Anda di halaman 1dari 27

PEWARISAN SIFAT DAN EVOLUSI

1) SABINUS PATAPI (2181000220032)


2) MAYA ELISA LEFMANUT
(2181000220072)
3) MARLIN DAY DUKA (2181000220021)
PEWARISAN SIFAT
Pewarisan sifat atau hereditas Di dalam inti sel terdapat
merupakan penurunan sifat kromosom. Kromosom
dari induk (orang tua) merupakan benang-benang
kepada keturunannya halus yang berfungsi sebagai
(anak). Ilmu yang
mempelajari tentang faktor pembawa sifat
pewarisan sifat ini disebut keturunan. Di dalam
genetika. Sifat-sifat suatu kromosom terdapat
makhluk hidup diwariskan substansi pembawa sifat
melalui sel kelamin jantan keturunan yang terdiri atas
dan sel kelamin betina. senyawa kimia yang disebut
Bagian sel yang bertanggung gen. Gen berfungsi sebagai
jawab terhadap penurunan penentu sifat-sifat suatu
sifat ini terdapat di bagian makhluk hidup.
inti sel (nukleus).
A. MATERI GENETIS

Manusia, hewan, dan tumbuhan Ada dua kromoson yang ada dalam
mempunyai sifat-sifat yang sel kelamin,yaitu kromosom X
berbeda. Sifat-sifat beda yang dan kromosom Y.
terdapat pada makhluk hidup Pada wanita kromosom nya adalah
di kendalikan oleh materi XX dan pada pria adalah XY.
genetis. Materi genetis ini
berupa substansi yang di
sebut gen. Jumlah gen sangat
banyak untuk menyeimbangi
banyak nya makhluk hidup.
Kumpulan gen-gen tersebut
disebut kromosom. Kromosom
akan menempati sebuah sel,
dan sel tersebut memiliki
kromosom yang berbeda-beda.
1). Kromosom a). Autosom yaitu kromosom
kromosom adalah benang- yang mengatur sifat-sifat
benang halus yang tubuh selain jenis kelamin.
berfungsi sebagai Kromoson tubuh (autosom)
pembawah informasi manusia ada 22 pasang
genetis kepada keturunan atau berjumlah 44 buah.
nya. b) Gonosom atau kromoson
Kromosom pada manusia seks,yaitu kromosom yang
dan makhluk hidup yang khusus menentukan jenis
berkembang biak secara kelamin. Kromosom seks
seksual dapat di bedakan manusia berjumlah satu
menjadi dua. pasang atau 2 buah.
Seorang laki-laki mempunyai
kromosom XY, sedangkan
seorang wanita mempunyai
kromosom XX.
Setiap spesies makhluk
No. Jenis Jumlah
hidup memiliki kromosom makhluk hidup kromosom (2n)
yang khas dan tetap. 1. Manusia 46
Jumlah kromosom 2. Orang utan 48
antara jenis yang satu 3. Siamang 50
dengan yang lain 4. Marmut 60
berbeda sebagaimana 5. Kelinci 44

dalam tabel berikut. 6. Nyamuk 6


7. Lalat 12
8. Kucing 38
9. Tikus 42
10. kuda 60
Ada bermacam jenis kromosom, c. Kromosom haploid (n)
yaitu. Haploid adalah kromosom yang
a. kromosom homolog tidak memiliki pasangan atau
Kromosom homolog adalah hanya memiliki seperangkat
kromosom yang berpasang- kromosom. Pada waktu
pasangan, selalu mempunyai pembentukan sel kelamin, sel
bentuk, panjang, letak sentromer, induk membelah secara miosis
dan struktur yang sama atau sehingga sel kelamin
hampir sama. mengandung kromosom
setengah dari jumlah kromosom
b. Kromosom diploid (2n) sel induknya.
Diploid adalah jumlah perangkat 2. Gen
kromosom, kromosom diploid
memiliki dua perangkat kromosom. Gen adalah bagian kromosom atau
Kromosom diploid terjadi karena satu kesatuan kimia dalam
kromosom selalu berpasangan kromosom yang mengendalikan
(homolog), maka di setiap inti sel ciri genetis suatu makhluk hidup.
tubuh terdapat dua set atau dua Gen bersifat menurun dari induk
perangkat kromosom (diploid). kepada anaknya.
. Gen terdapat di dalam kromosom,
Istilah gen pertama kali dan menempati tempat-tempat
dikemukakan oleh tertentu yaitu di dalam lokus-
W.Johansen. lokus kromosom.
Fungsi gen antara lain sebagai Pada sel eukariotik, kromosom
berikut : berada di dalam inti sel.
a). Mengatur perkembangan dan Kromosom mempunyai sifat mudah
metabolisme individu. menyerap warna, sehingga dalam
b). Menyampaikan informasi sel yang sedang membelah,
genetik dari satu generasi ke kromosom dapat di lihat dengan
generasi berikutnya. menggunakan mikroskop biasa.
c). Sebagai zarah tersendiri Akan tetapi untuk mempelajari
dalam kromosom. struktur halusnya, tetap harus
digunakan mikroskop elektron.
Gen berperan untuk menentukan
pewarisan sifat seperti rasa, Pada saat sel tidak sedang
warna, dan bentuk membelah, kromosm berbentuk
benang-benang halus yang
disebut benang-benang kromatin
Pembelahan kromosom akan Sifat ini biasanya disimbolkan
terjadi pada saat sel akan dengan sepasang huruf,
membelah. Sebelum misalnya gen rambut lurus
pembelahan kromosom disimbolkan dengan LL, gen
akan terjadi penggandaan warna merah disimbolkan
gen yang terdapat di dalam dengan MM, gen buah bulat
kromosom. Jadi, urutannya disimbolkan dengan BB, dan
adalah penggandaan gen, sebagainya.
pembelahan kromosom, dan Simbol genotipe tidak hanya
pembelahan sel. menggunakan huruf besar tetapi
Susunan gen yang menentukan juga huruf kecil. Huruf besar
sifat-sifat suatu individu berarti sifat dominan, sedangkan
disebut genotipe. Kemudian huruf kecil berarti sifat resesif.
genotipe akan memunculkan Misalnya TT berarti sifat tinggi,
sifat-sifat fenotipe. Genotipe dan tt berarti sifat rendah. Sifat
adalah sifat makhluk hidup tinggi akan mendominasi sifat
yang tidak tampak sehingga rendah sehingga jika dikawinkan
tidak bisa diamati dengan menghasilkan keturunan yang
indera. bersifat tinggi (Tt).
Genotipe yang tersusun dari sifat dominan
saja (AA) atau resesif saja (aa) disebut
homozigot. Sedangkan genotipe yang
tersusun dari sifat dominan dan resesif (Aa)
disebut heterozigot.
Fenotipe adalah sifat makhluk hidup yang
tampak sehingga bisa diamati oleh alat
indra. Misalnya rasa buah manis, rambut
lurus, bentuk buah bulat, dan tinggi
rendahnya badan. Fenotipe ditentukan oleh
faktor genotipe dan lingkungan.
B. PERSILANGAN MONOHIBRID DAN DIHIBRID

Persilangan adalah proses


menggabungkan dua sifat
yang berbeda dan
diharapkan mendapatkan
sifat yang baik bagi
keturunannya.

1. Monohibrid
Persilangan monohibrid
adalah persilangan antara
dua individu sejenis
dengan memperhatikan
satu sifat beda.
2). Jika tanaman bergenotipe Bb disilangkan
Pada persilangan monohibrid terdapat dengan tanaman bergenotipe bb
test cross dan sifat intermediet. (homozigot resesif), maka akan
a. Test Cross menghasilkan keturunan bergenotipe Bb
dan bb.
Test cross adalah penyilangan individu P ( induk) : Bb x bb
yang ingin diketahui genotipenya
dengan individu bergenotipe Garmet : B, b dan b
homozigot resesif. Hasil persilangan b. Sifat intermediet
tersebut mempunyai dua Sifat intermediet dipengaruhi oleh gen
kemungkinan sebagai berikut. dominan yang tidak jenuh. Seperti yang
1) Jika tanaman bergenotipe BB dilakukan oleh Mendel terhadap tanaman
disilangkan dengan tanaman Antirrhinum majus berbunga merah galur
bergenotipe bb (homozigot resesif), murni (MM) disilangkan dengan
maka akan menghasilkan keturunan Antirrhinum majus berwarna putih galur
yang bergenotipe Bb semuanya. murni (mm). Hasil keturunan yang
Dengan B = bulat, b = keriput. Jadi, didapatkan oleh Mendel adalah
semua keturunan memiliki biji bulat. Antirrhinum majus yang berfenotipe warna
P (induk) : BB × bb merah muda, bukan berwarna merah
Garmet : B dan b meskipun genotipenya Mm. Coba kamu
F1 (keturunan ke-1) perhatikan penurunan sifat di bawah ini.
P (induk) : MM × mm
Gamet : M dan m
F1 (keturunan ke-1)
2. Persilangan dihibrid -Sifat unggul pada tanaman memiliki ciri-
ciri sebagai berikut.
1) Waktu berbuah atau produksinya
Persilangan dihibrid adalah cepat.
persilangan dua individu 2) Hasil produksinya banyak.
sejenis dengan 3) Rasa buahnya atau rasa hasil
memperhatikan dua sifat produksinya enak.
beda. 4) Tahan terhadap hama dan gulma
serta penyakit.
5) Tahan terhadap perubahan iklim dan
C. Keuntungan kondisi tanah yang
bervariasi.
Mengembangkan Bibit
Unggul 6) Pohonnya pendek

Sifat unggul pada hewan memiliki ciri-ciri


Bibit unggul adalah bibit tanaman sebagai berikut:
atau hewan yang mempunyai
sifat yang baik dari tanaman 1) Tahan terhadap penyakit.
atau hewan yang sejenis 2) Tahan terhadap perubahan iklim.
lainnya 3) Hasil produksinya berkualitas tinggi.
D. PEWARISAN SIFAT PADA MANUSIA

Pada manusia telah diketahui 1. Albino


cukup banyak sifat yang Penderita albino mempunyai
diturunkan, misalnya gangguan pada
albino, kemampuan pembentukan pigmen
merasakan rasa pahit atau melanin, sehingga rambut
tes phenyl thiocarbamida dan kulitnya berwarna putih
(PTC), mata biru, rambut (bule). Penglihatan
ikal, ayan, dan kencing penderita albino juga sangat
manis. Berikut ini beberapa peka terhadap cahaya. Sifat
contoh sifat dan penyakit albino dikendalikan oleh gen
keturunan pada manusia resesif a, sedangkan alelnya
dan cara pewarisannya. gen A menentukan sifat
yang normal. Jadi penderita
albino mempunyai genotipe
aa, sedangkan orang yang
normal mempunyai fenotipe
AA atau Aa.
2. Sifat Pengecap PTC 3. Kencing Manis (Diabetes Melitus)
Suatu bahan kimia sintetis phenyl Kencing manis atau sakit gula
thiocarbamida (PTC) dapat adalah suatu penyakit
digunakan untuk menyelidiki metabolisme pada tubuh
apakah orang dapat merasakan manusia yang disebabkan
rasa pahit atau tidak. Orang yang karena pankreas kurang
dapat mengecap rasa pahitnya menghasilkan insulin. Akibatnya
PTC disebut pengecap (taster), kadar gula dalam darah tinggi
sedang yang tidak merasakan sekali dan sebagian dibuang
pahitnya PTC disebut buta kecap melalui air kencing. Penyakit
(nontaster). Kemampuan untuk kencing manis dapat
merasakan rasa pahit ditentukan membahayakan jiwa penderita,
oleh gen dominan T, sehingga misalnya dapat mengakibatkan
seorang pengecap dapat luka sulit disembuhkan.
mempunyai genotipe TT atau Tt.
Alelnya resesif t menyebabkan
orang tidak merasakan pahitnya
PTC. Jadi orang yang buta kecap
memiliki genotipe tt.
4.Golongan Darah
Hubungan antara fenotipe dan genotipe golongan
darah dapat digambarkan pada tabel berikut.
Tabel genotipe dan fenotipe pada golongan darah
sistem ABO
Fenotipe Genotipe Kemungkinan
Golongan Darah macam sel gamet

A IAIA,IAIO IA,IO
B IBIB,IBIO IB,IO
AB IAIB IA,IB
O IOIO IO
4 macam 6 macam 3 macam
5. Kelainan Bawaan pada Manusia a. Buta Warna
Bersifat Menurun. Gen buta warna terpaut pada
Beberapa kelainan pada manusia kromosom X dan bersifat resesif
diturunkan melalui autosom (c). Gen normal (C) bersifat
atau kromosom seks baik dominan terhadap gen buta warna
bersifat dominan ataupun (c). Gen buta warna akan
resesif. Kelainan yang berpengaruh dan menyebabkan
diwariskan melalui kromosom buta warna ketika tidak bersama
seks antara lain buta warna dan dengan gen normal (C). Maka
hemofili. Kedua kelainan ini kemungkinan genotipe yang dapat
diwariskan melalui kromosom X. terjadi sebagai berikut.
Sedangkan penyakit keturunan XcY : pria buta warna
yang diwariskan melalui XCY : pria normal
autosom dominan antara lain XCXC : wanita normal
jari pendek (brakhidaktili), jari XCXc : wanita pembawa sifat buta
bergabung (sindaktilli), dan jari warna (karier)
lebih dari lima (polidaktili). XcXc : wanita buta warna
Jadi jika seorang pria buta warna
menikah dengan wanita normal,
kemungkinan keturunannya
adalah sebagai berikut.
b. Hemofili Wanita hemofili tidak dijumpai
Hemofili ialah penyakit keturunan karena bersifat letal (mati
pada manusia yang dalam kandungan).
menyebabkan darah sukar Genotipe yang mungkin terjadi
membeku ketika terjadi luka. ialah sebagai berikut.
Hal ini disebabkan karena tidak XHY : pria normal
adanya faktor pembeku darah. XhY : pria hemofili
Hemofili diwariskan XHXH : wanita normal
melalui kromosom X dengan XHXh : wanita pembawa sifat
gen bersifat resesif terhadap hemofili (karier hemofili)
gen normal (H). Gen H dan gen XhXh : wanita hemofili
h tersebut terpaut pada (bersifat letal/mati)
kromosom X, bukan kromosom Jika seorang wanita normal
Y. Hemofili akan muncul jika karier menikah dengan pria
gen h tidak bersama gen H. normal, akan diperoleh
Sehingga pria yang menderita keturunan sebagai berikut.
hemofili akan memiliki
kromosom seks dengan
genotipe XhY.
c. Jari Lebih (Polidaktili)
Polidaktili ditentukan oleh
gen dominan P, sedang
alelnya resesif p
menentukan jari
normal. Penderita
polidaktili mempunyai
jari tangan atau jari kaki
(atau jari tangan dan
kaki) lebih dari 5.
EVOLUSI

Evolusi merupakan proses perubahan suatu makhluk


hidup secara bertahap-tahap dengan jangka waktu
yang lama.
Evolusi merupakan sebuah proses pewarisan
kompleks sifat suatu organisme yang mengalami
perubahan dari generasi ke generasi dalam jangka
waktu hingga jutaan tahun.
Berikut adalah beberapa macam-macam teori evolusi yang
dikemukakan oleh para ahli:

1. Charles Darwin (1809 - 1882)


Charles Darwin pernah berpendapat bahwa evolusi bisa
terjadi akibat adanya seleksi alam. Seleksi alam yang
dimaksud Charles Darwin merupakan didasarkan pada
hasil observasi yang dibuatnya yakni sebagai berikut:

a. Setiap populasi umumnya akan bertambah terus karena


bereproduksi

b. Adanya seleksi alam yang membuat setiap individu harus


beradaptasi terhadap lingkungannya, dan yang berhasil
hdup akan mewariskan sifat-sifat keturunannya.
c. Lebih baik keturunan yang dihasilkan dari
pada benar-benar mampu bertahan hidup

d. Dalam suatu spesies tidak akan ada individu


yang identik (sama) karena selalu terjadi variasi
dan beberapa individu yang mempunyai sifat-
sifat yang cocok dengan kondisi lingkungan yang
ada dibandingkan individu yang lainnya.

e. Pertambahan populasi dibatasi faktor-faktor


pembatas yang membuat kenaikan populasi
tidak berjalan mulus.
2 Jean Baptise Lamarck (1744 - 1829)

Menurut Lamarck, Evolusi merupakan suatu perubahan


yang terjadi pada suatu individu yang disebabkan oleh
faktor lingkungan yang bisa diturunkan. Teori tersebut
dikenal dengan Teori Lamarckisme. Contoh Teori Lamarck
ialah bahwa jerapah dulunya mempunyai leher pendek,
tetapi akibat dari menggapai makanan yang ada diatas
pohon yang menyebabkan leher jerapah tertarik ataupun
teregang selama bertahun-tahun yang membuat leher
jerapah menjadi semakin panjang.

.
3. Erasmus Darwin (1731 - 1802)
Dalam bukunya yang berjudul "Zoonomia or
The Laws of Organic Life” ia berpendapat
bahwa Evolusi dapat terjadi pada sebuah
makhluk hidup (Evolusi organic) termasuk
manusia dan juga percaya bahwa karekteristik
yang diperoleh orang tua kepada
keturunannya.
4. Aristoteles (384 - 322 SM)
Menurut pendapat Aristoteles, evolusi bisa terjadi
yang didasarkan pada metafisika alam. Metafisika
alam ialah mengubah organisme dan habitatnya
dari bentuk sederhana menjadi bentuk yang lebih
kompleks.

5. William Paley (1743 - 1805)


Dalam bukunya yang berjudul "Natural Thurology"
yang berpendapat bahwa kekompleksan makhluk
hidup merupakan bukti kerja sama sang pencipta.
TERIMA KASIH