Anda di halaman 1dari 24

Non Traditional Machine (Proses Kerja Mesin Perkakas

Non Konvensional), AJM (Abrasive Jet Machining),


AWJM (Abrasive Water Jet Machining), WJM (Water
Jet Machining), USM (Ultrasonic Machining)

Oleh : Dosen Pengampu :


Syaprin Aminullah (180130067) Ir. Bakhtiar, ST, MT, IPM.
Salwati (180130041)
Permesinan Non Tradisional (Non Traditional Machine)

Permesinan non tradisional merupakan suatu proses pemotongan atau


pembentukan material dengan menggunakan pahat non konvensional.

Permesinan non tradisional sangat diperlukan dalam :

• Pemotongan material logam dan non logam baru

• Pemotongan dengan bentuk irreguler dan kompleks

• Menghindari cacat pada permukaan


Jenis-Jenis Permesinan Non Tradisional

1. Permesinan Ultrasonik (Ultrasonic Machining, USM)

2. Pemotongan Pancaran Air (Water Jet Machining, WJM)

3. Permesinan Pancaran Abrasif (Abrasive Water Machining. AJM)

4. Pemotongan Pancaran Air Abrasif (Abrasive Water Jet Machining, AWJM)


Ultrasonic Machining, USM

USM adalah proses permesinan nonkonvensional yang menggunakan campuran air


dan partikel abrasif yang biasa disebut dengan slurry, digerakkan dengan kecepatan tinggi
ke suatu benda kerja, dengan menggetarkan perkakas pada amplitudo yang rendah yaitu
sekitar 0,003 inchi (0,076 mm) dan frekuensi tinggi mendekati 20.000 Hz.

USM digunakan untuk membuat lubang pada benda baik dengan penampang yang
bundar ataupun yang tidak beraturan, membentuk suatu bentuk yang sangat rumit, dan
sebagainya.
Prinsip Kerja USM

Perkakas berisolasi dengan arah


tegak lurus terhadap
permukaan benda kerja dan
partikel abrasif akan mengikis
benda kerja sedemikian rupa
sehingga dihasilkan bentuk
yang sesuai dengan bentuk
yang diperlukan.
Keuntungan USM

• Dapat digunakan untuk proses permesinan yang keras, mudah


pecah dan material-material nonkonduktif.
• Tidak terjadi perubahan pada struktur mikro material baik secara
fisik maupun kimia.
• Dapat melakukan permesinan terhadap material nonkonduktif
yang sebelumnya tidak dapat dilakukan proses permesinan
menggunakan EDM dan ECM.
• Tidak menimbulkan distorsi pada benda kerja.
• Dapat dikombinasikan pada proses permesinan lain seperti EDM
dan ECM.
Water Jet Machining,WJM

WJM adalah suatu proses permesinan menggunakan aliran air halus


dengan tekanan dan kecepatan tinggi, yang diarahkan pada permukaan
benda kerja sehingga menyebab-kan bendakerja terpotong.

Digunakan untuk bahan yang sensitif terhadap panas, bahan yang


halus ataupun yang keras.
Komponen WJM

Keterangan :
1) air bertekanan tinggi
2) permata/ruby/berlian
3) abrasif
4) tabung pencampuran
5) pelindung
6) air jet pemotong
7) Benda kerja
Cara Kerja WJM

Cara kerja dari WJM ini adalah


air di dorong dengan tekanan
tinggi hingga 2000 – 8000 bar
melalui nosel sampai dengan
kecepatan supersonic 600 –
1400 m/s. Dengan diameter jet
nosel <0,8 mm. Dan bisa
memulai memotong dari mana
saja. Jarak antara nosel dan
benda kerja sekitar 3,2 mm.
Keuntungan WJM

• Tidak menghasilkan limbah beracun


• Digunakan untuk permesinan skala besar, bahan yang sensitif terhadap
panas dan bahan yang sangat keras
• Tidak menghasilkan kerusakan akibat panas ke permukaan atau tepi benda
kerja karena menggunakan air sebagai media pemotongan
• Air masih bisa digunakan lagi dengan melewati proses daur ulang
• Tidak memerlukan penajam
• Mudah diintegrasikan dengan sistem otomatis
• Dapat memotong profil kompleks dengan waktu singkat
• Mampu memotong benda rapuh dan ulet maupun lunak
• Proses pemotongan bersih
Abrasive Jet Machining, AJM

Pemesinan pancaran abrasif (AJM) adalah proses pelepasan


material yang menggunakan aliran gas kecepatan tinggi yang
mengandung partikel-partikel abrasif kecil.
Umumnya digunakan untuk proses penyelesaian seperti
pemangkasan, pembersihan, pemolesan dan sebagainya.
Komponen dari AJM

• Sistem abrasive pengiriman


• Sistem Kontrol
• Pompa
• Nozzle
• Mixing Tabung
• Motion Sistem
Cara Kerja AJM

Cara kerja dari AJM adalah dimana proses pelepasan


material yang menggunakan aliran gas kecepatan tinggi yang
mengandung partikel-partikel abrasive dengan ukuran 14 – 15
mikrometer dengan tekanan gas 0,2 – 1,4 MPa dengan kecepatan
2,5 – 5,0 m/s. Gas yang digunakan adalah udara biasa, nitrogen,
dioksida karbon atau helium. Sedangkan partikel abrasive adalah
aluminium oksid, silikon karbid, magnesium karbon, atau sodium
bikarbonat.
Keuntungan AJM

• Dapat memotong benda logam yang rapuh, ulet, paduan dan


juga benda bukan logam
• Mampu menghasilkan limbah debu dari abrasive dan gas
• Mampu memproses penyelesaian seperti pemangkasan,
pembersihan, pemolesan dan sebagainya
• Tidak memerlukan penajam
• Biaya alat lebih dari WJM
• Tidak dapat memotong benda kerja lunak
Abrasive Water Jet Machining, AWJM

AWJM adalah suatu mesin pemotong logam yang


telah dikembangkan menjadi mesin dengan sistem
kendali komputer, dimana gerakan pemotongannya
penembakan air bertekanan tinggi ke benda kerja yang
mana dicampur dengan pasir abrasive.
Prinsip Kerja AWJM

Prinsip AWJM adalah menekan air dengan tekanan yang


sangat tinggi dan memungkinkan air untuk mengalir melalui
suatu celah kecil yang biasanya disebut lubang pencekik (orifice).
AWJM adalah gabungan dari AJM dan WJM dengan
perpaduan cairan 70% dan abrasive 60%. Dengan kecepatan
aliran hingga 2,5 kecepatan suara, jarak antara nosel dengan
benda kerja lebih kecil dari WJM.
Keuntungan dari AWJM

• Mampu memotong hampir seluruh material


• Mempunyai kecepatan potong ratusan kali lipat dari WJM bahkan mungkin
ribuan
• Tidak cocok untuk produksi massal karena biaya perawatan yang tinggi
• Tetap menghasilkan limbah sama seperti AJM
• Memiliki kemampuan potong dengan profil kompleks
• Tidak membutuhkan berbagai tool
• Mempunyai keunggulan yang sama dengan AJM dan WJM
• Tidak dapat memotong material lunak
Teurimong

Geunaseh