Anda di halaman 1dari 31

STEM CELL

MENURUT PERSPEKTIF ISLAM


KELOMPOK 8
KELOKPOK 8
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
PSPD 2019
2
MODERATOR : FUAD FAJAR AKHLIS

3
PEMATERI :

4
5
HADITS, AYAT, DAN ARTI :

6
PENJAWAB :

7
8
STEM CELL
Pengobatan stem cell atau yang biasa disebut sel punca adalah metode
pengobatan yang bisa menggantikan sel yang rusak atau mati. Metode
dalam stem cell ini biasanya menggunakan plasenta bayi ataupun sel
darah dalam plasenta bayi.

9
Pandangan al quran dan ulama
Dalam pengobatan stem cell dari Pengobatan stem cell dengan bagian
plasenta bayi sel darah

Syaikh Muhammad bin Shalih Al 1. Darah dinyatakan najis dilihat dari penggalan Al
‘Utsaimin mengatakan bahwa Quran surat Al An’am: 145 berbunyi, “Katakanlah:
‘Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan
pengobatan dengan metode tersebut
kepadaKu, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang
diperbolehkan asal memang benar- hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu
benar telah terbukti dapat adalah bangkai, atau darah yang mengalir atau
menyembuhkan. Ia mengatakan daging babi, karena sesungguhnya semuanya itu
demikian karena stem cell bisa saja adalah kotor.’” Bahkan, kenajisan darah ini juga
diambil dari bagian tubuh manusia dinyatakan oleh Imam An Nawawi.
hidup, yang mana bagian tersebut bisa 2. Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin juga
dikatakan adalah mayat. Dan ia berpendapat bahwa hanya darah yang keluar dari
menegaskan bahwa mayat manusia dua lubang (qubul dan dubur) yang dapat
hukumnya suci. Itulah alasan mengapa membatalkan wudhu. Selain daripada itu, sama
pengobatan stem cell diperbolehkan. sekali tidak membatalkan wudhu.

10
Sifat-sifat umum STEM CELL dibagi sebagai berikut:

Stem cell adalah sel yang tidak / belum terspesialisasi yang mempunyai 2
sifat:
1. Kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi sel lain (differentiate). Dalam
hal ini stem cell mampu berkembang menjadi berbagai jenis sel matang,
misalnya sel saraf, sel otot jantung, sel otot rangka, sel pankreas, dan lain-
lain.
2. Kemampuan untuk memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri
(self-regenerate/self-renew). Dalam hal ini stem cell dapat membuat
salinan sel yang persis sama dengan dirinya melalui pembelahan sel

11
Menurut Fiqih

- sebagian kecil ulama madzhab Mālikiyah, memperbolehkan


pemanfaatan stem cell, karena sel yang digunakan dalam stem cell
adalah sel yang berusia 4-5 hari setelah fertilisasi
- sebagian besar ulama Mālikiyah dan sebagian kecil ulama
Hanbāliyah dan Syāfi’iyah berpendapat, pemanfaatan ESCs
diharamkan—atau dianggap pidana ringan—dengan alasan bahwa
awal kehidupan sejatinya sudah dimulai sejak konsepsi,
12
Stem cell menurut Bioetik

- 3.kualitas dan kapasitas SDM harus diperkuat


4.Klonasi terapeutik menggunakan stem cell non embrionik dapat dilakukan
baik oleh peneliti dalam negeri maupun peneliti dari luar negeri.
5.Reproductive stem cells,sel punca embrionik pluripotent dan totipotent
dilarang.
6.Non-embrionik stem cells diperbolehkan
7.Observasi sel selama penyimpanan harus sesuai standar
8.Pemanfaatan stem cells perlu komitmen atau dorongan ilmuwan dan
masyarakat.
9.Pelaksanaan pelayanan medik stem cell di luar rumah sakit harus menjadi
bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dasar kedokteran.

13
Pada dasarnya semua proses ini telah tersirat dalam kitab al-Quran
surat Al-Mukminuun ayat 12-14:
ٍ‫طفَةٍ َجعَ ْلنَاٍهُ ثُم‬ ْ ُ‫( َم ِكينٍ قَ َرارٍ فِي ن‬12) ‫ان َخلَ ْقنَا َوٍلَقَ ٍْد‬ ٍَ ‫س‬ ِْ ‫ن‬
َ ‫اْل ْن‬ ٍْ ‫س ََللَةٍ ِم‬
ُ ‫ن‬ ٍْ ‫ِطينٍ ِم‬
ٍَ‫ضغَة‬ ْ ‫َاٍال ُم‬ْ ‫خلَ ْقن‬ ٍَ َ‫ضغَةٍف‬ ْ ‫علَقَةٍفَ َخلَ ْقن‬
ْ ‫َاٍالعَلَقَةٍَ ُم‬ َ ٍَ‫طفَة‬ ْ ُّ‫(ثُمٍ َخلَ ْقنَاٍالن‬13)
)14( ‫ين‬ ْ ‫س ُن‬
ٍَ ‫ٍالخَا ِل ِق‬ َ ‫ار َكٍَّللاٍُأ َ ْح‬ ٍَ ‫امٍلَ ْحماٍثُمٍأ َ ْنشَأْنَاهٍُخ َْلقاٍآ‬
َ َ‫خ َرٍٍۚفَتَب‬ َ ‫ظ‬ ْ ‫س ْون‬
َ ‫َاٍال ِع‬ َ ‫ِع‬
َ ‫ظاماٍفَ َك‬
Artinya : “Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu
saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu nutfah
(yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian nutfah itu
Kami jadikan ‘alaqah, lalu ‘alaqah itu Kami jadikan mudhighah, dan
mudhighah itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami
bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang
(berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.

14
- Prinsip Pelayanan sel punca harus memenuhi 3 azas
pokok yaitu :
1.Otonomi
2.Bersifat dan bersikap amal,berbudi baik untuk klien.
3.Keadilan.
Pelayanan medis stem cell dibentuk berupa jaringan
kerja. Rumah sakit diperbolehkan melakukan terapi
stem cell adalah rumah sakoit kelas A dan B yang
memiliki dokter spesialis dengan keahlian terapi stem
cell. 15
Regulasi Tentang Stem Cell di Indonesia

1. Berdasarkan UU No 36 Tahun 2009 Pasal 64 ayat 1 tentang Kesehatan,


disebutkan ''Penyembuhan penyakit dan pemulihan organ dapat dilakukan
melalui transplantasi organ dan implant obat atau alat kesehatan, bedah plastik,
serta penggunaan stem cell (sell punca)."
2. Sedangkan penyelenggaraan bank darah tali pusat diatur dalam Kemenkes No
48 tahun 2012 yang berfungsi menjaga dan meningkatkan mutu bank darah tali
pusat serta memberikan kepastian hukum bagi klien penyelenggara bank darah
tali pusat.
3. Sedangkan tentang komite stem cell (sel punca) Indonesia telah diatur dalam
KEPMENKES RI NO231/MENKES/SK/VII/2012. Adapun tugas dari komite stem cell
yaitu memberi dan mencabut izin penyelenggaraan pelayanan stem cell. Selain itu
komite stem cell juga bertugas untuk membentuk jejaring penelitian pada
lembaga-lembaga penelitian berbasis pelayanan atau penyelenggaraan pelayanan
stem cell.

16
Prinsip Stem Cell dalam Kedokteran

Pada prinsipnya praktik sel punca menggunakan istilah yang disebut 5R.
Prinsip pertama adalah Repair dimana sel punca memperbaiki sel yang sudah rusak.
Prisip kedua adalah Replace, sel punca yang dimasukan kedalam tubuh kemudian
mengganti sel yang telah rusak tersebut.
Ketiga adalah Regeneration dimana sel punca meregenerasi kembali sel yang sudah
rusak atau menua.
Keempat adalah Rehabilitation dimana sel punca merehabilitasi jaringan yang rusak
dan menjadi jaringan baru.
Terakhir adalah Rejuvenation yang mana sel punca memudakan kembali sel yang rusak
tersebut.
17
Selain itu terdapat beberapa prinsip menurut kode etik kedokteran, antara lain :
-Otonomi
Otonomi berasal dari bahasa latin, yaitu autos yang berarti sendiri dan nomos berarti aturan. Sedangkan otonomi
sendiri berarti kemampuan untuk menentukan sendiri atau mengatur diri sendiri. -Beneficience
-Beneficience
merupakan prinsip untuk melakukan yang baik dan tidak merugikan orang lain. Dokter harus mengikuti keinginan
pasien dan tidak menentang keyakinan pasien untuk menggunakan pengobatan stem cell.
-Justice
Justice atau keadilan merupakan prinsip moral berlaku adil untuk semua individu.
-Nonmaleficience
Nonmaleficience berarti tidak melukai atau tidak menimbulkan bahaya atau cedera bagi orang lain
-Moral Right
Sejatinya stem cell ini bertentangan dengan paham masyarakat karena berasal dari embrio dan tali pusat bayi yang
di dapat dari korban aborsi.
-Nilai dan norma masyarakat
Stem cell berguna bagi pengobatan. Namun, sumber dari sel punca tersebut melanggar norma masyarakat karena
dari korban aborsi, sedangkan aborsi dilarang oleh agama karena membunuh cabang bayi yang tidak berdosa.

18
RAGAM STEM CELL
BERDASARKAN PADA KEMAMPUANNYA
UNTUK BERDIFFERENSIASI SEL PUNCA
DIKELOMPOKKAN MENJADI:
1. TOTIPOTEN YAITU SEL PUNCA YANG
DAPAT BERDIFFERENSIASI MENJADI
SEMUA JENIS SEL. YANG TERMASUK
DALAM SEL PUNCA TOTIPOTEN ADALAH
ZIGOT DAN MORULA. SEL-SEL INI
MERUPAKAN SEL EMBRIONIK AWAL
YANG MEMPUNYAI KEMAMPUAN
UNTUK MEMBENTUK BERBAGAI JENIS
SEL TERMASUK SEL-SEL YANG Gambar 1. Sifat/karakter sel punca yaitu differentiate dan self
MENYUSUN PLASENTA DAN TALI PUSAT. regenerate/renew
KARENANYA SEL PUNCA KELOMPOK INI
MEMPUNYAI KEMAMPUAN UNTUK
MEMBENTUK SATU INDIVIDU YANG
UTUH.
* According to a Survey 19
2. Pluripoten yaitu sel punca yang dapat berdifferensiasi menjadi 3 lapisan germinal (ektoderm,
mesoderm, dan endoderm) tetapi tidak dapat menjadi jaringan ekstraembrionik seperti plasenta
dan tali pusat. Yang termasuk sel punca pluripoten adalah sel punca embrionik ( embryonic stem
cells ).
3. Multipoten yaitu sel punca yang dapat berdifferensiasi menjadi berbagai jenis sel misalnya sel
punca hemopoetik (hemopoetic stem cells ) yang terdapat pada sumsum tulang yang mempunyai
kemampuan untuk berdifferensiasi menjadi berbagai jenis sel yang terdapat di dalam darah
seperti eritrosit, lekosit dan trombosit. Contoh lainnya adalah sel punca saraf (neural stem cells)
yang mempunyai kemampuan berdifferensiasi menjadi sel saraf dan sel glia.
4. Unipotent yaitu sel punca yang hanya dapat berdifferensiasi menjadi 1 jenis sel. Berbeda
dengan non sel punca, sel punca mempunyai sifat masih dapat memperbaharui atau
meregenerasi diri (self-regenerate/self renew). Contohnya erythroid progenitor cells hanya
mampu berdifferensiasi menjadi sel darah merah.

20
Berdasarkan sel induk yang ditemukan dalam berbagai
jaringan tubuh, maka sel induk dapat digolongkan
menjadi dua golongan yaitu :
1. Sel induk embrio (embryonic stem cell ) adalah sel
induk yang diambil dari embrio pada fase blastosit yang
terdiri dari 50-150 sel (berumur 5-7 hari setelah
pembuahan). Pada saat ini massa sel bagian dalam
mengelompok dan mengandung sel-sel induk embrionik.
Selanjutnya sel-sel diisolasi dari massa sel bagian dalam
dan dikultur secara in vitro di laboratorium. Sel induk
Gambar 2. Sel Punca totipoten dan pluripoten embrional dapat diarahkan menjadi semua jenis sel yang
dijumpai pada organisme dewasa, seperti sel-sel darah,
sel-sel otot, sel-sel hati, sel-sel ginjal, dan sel-sel lainnya.
Embryonic stem cell biasanya didapatkan dari sisa embrio
yang tidak dipakai pada IVF (in vitro fertilization). Akan
tetapi saat ini telah dikembangkan teknik pengambilan
sel induk embrionik (embryonic stem cell ) yang tidak
membahayakan embrio tersebut, sehingga dapat terus
hidup dan tumbuh. Untuk masa dapan hal ini mungkin
dapat mengurangi 21
2. Sel induk dewasa (adult stem cells) adalah sel
induk dewasa yang mempunyai dua
karakteristik. Karakteristik pertama adalah sel-
sel tersebut dapat berfroliferasi untuk periode
yang panjang untuk memperbaharui diri.
Karakteristik kedua, sel-sel tersebut dapat
berdiferensiasi untuk menghasilkan sel-sel
khusus yang mempunyai karakteristik morfologi
dan fungsi yang spesial. Salah satu macam sel
induk dewasa adalah sel induk hematopoietik
(hematopoietik stem cell ), yaitu sel induk
pembentuk darah yang mampu membentuk sel
darah merah, sel darah putih, dan keeping
darah yang sehat. Sumber sel induk
hematopoietik dapat ditransplantasikan dari
beberapa organ seperti: sumsum tulang, sel
darah tepi, dan darah tali pusar.

22
- Transplantasi sel induk dari sumsum tulang (bone marrow transplantation). Sumsum tulang adalah jaringan
spons yang terdapat dalam tulang-tulang besar seperti tulang pinggang, tulang dada, tulang punggung dan
tulang rusuk. Sumsum tulang merupakan sumber yang kaya akan sel induk hematopoietik. Sejak dilakukan
pertama kali kira-kira 30 tahun yang lalu, transplantasi sumsum tulang digunakan sebagai bagian dari
pengobatan leukemia, limfoma jenis tertentu, dan anemia aplastik. Karena teknik dan angka keberhasilannya
semakin meningkat, maka pemakaian transplantasi sumsum tulang sekarang ini semakin meluas. Pada
transplantasi ini prosedur yang dilakukan cukup sederhana, yaitu biasanya dalam keadaan teranastesi total.
Sumsum tulang (sekitar 600 cc) diambil dari tulang panggul donor dengan bantuan sebuah jarum suntik khusus,
kemudian sumsum tulang itu disuntikkan ke dalam vena resipien. Sumsum tulang donor berpindah dan
menyatu di dalam tulang resipien dan sel-selnya mulai berfroliferasi. Pada akhirnya, jika semua berjalan lancar,
seluruh sumsum tulang resipien akan tergantikan dengan sumsum tulang yang baru. Namun, prosedur
transplantasi sumsum tulang memiliki kelemahan karena sel darah putih resipien telah dihancurkan oleh terapi
radiasi dan kemoterapi. Sumsum tulang yang baru memerlukan waktu sekitar 2-3 minggu untuk menghasilkan
sejumlah sel darah putih yang diperlukan guna melindungi resipien terhadap infeksi. Transplantasi sel induk dari
sumsum tulang (bone marrow transplantation).

*Based on 1st year projections 23


– - Transplantasi sel induk darah tepi (peripheral blood stem cell transplantation) seperti halnya sumsum
tulang, peredaran darah tepi merupakan sumber sel induk walaupun jumlah sel induk yang dikandung
tidak sebanyak pada sumsum tulang. Untuk mendapatkan jumlah sel induk yang jumlahnya mencukupi
untuk suatu transplantasi, biasanya pada donor diberikan granulosyte coloni stimulating factor (G-CSF)
untuk menstimulasi sel induk hematopoietik bergerak dari sumsum tulang ke peredaran darah.
Transplantasi ini dilakukan dengan proses yang disebut aferesis. Jika resipien membutuhkan sel induk
hematopoietik, pada proses ini darah lengkap diambil dari donor dan sebuah mesin akan memisahkan
darah menjadi komponen-komponennya, secara selektif memisahkan sek induk dan mengembalikan sisa
darah ke donor. Transplantasi sel induk darah tepi pertama kali berhasil dilakukan pada tahun 1986.
Keuntungan transplantasi sel induk darah tepi adalah lebih mudah didapat. Selain itu pengambilan sel
induk darah tepi tidak menyakitkan dan hanya membutuhkan sekitar 100cc. Keuntungan lain sel induk
darah tepi lebih mudah tumbuh. Namun, sel induk darah tepi lebih rentang tidak setahan sumsum tulang.
Sumsum tulang juga lebih lengkap, selain mengandung sel induk juga ada jaringan penunjang untuk
pertumbuhan sel. Karena itu, transplantasi sel induk darah tepi tetap perlu dicampur dengan sumsum
tulang.

24
- Transplantasi sel induk darah tali pusat. Pada tahun 1970-an
para peneliti menemukan bahwa darah plasenta manusia
mengandung sel induk yang sama dengan sel induk yang
ditemukan dalam sumsum tulang. Karena sel induk dalam
sumsum tulang telah berhasil mengobati pasien-pasien dengan
penyakit-penyakit kelainan darah yang mengancam jiwa seperti
leukemia dan gangguan-gangguan sistem kekebalan tubuh,
maka para peneliti percaya bahwa mereka juga dapat
menggunakan sel induk dari darah tali pusat untuk
menyelamatkan jiwa pasien mereka. Darah tali pusat
mengandung sel induk yang bermakna dan memiliki keunggulan
diatas transplantasi sel induk dari sumsum tulang atau dari
darah tepi bagi pasien-pasien tertentu. Transplantasi sel induk
dari darah tali pusat telah mengubah bahan sisa dari proses
kelahiran menjadi suatu sumber yang dapat menyelamatkan
jiwa. Transplantasi sel induk darah tali pusat pertama kali
dilakukan di Prancis pada penderita anemia fanconi tahun 1988
pada tahun 1991, darah tali pusat di transplantasikan pada
penderita Chronic Myelogenous Leukimia. Kedua trasnplantasi Gambar 4. Transplantasi sel induk darah tali pusat
ini berhasil dengan baik. Sampai saat ini telah dilakukan kira-kira
tiga ribu transplantasi darah tali pusat.

* According to a Survey 25
Hal inipun sangat jelas diterangkan dalam Q.S Al-Israa’ ayat
33 yang berbunyi:
ٍۗ ‫ل َو َمن‬ ٍَ ِ‫ّل قُت‬ ‫س ٍت َ ْقتُلُ و‬
ٍَ ‫وا َو‬ ٍَ ‫ٱّللُ َحر ٍَم ٱلتِى ٱلن ْف‬
ٍ ٍ‫ق ِإّل‬ ٍِ ‫ِب ْٱل َح‬
ْ ْ َ َ ْ
‫س ْلطنا ِل َو ِل ِي ِهۦ َجعَلٍنَفقد َمظلوما‬
ُ َ َٰ ٍِ ْ‫ْٱلقَت‬
ٍ َ َ‫ل فِى ْس ِرفف‬
ُ ‫َل‬
‫ان ِإنهُۥ‬ٍَ ‫صورا َك‬ ُ ‫ۗ َمن‬
Artinya : “Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang
diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan
suatu (alasan) yang benar . . . “

26
KEGUNAAN STEM CELL
STEM CELLS DAPAT DIGUNAKAN UNTUK KEPERLUAN BAIK DALAM BIDANG RISET MAUPUN
PENGOBATAN. ADAPUN PENGGUNAAN KULTUR STEM CELLS ADALAH SEBAGAI BERIKUT
1. TERAPI GEN
STEM CELLS KHUSUSNYA HEMATOPOETIC STEM CELLS DIGUNAKAN SEBAGAI PEMBAWA TRANSGEN
KEDALAM TUBUH PASIEN DAN SELANJUTNYA DILACAK APAKAH JEJAKNYA APAKAH STEM CELLS INI
BERHASIL MENGEKSPRESIKAN GEN TERTENTU DALAM TUBUH PASIEN. ADANYA SIFAT SELF RENEWING PADA
STEM CELL MENYEBABKAN PEMBERIAN STEM CELLS YANG MENGANDUNG TRANSGEN TIDAK PERLU
DILAKUKAN BERULANG-ULANG. SELAIN ITU HEMATOPOETIC STEM CELLS JUGA DAPAT BERDIFFERENSIASI
MENJADI BERMACAM-MACAM SEL SEHINGGA TRANSGEN TERSEBUT DAPAT MENETAP DIBERBAGAI MACAM
SEL.
2. PENELITIAN UNTUK MEMPELAJARI PROSES-PROSES BIOLOGIS YANG TERJADI PADA ORGANISMA
TERMASUK PERKEMBANGAN ORGANISMA DAN PERKEMBANGAN KANKER
3. PENELITIAN UNTUK MENEMUKAN DAN MENGEMBANGKAN OBAT-OBAT BARU TERUTAMA UNTUK
MENGETAHUI EFEK OBAT TERHADAP BERBAGAI JARINGAN
4. TERAPI SEL (CELL BASED THERAPY)
STEM CELL DAPAT HIDUP DILUAR TUBUH MANUSIA, MISALNYA DI CAWAN PETRI. SIFAT INI DAPAT
DIGUNAKAN UNTUK MELAKUKAN MANIPULASI PADA STEM CELLS YANG AKAN DITRANSPLANTASIKAN KE
DALAM ORGAN TUBUH UNTUK MENANGANI PENYAKIT-PENYAKIT TERTENTU TANPA MENGGANGGU ORGAN
TUBUH.

* According to a Survey 27
PENGGUNAAN STEM CELLS DALAM PENGOBATAN PENYAKIT

Para ahli saat ini sedang giat melakukan berbagai penelitian untuk menggunakan stem cell
dalam mengobati berbagai penyakit. Penggunaan stem cells untuk mengobati penyakit
dikenal sebagai Cell Based Therapy. Prinsip terapi adalah dengan melakukan transplantasi
stem cells pada organ yang rusak. Tujuan dari transplantasi stem cells ini adalah
Mendapatkan pertumbuhan dan perkembangan sel-sel baru yang sehat pada jaringan atau
organ tubuh pasien
Menggantikan sel-sel spesifik yang rusak akibat penyakit atau cidera tertentu dengan sel-
sel baru yang ditranspalantasikan.
Sel stem embryonic sangat plastik dan mempunyai kemampuan untuk dikembangkan
menjadi berbagai macam jaringan sel seperti neuron, kardiomiosit, osteoblast, fibroblast,
sel-sel darah dan sebagainya, sehingga dapat dipakai untuk menggantikan jaringan yang
rusak. Sel stem dewasa juga dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit
degeneratif, tetapi kemampuan plastisitasnya sudah berkurang. Keuntungan dari
penggunaan sel stem dewasa yaitu tidak atau kurang menimbulkan masalah dan
kontroversi etika. *Based on 1st year projections 28
Penggunaan sel punca embrionik untuk mengobati cidera pada medula spinalis (spinal cord)
Cidera pada medula spinalis disertai demielinisasi menyebabkan hilangnya fungsi neuron. Sel punca
dapat mengembalikan fungsi yang hilang dengan cara melakukan remielinisasi . Percobaan dengan sel punca
embrionik tikus dapat menghasilkan oligodendrosit yang kemudian dapat menyebabkan remielinisasi akson
yang rusak
Penggunaan sel punca pada penyakit stroke
Pada penyakit stroke dicoba untuk menggunakan sel punca mesenkim (mesenchymal stem cells (MSC)
dari sumsum tulang autolog. Penelitian ini didasarkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.
Mesenchymal stem cells diperoleh dari aspirasi sumsum tulang. Setelah disuntikkan perifer MSC akan melintas
sawar darah otak pada daerah otak yang rusak. Pemberian MSC intravenous akan mengurangi terjadinya
apoptosis dan menyebabkan proliferasi sel endogen setelah terjadinya stroke
Penggunaan sel punca pada infark miokardium
Bartinek telah melakukan intracoronary infusion bone marrow stem cells otolog pada 22 pasien dengan AMI
dan mendapatkan hasil yang baik. Penelitian terkini menunjukkan bukti awal bahwa adult stem cells dan
embryonic stem cells dapat menggantikan sel otot jantung yang rusak dan memberikan pembuluh darah baru.
Strauer et al. mencangkok mononuclear bone marrow cell autolog ke dalam arteri yang menimbulkan infark
pada saat PTCA 6 hari setelah infark miokard. Sepuluh pasien yang diberi stem cells area infarkya menjadi lebih
kecil dan indeks volume stoke, left ventricular end systolic volume, kontraktilitas area infark dan perfusi miokard
menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan kelompok kontrol.

29
KARAKTERISTIK STEM CELL
UNTUK DAPAT DI GOLONGKAN SEBAGAI STEM CELL, SUATU SEL HARUS MEMILIKI SEJUMLAH KARATERISTIK ANTARA LAIN : BELUM BERDIFERENSIASI , MAMPU
MEMPERBANYAK DIRI SENDIRI, DAN DAPAT BERDIFERENSIASI MENJADI LEBIH DARI 1 JENIS SEL.
BELUM BERDIFERENSIASI
STEM CELL MERUPAKAN SEL YANG BELUM MEMILIKI BENTUK DAN FUNGSI YANG SPESIFIK LAYAKNYA SE LAINYA PADA ORGAN TUBUH. SEL OTOT JANTUNG
(KARDIOMIOSIT) NEURON DAN SEL Β PANKREAS ADALAH JENIS JENIS SEL TUBUH TUBUH YANG TELAH MEMILIKI BENTUK DAN FUNGSI YANG SPESIFIK. SEL SEL
TERSEBUT SECAR JELAS MENJALANKAN FUNGSI DARI ORGAN YANG DI BENTUK NYA. BENTUK SEL OTOT JANTUNG MENYOKONG FUNGSINYA UNTUK BERDENYUT.
NEURO OTAK JUGA MEMILIKI BENTUK YANG MEMUNGKINKAN MENGHANTARKAN IMPULS IMPULS SARAF, SEDANGKAN SEL Β PANKREAS TERDAPAT DALAM
STRUKTUR JARINGAN YANG DI SEBUT SEBAGAI PULAU LANGERHANS PADA PANKREAS., YANG BERFUNGSI MEMPRODUKSI HORMON INSULIN.
BERBEDA DENGAN KETIGANYA STEM CELL ADA;AH SEL YANG BELUM MEMILIKI FUNGSI KHUSUS SEPERTI BERDENYUT MENGHANTARKAN IMPULS, MENGHASIKAN
HORMON ATAUPUN FUNGSI LAIN NYA. BUKTI ILMIAH BAHKAN MENUNJUKAN BAHWA POPULASI STEM CELL DALAM SUATU JARINGAN MATUR TAMPAK SEBAGAI
POPULASI SEL INAKTIF YANG FUNGSINYA BARU TERLIHAT DALAM WAKTU DAN KONDISI TERTENTU.
MAMPU MEMPERBANYAK DIRI SENDIRI
STEM CELL DAPAT MELAKUKAN REPLIKASI DAN MENGHASILKAN SEL SEL YANG BERKARKTERISTIK YANG SAMA DENGAN SEL INDUKNYA. KEMAMPUAN
MEMPERBANYAK DIRI DAN MENGHASILKAN SEL SEL YANG SAMA SEPERTI INDUKNYA INI TIDAK DI MILIKI OLEH SEL SEL TUBUH LAINYA SEPERTI SEL JANTUNG, SEL
OTAK, ATAUPUN SEL PANKREAS. ITULAH SEBABNYA APABILA JARINGAN DALAM ORGAN ORGAN TERSEBUT MENGALAMI KERUSAKAN MAKA UMUMNYA
KERUSAKAN TERSEBUT.

DAPAT BERDIFERENSIASI MENJADI > 1 JENIS SEL (MULTIPOTEN/PLURIPOTEN)


SEPERTI YANG TELAH DISEBUTKAN SEBELUMNYA, STEM CELL ADALAH SEL YANG BELUM
MEMILIKI BENTUK DAN FUNGSI YANG SPESIFIK (UNDIFFERENTIED). KEBERADAAN STEM CELL
SEBAGAI SEL YANG BELUM BERDIFERENSIASI TERNYATA DIMAKSUDKAN UNTUK MENJAGA
KONTINUITAS REGENERASI POPULASI SEL YANG MENYUSUN JARINGAN DAN ORGAN TUBUH. HAL
INI DAPAT DILAKUKAN DENGAN KEMAMPUAN STEM CELL UNTUK BERDIFENSIASI MENJADI SEL-
SEL TUBUH YANG DI BUTUHKAN.
* According to a Survey 30
THANK
YOU
ADA PERTANYAAN?