Anda di halaman 1dari 6

LANGKAH-LANGKAH

PENGUKURAN VALUE FOR MONEY


1. Pengukuran Ekonomi

Pengukuran ekonomi hanya mempertimbangkan masukan yang dipergunakan. Ekonomi


merupakan ukuran yang relatif.

2. Pengukuran Efisiensi

Efisiensi diukur dengan membandingkan rasio antara output dengan input. Rasio efisiensi
dinyatakan dalam bentuk yang relatif.

Cara yang dilakukan dalam memperbaiki efisiensi yaitu :

1. Meningkatkan output pada tingkat input yang sama

2. Meningkatkan output dalam proporsi yang lebih besar daripada proporsi peningkatan input

3. Menurunkan input pada tingkat output yang sama

4. Menurunkan input dalam proporsi yang lebih besar daripada proporsi penurunan output
Terdapat dua jenis efisiensi :

1. Efisiensi alokasi : Kemampuan mendayagunakan sumber daya input pada kapasitas optimal

2. Efisiensi teknis/manajerial : Kemampuan mendayagunakan sumber daya input pada output


tertentu

3. Pengukuran Efektivitas

Efektivitas adalah ukuran berhasil tidaknya suatu organisasi mencapai tujuannya.

4. Pengukuran Outcome

Outcome adalah dampak suatu program/kegiatan terhadap masyarakat. Pengukuran outcome


mempunyai dua peran, yaitu :

1. Peran retrospektif : penilaian kinerja masa lalu

2. Peran prospektif : perencanaan kinerja di masa yang akan datang


Terdapat dua jenis efisiensi :

1. Efisiensi alokasi : Kemampuan mendayagunakan sumber daya input pada kapasitas optimal

2. Efisiensi teknis/manajerial : Kemampuan mendayagunakan sumber daya input pada output


tertentu

3. Pengukuran Efektivitas

Efektivitas adalah ukuran berhasil tidaknya suatu organisasi mencapai tujuannya.

4. Pengukuran Outcome

Outcome adalah dampak suatu program/kegiatan terhadap masyarakat. Pengukuran outcome


digunakan untuk mengarahkan keputusan alokasi sumber daya publik. Pengukuran outcome
mempunyai dua peran, yaitu :

1. Peran retrospektif : penilaian kinerja masa lalu

2. Peran prospektif : perencanaan kinerja di masa yang akan datang


5. Estimasi Indikator Kinerja

Estimasi dapat dilakukan dengan menggunakan :

1. Kinerja tahun lalu : Dasar mengestimasi indikator kinerja

2. Expert Judgment : Menggunakan pengetahuan dan pengalaman dalam estimasi indikator kerja.

3. Trend : Adanya pengaruh waktu dalam pencapaian kinerja unit kerja

Y = a + bt

4. Regresi

Y = a + b1X1 + b2X2 + e
6. Pertimbangan dalam Membuat Indikator Kinerja

Langkah pertama dalam membuat indikator kinerja adalah memahami operasi dengan
menganalisis kegiatan yang dilaksanakan. Hasil kebijakan dalam pembuatan indikator kerja yaitu keluaran
(output), akibat (tujuan fungsional), dan dampak (outcome) serta distribusi manfaat.

Apabila ukuran numerik outcome dan ukuran efektivitas yang dapat dikuantifikasikan tidak dapat
ditentukan, maka perlu dikembangkan ukuran kinerja antara.

Anda mungkin juga menyukai