Anda di halaman 1dari 14

TUHAN DALAM PERSPEKTIF

MONOTHEISME TAUHID
By Kelompok 1
OUR
TEAM
Dea Dwi Abuzar Al- Raditya
Ilham Yamani Lestari Ghifari Baskara
Team Member Team Member Team Member Team Member

2
MONOTHEISME
Berasal dari 2 kata yaitu
‘mono’ dan ‘theism’

Sebuah paham bahwa Tuhan itu


hanya ada satu, sebagai
pencipta, dan pembuat aturan
tertinggi di alam semesta.

3
JENIS-JENIS

TEISME
Satu tuhan dengan
kepribadian yang khas, MONOTHEISME
dan bukan satu kekuatan
ilahi saja.

DEISM Meyakini bahwa tuhan itu


ada, namun menolak

E
gagasan bahwa tuhan itu
ikut campur di dalam

PANTEISM dunia.
Berpendapat bahwa alam
sendiri itulah Tuhan.

E Berpendapat bahwa alam

PANENTEISME adalah bagian dari Tuhan,


tapi Tuhan tidak identik
4
dengan alam
TAUHID
Tauhid adalah mengesakan Allah. Ajaran
tauhid artinya adalah ajaran tentang
sebuah konsep aqidah dalam islam yang
menyatakan keesaan Allah S.W.T.
(konsep keesaan tuhan dalam islam)

o Tauhid adalah inti dari ajaran


agama islam, seseorang belum
disebut islam apabila ia tidak
mentauhidkan Allah
o Yakin, berarti meyakini keesaan
5
Allah lewat apa yang disampaikan
oleh Rasulullah S.A.W
TUHAN DALAM ISLAM
“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang menciptakan
langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia
bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan.
Tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali
sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah,
Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka, apakah kamu
tidak mengambil pelajaran?”

(Q.S. Yunus ayat 3)


6
Bagaimanakah Tuhan dalam perspekt
monotheisme tauhid? (Allah S.W.T.)
(Q.S. Al-Ikhlas 1-4)

“Katakanlah. “Dialah “Allah adalah Tuhan yang “Dia tiada beranak dan “Dan tidak ada seorangpun
Allah Yang Maha Esa,” bergantung kepada-Nya segala tiada pula diperanakkan” yang setara dengan Dia
sesuatu.” (Allah)”

7
TAFSIR SURAH AL-IKHLAS AYAT
1
Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata,
“Yakni: Dia Yang pertama dan Esa, tidak
ada tandingan dan pembantu, tidak ada
yang setara dan tidak ada yang
menyerupai-Nya, dan tidak ada yang
sebanding (dengan-Nya). Kata ini tidak
digunakan untuk menetapkan pada
siapapun selain pada Allâh Subhanahu wa
Ta’ala , karena Dia Maha Sempurna dalam
seluruh sifat-sifat-Nya dan perbuatan-
8
perbuatan-Nya”. [Tafsir Ibnu Katsir]
TAFSIR SURAH AL-IKHLAS AYAT 2
Imam Thabarani rahimahullah berkata, “ Semua
makna ini benar, dan ini semua merupakan
sifat Penguasa kita ‘Azza wa Jalla. Dia adalah
tempat menghadap di dalam memenuhi
semua kebutuhan, Dia adalah yang kekuasaan-
Nya sempurna, Dia adalah ash-Shamad, yang
tidak berongga, dia tidak makan dan tidak
minum,  Dia adalah Yang Maha Kekal setelah
makhlukNya (binasa) “.
9
TAFSIR SURAH AL-IKHLAS AYAT 3
Syaikh Musa’id ath-
Thayyâr  hafizhahullah  berkata, “Yaitu: (Allah) ini
Yang berhak diibadahi, Dia tidak dilahirkan
sehingga akan binasa. Dia juga bukan suatu
yang baru yang didahului oleh tidak ada lalu
menjadi ada. Bahkan Dia adalah  al-Awwal  yang
tidak ada sesuatupun sebelum-Nya, dan  al-
Âkhir  yang tidak ada sesuatupun setelah-Nya.”
[Tafsir Juz ‘Amma, 1/77, Syaikh Musa’id ath-
Thayyaar]
10
TAFSIR SURAH AL-IKHLAS AYAT 4
Syaikh Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,
“Tidak ada seorangpun yang menyamai-Nya
dalam seluruh sifat-sifat-Nya”. [ Syarh Aqîdah
Wasitiyah , hlm. 114, penerbit. Dar Ibnu
Haitsam]
Syaikh Musa’id ath-
Thayyâr  hafizhahullah  berkata, “Dan tidak ada
tandingan yang menyamai-Nya dalam nama-
nama, sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan-
Nya.” [ Tafsir Juz ‘Amma , 1/77, Syaikh Musa’id
ath-Thayyâr]
11
SOURCE

• Hashi A. Abdurezak. 2013. Between Monotheisme and Tawhid: A Comprative Analysis. Jurnal
Pendidikan Islam. Vol 3(2): 23-29
• Munji Ahmad. 2014. Tauhid dan Etika Lingkungan: Telaah atas Pemikiran Ibn’Arabi. Jurnal Pendidikan
Islam. Vol 25(2): 515-519
• Saputro Wibowo Ichsan. 2016. Konsep Tauhid Menurut Abdul Karim Amrullah dan Implikasinya
terhadap Tujuan Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam. Vol 11(2): 260-281
• Abu Isma’il Muslim Al-Atsari .2016 . Tafsir Surah Al-ikhlas di https://almanhaj.or.id/5402-tafsir-surat-
alikhlas.html (di akses 2 April 2019)
• Madina U Sujona. 2005. Monotheisme di
https://www.academia.edu/6340365/_SAG_3053_Monoteisme(di akses 2 April 2019)

12
QUOTE

``Kecantikan yang abadi terletak


pada keelokan adab dan
ketinggian ilmu seorang bukan
karena terletak pada wajah dan
pakaiannya ``
Buya Hamka

13
THANK
YOU!

FOR YOUR
ATTENTION :
D