Anda di halaman 1dari 30

Lesi Pigmentasi

Mukosa rongga mulut

setelah mengikuti kuliah dengan pokok bahasan


penatalaksanaan lesi pigmentasi mukosa mulut
,mahasiswa harus mampu menjelaskan gejala,tanda klinik
serta rencana perawatan berbagai lesi pigmentasi mulut

Bagus Soebadi
Pigmen
-Bahan berwarna : - normal: unsur sel  :
contoh:melanin, dapat abnormal pada kondisi
tertentu.
•Pigmen Eksogen : dari luar tubuh

•Pigmen Endogenus : dari dalam tubuh

•Perjalanan penyakit: Mukosa oral dapat ber


warna biru,coklat, hitam  lesi pigmentasi
- Lesi : bisa fokal atau multifokal
LESI PIGMENTASI pada MUKOSA ORAL
Pigmentasi : Perubahan warna pada Mukosa Mulut

LESI PIGMENTASI

EKSOGEN ENDOGEN

Gingiva Lidah Bukal,palatum Localized Endocrine Intestinal


Pigmented Disorder Polyposis
(Peutz-Jegher
(Addison Disease)
Sindrome)

Heavy Hairy Amalgam Biopsy


Metals Tongue Tattoo
ENDOGEN EKSOGEN
Hemoglobin : Lesi Vaskuler

Trauma Submukosa melalui


Hemosiderin : Trauma, Ingestion  hematogen jaringan
gangguan hemostatik Absorbed ikat
ekstravasasi darah

Melanin : Tirosin  sintesa di melanosit


PIGMENTASI Endogen
PIGMEN WARNA PROSES KELAINAN

Hemoglobin Biru,merah,ungu Hemangioma


Sarkoma Kaposi
Varix

Hemosiderin coklat Ecchymoses


Petechiae

Melanin Coklat,hitam,abu-abu Makula melanotik


Nevus
Melanoma

Warna Hemoglobin tergantung dari sirkulasi eritrosit


Hemosiderin ekstravasasi darah akibat trauma/gangguan hemostatik
Melanin Pigmen dari tirosin, disintesa dalam melanositgranula melaninsel basal proteksi terhadap iradiasi actinic
PIGMENTASI Eksogen
SUMBER WARNA PROSES KELAINAN

Amalgam abu-abu,hitam Tattoo, trauma Iatrogenic

Graphite abu-abu,hitam Tattoo, trauma

Timah ( lead )
Mercury abu-abu Ingestion dari Cat, obat-obatan
Bismuth

Bakteri Hitam, coklat Kolonisasi Superfisial


Chromogenic
Faktor Endogen
• Penyebab pigmentasi rongga mulut :
melanin : coklat kehitaman dibentuk bila
ensim tirosinase mengkatalisa
si oksidasi tirosin menjadi dihy
droxyphenylalanine dalam
melanosit
• Melanosit : pada stratum basalis
• Melanin : berada dalam melanosome
LESI PIGMENTASI ENDOGEN

Varicosities/varices
Dilatasi Vena
Pada lidah ventral : nodula, merah-biru-ungu pada usia tua
Mikroskopis : dilatasi vaskular,dibatasi sel endotel
Terapi: cryosurgery, injeksi intralesi sodium tetradecyl sulfate 1%

Ecchymoses
Etiologi : trauma
Pada bibir , wajah, mukosa oral : makula merah atau hematoma
D D : Lesi pigmentasi focal

Petechiae
Makula , pinpoint-size, merah-coklat
Hemangioma
Intra Oral :
Tumor
Pada lidah,gingiva,mukosa bukal.
Merah Keunguan
Mikroskopis: dilatasi vaskular dibatasi
dengan proliferasi sel endotel
Terapi : laser surgey, cryosurgery
Sarkoma Kaposi
Tumor Vaskuler ; etiologi : HHV 8
Lesi Kutan : Lengan, Kulit Kepala,
ekstremitas bawah :makula-nodula, biru,ungu,coklat

Intra Oral :
Gingiva,palatum, dorsum lidah
Makula-nodula,ireguler,kemerahan
Mikroskopis :
Proliferasi sel spindle pada endotel,

Granuloma piogenik
D.D. pada gingiva :
Giant cell granuloma
Ecchymoses, lesi vaskuler

Terapi : Nodula : -electrocautery


-injeksi intralesi vinblastine 1%
HIV/AIDS -Melanosis
• Multifokal pigmentasi mukokutan
• Terkait : pengobatan: antifungal
antiretroviral, destruksi adrenocortical

. Melanosis: dapat dijumpai pada pasien


tanpa riwayat penyakit adrenocortical
atau penggunaan obat
• Recent study :

• Melanosis: pada mukokutan pada jumlah


CD4= 200 sel/dl
‘ Disregulasi imun : peningkatan sekresi
MSH dari kelenjar Pituitary anterior 
stimulasi sintesis melanin
‘ IO : pigmentasi difus : mukosa bukal,lidah
gingiva, palatum
Makula melanotik Fokal
Pada Kutan : = freckle / ephelis
Pada Vermillion bibir, bibir bawah : makula
Intra Oral : Gingiva,palatum,mukosa bukal : makula
(1-3 mm), oval,batas jelas,coklat-hitam
Sering pada area terpapar matahari
D.D. : Nevus, Amalgam tattoo, Ecchymoses

Mikroskopis: sel basal terdapat granula melanin,tanpa proliferasi melanosi

MAKULA MELANOTIK ORAL/LABIAL


- Lesi pigmentasi , tidak berkaitan dengan kulit
- Etiologi: belum diketahui pasti, dugaan trauma
- Paparan matahari bukan factor pencetus
- Bibir bawah, gingiva, semua area mukosa, lesi<1 cm,
oval, batas jelas atau ireguler, tidak membesar, tidak bertam
bah gelap dengan paparan matahari
- Tidak bahaya, tidak ada proliferasi melanosit
- Terapi : Bedah, tidak kambuh
- DD: amalgam tattoo, ecchymoses, focal melanotic nevus
ORAL MELANOACANTHOMA
- Lesi jinak mukosa, tidak bahaya
- makula, atau plaque-like lesion, warna gelap, cepat membesar, sering pada wanita
kulit hitam, lesi soliter, dapat bilateral dan multifokal, pada semua permukaan mukosa,
sering mukosa bukal, diameter kecil sampai beberapa cm, difus, ireguler
- DD : makula melanotik, melanoma, nevus pigmentosis
- Diagnosis : biopsy
- Mikroskopis: proliferasi melanosit dendritic sepanjang epitel yang menebal (acantho
- tic, dan spongiotic)

Nevus = Nevi = moles


-proliferasi melanosit jinak
Pada Kutan : Nodula coklat
Pada Mukosa oral ( jarang ) : Palatum, gingiva, mukosa bukal,
bibir : makula-nodula : coklat
Tipe Nevus : ( berdasar histologi )
1) Intramucosal nevi 55% :=intradermal:nodul,coklat
2) Blue nevi 36% : kulit,biru
3) Compound nevi 6% :dome-shaped
4) Junctional nevi 3% : makula,oval,coklat

Melanoma
Neoplasma maligna
Pada : gingiva labial,palatum keras anterior,alveolar ridge maksila
Stad. Awal : makula-ada peninggian, ireguler, coklat-hitam
D.D. : Amalgam tattoo, nevi,makula melanotik
Mikroskopis: sel nevus dengan atipia nukleus hiperkhromatosis dalam
sel basal
Terapi : Eksisi
Perhatikan : Perubahan ukuran peradangan perdarahan,
ulserasi,pembesaran limfonode
Penyakit Addison
Penyakit endokrin, hipofungsi adrenocortical sekresi ACTH  melanosit
Siku, telapak tangan : hiperpigmentasi
Mukosa bukal, gingiva : hiperpigmentasi melanotik (tanda awal)
Laboratoris : peningkatan level ACTH, penurunan kortisol
Terapi : Kortikosteroid

Sindroma Peutz-Jegher
Heriditer
Bibir (perioral), telapak tangan, kaki : makula melanotik multipel
Lidah anterior, mukosa labial, bukal : makula melanotik multipel
Pada usus kecil : intestinal polyposis
Histologik : basilar melanogenesis tanpa proliferasi melanosit
LESI PIGMENTASI EKSOGEN
Amalgam tattoo
Mukosa bukal, gingival, palatum : makula soliter (fokal) : abu-abu kebiruan-hitam
Lesi iatrogenic,sesdh cabut gigi,preparasi gigi beramalgam
Mikroskopis : granular kecoklatan sekitar dinding pembuluh darah

Graphite tattoo
Trauma pensil
Palatum : makula, soliter, abu-abu-hitam

Simtom :

ORNAMENTAL TATTOO : - India inks. Terdiri dari partikel karbon


- Kutan, mukosa
Hairy tongue
Dorsum,ditengah lidah 1/3 posterior : hijau-coklat-hitam
Kolonisasi bakteri chromogenic, kopi, teh
fungi

KERACUNAN LOGAM BERAT


Lead poisoning
( sumber: Baterai, cat, asap kendaraan )
Sepanjang marginal gingival : biru tua-hitam  lead line
Mudah terjadi,bila ada keradangan gingiva
Bismuth poisoning
( Obat diare, obat penyakit kulit )
Gingival, bibir, mukosa bukal, lidah : garis tipis kehitaman  bismuth line

Terapi lesi pigmentasi


Tidak ada terapi, observasi : bila diagnosis pasti dapat ditegakkan melalui
gambaran klinik
Rujukan : bila terjadi perubahan bentuk, ukuran : pemeriksaaan HPA, eksisi

Amalgam tattoo Nevus Intramukosa Melanoma Melanoma


maligna
Drug-induced melanosis
- pigmentasi,makula localized,dapat luas
-pada palatum, dapat multifocal dalam mulut
-obat2an:quinoline,amodiaquine antimalaria,minocycline (u/acne}.obat
kontrasepsi
-Mikroskopis:basilar melanosis tanpa proliferasi melanosit

Smoker’s melanosis
-Makula melanosis,difus:mukosa gingiva,labial,bukal,lidah’
palatum,dasar mulut
-melanogenesis distimulasi oleh produk tembakau
-HPA; sama dengan physiologic pigmentation,makula melanotik
Pigmentasi fisiologik
• Multifokal atau difus
• Orang Asia,Latino,orang berkulit hitam
• Klinis : I.O: gingiva, permukaan mukosa lain
• Patch hiperpigmentasi
• Terlihat pada masa anak
• DD : smoking, drug induced melanosis, heavy
metals pigmenation
- Mikroskopis : pigmen melanin meningkat didalam
lapisan sel basal
- Terapi : gingivektomi, cryosurgery
PIGMENTASI IDIOPATIK
Laugier-Hunziker Pigmentation
• hiperpigmentasi: makula : mukosa bibir,
bukal

mukosa lain: esophageal,genital,konjung


tiva, juga permukaan tangan
dan kaki
Manifestasi Klinis
Laugier-Hunziker Pigmentation

• Makula oral, multipel,ireguler,coklat/coklat


tua, diameter tidak lebih dari 5 mm

- Mikroskopis : peningkatan pigmen melanin


pada lapisan sel basal tanpa
peningkatan melanosit,
melanin incontinentia pada
lamina propria superfisial
Sarkoma Kaposi

Makula ungu kemerahan pada palatum keras


Sarkoma Kaposi
Lidah
KUIS
1. Sebutkan 3 cara transmisi
infeksi HIV/AIDS
2.Sebutkan 4 tahap pengelola
an alat kedokteran gigi
setelah selesai tindakan
perawatan untuk proses
sterilisasi
3.Sebutkan 2 (dua) kelainan mukosa
mulut akibat pigmentasi eksogen