Anda di halaman 1dari 22

MAKALAH

DATA STATISTIK DESKRIPTIF


NILAI UTS SISWA
Disusun oleh:

1. Bayu Prasetyo (12173145)


2. Candra Randi Nugroho (12174885)
3. Dimas Andi Nugroho (12174380)
4. Daniel Fransiskus Saragih (12173569)
5. Muhamad Angga Maulana (12174017)
6. Muhamad Azhar Makarim (12173149)
7. Muhamad Habibi (12172913)
8. Ridwan Juniar Saputra (12174959)
DAFTAR ISI

Halaman Depan ............................................................... 1


Daftar Isi .......................................................................... 2
Kata Pengantar ................................................................. 3
Bab I Pendahuluan ........................................................... 4
A. Latar Belakang................................................... 4
B. Maksud dan Tujuan ........................................... 4
Bab II Pembahasan ........................................................... 5
A. Landasan Teori .................................................... 5
B. Contoh Kasus ..................................................... 9
Penutup .............................................................................. 15
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya
sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai. Tidak lupa kami juga
mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari pihak yang telah
berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun
pikirannya.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan
dan pengalaman bagi para pembaca. Untuk kedepannya dapat memperbaiki
bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami dan yakin
masih banyak kekurangan dalam makalah ini, maka dari itu kami sangat
mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi
kesempurnaan makalah ini.

Jakarta, 22 Desember 2018

Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Maksud dan Tujuan


Pada hakekatnya statistik adalah suatu kerangka teori- Mengetahui cara menghitung dengan Ukuran
teori dan metode-metode yang telah dikembangkan Gejala Pusat Data yang Dikelompokkan
untuk melakukan pengumpulan, analisis, dan pelukisan
data sampel guna memperoleh kesimpulan-kesimpulan
yang bermanfaat. Memberikan suatu infromasi dalam pengolahan
data
Adapun satatistika adalah ilmu tentang cara-cara
mengumpulkan, menggolongkan, menganalisis, dan Membantu mempermudah penyajian data
mencari keterangan yang berhubungan dengan
pengumpulan data yang penyelidikan dan kesimpulannya Memacu mahasiswa untuk dapat memahami
berdasarkan bukti-bukti berupa angka-angka. pengumpulan, pengolahan serta penganalisaan
• Secara umum kedudukan statistika memiliki beberapa data, penarikan kesimpulan serta pembuatan
manfaat, antara lain: keputusan
• Menyajikan data secara ringkas dan jelas, sehingga Menambah wawasan dalam hal menganalisa
lebih mudah dimengerti oleh para pengguna. sebuah data
• Menunjukkan trend atau tendensi perkembangan suatu Menyajikan secara cepat dan mudah statistika
masalah.
yang diperlukan
• Melakukan penarikan kesimpulan secara ilmiah.
Membantu mengambil dan menyimpulkan
Statistika deskriptif berkenaan dengan bagaimana data suatu data dan keputusan di suatu perusahaan
yang dapat digambarkan/dideskripsikan baik secara
numerik (misal menghitung rata – rata dan deviasi standar) Mengolah secara cepat data-data yang
atau secara grafis (dalam bentuk tabel atau grafik) untuk
mendapatkan gambaran sekilas mengenai data tersebut diperlukan
sehingga lebih mudah dibaca dan dipahami.
BAB II
Landasan Teori
PEMBAHASAN
Distribusi Frekuensi Penyusunan Distribusi Frekuensi
Distribusi frekuensi adalah daftar nilai Jenis – Jenis Distribusi Frekuensi Mamba array data atau data terurut
data ( bisa nilai individual atau nilai data (bila diperlukan).
yang sudah dikelompokkan ke dalam Distribusi Frekuensi Kumulatif
selang interval tertentu) yang disertai Menentukan range (jangkauan) :
dengan nilai frekuensiyang sesuai. Distribusi yang nilai frekuensinya
diperoleh dengan cara selisih antara nilai yang terbesar
Pengelompokkan data ke dalam menjumlahkan frekuensi demi dengan nilai yang terkecil.
beberapa kelas dimaksudkan agar ciri-
ciri penting data tersebut dapat segera frekuensi.
terlihat. Daftar frekuensi ini akan R = Xmax – Xmin.
memberikan gambaran yang khas Distribusi Frekuensi Relatif
tentang bagaimana keragaman data. R = Range
Sifat keragaman data sangat penting Suatu jumlah persentase yang
untuk diketahui, karena dalam menyatakan banyaknya data pada Xmax = Data Tertinggi
pengujian-pengujian statistik selanjutnya suatu kelompok tertentu.
kita harus selalu memperhatikan sifat
dari keragaman data. Tanpa Xmin = Data Terendah
memperhatikan sifat keragaman data, Distribusi Frekuensi Kumulatif Relatif
penarikan suatu kesimpulan pada
umumnya tidaklah sah. Dapat didapatkan dengan dua
cara. Pertama, kita menjumlahkan
Distribusi frekuensi umumnya disajikan frekuensi relatif dari kelas interval
dalam daftar yang berisi kelas interval pertama sampai kelas interval
dan jumlah objek (frekuensi) yang
termasuk dalam kelas interval tersebut. tersebut. Atau kita bisa
mendapatkannya dengan membagi
Fungsi distribusi frekuensi adalah frekuensi kumulatif dengan total
mengatur data mentah (belum data.
dikelompokkan) ke dalam bentuk yang
rapi tanpa mengurangi data yang ada
• Menentukan banyaknya kelas dengan mempergunakan
rumus Sturges.
Kelas adalah penggolongan data yang dibatasi dengan nilai
terendah dan nilai tertinggi yang masing - masing dinamakan
batas kelas.

K = 1 + 3,3 log N
K = banyaknya kelas
N = jumlah data yang diobservasi.
• Menentukan interval kelas
Interval kelas adalah lebar dari sebuah kelas dan
dihitung dari perbedaan antara kedua tepi kelasnya.
I = R/K
I = Interval Kelas
R = Range
K = Banyaknya Kelas
• Menentukan batas-batas kelas
Batas – batas kelas adalah nilai batas dari pada
tiap kelas dalam sebuah distribusi, terbagi menjadi States class limit
dan Class Bounderies (Tepi kelas).
tbk = bbk – 0,5(skala terkecil)
tak = bak + 0,5(skala terkecil)
Panjang interval kelas = tak – tbk
tbk = tepi bawah kelas
bbk = batas bawah kelas
tak = tepi atas kelas
bak = batas atas kelas
• Menentukan titik tengahnya
Median adalah rata – rata hitung dari kedua batas kelasnya atau tepi
kelasnya
½ ( Batas atas kelas + batas bawah kelas)
• Memasukkan data ke dalam kelas-kelas yang sesuai dengan memakai
sistem Tally atau Turus.
• Menyajikan distribusi frekuensi : isi kolom frekuensi sesuai dengan
kolom Tally / Turus
•Ukuran Gejala Pusat Data Yang Dikelompokkan

•Median
Sebuah nilai data yang berada di tengah-tengah dari rangkaian data yang telah tersusun secara teratur. Posisi
tengah dari seperangkat data sebanyak N yang telah terurut terletak pada posisi yang ke (N + 1)/2.
•Mean
Nilai rata-rata hitung (mean) adalah total dari semua data yang diperoleh dari jumlah seluruh nilai data dibagi
dengan jumlah frekuensi yang ada.
Rumus:

Keterangan:
ƒ = frekuensi
m = titik tengah
•Median
Median merupakan sebuah nilai data yang berada di tengah-tengah dari rangkaian data yang telah
tersusun secara teratur.
Rumus:

Keterangan:
Med = median data kelompok
Lm = tepi bawah kelas median
N = jumlah frekuensi
∑ƒ = frekuensi kumulatif di atas
kelas median
ƒm = frekuensi kelas median
c = interval kelas median
• Modus

Modus adalah suatu bilangan atau keterangan yang mempunyai frekuensi tertinggi atau bilangan yang sering muncul.
Rumus:

Keterangan:
Mod = modus data kelompok
Lmo = tepi bawah kelas modus
d1 = selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sebelum modus
d2 = selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sesudah modus
c = interval kelas modus
•Kuartil
Kuartil adalah bilangan-bilangan atau keterangan-keterangan yang membagi
suatu deretan bilangan atau deretan keterangan menjadi empat bagian yang
sama.
Rumus:

•Desil
Desil adalah suatu rangkaian data yang membagi suatu distribusi menjadi 10
bagian yang sama besar.
Rumus:
•Persentil
Persentil adalah ukuran letak yang membagi suatu distribusi menjadi 100 bagian yang sama besar.
Rumus:

Keterangan:
Qi = kuartil ke-i
Di = desil ke-i
Pi = persentil ke-i
L = tepi bawah kelas kuartil, desil, persentil
N = jumlah frekuensi
∑ƒ = frekuensi kumulatif “dari atas” pada kelas sebelum kelas Qi/Di/Pi
ƒ = frekuensi kelas kuartil, desil, persentil
c = interval kelas kuartil, desil, persentil
A. Contoh Kasus
1. Distribusi Frekuensi
Nilai UTS siswa SMK Negeri 42 Jakarta
78 84 91 85 90
80 84 86 82 87
88 85 88 94 92
85 83 83 87 91

Penyelesaian:

a. Pengurutan Data
78 80 82 83 83
84 84 85 85 85
86 87 87 88 88
90 91 91 92 94
• Menentukan Range
R = Xmax – Xmin
= 94 – 78
= 16

• Menentukan banyak kelas


K = 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 log 20
= 1 + 4,29
= 5,29 → 5

• Menentukan interval kelas


I = R/K
= 16/5
= 3,2 → 3
Tabel kelas yang didapatkan
Kelas Nilai Frekuensi

1 78-82 3
2 83-84 4
3 85-87 6
4 88-90 3
5 91-94 4
•Menentukan batas kelas/tepi kelas

Kelas Nilai Frekuensi Tbk Tak

1 78-82 3 77,5 82,5

2 83-84 4 82,5 84,5

3 85-87 6 84,5 87,5

4 88-90 3 87,5 90,5

5 91-94 4 90,5 94,5


•Menentukan median

Median kelas 1 : ½ (78 + 82) = 80


Median kelas 2 : ½ (83 + 84) = 83,5
Median kelas 3 : ½ (85 + 87) = 86
Median kelas 4 : ½ (88 + 90) = 89
Median kelas 5 : ½ (91 + 94) = 92,5

Interval Tepi Kelas Median Turus Frekuensi

78 - 82 77,5 – 82,5 80 III 3

83 - 84 82,5 – 84,5 83,5 IIII 4

85 - 87 84,5 – 87,5 86 IIIII I 6

88 - 90 87,5 – 90,5 89 III 3

91 - 94 90,5 – 94,5 92,5 IIII 4


•Menyajikan Distribusi Frekuensi

Frekuensi
Interval Tepi Kelas Median Frekuensi Frekuensi Relatif Frekuensi Kumulatif Relatif
Kumulatif

78 – 82 77,5 – 82,5 80 3 3 15% 15%

83 – 84 82,5 – 84,5 83,5 4 7 20% 35%

85 – 87 84,5 – 87,5 86 6 13 30% 65%

88 – 90 87,5 – 90,5 89 3 16 15% 80%

91 - 94 90,5 – 94,5 92,5 4 20 20% 100%


• Ukuran Gejala Pusat Data yang Sudah dikelompokkan

Nilai
ƒ ƒ≤ ƒ≥ M (Titik Tengah) ƒi . Mi
20 80 240
78 - 82 3 3

16 83,5 334
83 - 84 4 7

10 85 510
85 - 87 6 13

7 89 267
88 - 90 3 16

3 92,5 370
91 - 94 4 20

1721
∑ 20
• Rata-Rata Hitung • Modus

1
Mod = 78 + ( ).3
1+2
240+334+510+267+370 1721 3
x=
3+4+6+3+4
= 20
= 86,05 = 78 +
3
= 78 + 1 = 79

• Median • Kuartil

10−3
Q2 = 83,5 + ( ).
4
21
= 83,5 +
4
20−3 = 83,5 + 5,25 = 88,75
Med = 78 + .3 15−7
4
17 Q3 = 85 + ( ). 3
= 78 + . 3 6
4 = 85 + 4 = 89
= 78 + 12,75 = 90,75
• Desil • Persentil

4−3 10−3
D2 = 83,5 +( ). 3 P50 = 83,5 +( ). 3
4 4
= 83,5 + 0,75 = 84,25 = 83,5 + 5,25 = 88,75
8−16 18−7
D4 = 89 +( ). 3 P90 =85 +( ). 3
4 6
= 89 + (-6) = 83 = 85+ 5,5 = 90,5
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Distribusi Frekuensi
mencakup penyajian data, pengelompokan data kedalam suatu daftar atau
tabel, kelas interval serta diagram dari hasil penelitian.
Sedangkan Ukuran Gejala Pusat Data yang Sudah Dikelompokkan
mencakup penyajian rata – rata, median, modus, kuartil, desil dan persentil.
Dalam kehidupan sehari–hari penggunaan aplikasi Microsoft Excel
atau SPSS dapat memberikan manfaat yang besar dalam perusahaan ataupun
dalam dunia pendidikan dan bila dibandingkan hasil dari pengolahan data
secara manual dengan hasil pengolahan data secara otomatis yaitu dengan
aplikasi microsoft excel atau SPSS, akan memperoleh hasil yang berbeda
dari keduanya. Pertama dalam keakuratan pengolahan data secara otomatis
lebih mendekati kebenaran melalui program daripada pengolahan data secara
manual. Lalu dalam hal efisiensi waktu pengolahan dengan aplikasi
Microsoft excel atau SPSS waktu yang digunakan dapat menjadi lebih efisien
ketika melakukan pengolahan data.

Saran
Pada perhitungan dengan menggunakan cara manual diperlukan
ketelitian dan kecermatan agar tidak terjadi kesalahan. Untuk memperkecil
kesalahan kita bisa menggunakan Microsoft Excel atau SPSS sebagai cara
untuk membandingkan hasil keakuratan antara analisis manual dengan
analisis aplikasi Microsoft Excel atau SPSS.