Anda di halaman 1dari 18

dr. M. Saifulhaq Maududi, M.Si.Med, Sp.

A
dr. Muhammad Saifulhaq Maududi, M.Si.Med, Sp.A

RIWAYAT PENDIDIKAN
1. Sarjana Kedokteran UNDIP: 2006
2. Dokter Umum UNDIP: 2008
3. Magister Biomedik konsentrasi konseling genetik UNDIP:
2011
4. Spesialis Anak UNDIP: 2016
RIWAYAT PEKERJAAN
1. Dosen FK UMS: 2008-2009.
2. PNS RSUD Kota Salatiga: 2009 - sekarang
3. Spesialis Anak di RSI Banyubening Boyolali: 2016 -
sekarang
Penelitian di RS?
 Harus
 Bisa bermanfaat baik bagi institusi pendidikan
maupun RS, dan bagi semua individu yg terlibat.
 Memperbaiki mutu pelayanan RS
 Meningkatkan pengetahuan bagi semua pihak terkait
baik di RS maupun institusi pendidikan.
Tujuan adanya EC
 Menjaga agar pelaksanaan penelitian sesuai dengan
kode etik RS.
 Mengetahui rencana dan jenis penelitian yang akan
dilakukan.
 Mengetahui keuntungan dan resiko yang mungkin
timbul akibat dilaksanakannya penelitian tersebut.
Apakah Pentingnya EC ?
 Penelitian dianggap legal untuk dilakukan jika sudah
mendapatkan ‘ETHICAL CLEARANCE” dari Komite
Etik Penelitian RS.
 Melindungi peneliti secara hukum.
 RS ikut terlibat dalam membantu pelaksanaan
penelitian, yg melibatkan beberapa unit / staf RS.
 Melibatkan RS untuk ikut berperan mengantisipasi
dan membantu mengatasi ketika ada efek dari
penelitian yang tidak diharapkan.
Prosedur mengurus EC
1. Peneliti mengajukan SURAT PERMOHONAN Ethical
Clearance dilampiri proposal penelitian (yg sudah
disetujui pembimbing, beserta kelengkapan penelitian
(informed concent, kuesioner, dll)) ke DIREKTUR RSUD
Kota Salatiga, melalui sub bag TU.
2. Melalui sub bag TU, disposisi Direktur akan diberikan
pada Wadir Umum dan Administrasi untuk dikaji dan
diproses lebih lanjut.
3. Wadir Umum dan Administrasi akan menugaskan Sub
Bag Diklat RS untuk melakukan kajian dan proses lebih
lanjut.
4. Sub Bag Diklat akan berkoordinasi dengan Komite Etik
dan Penelitian RS, serta meminta peneliti membayar
biaya administrasi.
Prosedur EC.. (lanjutan)
5. Komite Etik dan Penelitian RS akan mengeluarkan
lembar penjelasan etik (Ethical Clearance),
memberikan form permintaan Ethical Clearance
untuk diisi oleh peneliti, serta menentukan reviewer
untuk mengkaji proposal penelitian tersebut.
6. Reviewer mengkaji proposal penelitian untuk
ditindaklanjuti (kadang diperlukan pertemuan
dengan tim peneliti).
7. Hasil review akan diberikan kepada peneliti melalui
sub bag Diklat, untuk kemudian dibuatkan surat izin
(EC) atau penolakan penelitian.
Langkah Pengurusan EC
Kelengkapan Berkas EC
Catatan
 Waktu : Sekitar 2 minggu
 Penelitian yg melakukan intervensi pasien, harus
dilakukan pertemuan tim peneliti dengan komite etik
untuk menjelaskan tentang penelitiannya secara rinci,
ada informed concent penelitian, serta harus ada
koordinasi dengan DPJP dan unit terkait.
 Penelitian tanpa intervensi pasien (melihat rekam
medik, kuesioner, dll), tidak perlu presentasi dari tim
peneliti, dan tanpa informed concent.
Rincian Biaya
Komite Etik dan Penelitian RS
Form Permohonan EC
DAFTAR BERKAS PENGAJUAN EC
Form Telaah oleh Reviewer