Anda di halaman 1dari 45

presentasi kelompok 1

PROTEIN

1
Kelompok 1
O
L
E
H

Andri Syamsurizal
Adam Husen al-wahid
Sahrul SaiD
ARYA PRATOMO RADJAB
Heri Tusiansyah
2
3
pendahuluan
 Protein ditemukan oleh Jöns Jakob Berzelius pada
tahun 1838.
 Merupakan polimer dari monomer -monomer
asam amino yang dihubungkan satu sama lain
dengan ikatan peptida. protein mengandung
Molekul karbon hidrogen, oksigen, nitrogen dan
kadang kala sulfur serta fosfor.
 Bahasa Yunani (Greek) → proteos –protein
yang artinya utama
Pengertian protein
Protein adalah makromolekul yang
tersusun oleh polimer-polimer
asam amino,yang dibutuhkan
oleh tubuh MH.

5
FUNGSI PROTEIN secara
umum
• Pertumbuhan,pemeliharaan dan perbaikan
jaringan
• Pengatur keseimbangan kadar asam basa
dalam sel
• Bahan bakar dan atau sumber energi
kontraksi,
• Sebagai enzim(katalitik)
• Alat pengangkut dan penyimpan(HB)
• Media perambatan impuls syaraf misalnya
berbentuk reseptor
• pengatur gena,
6
Fungsi dan Jenis protein spesifik

No Fungsi Jenis Contoh


1 Katalitik Enzim Katalase, pepsin
2 Struktural Protein Kolagen, elastin, keratin
struktural
3 Motil (mekanik Protein Aktin, Myosin
kontraktil
4 Penyimpanan Protein feritin (penyimpan besi)
angkutan
5 Pengangkutan Protein hemoglobin (oksigen)
angkutan
6 Pengatur Protein hormon Insulin
enzim pengatur
7 Perlindungan Antibodi Interferon
Struktur kimia rantai polipeptida
protein

8
LEVELS OF PROTEIN STRUCTURE
• Ikatan H yang mudah putus

9
Jenis Protein struktur
• Struktur primer
Struktur primer adalah urutan asam-
asam amino yang membentuk rantai
polipeptida.
• Struktur sekunder
Struktur sekunder protein bersifat
reguler, pola lipatan berulang dari
rangka protein.
10
Next…
• Struktur tersier
adalah lipatan secara keseluruhan dari
rantai polipeptida sehingga
membentuk struktur 3 dimensi
tertentu.Sebagai contoh, struktur
tersier enzim sering padat,
berbentuk globuler
• Struktur kuartener
tersusun atas lebih dari 3 rantai
11
polipeptida.
Jenis protein DNA
Protein katalis akan Protein struktural akan
membentuk enzim dan membentuk sel,
hormon yang jaringan, dan organ
berpengaruh besar hingga penampakan
terhadap proses fisik suatu individu.
metabolisme, dan Inilah yang
akhirnya berpengaruh menyebabkan ciri fisik
terhadap sifat psikis, tiap orang berbeda
emosi, kepribadian, atau satu sama lain.
kecerdasan seseorang.
12
Berdasarkan asam amino yang
membentuk, protein digolongkan ;
1. Protein sempurna (Complete
protein)
– Protein yang mengandung asam-
asam amino esensial lengkap
baik macam maupun jumlahnya
– Menjamin pertumbuhan dan
mempertahankan kehidupan
jaringan
– Protein hewani; sempurna dan
nilai biologis tinggi
– Cth:Kasein (susu), albumin
(telur) 13
2. Protein tidak sempurna
(Incomplete protein)
– Protein yang tidak atau sedikit
mengandung satu atau lebih asam
amino esensial
– Tidak dapat menjamin dan
mempertahankan kehidupan
jaringan yang ada
– Zein(zea maise), protein nabati

14
3. Protein kurang sempurna (partially
complete protein)
– Mengandung asam amino yang
lengkap
– Tetapi beberapa asam-asam amino
esensialnya hanya sedikit
– Tidak dapat menjamin pertumbuhan
– Dapat mempertahankan kehidupan
jaringan yang ada
– Legumin (kacang-kacangan),
Gliadin (gandum)

15
Jumlah protein yang
dibutuhkan tiap hari
Protein dibutuhkan 1 gram/kg
BB.per hari. Atau sekitar 50 gram
protein dibutuhkan setiap hari
pada orang dewasa.dan
Setiap 1 gram protein
menghasilkan 4,1 kkal.atau
sekitar 205 kkal dihasilkan setiap
hari pda org dewasa.

16
Unsur penyusun protein
asam amino

17
Struktur Asam amino esensial

18
Struktur Asam amino non
esensial

19
KLASIFIKASI ASAM AMINO
Dr. Rose, 3 golongan ;
- essensial
- semi essensial
- non-essensial

20
• Asam amino esensial (AAE);
–Tidak dapat dibentuk oleh
tubuh
–Harus disuplai dari makanan
–Orang dewasa terdapat 8 AAE
–Anak-anak terdapat 10 AAE

21
Asam amino esensial
• Isoleusin
• Leusin
• Lisin
• Metionin
• Fenilalanin
• Treonin
• Triptopan
• Valin
22
Asam amino semi esensial
• Definisi
–Asam amino yang yang dapat
menjamin proses kehidupan
jaringan orang dewasa
–Tidak mencukupi untuk anak-
anak
–Sistin dapat menghemat
methionin
23
Beberapa asam amino semi
esensial
• Arginin
• Histidin
• Titrosin
• Sistin
• Glisin
• serin

24
ASAM AMINO NON-ESENSIAL
• Dapat disintesis tubuh sepanjang
bahan dasarnya masi ada dalam
tubuh. Dan sangat dibutuhkan
oleh bayi.

25
BEBERAPA ASAM AMINO NON-ESENSIAL

• Asam glutamat
• Asam hidroksi glutamat
• Asam aspartat
• Alanin
• Prolin
• Hidroksi prolin
• Neuleusin
• Sitrulin
• Hidroksi glisin

26
Esensial Nonesensial
Isoleusin Alanin
Leusin Asparagin
Lisin Aspartat
Metionin Sistein
Fenilalanin Glutamat
Treonin Glutamin
Triptofan Glisin
Valin Prolin
Arginin* Serin
Histidin* Tirosin
(*) Esensial pd kondisi tertentu (pd masa pertumbuhan/anak-anak)
Fungsi asam amino
Mis : As amino
(glisin) diperlukan untuk biosintesis
gugus heme dari hemoglobin.
Triptofan merupakan pelopor zat
penting dlm biokim sistem syaraf,
tirosin merupakan prekursor awal bagi
biosintesis dari pigmen melanin

28
Tempat asam amino dalam
tubuh
Sel
inti sel nucleus
Cromosom
Lokus gen
Gen
DNA RNA
Basa
purin dan pirimidin
Adenin guanin timin sitosin
Yang tersusun atas as.amino
30
Ikatan asam amino
membentuk protein
BIOSINTESIS PROTEIN
• Terjadi dalam 5 tahap ;
–Aktivasi asam amino
–Inisiasi rantai polipeptida
–Pemanjangan rantai
polipeptida
–Terminasi dan pembebasan
rantai polipeptida
–Pelipatan dan pengolahan
32
Katabolisme PROTEIN
 T4 ribosom, melaui tahap siklus krebs
di mitokondria
 Deaminasi: proses pembuangan gugus
amino dari asam amino as.glutamat
 Transaminasi: proses perubahan asam
amino menjadi asam keto
 Inisiasi
 Terminasi
 Deaminasi maupun transaminasi
merupakan proses perubahan protein
→ zat yang dapat masuk kedalam siklus
Krebs
TUJUA PENCERNAAN DAN PENYERAPAN
N

HIDROLISA
PROTEIN AS. AMINO agar DAPAT
DISERAP

TERJADI DI : LAMBUNG, USUS 12 JARI &


JEJUNUM
PROTEIN

Polipeptide Pepsin Peptides

Peptides Protease Amino acids


Sumber protein
Protei hewani(hewan) Protein
• Susu nabati(tumbuhan)
• Telur • Bijian-bijian yang
• Keju masih berkulit ari
• Daging
• Ercis
• Ikan
• Ikan Teri • Kentang
• Kerang • Kacang tanah
• Kedelai dan olahannya

35
Defisiensi protein
kelainan akibat kekurangan
protein
Hunger oedema atau busung lapar
Marasmus pda bayi usia 12 bln
Kwasiorkhor pda anak2
Kerontokan rambut (Rambut terdiri dari 97-
100% dari Protein -Keratin)
• hipotonus
• gangguan pertumbuhan 36
Marasmus
Manifestasi klinis:
 Pertumbuhan terhambat.
 Lemak di bawah kulit berkurang.
 Otot – otot berkurang dan melemah.
 Berat badan lebih banyak terpengaruh
dari pada ukuran kerangka, seperti :
panjang, lingkar kepala dan lingkar dada.
 Muka seperti orang tua (Oldman’s Face).
 Sering terjadi pda bayi usia 12 bln
37
KWASIORKOR
 Rambut halus, jarang, dan pirang kemerahan
kusam.
 Kulit tampak kering (Xerosis) dan memberi kesan
kasar dengan garis-garis permukaan yang jelas.
 Hyperpigmentasi dan kulit dapat mengelupas dan
licin berwarna putih mengkilap.
 Perut anak membuncit karena pembesaran hati.
 Pada pemeriksaan mikroskopik terdapat
perlemkan sel – sel hati.
 Sering terjadi pada anak usia 6 bln- 3 tahun

38
Kelainan Akibat kelebihan
protein
• Oedema hati(obstruksi)
• Kerusakan ginjal
• defisiensi Kalsium dan Osteoporosis
• Menyebabkan kekurangan Energi
• penyebab ADHD pada anak-anak.
• asidosis, dehidrasi, diare, kenaikan
amoniak darah, kenaikan ureum darah,
dan demam.
• Obesitas
39
defisiensi Kalsium dan
Osteoporosis

40
Oedema hati(obstruksi)

Manifestasi klinis
Kaki bengkak, bila ditekan akan
mengempis
Perut bengkak
dll

41
Kerusakan ginjal

42
dehidrasi,diare,dan demam.

43
Defisiensi protein(-)

44
THE-END