Anda di halaman 1dari 8

Dietetik

masyarakatt

Kelompok 3
“ penyakit Osteoporosis “
Di susun oleh
Nama :
Dwi Wiyoto
Kartika Rismayanti
Kumala Sari
L/O/G/O
Lidia Edowai
Martince Doyapo

1
Pengertian Osteoporosis
Osteoporosis adalah suatu kondisi di mana tulang
menjadi rapuh sehingga berisiko lebih tinggi untuk
terjadinya fraktur (pecah atau retak) dibandingkan
tulang yang normal. Osteoporosis terjadi karena
ketidakseimbangan antara pembentukan tulang baru dan
resorpsi tulang tua. Osteoporosis biasanya tidak
memiliki tanda-tanda atau gejala khusus sampai
akhirnya terjadi fraktur.

2
Tanda-tanda dan gejala
Pada tahap awal, penyakit ini biasanya tidak menunjukkan gejala
tertentu. Gejala utama dari osteoporosis yang bisa terasa adalah
 tulang mudah patah karena insiden kecil, seperti terjatuh,
terpeleset, dan lain sebagainya.
 Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dapat muncul beberapa
gejala osteoporosis yang meliputi:
 Nyeri tulang punggung bawah
 Nyeri leher
 Postur tubuh bungkuk
 Penurunan tinggi badan secara bertahap
 Mudah sekali mengalami patah tulang
Lanjutan..
Gejala osteoporosis yang sudah tergolong parah bisa
mengakibatkan tulang patah karena hal sepele sampai
berat. Beberapa orang kerap mengalami gejala berupa
patah tulang iga, pergelangan tangan, atau panggul.
Namun dari itu semua, sebagian besar kasus patah
tulang karena pengeroposan ini terjadi di tulang
belakang yang bisa sampai menyebabkan cacat.
Faktor penyebab Osteoporosis
Faktor-faktor resiko terjadinya osteoporosis adalah
 faktor yang bisa dirubah yaitu alcohol,merokok,berat masa
Ideal kurang, kurang gizi, kurangolahraga,jatuh berulang.
 faktor yang tidak bisa diubah yaitu umur,jenis kelamin,riwayat
keluarga, menopause,penggunaankortikosteroid, rematoid
arthritis.
Oleh karena itu sangatlah penting untuk menjaga tulang yang
kuat di sepanjang usia, sehingga tulang-tulang akan tetap kuat di
kemudian hari.Asupan kalsium yang memadai merupakan bagian
penting untuk membangun tulang yang kuat.

5
Pencegahan
Pencegahan osteoporosis dapat dibagi dalam 3 kategori yaitu primer,
sekunder dan tersier (sesudah terjadi fraktur).
 Pencegahan Primer
Pencegahan ini adalah ketika kita masih sehat,artinya belum terkena
osteoporosis.
 Pencegahan sekunder
Hal ini dilakukan pada seseorang yang telah terkena osteoporosis.
 Pencegahan Tersier
Pencegahan yang dilakukan pasca pasien yang mengalami patah tulang.

6
Thank You!

L/O/G/O
www.themegallery.com
Daftar pustaka
https://www.halodoc.com/kesehatan/osteoporosis
https://hellosehat.com/penyakit/osteoporosis-
adalah-tulang-keropos/
https://www.google.com/search?q=jurnal+tentang+
penyakit+osteoporosisi&oq=jurnal+tentang+penyaki
t+osteoporosisi&aqs=chrome..69i57j0l5.25733j0j9&
sourceid=chrome&ie=UTF-8