Anda di halaman 1dari 49

Kesetimbangan Asam-

Basa dalam larutan

Chemistry: The Molecular Nature


of Matter, 6E

Jespersen/Brady/Hyslop
Asam dan Basa Lemah
 Terionisasi tidak sempurna
 Terdapat molekul dan ion dalam sistem
kesetimbangan
 Reaksi asam lemah dalam air:
CH3COOH(aq) + H2O(l)  CH3COO(aq) + H3O+(aq)

HSO3(aq) + H2O(l)  SO32(aq) + H3O+(aq)

NH4+(aq) + H2O (l)  NH3 (aq) + H3O+ (aq)

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 2


Kesetimbangan asam/basa lemah
Asam + Air  Basa konjugasi + Ion Hidronium
Secara umum persamaan kimianya adalah:
HA(aq) + H2O(l)  A(aq) + H3O+(aq)
 
[A ][H3 O ]
K c 
[HA ][H2 O]
 [H2O] = konstan (55.6 M) Maka:
[A  ][H3O ]
K c  [H2 O]   Ka
[HA]
 Where Ka = tetapan ionisasi asam

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 3


 Disederhanakan sebagai berikut:
 HA (aq)  A (aq) + H+ (aq)

[A  ][H  ]
Ka 
[HA]

pK a   log K a

pK a
K a  10

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 4


Table 1. Ka asam lemah monoprotik pada 25 °C

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 5


Reaksi Basa lemah dengan air
CH3COO–(aq) + H2O(l)  CH3COOH(aq) + OH–(aq)
NH3(aq) + H2O(l)  NH4+ (aq) + OH–(aq)
 Secara Umum persamaan reaksinya adalah:
B(aq) + H2O(l)  BH+(aq) + OH–(aq)
[BH ][OH ] Jika [H2O] = Konstan,
K c 
[B][H2O] maka dapat ditulis sbb:

[BH  ][OH ]
Kb  Kb = Tetapan ionisasi basa
[B]

pK b   logK b K b  10 pK b

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 6


Table 2. Kb Basa lemah pada 25 °C

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 7


Ex. 1
 Asam Nicotinic (niacin) adalah asam
monoprotik dengan rumus molekul
HC6H4NO2. Larutan asam nicotinic 0.012 M
memiliki pH 3.39 pada 25 °C.
Hitunglah Ka, dan pKa untuk asam ini pada
25°C! Tentukan derajat ionisasi pada asam
nicotinic pada larutan ini?
Asumsikan:
HNic = asam nicotinic dan Nic– = anion.

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 8


HNic(aq) + H2O(l)  Nic–(aq) + H3O+(aq)

[HNic] (M) [Nic–] (M) [H3O+] (M)


M 0.012 0 0
B –x +x +x
S 0.012 – x x x

Nilai x = [H+]
 [H+] =x = antilog(–pH) = 10–pH = 10–3.39
= 4.1 x 10–4
[Nic–] = x = 4.1 x 10–4

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 9


[Nic  ][H  ] x x x2
Ka   
[HNic] 0.012  x 0.012  x
[HNic] (M) [Nic–] (M) [H+] (M)
M 0.0120 0 0
B – 0.00041 + 0.00041 + 0.00041
S 0.0120 – 0.00041 0.00041 0.00041
= 0.01159 0.012

 Jika c >> Ka, maka konsentrasi kesetimbangan dari


asam dianggap sama dengan konsentrasi mula-
mula (awal)

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 10


Ex. 1 (cont)
 Maka nilai Ka:
2 2 2
x x (0.00041) 5
Ka     1.4 10
0.012  x 0.012 0.012
5
pK a   log(1.4  10 )  4.85
n (yang bereaksi)
derajat ionisasi  100%
n (mula - mula)

0.00041
 100%  3.4%
0.012

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 11


SOAL
1. Asam sianat (HOCN) adalah sangat ekstrim, senyawa tak
stabil. Berapakah [H3O+] dan pH dari larutan HOCN 0,10 M
(Ka = 3,5x10–4)?
2. Hitung derajat dissosiasi larutan HCN 0,75 M, yang
merupakan asam sangat beracun dan mempunyai Ka =
6,2x10–10
3. HClO adalah asam lemah dengan Ka=3.0 x 10-8. Hitunglah
pH jika konsentrasi larutan HClO adalah 0.20 !
4. Asam karbonat (H2CO3) mempunyai peranan penting dalam
kimia darah, pembentukan gua, dan pengasaman laut.
Menggunakan nilai Ka dari Tabel, hitung nilai kesetimbangan
dari [H2CO3], [HCO3–],dan [CO32–], dan tentukan pH dari
larutan H2CO3 0,075 M.
(Ka1= 4,5 x 10-7 ; Ka2=4.7 x 10-11)
Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 12
Jika [asam]mula-mula/Ka nilainya kurang dari
400, maka gunakan persamaan kuadarat
berikut:

 b  b 2  4ac
x 
2a

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 13


Larutan buffer adalah larutan yg terdiri dari:
1. asam lemah/basa lemah dan
2. garam dari asam lemah/basa lemah
Keduanya harus ada!
Larutan buffer memiliki kemampuan mempertahankan pH ketika ada
penambahan sedikit asam/basa.

Misalkan campuran CH3COOH dan CH3COONa dengan molar yang sama

Tambahkan asam kuat

H+ (aq) + CH3COO- (aq) CH3COOH (aq)


Tambahkan basa kuat
OH- (aq) + CH3COOH (aq) CH3COO- (aq) + H2O (l)

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Definisi lain:
Larutan buffer mengandung asam
lemah dan basa konjugatnya, atau
basa lemah dan asam konjugatnya.

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Perhatikan campuran garam NaA dan asam lemah HA.

NaA (s) Na+ (aq) + A- (aq)

HA (aq) H+ (aq) + A- (aq) Ka=….

[H+][A-]
Ka =
[HA]

pKa = -log Ka

Ka [HA]
[H+] =
[A-]

pH = - log [H+]

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Bagaimana membuat larutan buffer dengan pH 5.00?

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Hitunglah pH dari

a) 0,10 M CH3COOH
b) Larutan yang mengandung
0,10 M CH3COOH
dan 0,10 M CH3COONa

Ka = 1,8 x 10-5

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Hitunglah pH dari larutan buffer 0,30 M NH3/0,36 M NH4Cl. Berapa pH-nya
setelah penambahan 20,0 mL NaOH(0,050 M ) ke dalam 80,0 mL larutan
buffer tersebut?

NH4+ (aq) H+ (aq) + NH3 (aq)

[NH3] [0,30]
pH = pKa + log pKa = 9,25 pH = 9,25 + log = 9,17
[NH4 +] [0,36]

awal (mol) 0,029 0,001 0,024

NH4+ (aq) + OH- (aq) H2O (l) + NH3 (aq)


akhir (mol) 0,028 0,0 0,025

volume akhir = 80,0 mL + 20,0 mL = 100 mL

0,028 0,025 [0,25]


+]
[NH4 = [NH3] = pH = 9,25 + log = 9,20
0,10 0,10 [0,28]

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


17.2
Mempertahankan pH Darah

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


17.2
Titrasi
Dalam titrasi suatu larutan yang konsentrasinya diketahui secara
pasti (larutan standar) ditambahkan secara bertahap ke larutan
lain yg konsentrasinya tidak diketahui sampai reaksi kimia antar
kedua larutan itu berlangsung sempurna.

Titik ekuivalen – titik di mana telah terjadi reaksi sempurna.

Indikator – zat berubah warnanya pada (di dekat) yang titik


ekuivalen.

Perlahan-lahan tambahkan
basa ke dalam asam
yg tdk diketahui pHnya
SAMPAI
Indikator
berubah warna
(merah muda)
Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E
Titrasi Asam Kuat-Basa Kuat

NaOH (aq) + HCl (aq) H2O (l) + NaCl (aq)

OH- (aq) + H+ (aq) H2O (l)

0.10 M NaOH ditambahkan ke 25 mL HCl (0.10 M)

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Titrasi Asam Lemah-Basa Kuat

CH3COOH (aq) + NaOH (aq) CH3COONa (aq) + H2O (l)

CH3COOH (aq) + OH- (aq) CH3COO- (aq) + H2O (l)

Pada titik ekuivalen (pH > 7):

CH3COO- (aq) + H2O (l) OH- (aq) + CH3COOH (aq)

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Titrasi Asam Kuat-Basa Lemah

HCl (aq) + NH3 (aq) NH4Cl (aq)

H+ (aq) + NH3 (aq) NH4+ (aq)

Pada titik ekuivalen (pH < 7):

NH4+ (aq) + H2O (l) NH3 (aq) + H+ (aq)

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Menghitung pH dalam Titrasi
Asam Lemah-Basa Kuat
Soal: Menghitung pH dalam titrasi 40,00 mL 0,100 M asam asetat (Ka = 1,8 x 10-5) setelah
penambahan 0,100 M NaOH dengan volume: (a) 0,00 mL (b) 20,00 mL (c) 40,00 mL

CH3COOH (aq) + NaOH (aq)  CH3COONa (aq) + H2O (l)

CH3COOH (aq) + OH- (aq)  CH3COO- (aq) + H2O (l)

CH3COO- (aq) + H2O (l) OH- (aq) + CH3COOH (aq)

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E
Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E
Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E
Indikator Asam-Basa

Indikator asam-basa adalah asam organik


lemah yang berbeda warna dengan basa
konjugatnya.

HIn + H2O In- + H3O+


merah biru

Kapankah perubahan warna akan terjadi?

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Indikator Asam-Basa
HIn (aq) H+ (aq) + In- (aq)
[HIn]
 10 warna asam (HIn) akan dominan
[In-]

[HIn]
 10 warna basa konjugat (In-) akan dominan
[In-]

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


17.5
Kurva Titrasi Asam Kuat dengan Basa Kuat.

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


17.4
Indikator apa yang anda gunakan dalam titrasi HNO2 dengan KOH ?

Asam lemah dititrasi dengan basa kuat.

Pada titik ekuivalen, akan diperoleh basa konjugat dari asam lemah.

Pada titik ekuivalen, pH > 7


Gunakan kresol merah atau fenolftalen

17.4 Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Kesetimbangan Kelarutan

AgCl (s) Ag+ (aq) + Cl- (aq)

Ksp = [Ag+][Cl-] Ksp adalah konstanta hasilkali kelarutan

MgF2 (s) Mg2+ (aq) + 2F- (aq) Ksp = [Mg2+][F-]2

Ag2CO3 (s) 2Ag+ (aq) + CO32- (aq) Ksp = [Ag+]2[CO32-]

Ca3(PO4)2 (s) 3Ca2+ (aq) + 2PO43- (aq) Ksp = [Ca2+]3[PO33-]2

Pelarutan suatu padatan ionik ke dalam larutan berair:

Q < Ksp Larutan tak jenuh Tidak ada endapan

Q = Ksp Larutan jenuh

Q > Ksp Larutan lewat jenuh Endapan akan terbentuk

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.5


Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.6
Kesetimbangan Senyawa Ionik yang Sedikit Larut

Banyak zat ionik yang dikatakan “tak dapat larut” dalam air.
Sebenarnya zat ini sedikit larut – kurang dari 0,1 g per 100 g
air. Larutan jenuh PbCrO4 dalam keadaan kesetimbangan
dapat ditulis

PbCrO4 (s) Pb2+(aq) + CrO42-(aq)

Ksp = [Pb2+][CrO42-]

Qsp untuk reaksi ini disebut hasilkali ion.

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Menulis Hasilkali Ion untuk Senyawa-senyawa Ionik
yang Sedikit Larut

Soal: Tulislah hasilkali kelarutan dari


(a) perak bromida;
(b) stronsium fosfat;
(c) aluminum karbonat;
(d) nikel(II) sulfida.

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Menentukan Ksp dari Kelarutan
Soal: (a) timbal kromat adalah senyawa tak dapat larut yang digunakan sebagai pigmen.
Kelarutannya dalam air adalah 1,6 x 10 -5g/100mL. Berapakah Ksp-nya?
(b) Kelarutan molar dari perak sulfat adalah 1,5 x 10-2 mol/L.
Berapakah Ksp-nya?

Catatan: Kelarutan adalah konsentrasi suatu larutan jenuh.


Konstanta hasilkali kelarutan adalah konstanta kesetimbangan.

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Molar kelarutan (mol/L) jumlah mol zat terlarut dalam 1 L larutan jenuh.

kelarutan (g/L) jumlah gram zat terlarut dalam 1 L larutan jenuh.

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.6


Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.6
Berapakah kelarutan perak klorida dalam g/L?

AgCl (s) Ag+ (aq) + Cl- (aq) Ksp = 1,6 x 10-10


Awal (M) 0,00 0,00 Ksp = [Ag+][Cl-]
Perubahan (M) +s +s Ksp = s2

Akhir (M) s s 
s = Ksp

s = 1,3 x 10-5
[Ag+] = 1,3 x 10-5 M [Cl-] = 1,3 x 10-5 M

1,3 x 10-5 mol AgCl 143,35 g AgCl


kelarutan AgCl = x = 1,9 x 10-3 g/L
1 L larutan 1 mol AgCl

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.6


Jika 2,00 mL NaOH (0,200 M) ditambahkan ke dalam 1,00 L CaCl2 (0,100
M), apakah akan terjadi endapan?

Ion-ion yang ada dalam larutan adalah Na+, OH-, Ca2+, Cl-.

Zat yang mungkin mengendap adalah Ca(OH)2 (aturan kelarutan).


Apakah Q > Ksp untukCa(OH)2?

[Ca2+]0 = 0,100 M [OH-]0 = 4,0 x 10-4 M

Q = [Ca2+]0[OH-]0 2 = 0,10 x (4,0 x 10-4)2 = 1,6 x 10-8

Ksp = [Ca2+][OH-]2 = 8,0 x 10-6

Q < Ksp Tidak ada endapan

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.6


Efek ion senama adalah pergeseran kesetimbangan yang disebabkan oleh
penambahan senyawa yang memiliki ion yang sama zat yang dilarutkan.

Adanya ion senama menurunkan ionisasi asam lemah atau


basa lemah.

Perhatikan campuran CH3COONa (elektrolit kuat) dan CH3COOH (asam lemah).

CH3COONa (s) Na+ (aq) + CH3COO- (aq)


ion
CH3COOH (aq) H+ (aq) + CH3COO- (aq) senama

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


17.6
Berapakah pH dari larutan yang mengandung 0,30 M HCOOH dan 0,52 M
HCOOK?

Campuran asam lemah dan basa konjugatnya!

HCOOH (aq) H+ (aq) + HCOO- (aq)

Awal (M) 0,30 0,00 0,52

Perubahan (M) -x +x +x

Akhir (M) 0,30 - x x 0,52 + x

[HCOO-]
Efek ion senama pH = pKa + log
[HCOOH]
0,30 – x  0,30
[0,52]
0,52 + x  0,52 pH = 3,77 + log = 4,01
[0,30]

HCOOH pKa = 3,77

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


17.2
Efek Ion Senama dan Kelarutan

Adanya ion senama akan menurunkan kelarutan garam.

Berapakah kelarutan molar AgBr dalam (a) air murni dan (b) 0,0010 M
NaBr?

NaBr (s) Na+ (aq) + Br- (aq)


AgBr (s) Ag+ (aq) + Br- (aq)
[Br-] = 0,0010 M
Ksp = 7,7 x 10-13
AgBr (s) Ag+ (aq) + Br- (aq)
s2 = Ksp
[Ag+] = s
s = 8,8 x 10-7
[Br-] = 0,0010 + s  0,0010
Ksp = 0,0010 x s

s = 7,7 x 10-10
Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.6
Kesetimbangan Ion Kompleks dan Kelarutan
Ion kompleks adalah ion yang mengandung kation logam pusat yang berikatan
dengan satu atau lebih ion atau molekul.

Co2+ (aq) + 4Cl- (aq) CoCl4 (aq) 2-

Konstanta pembentukan atau konstanta kestabilan (Kf) adalah konstanta


kesetimbangan untuk pembentukan ion kompleks.

[CoCl42-]
Kf =
[Co2+][Cl-]4
Co(H2O)6 2+ CoCl2-
4

kestabilan
Kf kompleks

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.7


KESETIMBANGAN ION KOMPLEKS
Reaksi asam-basa Lewis di mana kation logam bergabung
dengan basa Lewis (ligan) menghasilkan pembentukan
ion kompleks.

Logam-logam transisi memiliki kecenderungan membentuk


ion kompleks.

Ligan meningkatkan kelarutan suatu senyawa ionik sedikit


larut jika membentuk ion kompleks dengan kation.

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E


Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.7
Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.8
Analisis
Kualitatif Kation

Jespersen/Brady/Hyslop Chemistry: The Molecular Nature of Matter, 6E 17.8