Anda di halaman 1dari 25

Kalibrasi Spektrofotometer

UV-Vis Double Beam


Praktikum Kalibrasi Alat
KELOMPOK 3A

Dinda Afifa Ayu Putri (17231047)

Annisa
2 Dwi Fahmi (17231055)

Indah Syafira (17231064)


3
Agung Rio Buditama (17231074)

Alifa Nur Sabrina (17231077)


4
Tujuan

Alat & Bahan

Prosedur Kerja

Data Pengamatan

Analisis Data

Pembahasan

Kesimpulan
TUJUAN
Mahasiswa Dapat Melakukan kalibrasi
spektrofotometer UV-Vis double beam
ALAT & BAHAN
ALAT BAHAN
• Seperangkat alat spektrofotometer • CuSO45H2O
UV Vis double beam • Air suling
• Labu ukur 10 mL • H2SO4 1%
• Neraca analitik
• Gelas beaker 100 mL
PROSEDUR KERJA
PROSEDUR KERJA
Pembuatan larutan CuSO45H2O 20,0 g/L dalam 1% H2SO4

Ditimbang sebanyak
CuSO4.5H2O
20 g

Larutan CuSO4.5H2O
Dilarutkan ke dalam 1
20,0 g/L dalam 1%
L H2SO4 1%
H2SO4
Penentuan pola panjang gelombang dan serapan CuSO45H2O 20 g/L

Dinyalakan dan Diatur alat Ditentukan panjang


Spektrofotometer UV- dihidupkan sumber spektrofotometer UV- gelombang yang akan
Vis double beam radiasi untuk daerah Vis untuk pengukuran diukur antara 400-800
visible panjang gelombang nm

Dimasukkan larutan
Diukur panjang
standar CuSO4.5H2O Diukur garis dasar atau Ditaruh blangko di
gelombang dari 400-
20,0 g/L ke dalam baseline kedua kompartemen
800 nm
kuvet

Ditentukan serapan
Diamati pola panjang pada panjang Diulangi 3 kali
gelombangnya gelombang 600, 650, pengukuran
700 dan 750 nm
Penentuan pola panjang gelombang K2Cr2O7

Dimasukkan
Ditaruh blangko Diukur garis
larutan standar
di kedua dasar atau
K2Cr2O7 ke
kompartemen baseline
dalam kuvet

Diamati pola Diukur panjang


panjang gelombang dari
gelombangnya 400-800 nm
DATA PENGAMATAN
DATA PENGAMATAN
Penentuan pola panjang gelombang CuSO45H2O 20 g/L
DATA PENGAMATAN

Penentuan serapan CuSO45H2O 20 g/L

Panjang A1 A2 A3 A rata-rata
Gelombang (nm)
600 0,071 0,071 0,071 0,071
650 0,230 0,230 0,230 0,230
700 0,527 0,527 0,526 0,527
750 0,825 0,825 0,824 0,825
DATA PENGAMATAN
Penentuan pola panjang gelombang K2Cr2O7
ANALISIS DATA
1. Perbandingan dengan SR-03

Panjang Gelombang Abs Rentang Abs SR-03 Keterangan

600 nm 0,071 0,067 - 0,069 Tidak Sesuai

650 nm 0,230 0,7195 - 0,2285 Tidak Sesuai

700 nm 0,527 0,5165 - 0,5375 Sesuai

750 nm 0,825 0,801 - 0,833 Sesuai


2. Menghitung Nilai SD
Panjang Gelombang 600 nm
x x-͞x (x- ͞x)2
0,071 0 0
∑(𝑥−͞x)²
SD = 𝑛−1
0,071 0 0
0,071 0 0
0
= 2
Rata-Rata = 0,071 ∑=0
=0
Panjang Gelombang 650 nm
x x-͞x (x-͞x)2
0,230 0 0 ∑(𝑥−͞x)²
SD =
0,230 0 0 𝑛−1
0,230 0 0
0
Rata-Rata = 0,230 ∑=0 = 2
=0
Panjang Gelombang 700 nm
x x-xbar (x-xbar)2
∑(𝑥−𝑥𝑏𝑎𝑟)²
0,527 0 0 SD = 𝑛−1
0,527 0 0 −
6
0,526 -0,001 1 × 10 -6 1 × 10
= 2
Rata-Rata = 0,527 ∑ = 1 × 10 -6
= 7,0711 × 10-4
Panjang Gelombang 750 nm
x x-xbar (x-xbar)2
0,825 0 0 ∑(𝑥−𝑥𝑏𝑎𝑟)²
SD =
0,825 0 0 𝑛−1
0,824 -0,001 1 × 10 -6 −
6
1 × 10
Rata-Rata = 0,825 ∑ = 1 × 10 -6 = 2
= 7,0711 × 10-4
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
Praktikum kalibrasi spektrofotometer uv vis double beam ini
membandingkan pola panjang gelombang dan absorbansi yang diperoleh d
ari pengukuran larutan standar CuSO4.5H2O 20 g/L dengan
absorbansi standar CuSO4.5H2O 20 g/L menurut SR 03.

Hasil absorbansi yang diperoleh pada panjang gelombang 600 nm,


650 nm, 700 nm dan 750 nm yaitu 0,071; 0,230; 0,527 dan 0,825,
sedangkan rentang absorbansi standar CuSO4.5H20 menurut SR 03
pada panjang gelombang 600 nm yaitu 0,067-0,069; panjang gelombang
650 nm yaitu 0,2195-0,2285; panjang gelombang 700 nm yaitu
0,5165-0,5375 dan panjang gelombang 750 nm yaitu 0,801-0,833.
Sehingga, absorbansi yang masuk rentang hanya absorbansi pada
panjang gelombang 700 dan 750 nm, sedangkan absorbansi pada
panjang gelombang 600 dan 650 nm tidak masuk ke dalam rentang
menurut SR 03. Hal ini dapat terjadi kemungkinan disebabkan
oleh adanya kontaminasi pada larutan atau saat pembuatan
larutan terjadi kesalahan.

Perbandingan pola panjang gelombang CuSO4 yang dihasilkan


melalui pengukuran dengan standar pada literatur memiliki
persamaan, sedangkan untuk K2Cr2O7 memiliki perbedaan
dengan standar pada literatur, hal ini dapat terjadi karena larutan
masih terlalu pekat atau konsentrasi tinggi maka perlu dilakukan
pengenceran. Nilai SD yang dihasilkan pada masing-masing
panjang gelombang yaitu 0; 0; 7,0711x10-4 dan 7,0711x10-4.
Nilai ini baik karena mendekati nol (0).
KESIMPULAN
KESIMPULAN
TERIMA KASIH