Anda di halaman 1dari 27

PENGANTAR

ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

PRODI D-IV ANALIS KEHATAN


UHAMKA JAKARTA

HERLINA
Pengertian dan Ruang Lingkup
Ilmu Kesehatan Masyarakat.
PENDAHULUAN

• Contoh, anak sehat,


SEHAT ibu sehat

• Contoh, Kesehatan
KESEHATAN anak, kesehatan
ibu, dll
UNDANG – UNDANG KESEHATAN NO.
36 TAHUN 2009

Keadaan sempurna baik fisik, mental


dan sosial dan tidak hanya bebas dari
penyakit dan cacat serta produktif
secara ekonomi dan sosial
UPAYA KESEHATAN

PEMELIHARAAN PENINGKATAN

KURATIF PREVENTIF

REHABILITATIF PROMOTIF
KEDOKTERAN VS KESMAS

KURATIF PREVENTIF

REHABILITATIF PROMOTIF

SAKIT
SEHAT
KEDOKTERAN VS KESMAS
KEDOKTERAN KESMAS

OBYEK INDIVIDU MASYARAKAT

PELAYANAN KURATIF, PREVENTIF,


REHABILITATIF PROMOTIF

OUTPUT INDIVIDU SEMBUH PENINGKATAN


KESEHATAN
MASYARAKAT
INDIKATOR BEBAS DARI PENURUNAN ANGKA
PENYAKIT DAN KESAKITAN,
CACAT PENURUNAN ANGKA
KEMATIAN BAYI,
WINSLOW (1920)
Kesehatan masyarakat adalah ilmu dan seni
mencegah penyakit, memperpanjang hidup dan
meningkatkan kesehatan melalui usaha-usaha
pengorganisasian masyarakat untuk :
a. Perbaikan sanitasi lingkungan
b. Pemberantasan penyakit menular
c. Pendidikan untuk kebersihan perorangan
d. Pengorganisasian pelayanan-pelayanan medis dan
perawatan untuk diagnosis dini serta pengobatan
e. Pengembangan rekayasa sosial untuk menjamin
setiap orang terpenuhi kebutuhan hidup yang layak
dalam memelihara kesehatannya
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KESEHATAN (INDIVIDU, KELOMPOK,
MASYARAKAT)

1. Lingkungan (environment)
2. Perilaku (behavior)
3. Pelayanan Kesehatan (health service)
4. Keturunan (heredity)
Definisi / Batasan KesMas
1. Batasan tertua  “Upaya2 untuk mengatasi masalah
sanitasi yang mengganggu kesehatan (KesMas =
Sanitasi)”.
2. Akhir abad ke-18  “kegiatan kesmas adalah
pencegahan penyakit yg terjadi di masyarakat
melalui perbaikan sanitasi lingkungan & pencegahan
penyakit melalui imunisasi (ditemukannya bakteri2
penyebab penyakit)”.
3. Awal abad 19  “Suatu upaya integrasi antara ilmu
sanitasi dg ilmu kedokteran”
4. Diartikan bahwa sebagai aplikasi dan kegiatan terpadu antara
sanitasi & pengobatan (kedokteran) dlm mencegah penyakit yg
melanda penduduk/masyarakat.

“aplikasi keterpaduan antara ilmu kedokteran, sanitasi & ilmu sosial


dlm mencegah penyakit yg terjadi di masyarakat”

5. Winslow (abad 20)  “Ilmu & seni dlm mencegah penyakit,


memperpanjang umur, & meningkatkan kesehatan melalui usaha2
pengorganisasian masyarakat untuk :
 Perbaikan sanitasi lingk
 Pemberantasan penyakit2 menular
 Pendidikan u/ kebersihan perorangan
 Pengorganisasian pelayanan2 medis & perawatan u/
diagnosis dini & pengobatan
 Pengembangan rekayasa sosial u/ menjamin tiap orang
terpenuhi kebutuhan hidup & memelihara kes
• Jadi….Kesehatan Masyarakat adalah :
“Kombinasi antara teori (ilmu) & praktik (seni) yg bertujuan
untuk mencegah penyakit, memperpanjang usia hidup &
meningkatkan kesehatan penduduk/masy” +
Pengorganisasian Masyarakat (menghimpun &
mengembangkan potensi masyarakat dlm usaha : preventif,
kuratif, promotif & rehabilitatif”
Ruang Lingkup Kesehatan
Masyarakat

• Pada awalnya  2 disiplin keilmuan, yaitu ilmu


biomedis & ilmu2 sosial.
• Perkembangan  mencakup : ilmu biologi,
ilmu kedokteran, ilmu kimia, fisika, ilmu
lingkungan, sosiologi, antropologi, psikologi,
ilmu pendidikan dsb. (ilmu yg multidisplin)
• Secara garis besar, pilar utama IKM :
1. Epidemiologi
2. Biostatistik/statistik kesehatan
3. Kesehatan lingkungan
4. Pendidikan kesehatan & ilmu perilaku
5. Administrasi kesehatan masyarakat
6. Gizi masyarakat
7. Kesehatan kerja
• Masalah kesmas “Multi Kausal”  pemecahannya dg
multidisiplin.
• Pengkategorian upaya2 Kesmas :
1. Pemberantasan penyakit
2. Perbaikan sanitasi lingkungan
3. Perbaikan lingkungan pemukiman
4. Pemberantasan vektor
5. Pendidikan/penyuluhan kesmas
6. Pelayanan KIA
7. Pembinaan gizi masyarakat
8. Pengawasan sanitasi tempat2 umum
9. Pengawasan obat & minuman
10. Pembinaan peran serta masyarakat dsb
Sejarah Kesehatan
Masyarakat
Sejarah Kesehatan Masyarakat

1. Asclepius  melakukan pendekatan setelah penyakit tsb


terjadi pada seseorang (pengobatan penyakit).
2. Higeria :
a. Pendekatan kesehatan  melalui hidup seimbang
(menghindari makanan/minuman beracun, makan
makanan bergizi, istirahat yg cukup, & olahraga).
b. Jika sudah sakit  menganjurkan upaya2 secara
alamiah u/ menyembuhkan penyakitnya (lebih baik
memperkuat tubuh dg makanan bergizi drpd
pengobatan/pembedahan).
• Dari mitos Yunani diatas (Asclepius & Higeria), muncul 2
aliran/kelompok :
1. Kelompok cenderung setelah sakit
 Kuratif
 Dokter, dokter gigi, psikiater & praktisi
pengobatan lainnya.
2. Kelompok cenderung melakukan upaya pencegahan
& promosi kesehatan
 sebelum tjd penyakit
 Para petugas kesehatan masyarakat
• Perkembangan selanjutnya  timbul jurang pemisah
antara 2 kelompok tersebut (kuratif & preventif)
Kuratif Preventif
1 Sasarannya individual, Sasarannya masyarakat, yg
kontak dg sasaran hanya 1 ditangani adalah masalah
kali, jarak dokter-pasien masyarakat, hubungan lebih
cenderung jauh bersifat kemitraan

2 Bersifat reaktif  Proaktif  tdk menunggu, ttp


menunggu masalah datang mencari masalah

3 Menangani lebih ke sistem Melihat manusia secara utuh


bioogis manusia & hoistik
Perkembangan Kesehatan
Masyarakat

1. Periode sebelum Ilmu Pengetahuan


 Kebudayaan Babylonia, Mesir, Yunani, Roma sudah
melakukan usaha u/ penanggulangan masalah kes-
mas & penyakit.
 Ditemukan dokumen & peraturan ttg pembuangan
air limbah/drainase pemukiman pembangunan kota,
pengaturan air minum.
 Sudah ada bangunan tempat pembuangan kotoran
umum (latrin) & membuat sumur
 Romawi Kuno  peraturan masyarakat harus
mencatatkan pembangunan rumah, melaporkan hewan
peliharaan, keharusan pemerintah u/ melakukan
supervisi ke tempat2 umum.
 Abad 1-7  beberapa penyakit muncul & terjadi
epidemi dan endemi (kolera, lepra)  mengatasi dg
memperhatikan sanitasi lingkungan & higiene
 Abad ke-14  ada wabah pes di India, Cina, Mesir,
Gaza. Penyakit yg dulu masih ada.

 Belum ada pemecahan masalah secara menyeluruh


2. Periode Ilmu Pengetahuan
 Abad ke-19  masalah kes adalah masalah yg
kompleks, pemecahannya hrs secara komprehensif &
multisektoral.
 Ditemukan penyebab penyakit & pencegah (vaksin)
 Louis Pasteur (vaksin pencegah cacat), Joseph
Lister (asam karbol), W.Martoon (eter)
 1832 saat Inggris terjadi wabah kolera, Edwin
Chardwich berhasil menyelidiki : terdapat sanitasi
yg jelek, sumur deket dg pembuangan limbah, masy
miskin.

UU ttg upaya2 peningkatan kes penduduk (sanitasi, STTU)


Lanjuut...
 Akhir abad 19 & awal abad 20 
dikembangkan pendidikan tenaga kesehatan
(didirikan FKU)
 Tahun 1855  Amerika membentuk DepKes
pertama kalinya.
 Tahun 1872  ada pertemuan hasilnya
“Asosiasi Kesehatan Masyarakat Amerika”
Kesehatan Masyarakat di
Indonesia
 Abad ke-16  ada upaya pemberantasan cacar &
kolera.
 Tahun 1807-1952  diadakan pelatihan dukun bayi
dlm praktik persalinan (penurunan AKB)
 Tahun 1851  didirikan :
a. sekolah dokter jawa “STOVIA”  Fak Kedokteran
Universitas Indonesia (1947)
b. 1913, sekolah dokter ke-2 di surabaya
 Tahun1888  berdiri Pusat Laboratorium Kedokteran di
Bandung  berubah Lembaga Eykman (1938)
Lanjuuut...
 Tahun 1922  ada penyakit pes & terjadi epidemi,
tahun 1935 dilakukan pemberantasan pes dg
penyemprotan DDT & tahun 1941 telah memperoleh
vaksinasi.
 Tahun 1925  Hydrich melakukan pengamatan &
menyimpulkan : bahwa tingginya angka morbiditas &
mortalitas akibat jeleknya kondisi sanitasi lingk &
perilaku pddk.

melakukan “propaganda penyuluhan kesehatan” 


sebagai Awal Kesehatan Masyarakat di Indonesia
 Tahun 1951  “Bandung Plan” o/ Dr. Y. Leimena &
dr. Patah (Patah-Leimena)  diperkenalkan
Pelayanan Kesehatan mengandung aspek kuratif &
preventif.
 Ahirnya pd tahun 1968  dicetuskan pendirian
PUSKESMAS (kuratif & preventif)
 Tahun 1984  POSYANDU
TIDAK BISA
TERPISAHKAN
ANTARA KURATIF &
PREVENTIF BERSAMA-
SAMA DALAM
MENANGGULANGI
MASALAH
KESEHATAN