Anda di halaman 1dari 23

MMD II

DI DESA WANI DUSUN II

KELOMPOK I
PENGUMPULAN DATA
 Vektor terbanyak disekitar rumah berupa lalat 31 (49,20%), nyamuk 17
(26,98%), tikus 3 (4,76%)
 Sistem pengelolaan air minum tidak dimasak 45 (50,56%)
 Sumber air untuk minum mata air 29 (32,50%)
 Penyebab kondisi rumah yang tidak besih (debu) 8 (11,11%)
 Jarak sumber air dengan septik tank kurang dari 10 meter 35 (48,61%)
 Kondisi tempat penampungan air terbuka 42 (58,33%).
 Pembuangan sampah di selokan 40 (55,55%).
 Pembuangan air limba di selokan 50 (69,44%).
 Penyakit yang sering di derita lansia adalah hipertensi 8 (23,54%)
 Tidak memiliki Alokasi dana untuk pemeliharaan kesehatan dengan nilai 27
(30,33%)
 Kunjungan pemeriksaan kesehatan lansia bila sakit saja 32 (94,11%)
Analisa data
No. Data Subjektif Data Objektif Masalah Kesehatan

1. Usia Lanjut : a. Penyakit yang sering Terjadi Penurunan derajat Kesehatan


Sebagian besar dari jumlah lansia di derita lansia adalah pada usia lanjut berhubungan dengan
didesa wani 2 dusun 2 mengalami hipertensi 8 (23,54%) kurangnya pengetahuan masyarakat
berbagai penyakit. b. Tidak memiliki dalam memelihara kesehatan lanjut
Alokasi dana untuk usia
pemeliharaan
kesehatan dengan nilai
27 (30,33%)
c. Kunjungan
pemeriksaan kesehatan
lansia bila sakit saja 32
(94,11%).
nekst
2 Data Lingkungan a. Vektor terbanyak disekitar rumah berupa lalat 31 Resiko timbulnya
Lingkungan yang (49,20%), nyamuk 17 (26,98%), tikus 3 (4,76%) penyakit menular (diare,
kurang sehat di b. Sistem pengelolaan air minum tidak dimasak 45 DBD, ISPA, Typoid)
akibat kurang
Desa Wani Dusun (50,56%)
pengetahuan masyarakat
2 c. Sumber air untuk minum mata air 29 (32,50%). di Desa Wani 2 Dusun 2
d. Penyebab kondisi rumah yang tidak besih (debu) 8 tentang pemiliharaan
(11,11%). lingkungan yang
e. Jarak sumber air dengan septik tank kurang dari memenuhi syarat
10 meter 35 (48,61%). kesehatan.
f. Kondisi tempat penampungan air terbuka 42
(58,33%).
g. Pembuangan sampah di selokan 40 (55,55%).
h. Pembuangan air limba di selokan 50 (69,44%).
PENAPISAN MASALAH

Kriteria Penapisan

Sumber Dana

Diagnosa

perawat

untuk
dengan

dengan

daya

daya

daya

daya

daya
Jumlah yang beresiko

Pendidikan kesehatan

masyarakat
keperawatan

Kemungkinan
untuk di atasi

pemerintah
Kemungkinan

peralatan
Besarnya
komunitas
komunitas

program
beresiko
Jumlah skore

Sumber

Sumber

Sumber

Sumber

Sumber
Minat

tempat
Sesuai

waktu

orang
Sesuai
peran

dana
Terjadi Penurunan derajat
Kesehatan pada usia lanjut
berhubungan dengan
kurangnya pengetahuan 5 3 3 5 5 4 5 5 4 3 4 4 50
masyarakat dalam
memelihara kesehatan
lanjut usia
Resiko timbulnya penyakit
menular (diare, DBD, ISPA,
Typoid) akibat kurang
pengetahuan masyarakat di
Desa Wani 2 Dusun 2 5 5 5 5 4 4 5 4 3 3 4 4 51
tentang pemiliharaan
lingkungan yang memenuhi
syarat kesehatan.
Keterangan:
• Kriteria nilai ditentukan dengan rentang 1 – 5 dengan ketentuan:
5 : maksimal
4 : sedang
3 : kurang
2 : rendah
1 : tidak ada
0 : tidak ada
RENCANA TINDAK LANJUT

KLIK HERE
PRIORITAS MASALAH
1. Resiko timbulnya penyakit menular (diare, DBD, ISPA, Typoid)  Kondisi tempat penampungan air terbuka 42 (58,33%)
berhubungan dengan kurang pengetahuan masyarakat di Desa  Pembuangan sampah di selokan 40 (55,55%).
Wani 2 Dusun 2 tentang pemiliharaan lingkungan yang  Pembuangan air limba di selokan (terbuka dan air
memenuhi syarat kesehatan. tergenang) 50 (69,44%).

Ditandai dengan :  Terjadi Penurunan derajat Kesehatan pada Usia lanjut


 Vektor terbanyak disekitar rumah berupa lalat 31 (49,20%), nyamuk 17 (26,98%), Berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat
tikus 3 (4,76%) dalam memelihara kesehatan lanjut Usia
 Sistem pengelolaan air minum tidak dimasak 45 (50,56%)  Penyakit yang sering di derita lansia adalah hipertensi 8

 Sumber air untuk minum mata air 29 (32,50%). (23,54%)

 Tidak memiliki Alokasi dana untuk pemeliharaan kesehatan


 Penyebab kondisi rumah yang tidak besih (debu) 8
( tidak mempunyai jaminan kesehatan )dengan nilai 27
(11,11%).
(30,33%)
 Jarak sumber air dengan septik tank kurang dari 10 meter 35
 Kunjungan pemeriksaan kesehatan lansia bila sakit saja ( ke
(48,61%).
Puskesmas ) 32 (94,11%)
No. Diagnosa TGL Implementasi Evaluasi

1. Resiko timbulnya Kamis, 13 1. Melakukan Evaluasi struktur:


penyakit menular September Penyuluhan a. Rencana penyuluhan telah di lakukan 4 hari sebelum acara
(diare, DBD, ISPA, 2018 Tentang penyakit
Typoid) berhubungan dilaksanakan.
ISPA (pneumonia)
dengan kurang b. Materi penyuluhan dan leaflet telah dipersiapan 2 hari sebelum
pengetahuan
pelaksanaan.
masyarakat di Desa
Wani 2 Dusun 2 c. Kegiatan di rencanakan bersama-sama dengan kader posyandu 4 hari
tentang pemiliharaan sebelum acara.
lingkungan yang
memenuhi syarat d. Penyebab kondisi rumah yang tidak besih (berdebu) 8 (11,11%).
kesehatan. Evaluasi proses:
a. Peserta yang hadir sebanyak 25 orang.
b. 16% peserta aktif memperagakan fisioterapy dada pada bayi dan
balita.
c. Penyuluhan di laksanakan di Posyandu Sakura II.
Evaluasi hasi :
a. Ibu balita dapat memahami dan menjelaskan kembali tentang
penyakit pneumonia.
Jum’at, 14 September Melakukan Penyuluhan a. sebelum pelaksanaan. Evaluasi proses:
2018 Tentang penyakit ISPA b. Kegiatan di rencanakan a. Peserta yang hadir
(pneumonia) bersama-sama dengan sebanyak 18 orang.
kader posyandu 4 hari b. Penyuluhan di
sebelum acara. laksanakan di Posyandu
c. Penyebab kondisi rumah Balita di Wani II Dusun
yang tidak besih III.
(berdebu) 8 (11,11%). Evaluasi hasil:
a. Ibu balita dapat
memahami dan
menjelaskan kembali
tentang penyakit
pneumonia
Sabtu, 15 1. Menajemen Evaluasi struktur:
September lingkungan : Kerja
a. Rencana kerja bakti telah di lakukan 4 hari sebelum kegiatan dilaksanakan.
2018 Bakti
b. Kegiatan di rencanakan bersama-sama dengan Aparat Desa 4 hari sebelum kegiatan.
Evaluasi proses:
a. Banyaknya masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan.
b. Kegiatan di laksanakan di sekitaran Jompi dan selokan disekitaran Pelabuhan
Evaluasi hasil:
a. Vektor terbanyak disekitar rumah berupa lalat 25 (39,68%), nyamuk 11 (17,46%%, tikus 2 (3,17%).
b. Sistem pengelolaan air minum tidak dimasak 35 (39,32%)
c. Sumber air untuk minum : mata air 29 (32,50%).
d. Penyebab kondisi rumah yang tidak besih (debu) 5 (6,94%).
e. Kondisi tempat penampungan air terbuka 39 (54,16%).
f. Pembuangan sampah di selokan 35 (48,61%).
g. Pembuangan air limba di selokan 50 (69,44%).
Keadaan sekitar jompi sebelum dan sesudah
di laksanakan bakti sosial
Sebelum di laksanakan bakti sosial Sesudah di laksanakan bakti sosial
Sebelum di laksanakan bakti sosial Sesudah diadakan bakti sosial
Selasa, 1. Penyuluha
18 Evaluasi struktur:
n PHBS
Septem a. Rencana penyuluhan telah di lakukan 3 hari sebelum penyuluhan dilaksanakan.
ber 2018 (cara cuci
b. Materi penyuluhan dan poster telah dipersiapan 2 hari sebelum pelaksanaan.
tangan c. Kegiatan di rencanakan bersama-sama dengan pihak sekolah 3 hari sebelum
yang baik kegiatan.
dan Evaluasi proses:
a. Peserta yang hadir sebanyak 28 orang.
benar).
b. 14,28% peserta aktif mengulangi demostrasi cuci tangan.
c. Penyuluhan di laksanakan di SD Muhammadiyah Wani II Dusun II.
Evaluasi hasil :
a. Siswa menunjukan tingkat pemahaman pada penyuluhan di buktikan dengan hasil
pembagian qeustioner kedua dengan presentasi keberhasilan ( jawaban benar) 82%
dari hasil questioner pertama yang hanya (jawaban benar) 40%.
b. Siswa dapat mengulang beberapa sub materi penyuluhan yang telah diberikan.
2. terjadi Penurunan Kamis, 1. Penyuluhan Evaluasi struktur:
13 a. Rencana penyuluhan telah di lakukan 3 hari sebelum
derajat Kesehatan pada hipertensi.
Septem
Usia lanjut 2. Pemeriksaan kegiatan dilaksanakan.
ber
b. Materi penyuluhan dan leaflet telah dipersiapan 2 hari
Berhubungan dengan 2018 tekanan
sebelum pelaksanaan.
kurangnya pengetahuan darah. c. Kegiatan di rencanakan bersama-sama dengan kader
masyarakat dalam 3. Demonstrasi posyandu 3 hari sebelum acara.
memelihara kesehatan penangan Evaluasi proses:
lanjut Usia. hipertensi di a. Peserta yang hadir sebanyak 14 orang.
Rumah b. 26% peserta aktif bertanya terhadap materi penyuluhan.
lansia
a. Penyuluhan di laksanakan di Desa Nupabomba Kecamatan
Tanantovea.
Evaluasi hasil:
a. Masyarakat menunjukan tingkat pemahaman pada
penyuluhan di buktikan dengan hasil pembagian
qeustioner kedua dengan presentasi keberhasilan (
jawaban benar) 71% dari hasil questioner pertama yang
hanya (jawaban benar) 50%.
b. Masyarakat dapat mengulang beberapa sub materi
penyuluhan yang telah diberikan
Senin, 1. Penyuluhan Evaluasi struktur:
17 hipertensi. a. Rencana penyuluhan telah di lakukan 5 hari sebelum kegiatan dilaksanakan.
Septemb 2. Pemeriksaan b. Materi penyuluhan dan leaflet telah dipersiapan 8 hari sebelum
e2018 pelaksanaan.
tekanan darah.
c. Kegiatan di rencanakan bersama-sama dengan Ketua Dusun II 4 hari
3. Demonstrasi
sebelum kegiatan dilaksanakan.
penangan Evaluasi Proses:
hipertensi di rumah a. Peserta yang hadir sebanyak 7 orang
lansia b. 42,85% aktif bertanya terhadap pemateri tentang penyuluhan yang
diberikan.
c. Penyuluhan dilakukan di rumah Kepala Dusun II.
Evaluasi Hasil:
a. Masyarakat menunjukan tingkat pemahaman pada penyuluhan di buktikan
dengan hasil pembagian qeustioner kedua dengan presentasi keberhasilan
( jawaban benar) 71% dari hasil questioner pertama yang hanya (jawaban
benar) 50%.
b. Masyarakat dapat mengulang beberapa sub materi penyuluhan yang telah
diberikan