Anda di halaman 1dari 16

RISET KUANTITATIF dan

KUALITATIF, ETNOGRAFI, dan


FENOMENOLOGI
Kelompok 2 :
Miftakhul Ma’arif (2017017255)
Praditya Sukma Ramadhan (2017017263)
Genduk Handini (2017017241)
Sella Rinjani Artiya Rukmana (2017017264)
Ristanti Nur Solikah (2017017267)
Pengertian Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk


menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas
atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan,
diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitaif. (Saryono)
Pengertian Penelitian Kualitatif
Penelitian kuantitatif: Metode penelitian yang berlandaskan pada
filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau
sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan
secara random, pengumpulan data menggunakan instrument
penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan
untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. (Sugiyono,2013)
Karakteristik Penelitian Kualitatif
1. Setting/latar alamiah atau wajar dengan konteks utuh (holistik).
2. Instrumen penelitian berupa manusia (human instrument).
3. Metode pengumpulan data observasi sebagai metode utama.
4. Analisis data secara induktif.
5. Proses lebih berperanan penting daripada hasil.
6. Penelitian dibatasi oleh fokus.
7. Desain penelitian bersifat sementara.
8. Laporan bernada studi kasus.
9. Interpretasi ideografik.
RISET KUANTITATIF DAN RISET KUALITATIF

Riset kuantitatif : bersifat sistematis dan menggunakan model bersifat


matematis, teori dan hipotesa yang digunakan berkaitan dengan
fenomena alam.

Riset kualitatif : berfokus pada pemahaman social yang terjadi pada


masyarakat. Penelitian menggunakan perspektif dan partisipan
Perbedaan Metode Kualitatif dan Kuantitatif

Metode kualitatif Metode kuantitatif

• Desain secara umum • Desain lebih jelas , lebih spesifik


• Teknik penelitian dengan observasi, • Teknik penelitian dengan tes,wawancara
eksperimen, wawancara terbuka terstruktur dan pengujian
• Mendapatkan data deskripsi, pendapat • Data berupa angka, skala, grafik yang bias
responden hasil lapangan dihitun
Fenomenologi
• Fenomenologi : jenis metode penelitian kualitatif yang diaplikasikan
untuk mengungkap kesamaan makna suatu konsep yang dialami
sekelompok individu dalam hidupnya.

• Studi fenomenologis : penerapan metode kualitatif dalam rangka


menggali dan mengungkapkan kesamaan makna sebuah konsep atau
fenomena yang menjadi pengalaman hidup sekelompok individu
Bentuk Metode Fenomenologi
Realistic Phenomenology: menekankan pada pencarian secara universal
mengenai persoalan berbagai objek yang meliputi tindakan manusia, motif
tindakannya dan nilai kepribadiannya (aspek etika, hukum, moral).

Constitutive Phenomenology: melihat pada fenomena masyarakat yang


membentuk dunianya sendiri melalui kesadaran yang melakukan tindakan
apa adanya (interaksi antara subjek yang berbeda stock of knowledge)

Existential Phenomenology: pemahaman terhadap pengalaman objek yang


terkait dengan kekerasan, konflik, kerinduan, keterbatasan, kekuasaan.

Hermeneutical Phenomenology: pemahaman terhadap eksistensi manusia


berdasarkan interpretasi terutama di bidang filsafat, sejarah, agama,
teknologi dan sebagainya.
Prosedur Riset Fenomenologi
1. Memastikan rumusan
2. Peneliti menangkap 3. Upaya ‘’Bracket out”,
masalah relevan untuk
fenomena untuk membantu peneliti
diteliti menggunakan
dipertanyakan makna bagi pemahaman mendalam
pendekatan
yang mengalaminya objektif, focus,
fenomenologis

4. Data fenomenologi 6. Tema yang muncul


5. Analisis data pada
narasi deskriptif dalam proses analisis,
prinsipnya, ditranskrip
dikumpulkan dari data peneliti mendeskripsi
dengan merujuk rumusan
cerita yang mengalami esensi universal dari
masala
fenomena yang diteliti fenomena yang diteliti
Etnografi
• Menurut Harris & Johnson (2000), etnografi dalam arti sederhana
adalah “a portrait of a people”
• Dalam konteks yang luas “Ethnography is a written description of a
particular culture - the customs, beliefs, and behavior-based on
information collected through fieldwork.”

• Metode penelitian yang diterapkan untuk mengungkapkan makna


sosio-kultural dengan cara mempelajari keseharian pola hidup dan
interaksi kelompok sosio-kultural dalam ruang spesifik.
Jenis-jenis Penelitian Etnografi

Etnografi Realis Etnografi Kritis

- Tipe tradisional - Tipe lebih kontemporer


- Data individu dari sudut - Merespon kondisi
pandang orang ketiga masyarakat

- -
Fokus Penelitian Etnografi
Biasanya penelitian ini mengkaji kebudayaan dalam masyarakat yang
merupakan konstruksi peneliti dari pelbagai informasi yang diperoleh di
lapangan.

Dalam konteks kebudayaan ini yang tergambar adalah tingkah laku


sosial masyarakat yang dilihat sebagaimana adanya.
Pengumpulan Data dalam Metode Etnografi

• Berbagai strategi lapangan yang dilaksanakan secara


Participant simultan melalui analisis dokumen, wawancara
Observation informan/responden, keterlibatan langsung,
pengamatan dan introspeksi

• Kegiatan yang cenderung mengamati objek yang


diteliti tanpa aktif terlibat dalam kegiatan kelompok
Observer orang yang diamati.
Participation • Keterlibatan peneliti dalam kegiatan tidak
menentukan aktivitas kelompok yang diamati
Kelebihan Metode Etnografi

Menemukan makna objek yang diteliti

Memahami norma yang berkembang dalam masyarakat

Memperkuat komunikasi hasil penelitian lebih efektif dengan audiens

Mengindetifikasi kendala untuk solusi yang diperlukan masyarakat


Tahapan Penelitian Etnografi
• Defenisikan masalah
• Temukan orangnya
• Susun rencana penelitian
• Kumpulkan data
• Analisis dan interpretasi data
• Berbagi pandangan
Daftar pustaka

• https://sosiologis.com/etnografi
• http://sosiologis.com/fenomenologi
• https://kompasiana.com/maulanaaffandi0852/5c95ea050b531c6d73786e62/pengertian-dan-
macam-macam-metode-penelitian
• https://slideplayer.info/slide/13127463/
• https://slideplayer.info/slide/1909569/
• https://pakdosen.co.id/penelitian-kualitatif-menurut-para-ahli/

Anda mungkin juga menyukai