Anda di halaman 1dari 37

Evaluasi Perizinan

a) Uraian mengenai kepemilikan, hak guna lahan, izin


usaha pertambangan, dsb, tanggal persetujuan, mulai, dan
masa berlakunya izin usaha pertambangan. Bila
perpanjangan agar dijelaskan.
b) Penjelasan mengenai daerah target eksploitasi dan/atau
daerah yang dilepas
c) Penjelasan mengenai bahan galian yang diselidiki
d) Luas wilayah usaha pertambangan, dan luas daerah
penyelidikan
EXPLANATION :

Joint Studi Area

Recommended
Exploration Area
Evaluasi mengenai keadaan daerah
penyelidikan

a) Penjelasan mengenai lokasi,


dan pencapaian daerah serta
keadaan daerah penyelidikan.
b) Informasi mengenai keadaan
geologi secara regional
Geological map
of the Barito Basin
( after Supriatna et al., 1994)

Recommended
Exploration Area
Evaluasi mengenai geologi dan sumber daya bahan
galian

a)Uraian singkat mengenai penyelidik terdahulu yang telah melakukan


penyelidikan di daerah itu.
b) Uraian mengenai daerah tertentu yang sudah diketahui keadaan
geologinya secara rinci, terutama dalam kaitannya dengan keberadaan sumber
daya.
c) Uraian mengenai keterdapatan atau indikasi
pemineralan, jenis, sebaran/pelamparan, bentuk tubuh bahan galian, atau
perkiraan potensinya.
d) Secara ringkas dipaparkan mengenai informasi hasil penyelidikan
geokimia, geofisika, dsb.
e) Tersedianya peta-peta topografi, penginderaan jauh, geologi, dsb.
Potential Mineral Supply

Images from University of Otago New Zealand, Geology


Evaluasi mengenai kegiatan
penyelidikan
a) Informasi mengenai waktu penyelidikan.
b) Informasi mengenai kegiatan yang dilakukan, dan
volumenya.
c) Informasi mengenai pengambilan contoh (jenis,
kerapatan, dan pola).
d)Informasi unsure/parameter yang dianalisis, dan
nama/tempat laboratorium.
e) Informasi mengenai pengolahan data
f) Bila dilakukan estimasi sumber daya, sebutkan
metode, dan kualitasnya
Resume of Coal Chemical Analysis based on Outcrops
and Boreholes
Evaluasi mengenai hasil penyelidikan

a)Geologi daerah penyelidikan (pemberian batuan,


formasi, ubahan, struktur, dan mineralisasi.
b)Informasi mengenai hasil penyelidikan seperti
geofisika, geokimia parit/sumur uji, pengeboran, dan
hubungannya dengan geologi dan sumberdaya.
c) Informasi mengenai endapan bahan galian seperti
tipe, bentuk, seberan/pelamparan,
dan klasifikasi sumber daya/cadangan.
Evaluasi mengenai pelaksana
peralatan dan biaya
a) Informasi mengenai kualifikasi/keahlian, dan
jumlahnya tenaga kerja (dilampirkan dengan daftar),
apabila menggunakan tenaga kerja asing harus
dilengkapi dengan surat izin kerja tenaga asing.
b)Bila kegiatan tidak dilakukan sendiri, harus
dilengkapi nama konsultan atau kontraktor yang
melaksanakan, kualifikasi tenaga kerjanya, biaya serta
surat izin jasa pertambangan.
c) Informasi mengenai peralatan, metode analisis,
dan laboratorium yang digunakan.
d) Biaya.
Evaluasi mengenai kualitas dan
kelengkapan lampiran
a) Peta lokasi daerah kerja, lokasi pengambilan
contoh, sumur/parit uji, dan pengeboran.
b) Peta geologi, pemineralan, pelamparan bahan
galian, geokimia, dan geofisika.
c) Peta yang berhubungan dengan estimasi dan
klasifikasi sumber daya.
d) Daftar contoh, hasil analisis, dan sertifikat hasil
analisa
Evaluasi Ekonomi

1. NILAI UANG
A. BUNGA TETAP
B. NILAI MAJEMUK (COMPOUND VALUE)
C. NILAI SEKARANG (PRESENT VALUE)

2. Analisa Payback (Payback Period)


3. Analiasa Net Present Value
4. Internal Rate Return (IRR)
5. Break Event Point (BEP)
NILAI UANG
Konsep Dasar Time Value of Money
 Konsep ini berbicara bahwa nilai uang satu juta yang
Anda punya sekarang tidak sama dengan satu juta pada
sepuluh tahun yang lalu atau sepuluh tahun kemudian.

 Sebagai contohnya:
Jika sepuluh tahun lalu dengan satu juta, Anda bisa
membeli satu motor Honda produk PT Astra
International Tbk (ASII). Maka sekarang dengan jumlah
uang yang sama hanya bisa membeli dua rodanya saja.
Sepuluh tahun kemudian, uang satu juta tadi mungkin
hanya bisa untuk membeli helm motor saja.
Lanjutan……
Konsep time value of money ini sebenarnya ingin
mengatakan bahwa jika Anda punya uang sebaiknya -
bahkan seharusnya- diinvestasikan, sehingga nilai
uang itu tidak menyusut dimakan waktu. Sebab, jika
uang itu didiamkan, ditaruh di bawah bantal,
brankas, atau lemari besi maka uang itu tidak bekerja
dan karenanya nilainya semakin lama semakin turun.
PERHITUNGAN-PERHITUNGAN NILAI UANG
DARI WAKTU

1. BUNGA TETAP
2. NILAI MAJEMUK (COMPOUND VALUE)
3. NILAI SEKARANG (PRESENT VALUE)
4. NILAI MAJEMUK DARI ANNUITY
5. NILAI SEKARANG DARI ANNUITY
1. Bunga Tetap
Perhitungan bunga ini sangat sederhana, yang diperhitungkan
dengan besarnya pokok yang sama dan tingkat bunganya juga
sama pada setiap waktu.
Walaupun pokok pinjaman pada kenyataannya sudah
berkurang sebesar angsuran pokok pinjaman namun dalam
perhitungan ini tetap digunakan standar perhitungan yang sama.
Contoh :
Perusahaan akan meminjam uang dari bank untuk membiayai
proyek investasi sebesar Rp 10.000.000,00 dengan bunga 15%
per tahun dalam waktu 4 tahun dan diangsur 4 kali. Maka bunga
yang harus dibayar seperti berikut :
Pembayaran Bunga

Th. Pokok-pokok Besarnya Besarnya Jumlah


Pinjaman Rp angsuran per bunga per Bunga
Tahun Rp tahun Rp Keseluruhan
Rp
1 10.000.000,00 2.500.000,00 1.500.000,00 1.500.000,00
2 7.500.000,00 2.500.000,00 1.500.000,00 3.000.000,00
3 5.000.000,00 2.500.000,00 1.500.000,00 4.500.000,00
4 2.500.000,00 2.500.000,00 1.500.000,00 6.000.000,00
I = Besarnya keseluruhan bunga
PV = Besarnya pinjaman (nilai saat ini)

Rumus :
n
i
= Jumlah tahun/bulan
= Tingkat bunga

I = PV.n.i
FV = Jumlah yang harus dibayarkan(nilai
masa depan)

FV = PV+I
= PV + (PV.n.i)
= PV(1 + n.i)
= 10.000.000(1 + 4 x 0,15)
FV = 16.000.000
2. NILAI MAJEMUK (FUTURE VALUE)

Nilai majemuk (compound value) adalah


penjumlahan dari sejumlah uang permulaan/pokok
dengan bunga yang diperolehnya selama periode
tertentu, apabila bunga tidak diambil pada setiap
saat.
Contoh:
Nilai Majemuk dari Pinjaman
No Pokok pinjaman Bunga pada Akhir Pokok +Bunga
Tahun (15%)

1 Rp 10.000.000,00 Rp 1.500.000,00 Rp 11.500.000,00


2 Rp 11.500.000,00 Rp 1.725.000,00 Rp 13.225.000,00
3 Rp 13.225.000,00 Rp 1.983.750,00 Rp 15.208.750,00
4 Rp 15.208.750,00 Rp 2.281.312,50 Rp 17.490.062,50
5 Rp 17.490.062,50 Rp 2.623.509,00 Rp 20.113.571,50
Rumus :
• FV = PV (1+i)n
5
FV = 10.000.000(1+0,15)
FV =10.000.000 x 2,011
FV = 20.110.000
3. NILAI SEKARANG (PRESENT VALUE)
 Present value (nilai sekarang) merupakan
kebalikan dari compound value/nilai majemuk
adalah besarnya jumlah uang, pada permulaan
periode atas dasar tingkat bunga tertentu dari
sejumlah uang yang baru akan diterima beberapa
waktu/periode yang akan datang.
 Jadi present value menghitung nilai uang pada
waktu sekarang bagi sejumlah uang yang baru
akan kita miliki beberapa waktu kemudian.
RUMUS :
Contoh:
• Berapa nilai sekarang dari sejumlah
uang sebesar Rp 10.000.000,00 yang
baru akan diterima pada akhir tahun
ke-5 bila didasarkan tingkat bunga
15% dengan bunga majemuk?
• PV = 10.000.000
5
(1+0,15)
= 10.000.000
2,011
= 4.972.650
4.NILAI MAJEMUK DARI ANNUITY

Annuitas atau annuity merupakan seri dari


pembayaran sejumlah uang dengan
sejumlah yang sama selama periode
waktu tertentu pada tingkat bunga
tertentu.
Rumus:

• FV (A) = nilai anuitas pada waktu = n


• A = nilai individu peracikan pembayaran di masing-
masing periode
• I = tingkat bunga yang akan ditambah untuk setiap
periode waktu
• n = jumlah periode pembayaran
Contoh:
Perusahaan akan membayarkan pinjaman sebesar
Rp 2.000.000,00 dalam 5 tahun setiap akhir tahun
berturut-turut dengan bunga 15%, tetapi
pembayarannya akan dilakukan pada akhir tahun ke-
5. Berapa jumlah majemuk dari uang
tersebut(compound sum)?
5
FV(A) = 2.000.000 (1+0,15) - 1
0,15
FV(A)=2.000.000x 6,742
FV(A)= 13.484.000
5.NILAI SEKARANG DARI ANNUITY
• Perhitungan nilai sekarang (present value) dari
suatu annuity adalah kebalikan dari perhitungan
jumlah nilai majemuk dari suatu annuity.
Rumus:

• Contoh:
Bank akan menawarkan kepada perusahaan uang
sebesar Rp 2.000.000,00 per tahun yang diterima
pada akhir tahun dengan bunga yang ditetapkan
15% per tahun.
Maka berapa present value/nilai sekarang dari
sejumlah penerimaan selama 5 tahun?
PV(A) = 2.000.000 . 1- 1
5
0,15 (1+0,15)

= 13.333.333 . 1- 1
2.011
= 13.333.333 . ( 1 - 0,497)
= 13.333.333 . 0,503
= 6.706.666
Hubungan Nilai Waktu dari Uang dan
Kebijaksanaan Investasi
 Kebijaksanaan investasi akan terkait masa yang akan
datang, tetapi dalam penilaian menguntungkan
tidaknya akan dilaksanakan pada saat sekarang.
 Dengan demikian terutama penerimaan bersih dari
pelaksanaan investasi yang akan diterima pada
waktu yang akan datang harus dinilai sekarang,
apakah penerimaan sekali atau berangsur-angsur
dengan menggunakan perhitungan-perhitungan di
atas tadi.