tekstil, kulit,
kertas, pelapisan listrik, pengolahan logam, obat-obatan dan
lain-lain.

03 Laboratorium
yaitu tempat kegiatan untuk uji mutu, penelitian dan
pengembangan serta pendidikan.
Pengaruhnya Terhadap Kesehatan

Menyebabkan Menimbulkan
01 Menyebabkan Iritasi
02 Korosif 03 Alergi (sensitizers)

Menyebabkan sulit Menimbulkan Menyebabkan Kanker


04 bernapas 05 Keracunan Sistemik 06
LANJUTAN...

Content Here Menyebabkan kerusakan/kelainan janin

Content Here Menyebabkan Pnemokoniosis

Content Here
Menyebabkan Efek Bius
Jenis Dan Sifat Bahan Kimia Beracun Dan
Berbahaya

Secara umum bahan kimia berbahya diklasifikasikan menjadi


beberapa golongan diantaranya sebagai berikut :

1. Bahan Kimia Beracun (Toxic)


Adalah bahan kimia yang dapat menyebabkan bahaya
terhadap kesehatan manusia atau menyebabkan kematian
apabila terserap ke dalam tubuh karena tertelan, lewat pernafasan
atau kontak lewat kulit.
Pada umumnya zat toksik masuk lewat pernafasan atau
kulit dan kemudian beredar keseluruh tubuh atau menuju organ-
organ tubuh tertentu. Zat-zat tersebut dapat langsung
mengganggu organ-organ tubuh tertentu seperti hati, paru-paru,
dan lain-lain.
Jenis Dan Sifat Bahan
Kimia Beracun Dan
Berbahaya

2. Bahan Kimia Korosif (Corrosive)

Adalah bahan kimia yang karena reaksi kimia dapat


mengakibatkan kerusakan apabila kontak dengan jaringan tubuh
atau bahan lain.
Zat korosif dapat bereaksi dengan jaringan seperti kulit,
mata, dan saluran pernafasan. Kerusakan dapat berupa luka,
peradangan, iritasi (gatal-gatal) dan sinsitisasi (jaringan menjadi amat
peka terhadap bahan kimia).
Jenis Dan Sifat Bahan Kimia Beracun Dan Berbahaya

3. Bahan Kimia Mudah Terbakar (Flammable)


Adalah bahan kimia yang mudah bereaksi dengan
oksigen dan dapat menimbulkan kebakaran. Reaksi
kebakaran yang amat cepat dapat juga menimbulkan
ledakan.
Jenis Dan Sifat Bahan Kimia Beracun Dan Berbahaya

4. Bahan Kimia Peledak (Explosive)

Adalah suatu zat padat Zat eksplosif amat peka


atau cair atau campuran terhadap panas dan
keduanya yang karena pengaruh mekanis (gesekan
suatu reaksi kimia dapat atau tumbukan), ada yang
menghasilkan gas dalam dibuat sengaja untuk tujuan
jumlah dan tekanan yang peledakan atau bahan
besar serta suhu yang peledak seperti
tinggi, sehingga trinitrotoluene (TNT),
menimbulkan kerusakan nitrogliserin dan ammonium
disekelilingnya. nitrat (NH4NO3).
Jenis Dan Sifat Bahan
Kimia Beracun Dan
Berbahaya

5. Bahan Kimia Oksidator


(Oxidation)
Adalah suatu bahan kimia
yang mungkin tidak mudah
terbakar, tetapi dapat
menghasilkan oksigen yang
dapat menyebabkan
kebakaran bahan-bahan
lainnya.
Jenis Dan Sifat Bahan Kimia Beracun Dan
Berbahaya

.
6. Bahan Kimia Reaktif Terhadap Air (Water Sensitive Substances)

Adalah bahan kimia yang amat


.

mudah bereaksi dengan air dengan


mengeluarkan panas dan gas yang
mudah terbakar.
Jenis Dan Sifat Bahan Kimia Beracun Dan
Berbahaya

7. Bahan Kimia Reaktif Terhadap Asam (Acid Sensitive Substances)

Adalah bahan kimia yang amat mudah


bereaksi dengan asam menghasilkan
panas dan gas yang mudah terbakar atau
gas-gas yang beracun dan korosif
8. Gas Bertekanan
(Compressed Gases)

Adalah gas yang disimpan


dibawah tekanan, baik gas yang
ditekan maupun gas cair atau gas
yang dilarutkan dalam pelarut
dibawah tekanan.
9. Bahan Kimia Radioaktif (Radioactive
Substances)

Adalah bahan kimia yang mempunyai


kemampuan memancarkan sinar radioaktif
dengan aktivitas jenis lebih besar dari 0,002
microcurie/gram. Suatu bahan kimia dapat
termasuk diantara satu atau lebih golongan
di atas karena memang mempunyai sifat
kimia yang lebih dari satu sifat.
Pengendalian Bahaya Kimia

Untuk pengendalian bahaya kimia, ada empat tipe pengendalian yang dapat dilakukan,
yaitu: inherent, active dan procedural

 Inherently 1 safer Alternative (ISA)


ISA adalah strategi pengendalian bahaya dengan cara mengganti bahan baku atau proses
01 02
berbahaya dengan bahan baku atau proses yang tingkat bahayanya lebih rendah.

 Passive Control
Passive control adalah mengurangi bahaya atau resiko dengan merancang proses dan
peralatan yang lebih aman. Passive control dapat mengurangi frekuensi atau konsekuensi dari
03 04
bahaya tersebut tanpa fungsi aktif peralatan apapun, misalnya tempat penampungan
(contaiment), dinding tahan api, pipa atau tangki yang tahan terhadap tekanan tinggi.
 Active Control
Active control menggunakan sistem
engineering control, misalnya safety interlock,
emergency shutdown system, smoke detector
dan lain sebagainya.

 Procedural Control
Procedural control disebut juga administrative
control, yaitu proses pengendalian dengan cara
membuat prosedur administratif menggurangi
bahaya dan resiko dari bahaya kimia.
Nilai Ambang Batas (NAB) / PEL /TLV Bahaya Kimia

Nilai ambang batas atau sering disingkat NAB adalah


standar suatu bahan kimia mencemari lingkungan
sehingga tidak menyebabkan gangguan kesehatan
maupun kematian pada tenaga kerja selama 8 jam
perhari atau 40 jam perminggu.

Kegunaan NAB yang lain yaitu sebagai pedoman perencanaan dan disain teknologi
pengendalian bahan kimia di lingkungan kerja, untuk melakukan substitusi
(penggantian) bahan kimia yang berbahaya dengan bahan yang lebih aman, serta
untuk membantu menentukan gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh suatu
bahan kimia tertentu (PAK).
Menurut Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja No. 01/MEN/ 1997, ada tiga kategori
NAB bahan Kimia di lingkungan kerja :

Your Text Here

You can simply impress your


audience and add a unique
NAB rata-rata selama jam kerja zing and appeal to your
Presentations. Easy to
change colors, photos and
Merupakan kadar rata-rata bahan kimia di tempat kerja Text. You can simply
impress your audience and
selama 8 jam sehari atau 40 jam seminggu dimana hampir add a unique zing and
semua tenaga kerja terpajan secara berulang-ulang tanpa appeal to your Presentations.
Get a modern PowerPoint
mengakibatkan gangguan kesehatan ataupun kematian. Presentation that is
beautifully designed. Get a
modern PowerPoint
Presentation that is
beautifully designed.
Menurut Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja No. 01/MEN/ 1997, ada tiga kategori NAB bahan
Kimia di lingkungan kerja :

NAB batas pemaparan singkat

Atau disebut PSD (Pemajanan Singkat yang Diperkenankan)


yaitu kadar rata-rata bahan kimia di lingkungan kerja dimana
hampir semua tenaga kerja terpajan secara terus-menerus dalam
waktu singkat yaitu tidak lebih dari 15 menit dan tidak lebih dari
4 kali dalam sehari tanpa mengakibatkan iritasi dan kerusakan
atau perubahan jaringan kronis.
Menurut Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja No. 01/MEN/ 1997, ada tiga kategori NAB bahan
Kimia di lingkungan kerja :

NAB tertinggi
Your Text Here

You can simply impress your


Atau disebut juga KTD (Kadar Tertinggi yang Diperkenankan) yaituaudience
kadarandrata-add a unique
zing and appeal to your
rata bahan kimia di udara lingkungan kerja setiap saat yang tidakPresentations.
boleh Easy to
change colors, photos and
Text. You can simply
dilampaui selama melakukan kerja. impress your audience and
add a unique zing and
appeal to your Presentations.
Get a modern PowerPoint
Presentation that is
beautifully designed. Get a
modern PowerPoint
Presentation that is
beautifully designed.
Label Dan MSDS

Lembar data bahaya (Hazard Data Sheets / HDSs)


terkadang disebut Material Safety Data Sheets (MSDSs) atau
Chemical Safety Data Sheet (CSDSs) adalah lembar informasi yang
detail tentang bahan-bahan kimia. Umumnya lembar ini disiapkan
dan dibuat oleh pabrik kimia atau suatu program, seperti
International Programme On Chemical Safety (IPCS) yang
aktifitasnya terkait dengan World Health Organization (WHO),
International Labour Organization (ILO), dan United Environment
Programme (UNEP). Suatu ide yang baik untuk mewakili kesehatan
dan keselamatan dengan menyimpan lembar data bahaya pada
setiap penggunaan bahan kimia di tempat kerja.
Informasi berikut harus muncul pada semua lembar data
bahaya, akan tetapi urutan dapat berbeda dari yang
dijelaskan dibawah ini :

Bagian 1 : Identifikasi produk dan pabrik

Identifikasi produk : nama produk tertera disini dengan nama kimia atau nama dagang,
nama yang tertera harus sama dengan nama yang ada pada label. Lembar data
bahaya juga harus mendaftar sinonim produk atau substansinya, sinonim adalah nama
lain dengan substansi yang diketahui.

Identifikasi pabrik : nama pabrik atau supplier, alamat, nomor telepon,


tanggal HDSs dibuat, dan nomor darurat untuk menelepon setelah jam
kerja, merupakan ide yang baik bagi pengguna produk untuk menelepon
pabrik pembuat produk sehingga mendapatkan informasi tentang produk
tersebut sebelum terjadi hal yang darurat.
Informasi berikut harus muncul pada semua lembar data
bahaya, akan tetapi urutan dapat berbeda dari yang
dijelaskan dibawah ini :

Bagian 2 : Bahan-bahan berbahaya


Untuk produk campuran, hanya bahan- Bagian 3 : Data Fisik
bahan berbahaya saja yang tercantum
pada daftar khusus bahan kimia, dan Bagian ini mendata titik didih,
yang didata bila komposisinya ≥ 1% dari tekanan, density, titik cair, tampilan,
produk. Pengecualian untuk zat
karsinogen yang harus di daftar jika bau, dan lain-lain. Informasi pada
komposisinya 0,1% dari campuran. Batas bagian ini membantu anda mengerti
konsentrasi yaitu Permissible Exposure
Limit (PEL) dan The Recommended bagaimana sifat bahan kimia dan jenis
Threshold Limit Value (TLV) harus didata bahaya yang ditimbulkannya.
dalam HDSs.
Informasi berikut harus muncul pada semua lembar data bahaya, akan tetapi urutan
dapat berbeda dari yang dijelaskan dibawah ini :

Bagian 4 : Data Kebakaran Dan Ledakan


Bagian ini mendata titik nyala api dan batas mudah terbakar atau meledak, serta menjelaskan
kepada anda bagaimana memadamkan api. Informasi pada bagian ini dibutuhkan untuk mencegah,
merencanakan dan merespon kebakaran atau ledakan dari bahan-bahan kimia.

Bagian 5 : Data Reaktifitas


Bagian ini menjelaskan kepada anda apakah suatu substansi stabil atau tidak, bila tidak, bahaya
apa yang ditimbulkan dalam keadaan tidak stabil. Bagian ini mendata ketidakcocokan substansi,
substansi mana yang tidak boleh diletakkan atau digunakan secara bersamaan. Informasi ini penting
untuk penyimpanan dan penanganan produk yang tepat.
Informasi berikut harus muncul pada semua lembar data bahaya, akan tetapi urutan
dapat berbeda dari yang dijelaskan dibawah ini :
Bagian 6 : Data Bahaya Kesehatan
Rute tempat masuk (pernafasan, penyerapan kulit atau ingestion), efek kesehatan akut dan
kronik, tanda-tanda dan gejala awal, apakah produknya bersifat karsinogen, masalah kesehatan
yang makin buruk bila terkena,dan pertolongan pertama yang direkomendasikan /prosedur
gawat darurat, semuanya seharusnya terdaftar di bagian ini.

Bagian 7 : Tindakan Pencegahan Untuk Penanganan


Informasi dibutuhkan untuk memikirkan rencana respon gawat darurat, prosedur pembersihan,
metode pembuangan yang aman, yang dibutuhkan dalam penyimpanan, dan penanganan
tindakan pencegahan harus detail pada bagian ini. Akan tetapi sering kali pabrik pembuat
produk meringkas informasi ini dengan satu pernyataan yang simple, seperti hindari menghirup
asap atau hindari kontak dengan kulit.
Bagian 7 : Tindakan Pencegahan Untuk
Penanganan
Informasi dibutuhkan untuk memikirkan rencana
respon gawat darurat, prosedur pembersihan,
metode pembuangan yang aman, yang dibutuhkan
dalam penyimpanan, dan penanganan tindakan
pencegahan harus detail pada bagian ini. Akan
tetapi sering kali pabrik pembuat produk meringkas
informasi ini dengan satu pernyataan yang simple,
seperti hindari menghirup asap atau hindari kontak
dengan kulit.
Informasi berikut harus muncul pada semua lembar data
bahaya, akan tetapi urutan dapat berbeda dari yang
dijelaskan dibawah ini :

Contents
Bagian 8 : Pengukuran Kontrol 01 50%
Metode yang direkomendasikan untuk control bahaya termasuk ventilasi, praktek kerja dan alat
Contents
pelindung diri/Personal Protective Equipment (PPE) dirincin pada bagian ini. Tipe respirator, baju
60%
02
pelindung dan sarung tangan material yang paling resisten untuk produk harus diberitahu. Lebih dari
rekomendasi perlindungan material yang paling resisten, HDSs boleh dengan simple menyatakan bahwa
Contents
baju dan sarung tangan yang tidak dapat ditembus
85% harus digunakan. Bagian ini cenderung
03
menekankan alat pelindung diri daripada control engineering
Contents
70%
04
Pemasangan Label dan Tanda Pada Bahan Berbahaya

Pemasangan label dan tanda dengan memakai lambang atau


Content Here
tulisan peringatan pada wadah atau tempat penyimpanan
untuk bahan berbahaya adalah tindakan pencegahan yang
esensial. Tenaga kerja yang Content
bekerjaHere
pada proses produksi
atau pengangkutan biasanya belum mengetahui sifat bahaya
dari bahan kimia dalam wadah/packingnya, demikian pula
para konsumen dari barang tersebut, dalam hal inilah
pemberian label dan tanda menjadi sangat penting.
Content Here
Cover

Thank You
Insert the Sub Title
of Your Presentation