Anda di halaman 1dari 10

Clasifikasi KLASIFIKASI VEAU 1931

Group I • Celah pada langit-langit lunak

Group II • Celah pada langit-langit lunak dan keras


dibelakang foramen insisivum

• Celah pada langit-langit lunak


Group III dan keras mengenai tulang alveolar dan bibir pada
satu sisi

Group IV • Celah pada langit-langit lunak dan keras mengenai


tulang alveolar dan bibir pada dua sisi
Klasifikasi Kernahan dan Stark 1958:

• Grup I : Celah langit-langit primer, meliputi celah


bibir dan kombinasi celah bibir dengan celah pada
tulang alveolar. Celah biasanya terdapat pada
foramen insisivum
• Grup II : Celah langit-langit sekunder atau celah
yang terdapat di belakang foramen insisivum,
meliputi celah langit-langit lunak dan keras dengan
variasinya
• Grup III: Kombinasi celah langit-langit primer dan
sekunder
Klasifikasi LAHSAL:

• Karakter pertama: bibir


kanan pasien .karakter
terakhir: bibir kiri pasien.
• sumbing complete dengan
huruf kapital dan sumbing
incomplete dengan huruf
kecil.
• Tidak ada celah diwakili
dengan titik
A.Microform cleftl lip.
B.Unilateral incomplete cleft lip.
C.Unilateral complete cleft lip.
D. Bilateral complete cleft lip.
Tanda dan Gejala

Disfungsi velopharyngeal:
kesulitan mengontrol
Kesulitan untuk makan
aliran udara, maka Kesulitan menelan
atau menyusui
produksi suara menjadi
tidak normal.

Kerusakan tabung
Sulit bernafas Congenital missing teeth:
eustachius
Pemeriksaan penunjang
Transabdominal
ultrasonography (TA-US):
trimester dua kehamilan
Kepastian diagnosis
akan terkonfirmasi saat
3-D US seperti Ultrasonographic dilakukan pemeriksaan
surface rendered oro-palatal klinis pada bayi yang
(SROP) kehamilan 22-28 minggu sudah lahir

MRI pada umur gestasi 29-30


minggu
Gambaran ultrasonographic prenatal dengan cleft lip and palate pada umur gestasi 27
minggu.