Anda di halaman 1dari 15

HIV (HUMAN IMUNODEFICIENCY VIRUS)

AIDS (ACQUIRED IMMUNODEFICIENCY


SYNDROME)
DIAGNOSA
HIV/AIDS

HUKUMAN MATI BAGI PARA PENGIDAPNYA DAN MEMBUAT PENYAKIT INI


SEMAKIN MELUAS PENYEBARANNYA SECARA TERSELUBUNG
FAKTOR RESIKO
HIV/AIDS

1.SEX BEBAS
2. LGBT
(LESBIAN GAY BISEKSUAL DAN
TRANSGENDER
FAKTOR RESIKO
HIV/AIDS

3. PENYALAHGUNAAN
NAPZA
FAKTOR RESIKO
HIV/AIDS

TIDAK SEMUA ODHA BERPERILAKU MENYIMPANG, AKAN


TETAPI BISA JUGA SEBAGAI PENERIMA EFEK DARI ORANG-
ORANG BERPERILAKU MENYIMPANG SEPERTI
SUAMI/ISTERI DAN BAHKAN ADA YANG DIDAPAT DARI
KURANG SAFETY SAAT TINDAKAN MEDIS
ASPEK SOSIAL
1. MENURUNKAN PRODUKTIVITAS
2. MENINGKATKAN ANGKA PENGANGGURAN
3. MENGANGGU PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN
4. MEMPENGARUHI POLA HUBUNGAN SOSIAL DI MASYARAKAT
5. MENIGKATKAN KESENJANGAN SOSIAL
6. MUNCULNYA REAKSI NEGATIF DALAM BENTUK DISKRIMINASI,
STIGMATISASI, DEPORTASI DAN ISOLASI
ASPEK KULTURAL DAN SPIRITUAL

1. WANITA ADALAH ASET KELUARGA, JIKA ANAK PEREMPUAN


MENJADI PSK DI LUAR NEGERI AKAN MENINGKATKAN
PENGHASILAN KELUARGA
2. PENYAKIT AKIBAT DOSA
3. PENOLAKAN DARI MASYARAKAT, BULLYING DAN HINAAN
4. TIDAK ADA SATUPUN AGAMA YANG LEPAS DARI KASIH SAYANG
ASPEK KULTURAL DAN SPIRITUAL
5. BUDAYAWAN DAN ROHANIWAN MEMPUNYAI PERANAN TERHADAP
PEMBENTUKAN MINDSET BERUPA KARAKTER DAN PERILAKU MASYARAKAT DI
DALAM TATANAN HIDUP SEHARI-HARI, BAGAIAMNA MELAKUKAN INTERAKSI
SOSIAL YANG BAIK DAN BERMARTABAT SESUAI DNEGAN KAIDAH AGAMA DAN
BUDAYA
6. SEBAGAI REFLEKSI, ALLAH BERFIRMAN DALAM SURAT AN-NAHL AYAT 97
“BARANG SIAPA MENGERJAKAN AMAL SALEH, BAIK LAKI-LAKI MAUPUN
PEREMPUAN DALAM KEADAAN BERIMAN, MAKA SESUNGGUHNYA AKAN KAMI
BERIKAN KEPADANYA KEHIDUPAN YANG BAIK DAN SESUNGGUHNYA AKAN KAMI
BERI ALASAN KEPADA MEREKA DENGAN PAHALA YANG LEBIH BAIK DARI APA
YANG TELAH MEREKA KERJAKAN”
STIGMA ODHA
DIAGNOSA 1. PENGASINGAN
HIV/AIDS 2. PENOLAKAN
3. DISKRIMINASI
STIGMA ODHA

1. STIGMA DAN DISKRIMINASI JUGA DILAKUKAN OLEH PETUGAS


KESEHATAN DAN MAHASISWA YANG BERPENDIDIKAN TINGGI
2. EKSPRESI NYATA DAN STIGMATISASI HIV/AIDS DI AMERIKA
TAHUN 1999, 1 DARI 5 ORANG DEWASA YANG DI SURVE
MENGATAKAN MEREKA “TAKUT” DAN PADA ORANG DENGAN
AIDS. SATU DARI 6 ORANG MENGAKU “JIJIK” BERHUBUNGAN
DENGAN ORANG-ORANG DENGAN AIDS. (HEREK at al, (2002))
PSIKOLOGIS ODHA
1. SAAT MEREKA DIKETAHUI MENGIDAP HIV,
PERLAHAN TAPI PASTI TEMAN-TEMANNYA
MULAI MENJAUH
2. PADAHAL ODHA SANGAT MEMBUTUHKAN
DUKUNGAN PENUH DARI KELUARGA DAN
LINGKUNGAN SOSIALNYA
3. TERJADI PENINGKATAN KADAR ACTH DAN
KADAR KORTISOL DALAM 7 HARI PERTAMA
YANG DIPICU OLEH STRESOR PSIKOLOGIS
AKIBAT DINYATAKAN TERINFEKSI HIV
(NASRONUDDIN, 2007)
UPAYA PENANGGULANGAN STIGMA
ODHA

1. PERLU DUKUNGAN DAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK-


KELOMPOK DUKUNGAN SEBAYA (KDS) SEBAGAI MITRA KERJA
YANG EFEKTIF DAN MAHASISWA SEBAGAI KELOMPOK
POTENSIAL DALAM MENGURANGI STIGMA DAN
DISKRIMINASI (KOMISI PENANGGULANGAN AIDS, 2007)
2. BERUSAHA MENCOBA MEMAHAMI PENGALAMAN HIDUP
YANG DIALAMI PENGIDAP HIV AKAN MENYEBABKAN HASIL
PSKOLOGIS YANG POSITIF UNTUK MEMBANTU KUALITAS
HIDUP ODHA (TREISMAN & ANGELINO, 2004)
UPAYA PENANGGULANGAN STIGMA
ODHA

3. MEMBERIKAN PENGETAHUAN DAN PENGERTIAN KEPADA


MASYARAKAT TERUTAMA KEPADA MAHASISWA SEBAGAI
INTELEKTUAL MUDA
4. ODHA MERASA LEBIH NYAMAN MENGUNGKAPKAN STATUSNYA
KEPADA MEREKA YANG USIANYA KURANG LEBIH SAMA
5. STIGMA DAN DISKRIMINASI TERJADI AKIBAT KETAKUTAN YANG
BERLEBIHAN TERHADAP PENULARAN PENYAKIT INI
6. MEMBERIKAN PEMAHAMAN TENTANG CARA PENULARAN
SEBENARNYA PENYAKIT INI SEHINGGA DAPAT MENCEGAH
DISKRIMINASI TERHADAP ODHA
TERIMA KASIH