Anda di halaman 1dari 10

PERAN DAN PROGRAM

PUSKESMAS
DALAM MENURUNKAN AKI
 “Di Indonesia, kematian ibu (Maternal Mortality)
masih merupakan masalah yang krusial. Setiap
tahun diperkirakan 20.000 ibu meninggal karena
komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas. Ini
merupakan tantangan besar bagi perempuan
Indonesia yang secara kolektif mempunyai resiko
kematian karena komplikasi kehamilan,
persalinan dan nifas,” kata Ketua Umum
Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr Dewi
Motik Pramono, Msi
 Secara umum masalah tersebut disebabkan oleh
“3 Terlambat” dan “3 Terlalu” yaitu Terlambat
dalam mengambil keputusan; Terlambat sampai
ke tempat rujukan karena faktor transportasi;
dan Terlambat dalam mendapat pelayanan di
tempat fasilitas kesehatan karena tidak ada alat,
sarana, atau tenaga terampil. Sedangkan
3Terlalu adalah: Terlalu muda saat melahirkan;
Terlalu tua masih juga melahirkan; Terlalu
Terlalu dekat jarak melahirkan
 . Survey menunjukkan bahwa 10% dari remaja
putri menikah pada usia di bawah 16 tahun di
Jawa Barat bahkan mencatat angka 16 %.
Proporsi kehamilan remaja mencapai 4,1%.
Selain hal tersebut di atas, ibu melahirkan
mengalami kematian karena pendarahan,
eklamsia, infeksi dan aborsi. Empat faktor ini
merupakan 70 persen penyebab yang
menimbulkan kematian ibu
• Angka kematian ibu di Puskesmas Kelurahan
Cipete Utara tahun 2011 yaitu 0/100.000
persalinan hidup
 Program Kerja Puskesmas dalam
 Menurunkan AKI

 1) Memberikan tablet zat besi (Fe)


 Kebutuhan Fe pada wanita hamil meningkat

 karena bayi dikandungan juga memerlukan

 Fe. Kekurangan zat besi pada ibu hamil

 berisiko terkena anemia. Berbagai gangguan

 akan dialami ibu hamil jika terkena anemia,

 dan menyebabkan abortus.


 2) Memberikan penyuluhan kepada warga
sekitar tentang kesehatan ibu hamil dan
pengonsumsian gizi saat hamil
 3) Menganjurkan kepada warga sekitar untuk
rutin memeriksakan kondisi kehamilan ke
puskesmas
 4) mengadakan KB (keluarga berencana)
 Lima Strategi Operasional Turunkan Angka
Kematian Ibu

 Dalam rangka menurunkan angka kematian


ibu,kementrian kesehatan menetapkan lima
strategi operasional, yaitu:
 1. Penguatan Puskesmas dan jaringannya.
Contoh: menyediakan paket pelayanan
reproduksi.
 2. Penguatan manajemen program dan sistem
rujukannya.
 3. Meningkatkan peran serta masyarakat.
 4. Kerjasama dan kemitraan.

 5. kegiatan akselerasi dan inovasi tahun 2011.

 contoh: jaminan persalinan


REFERENSI

 www.kemenkes.go.id
 Data Puskesmas kelurahan Cipete Utara

 http://www.gemari.or.id/file/edisi113/gemari1133
4.pdf
 Puskesmas UPTD sadeng kab.Bogor