Anda di halaman 1dari 25

INTERNATIONAL ACCOUNTING

1. DIMAS RINALDI SIREGAR NIM. 180522151

2. SALSABILA FAKHIRA NIM. 190522010

GROUP 3. ADI WAHYUMAN MARPAUNG NIM. 190522020

10 4. DEFFRY APRIALDY NIM. 190522030

5. CLARA SARAH SITANGGANG NIM. 190522040

6. PURNAMA DESY CHRISTIN NIM. 190522050


APA YANG AKAN KITA PELAJARI ?
Memahami perbedaan pendekatan yang digunakan dalam pelaporan dan
01 akuntansi keuangan

Memahami berbagai model klasifikasi akuntansi telah diusulkan: Anglo-


02 American dan model continental yang paling dikenal

03 Peran Uni Eropa (UE) terhadap konvergensi

Memahami kemunculan IFRS sebagai hal yang utama penetapan standar


04 akuntansi

Memahami aturan dasar dan prinsip dasar penetapan standar yang adil
05 dan benar
PERKEMBANGAN Perdagangan dan investasi internasional telah mengalami
pertumbuhan selama seperempat abad terakhir. Hal tersebut
AKUNTANSI
dibuktikan dengan adanya perusahaan anak yang berada di
INTERNASIONAL
negara lain, kemudian terpisah dari induk perusahaannya.
SAAT INI Misalnya perusahaan Amerika yang memiliki anak perusahaan
di Norwegia. Perusahaan tersebut dinamakan multinasional
company

Contohnya yaitu sekuritas Daimler Benz yang melakukan


merger dengan Chrysler, membentuk perusahaan
multinasional.
Fenomena tersebut meningkatkan transaksi bisnis global yang
telah diuji sistem pelaporan keuangannya, dan memberikan
tantangan baru untuk menerjemahkan aktivitas ekonomi
kedalam laporan keuangan yang dapat dipahami
SEKILAS MENGENAL Awalnya, akuntansi dimulai dengan sistem pembukuan

SEJARAH AKUNTANSI berpasangan (double entry bookkeeping) di Italia pada abad ke 14


dan 15. Sistem pembukuan berpasangan (double entry
INTERNASIONAL
bookkeeping), dianggap awal penciptaan akuntansi. Akuntansi
modern dimulai sejak double entry accounting ditemukan dan
digunakan didalam kegiatan bisnis yaitu sistem pencatatan
berganda (double entry bookkeeping) yang diperkenalkan oleh
Lucas Pacioli (tahun 1447). Lucas Pacioli lahir di Italia tahun 1447,
dia bukan akuntan tetapi pendeta yang ahli matematika, dan
pengajar pada beberapa universitas terkemuka di Italia. Pacioli-lah
orang yang pertama sekali mempublikasikan prinsip-prinsip dasar
double accounting system dalam bukunya berjudul “Summa the
arithmetica geometria proportioni et proportionalita” di tahun
1494.
PERKEMBANGAN AKUNTANSI DI INDONESIA

Keterangan Akuntansi Nasional Akuntansi Internasional

Sistem hukum Berdasarkan negara-negara Berdasarkan negara-negara


yang menganut hukum yang menganut hukum Code
common Low (Hukum Anglo- law
Saxon)
Bahasa Akuntansi nasional umumnya Menggunakan bahasa
menggunakan bahasa nasional internasional yaitu bahasa
ngeara itu sendiri inggris yang sesuai dengan
standar internasional

Pengguna laporan Hanya masyarakat pada Pengguna kepentingan di


negara yang bersangkutan seluruh dunia

Prinsip akuntansi Cenderung menggunakan Menggunakan prisip akuntansi


prisip akuntansi GAAP IFRS
PERKEMBANGAN AKUNTANSI DI INDONESIA

Keterangan Akuntansi Nasional Akuntansi Internasional

Batas Negara Dalam akuntansi nasional, Sedangkan pada akuntansi


batas Negara tidak terlalu internasional batas Negara
diperhatikan, karena menjadi hal yang sangat
perusahaan lebih banyak diperhatikan, karena jika
melakukan penjualan di terjadi pelanggaran akan
wilayah negaranya menimbulkan masalah bagi
perusahaan
Pelaporan untuk pihak lain di Tidak perlu diadakannya Perlu diadakannya pelaporan
negara yang berbeda pelaporan untuk pihak lain di untuk pihak lain di Negara
Negara berbeda berbeda, karena berkaitan
dengan MNC (multi national
corporation)
SISTEM AKUNTANSI INTERNASIONAL

Sistem akuntansi di  Sistem politik berdampak pada sistem akuntansi


seluruh dunia  Karakteristik budaya juga mempengaruhi sifat sistem akuntansi
menggunakan sistem
yang cukup berbeda  Organisasi penelitian menyelidiki, menelusuri, dan
karena beberapa mengklasifikasikan sistem akuntansi internasional berbeda  Ada
alasan yang penting pelajaran etika yang sering dilupakan, pelajaran bahwa meyediakan
poin awal dari pemahaman sejumlah isu etika seputar akuntansi
internasional lebih luas.

 Sistem akuntansi berbeda di seluruh dunia.

Keberagaman dalam praktik akuntansi menyebabkan masalah


utama untuk investor dan perusahaan.
 Keberagaman akuntasi juga menyebabkan permasalahan bagi
korporasi,
PERKEMBANGAN AKUNTANSI DI BEBERAPA NEGARA

Standar akuntansi IFRS AMERIKA Standar akuntansi GAAP (General


ITALIA (International Financial SERIKAT Accepted Accounting Principle).
Report Standart)

Pelaporan Keuangan :
Pelaporan Keuangan
1. Pelaporan Keuangan
1. Laporan Laba-Rugi 2. Laporan auditor independen
2. Neraca 3. Laporan keuangan utama (laporan
3. Laporan Arus Kas laba rugi,arus kas,laba komprehensif,
4. Laporan Kebijakan ekuitas pemegang saham)
Akuntansi 4. Diskusi manajemen dan analisis atas
5. Laporan Aktiva Bersih hasil operasi dan kondisi keuangan
selama 3 tahun 6. Pengungkapan atas kebijakan
akuntansi dengan pengaruh paling
penting terhadap laporan keuangan
Catatan atas laporan keuangan
7. Perbandingan data keuangan
tertentu selama lima atau sepuluh
tahun
8. Data kuartal terpilih
PERKEMBANGAN AKUNTANSI DI BEBERAPA NEGARA
Standar Akuntansi harmonisasi US GAAP
Standar Akuntansi satu satunya (General Accepted Accounting Principle).
adalah AAOIFI (Accounting and dan IFRS (International Financial Report
SAUDI ARABIA Auditing Organizations for Islamic INDONESIA Standart)
Financial Institutions)

Dalam QS.Al-Baqarah 282 Pelaporan Keuangan:


tersirat tiga prinsip umum 1. Neraca
akuntansi 2. Laporan laba rugi
syariah, yaitu : 3. Laporan perubahan ekuitas
1. Nilai 4. Laporan perubahan posisi
pertanggungjawaban keuangan yang dapat disajikan
atau Accountabilitas berupa laporan arus kas atau
2. Nilai Keadilan
laporan arus dana
3. Nilai Kebenaran
5. Catatan atas laporan keuangan
PERBEDAAN
AKUNTANSI Terdapat dua model utama laporan keuangan
NASIONAL
1
Model Anglo-Amerika

2
Model Kontinental
1 Model Anglo-Amerika
AMERIKA SERIKAT
lebih memfokuskan penyajian laporan keuangan yang
representational faithfulness demi kepentingan pengambilan
INGGRIS keputusan oleh para investor dan kreditor. Mengesampingkan
kepentingan legitimasi/ pemerintah untuk kepentingan pajak.
• Perhimpunan akuntansi paling lama muncul di UK
pada pertengahan abad 19 di Scottish
• Dimulai tahun 1844 hingga 1989 akuntansi di inggris
telah ditemukan pada perusahaan-perusahaan KANADA
• Sebelum 1981, kebanyakan tindakan perusahaan Pada awalnya, Kanada lebih condong pada standar akuntansi di
berkaitan dengan pengungkapan dan beberapa England. Namun seiring perkembangannya, Kanada terpengaruh
arahan EU ditanggungkan dengan US standards.

Terdapat enam organisasi utama dalam profesi akuntansi


di UK: AUSTRALIA
1. Institute of Chartered Accountants in England and
Wales Australia mengandalkan British Companies Act, berbagai Negara
2. Institute of Chartered Accountants of Scotland bagian Australia juga memiliki Companies Act tersendiri yang
3. Institute of Charetered Accountants in Ireland menekankan pentingnya disclosure ( Penyingkapan ) , peraturan
4. Association of Certified Accountants pengukuran tidak selalu terjadi kesepakatan antara Negara
5. Institute of Cost and Management Accountants bagian yang satu dengan yang lainnya. Representational
6. Chartered Institute of Public Finance and kepercayaan pada awalnya dikedepankan tapi akhirnya mereka
Accountancy cenderung mengutamakan kepentingan legalistic.
1 Model Anglo-Amerika
NEGARA-NEGARA LAIN

ASEAN
• Dua negara yang menarik yaitu Netherland dan New Zealand.
• Netherland adalah negara continental yang akuntansinya
Grup Negara berkembang yang terdiri dari
sebagian besar dari cetakan Anglo American.
Malaysia, Indonesia, Singapore, Thailand, Filipina,
• Profesi akuntansi New Zealand disebut NZSA. Yang telah
Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan
menerbitkan pernyataan praktik akuntansi sejak 1951,
Vietnam. Secara umum, Negara ASEAN lebih
kelompok baru, peneliti telah dibentuk tahun 1961 yang
focus pada disclosure ( pengungkapan ). Negara-
menerbitkan pernyataan praktik akuntansi.
Negara ini mengadopsi standard baik dari Anglo-
• Pada tahun 1991, tiga organisasi yaitu NZSA, bursa efek
American Model, United Kingdom, dan IASB.
New Zealand dan Komisi sekuritas merekomendasikan
penetapan badan standar akuntansi yang hampi sama
denga kegiatan FASB.
2 Model Kontinental JEPAN
G
Ekonomi Jepang yang oligopolistic, menyebabkan praktik akuntansi
Kontinental model diikuti oleh beberapa negara didominasi oleh peran pemerintah. Pada abad 19, Jepang mulai
diantaranya Perancis dan Jerman, dan Jepang mengadopsi model dari Perancis dan Jerman.Neraca lebih
diutamakan daripada laporan laba rugi sebagai proteksi atas
PERANCIS kreditur. Tahun 1990an kegagalan perusahaan menyebabkan
perubahan arah sehingga Jepang lebih menekankan pada informasi
Praktik akuntansi di Perancis diseragamkan dan investor dengan transparansi laporan laba rugi.
cenderung bertujuan untuk memenuhi
kepentingan perpajakan

JERMAN
Di Jerman, sumber permodalan yang utama adalah bank. Tidak
terdapat Standard setting akuntansi keuangan dan GAAP US dan
UK. Kegiatan profesi akuntansi berperan sebagai fungsi audit.
Jerman mulai mengadopsi pendekatan Anglo- Saxon pada tahun
1965 dalam hal disclosure atas banyaknya tuntutan konsolidasi bagi
perusahaan – perusahaan besar
GAMBARAN UMUM PROFIL Masalah yang berasal dari Perbedaan
NASIONAL Akuntansi Nasional
• Beberapa peneliti melihat bahwa budaya menjadi salah satu
Faktor kunci perbedaan antara modal didasarkan
perbedaan dalam akuntansi
pada pasar keuangan dimana investasi jangka
• Fokus pada dimensi ekonomi, politik, profesi dari perbedaan
panjang didominasi oleh pihak investor di pasar
akuntansi yang memberikan dampak langsung kepada profesi
modal dan pasar keuangan berdasarkan kredit
akuntansi itu sendiri
untuk pendanaan jangka panjang disediakan oleh
• Banyak bursa efek di dunia “going internasional” dengan
pemerintah atau institusi keuangan
mendaftarkan sahamnya untuk diperdagangkan
• Perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam bursa efek di
Amerika Serikat, harus menggunakan standar GAAP untuk
laporan keuangannya.
HARMONISASI INTERNASIONAL Pro dan Kontra Terhadap Harmonisasi Internasional
STANDAR AKUNTANSI Standar Akuntansi :
Keuntungan Harmonisasi Internasional :
 Perkembangan bisnis yang semakin maju 1. Pasar modal menjadi global dan modal investasi dapat bergerak di
seluruh dunia tanpa hambatan. Standar pelaporan keuangan berkualitas
menginginkan adanya tinggi yang digunakan secara konsisten di seluruh dunia akan
harmonisasi/konvergensi standar akuntansi memperbaiki efisiensi alokasi modal.
antar negara 2. Investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik; portofolio
 Harmonisasi yang mengarah pada akan lebih beragam dan risiko keuangan berkurang.
3. Perusahaan-perusahaan dapat memperbaiki proses pengambilan
koordinasi dan kesamaan standar dan
keputusan strategi dalam bidang merger dan akuisisi.
metode akuntansi, serta pelaporan 4. Gagasan terbaik yang timbul dari aktivitas pembuatan standard
keuangan disebarkan dalam mengembangkan standar global yang berkualitas
 Harmonisasi dibagi menjadi dua yaitu tertinggi.
1. Harmonisasi material
harmonisasi praktik akuntansi dari Kritik atas Standar Internasional :
Beberapa pihak mengatakn bahwa penentusn standar akuntansi
perusahaan-perusahaan internasional merupakan solusi yang terlalu sederhana atas masalah yang
rumit. Lebih jauh lagi, ditakutkan bahwa adopsi standar internasional akan
2. Harmonisasi formal menimbulkan “standar yang berlebihan”. Perusahaan harus merespon
proses harmonisasi kebijakan dan terhadap susunan tekanan nasional, politik, social, dan ekonomi yang
peraturan akuntansi antar negara semakin meningat dan semakin dibuat untuk memenuhi ketentuan
internasional tambahan yang rumit dan berbiaya besar.
UNI EROPA DEWAN STANDAR AKUNTANSI
 EU (1967) merupakan usaha mengintegrasikan INTERNASIONAL
ekonomi dan politik negara-negara eropa
 IASB (dulu IASC) dibentuk oleh beberapa organisasi profesi.
 Dua European Directive yang penting bagi
 Standar yang dikeluarkan disebut IFRS
akuntansi :
Fourth Directive (1978):  Secara sempit IFRS mengacu pada penerbitan standar baru
1. Format Standar Pelaporan Keuangan
dari IASB terpisah dari IAS
2. Basis Laporan keuangan (consistency,
going concern, prudence, accrual  Secara luas IFRS seluruh pernyataan IASB
accounting)
 American Stock Exchange mulai menerima IASB sebagai
3. True and fair view
4. Current value report standar pelaporan keuangan
Seventh Directive (1983): Konsolidasi
perusahaan
 Adanya keinginan dari EU untuk
mendapatkan akses ke pasar modal
utama (NYSE)
UNI EROPA DEWAN STANDAR AKUNTANSI
 EU (1967) merupakan usaha mengintegrasikan INTERNASIONAL
ekonomi dan politik negara-negara eropa
 IASB (dulu IASC) dibentuk oleh beberapa organisasi profesi.
 Dua European Directive yang penting bagi  Standar yang dikeluarkan disebut IFRS
akuntansi :  Secara sempit IFRS mengacu pada penerbitan standar baru
Fourth Directive (1978): dari IASB terpisah dari IAS
1. Format Standar Pelaporan Keuangan  Secara luas IFRS seluruh pernyataan IASB
2. Basis Laporan keuangan (consistency,  American Stock Exchange mulai menerima IASB sebagai
going concern, prudence, accrual standar pelaporan keuangan
accounting)
3. True and fair view Konvergensi
4. Current value report
Seventh Directive (1983): Konsolidasi • IASB dan FASB bekerja sama untuk harmonisasi
perusahaan standar akuntansi (Norwalk Agreement 2002)
 Adanya keinginan dari EU untuk • Tujuannya adalah membuat IFRS lebih berkualitas
mendapatkan akses ke pasar modal sehingga banyak dipakai perusahaan
utama (NYSE)
• Konvergensi IASB-FASB merupakan langkah
utama untuk harmonisasi standar akuntansi
STANDAR BERBASIS PRINSIP VS STANDAR BERBASIS ATURAN

Principle Based Rule Based


 Standar disusun atas priinsip  Standar disusun lebih detail
yang ada dalam rerangka (Eg. Lease, Kapitalisasi
konseptual investasi)
 Bergantung pada judgment
manajemen dan auditor  Kelebihan :
 Kelebihan : memberikan o Daya banding
pedoman yg dpt diterapkan o Dapat diverifikasi
pada berbagai kondisi dan o Aturan jelas dan detail
konsisten secara internal
 Contoh : IASB  Contoh : FASB
ORIENTASI KE STANDAR BERBASIS PRINSIP VS STANDAR
BERBASIS ATURAN

Schipper percaya bahwa pendekatan berbasis prinsip membutuhkan panduan implementasi yang
luas untuk memungkinkannya bekerja dengan baik. Ini, tentu saja, mengakibatkan erosi perbedaan
antara pendekatan berbasis aturan dan pendekatan berbasis prinsip. Dia juga mencatat pentingnya
memiliki lembaga penegakan yang kuat seperti SEC, yang tidak hadir di sebagian besar yurisdiksi
lain.

Untuk mewujudkan konvergensi, tidak hanya harus ada pendekatan terpadu dengan standar
berbasis aturan atau berbasis prinsip, tetapi IASB membutuhkan kerangka kerja konseptual yang
bekerja bersama-sama dengan kerangka kerja konseptual FASB, subjek yang akan kita periksa
selanjutnya.
KERANGKA KONSEPTUAL NILAI WAJAR
 Rerangka konseptual FASB dan IASB • Implikasi dari priinciple based (karakteristik
pada dasarnya sama. IASB) penggunaan fair value bukan historical
cost
 Perbedaan rerangka konseptual adalah
jika perusahaan menggunakan IFRS • Dua permasalahan timbul :
harus mempertimbangkan IASB’s o Pengukuran
Framework sedangkan U.S. GAAP o Akuntansi untuk perubahan nilai wajar
tidak.
• International Valuation Standard Committee
 Sejak harmonisasi FASB dan IASB (IVSC)
mengintegrasikan kerangka konseptual
-nya untuk perbaikan kualitas • IASB mengikuti FASB dalam penggunaan fair
value (SFAS no. 157
PENGUKURAN AKUNTANSI & NILAI WAJAR
IASB mengeluarkan PSAK No. 157 FASB,  Sulit memahami perubahan fair value dalam
Pengukuran Nilai Wajar, pada tahun 2006 sistem pelaporan keuangan
sebagai makalah diskusi dan mengundang  Adanya dorongan dari IAS untuk menggunakan
komentar sebelum menulis draf paparan fair value terutama industri jasa keuangan (IAS
standar sendiri. IFRS No. 1, Pengukuran 39)
Nilai Wajar, diterbitkan pada tahun 2011  Terjadi kekacauan akibat adopsi parsial IAS 39,
menggunakan harga keluar dan sehingga diperbaiki menunggu konvergensi
pengukuran berbasis pasar untuk IFRS
menetapkan nilai wajar.
FEDERASI AKUNTANSI PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA
INTERNASIONAL
 UN Tertarik pada operasi perusahaan
 IFAC dibentuk 1977 dengan tujuan multinasional dan tertarik dengan IFRS
melindungi kepentingan publik dengan
mendorong praktik-praktik berkualitas  UN membuat kurikulum dan menentukan
tinggi di dunia
kualifikasi untuk akuntan profesional
 175 anggota dari 130 negara (termasuk  Tidak ada kesepakatan antara UN, IFAC
IAI)
mengenai kewenangan kualifikasi profesi
 Produk IFAC:
o Standar internasional auditing dan
akuntan
jasa assurance
o Etika
o Pendidikan dan Akuntansi sektor
publik
o Pedoman akuntan dalam bisnis
ORGANISASI UNTUK  OECD fokus pada masalah fiskal dan
KERJASAMA DAN ekonomi
PENGEMBANGAN EKONOMI
 Terdiri dari 24 member utamanya dari industri
besar

 OECD tertarik dengan praktik akuntansi dan


sering mempromosikan konvergensi IFRS

 Salah satu kegiatan dari OECD adalah


melindungi perusahaan-perusahaan
multinasional dari proposal regulasi ekstrem
yang mencoba diadopsi oleh The UN
THANK YOU!