Anda di halaman 1dari 28

Rhinosinusitis EPOS 2012

dr. Mutia Rahman


Definisi dan Diagnosis
• inflamasi hidung dan sinus paranasal, dengan 2 gejala atau lebih.

Harus Ada Salah Satu

Hidung Tersumbat/Kongesti Nyeri Wajah


atau atau
Sekret Hidung (anterior atau posterior) Berkurang penciuman

• dengan temuan endoskopi : polip, sekret mukopurulen tu meatus


media, edema mukosa/obstruksi tu meatus media
• dan atau temuan ct : perubahan mukosa kompleks osteomeatal dan
atau sinus
• inflamasi hidung dan sinus paranasal, dengan 2 gejala atau lebih.

Harus Ada Salah Satu

Hidung Tersumbat/Kongesti Nyeri Wajah


atau atau
Sekret Hidung (anterior atau posterior) Batuk

• dengan temuan endoskopi : polip, sekret mukopurulen tu meatus


media, edema mukosa/obstruksi tu meatus media
• dan atau temuan ct : perubahan mukosa kompleks osteomeatal dan
atau sinus
CT-scan dan Xray
• Pada keadaan akut tidak direkomendasikan x-ray dan ct scan,kecuali
terdapat:
• klinis yang parah
• pasien imunocompromise
• tanda-tanda komplikasi
• Gejala sebelumnya dengan durasi :

Akut Kronik
• < 12 minggu • > 12 minggu

• Rhinosinusitis akut rekuren : normal diantara serangan


• RSK dengan polip : ditemukan polip di meatus media (tidak hilang dengan dekongestan)
• Kronik Eksasernasi Akut : perburukan RSK namun kembali ke baseline setelah terapi.
• Durasi Gejala < 10 hari

Mild

• Durasi Gejala > 10 hari atau perburukan gejala setelah 5 hari.


• Dengan lama < 12 minggu
• Tidak ditemukan kriteria bakteri
Moderate
Severe

• Curiga Bakteri bila durasi >10 hari atau perburukan setelah hari ke-5
• dengan lama < 12 minggu
• Dan Ditemukan setidaknya 3 dari :
• Ingus purulen (biasanya unilateral)
• Nyeri berat lokal (biasanya unilateral)
• Demam > 38'C
• Peningkatan LED atau CRP
• Perburukan gejala setelah 5 hari (double sickening)
RSK eksaserbasi akut
• Tatalaksana Akut sama dengan RSA
Cefadroxil
Dewasa : 2 x 500 mg (7 hari)
Anak : 25-50 mg/kg/hari dibagi 2
dosis (7 hari)
TONSILITIS
• Demam
• nyeri menelan
• sakit tenggorokan
• oropharynx hiperemis
• biasanya tanpa eksudat
Tonsilitis
Faringitis
• nyeri tenggorokan
• disfagia
• faring hiperemis
• eksudat
• high fever
• headache
• malaise
Faringitis
Laringitis
• Suara berubah
• volume suara berkurang
• suara serak
• disfagia
• nyeri tenggorok
• batuk
• laringeal edema, stridor sampai apnu
• demam, malaise
LARINGITIS
Influenza
• etiologi: Influenza virus type A, B and C
• Gejala : akut dan lebih severe dari common cold, melibatkan seluruh
tubuh.
INFLUENZA COMMON COLD
ETIO INFLUENZA VIRUS RINOVIRUS
DEMAM COMMON RARE
MALAISE COMMON RARE
ATRALGIA COMMON RARE
SAKIT KEPALA COMMON RARE
RINORE SLIGHT COMMON
HIDUNG TERSUMBAT /KURANG MEMBAU SLIGHT COMMON

NYERI TENGGOROK SLIGHT COMMON

BERSIN SLIGHT COMMON


BATUK, NYERI DADA COMMON SLIGHT
ONSET ABRUPT GRADUAL
*gejala melibatkan * gejala hidung menonjol
seluruh tubuh dan
severe