Anda di halaman 1dari 2

Jika orang berkepribadian sehat dapat bekerja, mencintai, dan berpikir produktif,

maka yang akan mengalami gangguan kepribadian ditandai oleh 3 bagian masalah , khususnya
kegagalan untuk menghasilkan cinta dan kasih sayang. Fromm (1981) mengatakan bahwa orang-
orang yang kepribadiannya terganggu secara psikologis tidak sanggup mencintai dan gagal
membangun kemenyatuan dengan orang lain .
Fromm menemukan 3 gangguan kepribadian yang berat , yakni :
 Nekrofilia (Necrophilia)
Istilah nekrofilia berarti mencintai yang mati dan biasanya mengacu pada penyimpangan seksual
dengan mayat. Fromm (1964,1973) mengatakan nekrofilia merujuk pada ketertarikan terhadap
apapun hal-hal yang bersifat kematian. Kepribadian nekrofilia membenci kemanusiaan; mereka
biasanya rasis, suka berselisih, mencintai pertumpahan darah, destruksi, teror dan siksaan .
Mereka pendukung kuat hukum dan keteraturan. Sangat suka membicarakan penyakit, kematian
dan pemakaman; memperoleh kepuasan dari hal yang jorok, busuk, mayat dan feses.
 Narsisme Sadistik (Malignant Narcissism)
Semua orang bisa memiliki perilaku narsisme akan tetapi manusia yang sehat memanifestasikan
narsisme yang lebih lembut yaitu dengan ketertarikan terhadap tubuh sendiri. Namun dalam
bentuk yang sadis, narsisme menghalangi persepsi mengenai realitas sehingga segala sesuatu
yang melekat pada pribadi narsistik dinilai sangat tinggi, dan segala sesuatu yang melekat pada
orang lain dinilai sangat rendah. Pribadi narsistik mencapai rasa aman dengan memegang erat
lkeyakinan yang terdistorsi bahwa kualitas personal mereka yang luar biasa sudah memberi
mereka superioritas siatas siapapun. Rasa keberhargaan mereka bergantung pada gambar diri
mereka ysng narsistik bukannya kepada pencapaian-pencapaian mereka yang sebenarnya.
 Simbiosis Insestik (Incestuous Symbiosisant )
Adalah ketergabtungan ekstren kepada ibu atau bayangan ibu. Simbiosis insestik adalah bentuk
yang berlebihan dari fiksasi ibu yang lebih umum dan halus sifatnya manusia yang hidup dalam
hubungan simbiotik insestik merasa kecemasan dan ketakutan yang ekstrem jika sampai
hubungan itu terancam. Mereka tidak dapat hidup tanpa ibu/pengganti ibu.morientasi insestik
mendistorsi penalaran kekuasaan, menghancurkan kapasitas bagi cinta autentik, dan mencegah
manusia dari mencapai indepedensi dan integritas .
 Protoaksis (pengalaman-pengalaman tak terbedakan
yang total dan bersifat personal)
 Parataksis (pengalaman-pengalaman pralogis yamg
dikonsumsikan kepada orang lain hanya dalam bentuk
yang terdistorsi)
 Sintaksis (pengalaman-pengalaman konsensual yang
valid, dapat dikonsumsikan secara akjurat kepada
orang lain)