Anda di halaman 1dari 13

Nama Kelompok :

•Dimas Andi Nugroho (12174380)


• Muhamad Angga Maulana (12174017)
•Daniel Fransiskus Saragih (12173569)
•Candra Randi Nugroho (12174885)
•Mukhammad Habibi (12172913)
•Bayu Prasetyo (12173145)
•Ridwan Juniar Saputra (12174959)
Latar Belakang

Pada hakekatnya statistik adalah


suatu kerangka teori-teori dan
metode-metode yang telah
dikembangkan untuk melakukan
pengumpulan, analisis, dan
pelukisan data sampel guna
memperoleh kesimpulan-kesimpulan
yang bermanfaat.
Dan dalam makalah ini kami akan mengangkat tema “Ukuran gejala
pusat data yang belum di kelompokkan”.

Maksud dan Tujuan

• Untuk memenuhi persyaratan dalam memperoleh nilai UAS Statistika


Deskriptif semester III.
• Untuk mengetahui pengertian dan perhitungan distribusi frekuensi.

• Untuk mengetahui cara perhitungan Ukuran Gejala Pusat Data yang


belum di kelompokkan.

• Membuat para mahasiswa lebih mengetahui dan memahami materi ini


melalui analisa data,

penarikan kesimpulan dan pembuat keputusan.


• Mengetahui cara pengolahan data materi menggunakan aplikasi
Microsoft Excel 2007/2010 atau SPSS.
BAB II
LANDASAN TEORI

TINJAUAN TEORI

Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, maka


perumusan masalah yang akan di bahas dalam makalah ini
adalah :

Istilah – istilah Distribusi Frekuensi.

Cara perhitungan data analisis distribusi frekuensi


menggunakan system manual dan aplikasi Microsoft Excel
2007/2010.

Pengertian Ukuran Gejala Pusat Data yang belum


dikelompokkan ( Rata – Rata, Median, Modus, Kuartil, Desil,
Persentil ).
BAB III
METODE PENELITIAN

Lokasi dan Waktu Penelitian


Lokasi : SMKN 42 JAKARTA BARAT
Jalan. Kamal Raya Cengkareng Timur No 2
Waktu penelitian : November 2018
Populasi dan Sampel Penelitian
Populasinya adalah seluruh data nilai untuk semua mata pelajaran
siswa kelas 3 SMKN 42
Jakarta Barat Sampel Penelitian :

Kami mengambil sampel data nilai mata pelajaran Matematika


jurusan AKUTANSI 1

Sumber Data
Sumber Data : SMKN 42 JAKARTA BARAT
Jalan. Kamal Raya Cengkareng Timur No 2

Analisis Data
Kami menganalisis data dari sampel data nilai mata pelajaran
Matematika dengan menggunakan Ms.Excel dan program SPSS.
BAB IV
PEMBAHASAN

Distribusi frekuensi adalah daftar nilai data ( bisa nilai


individual atau nilai data yang sudah dikelompokkan ke
dalam selang interval tertentu) yang disertai dengan nilai
frekuensiyang sesuai

Distribusi frekuensi umumnya disajikan dalam daftar yang


berisi kelas interval dan jumlah objek (frekuensi) yang
termasuk dalam kelas interval tersebut.

Fungsi distribusi frekuensi adalah mengatur data mentah


(belum dikelompokkan) ke dalam bentuk yang rapi tanpa
mengurangi data yang ada
Hasil Penelitian
Contoh Kasus Distribusi Frekuensi
Berikut ini adalah data nilai rapor siswa kelas 3 semester 5 jurusan
AKUTANSI 1 untuk mata pelajaran Matematika :
70 76 70 82 92
70 73 72 82 72
76 74 74 84 72
71 74 74 85 72
73 76 77 85 78
73 78 77 86 79
75 79 77 90 80
75 79 78 91 80
Pembahasan
Berikut ini cara untuk menggunakan analisis manual :
a. Mengurutkan data
b. Menentukan Range
c. Menentukan Banyaknya Kelas
d. Menentukan Panjang Interval Kelas
e. Menentukan Batas – batas Kelas
f. Menentukan Titik Tengah
g. Memasukkan data ke dalam kelas-kelas yang sesuai dengan
memakai sistem Tally atau Turus.
h. Menyajikan distribusi frekuensi : isi kolom frekuensi sesuai
dengan kolom Tally / Turus
JENIS – JENIS DISTRIBUSI FREKUENSI

a. Distribusi Frekuensi Kumulatif


adalah suatu daftar yang memuat frekuensi – frekuensi
kumulatif, jika ingin mengetahui banyaknya observasi yang ada
di atas atau dibawah suatu nilai tertentu.

KELAS INTERVAL FREKUENSI FREKUENSI KUMULATIF


70 - 73 11 11
74 - 77 12 23
78 - 81 8 31
82 - 85 5 36
86 - 89 1 37
90 - 92 3 40
TOTAL 40
Rata-rata, Median, dan Modus
Rata – Rata Hitung

Adalah nilai yang mewakili sekelompok data.


Data :

70 73 75 78 82
70 73 76 78 84
70 73 76 79 85
71 74 76 79 85
72 74 77 79 86
72 74 77 80 90
72 74 77 80 91
72 75 78 82 92
Rata – Rata ukur (geometri)
Adalah akar pangkat N dari hasil kali masing-masing nilai dari kelompok
tersebut.

G= N√x1.x2…..xN

G= 3√70.73.75.
=3√383250
= 72,63
= 72,63 dibulatkan = 72,64

c. Rata – Rata Harmonis


Adalah kebalikan rata-rata hitung dari kebalikan nilai-nilai data.

RH = N___
∑ (1 / Xi )
= 3____
∑(1/70+1/73+1/75)
= 3____
(5475/383250+5250/383250+5110/383250)
= 3____
15835/383250
= 3(383250) /15835
=72,60
Median
Adalah sebuah nilai data yang berada di tengah-tengah dari
rangkaian data yang telah tersusun secara teratur. Posisi tengah
dari seperangkat data sebanyak N yang telah terurut terletak
pada posisi yang ke (N + 1)/2.

Med = Lm + (N/2 - ∑f) . c


fm
Keterangan :
Med = Median data kelompok.
Lm = Tepi bawah kelas median.
N = Jumlah frekuensi.
∑f = Frekuensi kumulatif di atas kelas median.
fm = Frekuensi kelas median.
c = Interval kelas median.
Med= 73,5 +(40/2 – 11 ) .4
12

= 73,5+ (9) .4
12

= 73,5 + 3
= 76,5
Modus
adalah kumpulan data atau nilai yang paling sering muncul
atau data yang mempunyai nilai frekensi terbesar, jika pada
kumpulan data itu terdapat lebih dari satu data yang sama-
sama paling sering muncul, maka dalam kumpulan data itu
terdapat lebih dari satu modus.

Mod = Lmo + d1___ . c


d1 + d2
Keterangan :
Mod = Modus data kelompok.
Lmo = Tepi bawah kelas modus.
d1 = Selisih antara frekuensi kelas modus
dengan frekuensi kelas sebelum modus.
d2 = Selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi
kelas sesudah modus.
c = Interval kelas modus.
Kesimpulan
Dari pengertian dan penjelasan di atas
dapat disimpulkan bahwa Distribusi
Frekuensi mencakup penyajian data,
pengelompokan data kedalam suatu
daftar atau tabel, kelas interval serta
diagram dari hasil penelitian.