Anda di halaman 1dari 9

HUBUNGAN ANTARA PARADIGMA

DENGAN TEORI KEPERAWATAN


DEFINISI PARADIGMA

PARADIGMA adalah hubungan teori-teori yang membentuk susunan


yang mengukur teori itu berhubungan satu dengan yang lain sehingga
menimbulkan hal-hal yang perlu diselidiki (Depkes RI, 1989)

PARADIGMA adalah pola pikir dalam memahami dan menjelaskan aspek


tertentu dari setiap kenyataan (Fegurson)

Menurut Thomas Kuhn (1979), PARADIGMA sebagai model, pola, atau


pandangan dunia yang dilandasi pada dua karakteristik yaitu
penampilan dari kelompok yang menunjukkan keberadaannya terhadap
sesuatu yang diyakini dan terbuka untuk penyelesaian masalah dengan
kelompoknya.
PARADIGMA KEPERAWATAN adalah suatu cara
pandang yang mendasar atau cara kita melihat,
memikirkan, memberi makna, menyikapi dan memilih
tindakan terhadap berbagai fenomena yang ada dalam
keperawatan.

Dengan demikian, paradigma keperawatan memberi


arah kepada perawat dalam menyikapi dan
menyelesaikan berbagai persoalan yang melingkupi
profesi keperawatan seperti aspek pendidikan dan
DEFINISI TEORI

TEORI merupakan sekelompok konsep yang membentuk sebuah pola yang


nyata dan menjelaskan suatu proses.

TEORI adalah hubungan beberapa konsep atau suatu kerangka konsep, atau
definisi yang memberikan suatu pandangan sistematis terhadap gejala-
gejala atau fenomena-fenomena dengan menentukan hubungan spesifik
antara konsep-konsep tersebut dengan maksud untuk menguraikan,
menerangkan, meramalkan dan atau mengendalikan suatu fenomena. Teori
dapat diuji, diubah, atau digunakan sebagai suatu pedoman dalam
penelitian.

TEORI adalah serangkaian konsep yang saling terkait yang menspesifikasi


TEORI KEPERAWATAN merupakan sekelompok konsep
yang menjelaskan tentang suatu proses, peristiwa, atau
kejadian mengenai keperawatan yang didasari oleh
fakta-faktayang telah diobservasi.
Paradigma dan teori keperawatan dapat dijadikan kedalam satu
kelompok, yaitu berdasarkan urutan/hierarki Ilmu pengetahuan
yang telah kita kenal, antara lain : (diurutkan berdasar yang
paling abstrak hingga yang paling praktikal)
1. Metaparadigma : Orang, Lingkungan, Kesehatan dan
Keperawatan.
2. Philosophy : Konsep dari Nightingle
3. Model Konseptual : Konsep Betty Neuman Sistem model
4. Teori : Grand teori, Middle range teori, dan Micro teori.
(Alligood, M.R., & Tomey, A.M. 2006. Nursing Theory).
Dari sini kita mengetahui bahwa ternyata posisi antara
paradigma keperawatan dengan teori cukup jauh, melompat 2
konsep terlebih dahulu (melewati Philosophy dan Model
Konseptual). Hal ini menyiratkan bahwa metaparadigma
keperawatan tidak dapat secara langsung memberikan
arahan/masukan kepada teori, Tidak seperti halnya teori yang
dapat langsung diturunkan dari Model Konseptual (Hierarki
Ilmu diatasnya).
Paradigma dibangun atau disusun atas empat unsur, yaitu manusia atau
klien, lingkungan, kesehatan dan keperawatan. Keempat unsur atau
elemen ini saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lainnya.
Unsur-unsur yang membentuk paradigma keperawatan inilah yang
membedakan dengan paradigma teori lain. Teori keperawatan didasarkan
pada keempat unsur tersebut, yaitu :
1. Manusia atau klien, sebagai penerimaa asuhan keperawatan (individu,
keluarga,
kelompok, danmasyarakat
2. Lingkungan, yaitu keadaan internal dan eksternal yang mempengaruhi
klien.
Hal ini meliputi lingkungan fisik.
3. Kesehatan, meliputi derajat kesehatan dan keseahteraan klien

Anda mungkin juga menyukai