Anda di halaman 1dari 31

Demam Berdarah Dengue,beserta

Pengobatan dan Pencegahan

Putri Bunga Cinta T.A.T 102011181


Kressa Stiffensi 102010126
Jessica De Queljoe 102014200
Priyaveda Janitra 102014047
Agnes Missa 102014090
Eri Aprilia 102014130
Yoci Legi 102014148
Priska Amelia Belopandung 102014218
Lum Gah Meng 102014252

Fakultas Kedokteran
A3 Universitas Kristen Krida Wacana
2015
Skenario 6
• Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa
keluarganya ke IGD karena tidak sadarkan diri
sejak 1 jam yang lalu.
Rumusan Masalah

Laki-laki 60tahun tidak sadarkan diri sejak 1


jam yang lalu

Hipotesis
Pasien menderita Demam
Berdarah Dengue (DBD)
Anamnesis

1. Identitas pasien
• Nama lengkap
• Tempat /tanggal lahir
• Status perkawinan
• Pekerjaan
• Alamat
• Jenis kelamin
• Umur
• Agama
• Suku bangsa
• Pendidikan
Anamnesis
Aspek Pemeriksaan pasien Nilai Normal

Suhu 35°C 36,8°C

Respiratory rate 24 kali/menit 16-20 kali/menit

Nadi 110 kali/menit, teraba 60-90 denyut per menit


lemah teratur

Tekanan darah 60 mmHg/ palpasi Systole <140 dan diastole


<85
Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Fisik
1. Observasi kulit dan konjungtiva untuk mengetahui
tanda perdarahan. Observasi kulit meliputi wajah,
lengan, tungkai, dada, perut, dan paha.
2. Pemeriksaan keadaan umum dan tanda – tanda
vital (kesadaran, tekanan darah, nadi, dan suhu).
3. Penekanan pada ulu hati (epigastrium). Adanya rasa
sakit / nyeri pada ulu hati dapat disebabkan karena
adanya perdarahan di lambung.
Pemeriksaan Fisik

5. Perabaan hati
6. Hati yang lunak merupakan tanda pasien DBD yang
menuju fase kritis.
7. Uji Tourniquet (Rumple Leede)
8. Munculnya bintik-bitik merah lebih dari 10 pada
luas 2,5x2,5 cm pada lengan bawah bagian palmar.
Pemeriksaan Penunjang

A. Pemeriksaan Leukosit
E. Pemeriksaan Kadar SGOT /
SGPT
B. Pemeriksaan Trombosit
F. Pemeriksaan Hemostatis
C. Pemeriksaan (PT, APTT, Fibrinogen)
Hematokrit
G. Pemeriksaan Serologi
D. Pemeriksaan Hb
Pemeriksaan Fisik
• Pemeriksaan trombosit : 150.000-400.000/µl
• Pemeriksaan hematokrit
Anak – anak : 33 – 38 vol%
Dewasa laki – laki : 40 – 48 vol%
Dewasa perempuan : 37 – 43 vol%
 Ht = 3x kadar Hb
• Pemeriksaan kadar hemoglobin
Anak – anak : 11,5 – 12,5 gr / 100 ml darah
Pria dewasa : 13 – 16 gr / 100 ml darah
Wanita dewasa : 12 – 14 gr / 100 ml darah
Pemeriksaan Fisik

• SGOT/SGPT (serum alanin aminotransferase) = dapat


meningkat.

• Uji kadar leukosit : 5.000-19.000 sel/mm3.


Uji Serologi

IgM
terdeteksi hari 3-5 meningkat IgG
di minggu ke 3 menghilang mulai muncul di hari ke 14
60-90 hari

HI
ada di dalam kurun waktu yang
lama sejak mendapat infeksi
Differential Diagnosis
DBD Typhoid

Demam timbul perlahan,


naik turun
Demam timbul mendadak,
demam terus menerus Lidah berselaput

Timbul bercak-bercak Meteorismus

Diare
Differential Diagnosis
DBD Chikungunya

Bercak-bercak kemerahan Ruam kemerahan


Differential Diagnosis
DBD Malaria

Inkubasi lama sekitar 3


sampai 4 minggu
Inkubasi cepat sekitar 3
sampai 4 hari Anemia

Retina memutih
Working Diagnosis
Demam Berdarah Dengue
A. Demam 2-7 hari D. Tanda-tanda
Perdarahan
B. Trombositopenia

1. Ruam
C. Tanda-tanda kebocoran
plasma 2. Perdarahan mukosa
3. Hematemesis
1. Hemokonsentrasi 4. Melena
2. Hipoproteinemia
Etiologi

Virus dengue, genus Flavivirus,


keluarga Flaviviridae

4 serotipe virus : DEN-1, DEN-2,


DEN-3 dan DEN-4 ditemukan di
Indonesia,DEN-3 merupakan serotip
terbanyak.
Vektor DBD
Epidemiologi

Tersebar di wilayah Asia tenggara, Pasifik dan Karibia.


Indonesia merupakan wilayah endemis

* Penularan melalui vector nyamuk genus Aedes (terutama A.aegypti dan


A. albopictus)
Patogenesis

1. Respon Humoral

2. Limfosit T

3. Monosit dan Makrofag

4. Terbentuknya C3a dan C5a

5. Adanya trombositopenia
Penatalaksanaan yang tepat dengan
rancangan tindakan yang dibuat sesuai
atas indikasi.

Praktis dalam pelaksanaannya.

Mempertimbangkan cost effectiveness.


Protokol 1 : Penanganan Tersangka DBD Dewasa
tanpa Syok

Pertolongan pertama

1. Hb,Ht, dan trombosit normal atau trombosit 100.000-


150.000

2. Hb, Ht normal tetapi trombosit < 100.000

3. Hb, Ht meningkat dan trombosit normal atau turun


Protokol 2 : (pemberian cairan pada tersangka DBD
dewasa di ruang rawat)

cairan infus kristaloid.

Vol cairan per hari :


1500+ (20x(BB dalam kg -20)

Pemeriksaan Hb Ht tiap 24 jam


a. 10-20%, trombosit <100.000
a.>20%, trombosit <100.000
Protokol 3 : (penatalaksanaan DBD dengan
peningkatan hematokrit> 20%)

Cairan kristaloid sebanyak 6-7 ml/kgBB/jam. dipantau setelah 3-4


jam.

a. terjadi perbaikan-> 5ml/kgBB/jam.


2 jam kemudian dilakukan pemantauan kembali
b. perbaikan -> 3ml/kgBB/jam.
Bila dalam pemantauan tetap membaik, stop.
tidak membaik-> 10 mL/kgBB/jam.
2 jam kemudian dilakukan pemantauan kembali

a. menunjukkan perbaikkan ->5ml/kgBB/jam

b. tetapi bila tidak menunjukkan perbaikan ->15 ml/kgBB/jam


Lihat perkembangan
Buruk  Protokol syok syndrome
Protokol 4 : (penatalaksanaan perdarahan spontan
pada DBD dewasa)

•Hb, Ht dan trombosit diulang setiap 4-6 jam.


•Pemberian heparin
•Transfuse komponen darah diberikan sesuai indikasi.

-PRC
-Trombosit
Komplikasi

Penyakit DBD dapat menimbulkan


beberapa komplikasi seperti contohnya
pada mata, otak, dan testis.
Prognosis

DBD dapat menjadi fatal apabila kebocoran plasma tidak terdeteksi sejak
dini.

Jika jumlah trombosit < 100.000 dan hematokrit meningkat harus segera
diwaspadai terjadinya DSS
Kesimpulan
Demam berdarah dengue disebabkan oleh virus
dengue yang termasuk dalam genus Flavivirus.
DBD dapat ditularkan melalui nyamuk Aedes
aegypti sebegai vektor perantara dan
menimbulkan gejala demam tinggi, bercak-bercak
merah pada kulit penderita dan juga perdarahan.
Demam berdarah dengue dapat ditangani dengan
terapi pemberian cairan sesuai dengan
derajatnya, namun yang paling difokuskan adalah
pencegahan dari DBD meliputi pemberantasan
vektor.