Anda di halaman 1dari 21

Praktikum angka kecukupan

 Suatu kecukupan rata-rata zat gizi setiap hari bagi


semua orang menurut golongan umur, jenis kelamin,
AKG ukuran tubuh, aktivitas tubuh untuk mencapai derajat
kesehatan yang optimal.
 Lihat tabel AKG pada usia dan jenis kelamin seorang
individu yang ingin dipelajari.

 Perhatikan BB-nya, jika BB individu yang ingin diketahui


kebutuhan atau kecukupan gizinya berbeda dengan BB di
tabel AKG maka lakukan koreksi BB.

 Kemudian hitung kecukupan atau kebutuhan energi dan


CARA zat gizi berdasarkan BB yang telah dikoreksi.
MENGHITUNG  Sebagai contoh, jika seorang anak laki-laki A usia 8 tahun,
BB 24 kg, maka BB standar di Tabel 1.1 AKG adalah 27 kg
AKG  Kecukupan energi dan protein anak laki-laki A usia 8 tahun
adalah 1850 Kalori, protein 49 g maka
kecukupan/kebutuhan energi untuk anak tersebut adalah
0.88 x 1850= 1628 Kalori dan

 kecukupan/kebutuhan protein adalah 0.88 x 49 g= 43,12 g.


 coba hitung kebutuhan energi dan protein sehari untuk
TUGAS Anda?
 Nutritional status (status gizi), adalah keadaan yang
diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi
dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang
diperlukan untuk metabolisme tubuh.
STATUS GIZI  Setiap individu membutuhkan asupan zat gizi yang
berbeda antarindividu, hal ini tergantung pada usia
orang tersebut, jenis kelamin, aktivitas tubuh dalam
sehari, berat badan, dan lainnya.
STATUS GIZI
BAGAIMANA
TERJADINYA
KEKURANGAN
GIZI?
 Gibson mengelompokkan menjadi lima metode, yaitu
MENGUKUR antropometri, laboratorium, klinis, survei konsumsi
pangan dan faktor ekologi (Gibson R., 2005; Brown,
STATUS GIZI 2005).
 menjadikan ukuran tubuh manusia sebagai metode
untuk menentukan status gizI
 Beberapa contoh ukuran tubuh manusia sebagai
METODE parameter antropometri yang sering digunakan untuk
ANTROPOMETRI menentukan status gizi misalnya berat badan, tinggi
badan, ukuran lingkar kepala, ukuran lingkar dada,
ukuran lingkar lengan atas, dan lainnya.
 Berat badan menggambarkan jumlah protein, lemak,
air, dan mineral yang terdapat di dalam tubuh.
 perubahan berat badan mudah terlihat dalam waktu
singkat dan menggambarkan status gizi saat ini.
Pengukuran berat badan mudah dilakukan dan alat
ukur untuk menimbang berat badan mudah diperoleh

 Beberapa jenis alat timbang yang biasa digunakan


untuk mengukur berat badan adalah dacin untuk
menimbang berat badan balita, timbangan detecto,
bathroom scale (timbangan kamar mandi), timbangan
injak digital, dan timbangan berat badan lainnya.
 Anak berumur 0–2 tahun diukur dengan ukuran
panjang badan  berbaring
 Anak berumur lebih dari 2 tahun dengan menggunakan
TINGGI BADAN microtoise berdiri
PANJANG 
BADAN
 Pengukuran lingkar kepala merupakan predikator
terbaik dalam melihat perkembangan syaraf anak dan
pertumbuhan global otak dan struktur internal.
 Menurut rujukan CDC 2000, bayi laki-laki yang baru
lahir ukuran ideal lingkar kepalanya adalah 36 cm, dan
pada usia 3 bulan menjadi 41 cm.
LINGKAR
 Bayi perempuan ukuran ideal lingkar kepalanya adalah
KEPALA 35 cm, dan akan bertambah menjadi 40 cm pada usia 3
bulan.
 Pada usia 4-6 bulan akan bertambah 1 cm per bulan,
dan pada usia 6-12 bulan pertambahan 0,5 cm per
bulan
 Cara mengukur lingkar kepala dilakukan dengan
melingkarkan pita pengukur melalui bagian paling
menonjol di bagian kepala belakang (protuberantia
occipitalis) dan dahi (glabella).
LINGKAR  Saat pengukuran sisi pita yang menunjukkan sentimeter
KEPALA berada di sisi dalam agar tidak meningkatkan
kemungkinan subjektivitas pengukur. K

 Kemudian cocokkan terhadap standar pertumbuhan


lingkar kepala
Cara mengukur
LILA
 INDEKS MASSA TUBUH (IMT) :
 BB/ TB2 (meter)
 60 / (1,65x1,65) = 22
 IMT Normal : 18,5 – 23,5
 IMT kurang < 18,5
 IMT lebih >23,5
 Kurus  IMT < 18,5
 Normal  IMT 18,5 -23,5
 Lebih IMT > 23,5
 Obesitas IMT 27