Anda di halaman 1dari 15

STRESS

Pertemuan 5
What is Stress ??
• Stres adalah suatu kondisi dinamik yang didalamnya seorang
individu dikonfrontasikan dengan suatu peluang, kendala, atau
tuntutan yang dikaitkan dengan apa yang sangat
diinginkannya dan hasilnya dipersepsikan sebagai tidak pasti
dan penting (Robbins; 2002:304).

• Stres adalah kondisi dinamis dengan rasa tegang dan cemas


pada individu atau kumpulan individu dikarenakan
ketidakseimbangan antara tuntutan dan kemampuan respon
yang dihadapkan dengan kesempatan pembatas yang
diinginkannya dengan ditandai oleh ketegangan emosional
yang berpengaruh terhadap kondisi mental dan phisik (Achdiat
dkk, 2003:15).

• Sebagian besar dari definisi tekanan memandang individu dan


lingkungan sebagai suatu interaksi perangsang (stimulus),
interaksi tanggapan (response), atau interaksi antara
2
perangsang dan tanggapan (stimulus-response interaction).
What is Stress ??
Stimulus : “ Tekanan adalah kekuatan atau perangsang yang menekan
individu yang menimbulkan tanggapan terhadap ketegangan”

Response : “Tekanan adalah tanggapan fisiologis atau psikologis dari


seseorang terhadap tekanan lingkungannya, dimana penekannya berupa
peristiswa atau situasi ekstern yang dapat berbahaya”

Stimulus-Response : “ Tekanan adalah konsekuensi dari pengaruh timbal


balik (interaksi) antara rangsangan lingkungan dan tanggapan individu”

3
Kerja : “ Tekanan adalah konsekuensi dari setiap tindakan ekstern
(lingkungan), situasi atau peristiwa yang terlalu banyak
mengadakan tuntutan psikologis dan atau fisiologis terhadap
seseorang”

Secara Umum :
“ Tekanan adalah suatu kondisi ketegangan
yang mempengaruhi emosi, proses berfikir
dan kondisi seseorang”

4
TAHAPAN SESEORANG MENGALAMI STRESS

Tahap I Tahap II Tahap III


Tingkat normal dari
ketahanan
Reaksi sinyal Ketahanan Keletihan
Badan menunjukkan Tahap kedua terjadi jika Tahap ketiga menyusul
perubahan karakteristik terus terpapar kena stressor terus terpapar kena
dari paparan pertama dan tidak sesuai dengan stressor yang sama
stressor. Pada waktu adaptasi. Ketahanan naik di badan telah menjadi
yang sama, ketahanannya atas normal. tersesuaikan. Akhirnya
turun. energi adaptasi
dikeluarkan.

Contoh: Tempat Kerja Contoh: Tempat kerja Contoh: Tempat kerja


Suatu permintaan oleh Menjadi murah pada suatu Tidak tidur, insomnia,
seorang manajer untuk pertemuan karena anggaran khawatir tentang
mengajukan anggaran masih belum selesai dan anggaran lebih secara
dalam tiga hari waktu berlalu tanpa ada total dan fisik
5
pekerjaan anggaran yang
terjadi
Consequences of Stress?
Akibat Subyektif ; kegelisahan, kelesuan, kebosanan,
kemuraman (depresi), kelelahan, kekecawaan (frustrasi),
hilang kesabaran, harga diri yang rendah, dan perasaan
terpencil.

Akibat Perilaku ; mudah terkena kecelakaan,


penyalahgunaan obat, emosi, makan berlebihan,
merokok yang berlebihan, dll

Akibat Kognitif ; tidak mampu mengambil keputusan


yang sehat, kurang konsentrasi, sangat peka terhadap
kecaman, dll 6
Akibat Fisiologis ; tingkat gula darah meningkat, denyut
jantung atau tekanan darah naik, mulut kering,
berkeringat, biji mata membesar, panas-dingin.

Akibat Keorganisasian ; kemangkiran, produktivitas


rendah, mengasingkan diri dari teman sekerja, ketidak-
puasan kerja, menurunnya keterikatan dan loyalitas
terhadap organisasi

7
Penyebab TEKANAN dalam Pekerjaan ??
STRESS and WORK MODEL
 Lingkungan Fisik ; penerangan, suara, suhu, polusi
udara, sampah, ruangan dan lay out.

 Individual ; beban pekerjaan terlalu berat, tanggung-


jawab yang terlalu besar, konflik peranan, tidak ada
kemajuan karir, dll.

 Kelompok ; hubungan yg kurang baik dengan


teman, bawahan, dan atasan.

 Keorganisasian ; struktur organisasi dan kebijakan


tidak jelas.
8
Stressor Pekerjaan Stres Kensekuensi
Proses Penilaian
Lingkungan fisik - Bagaimana Subjektif
- cahaya, suara, suhu, individu meraka - Ketakutan
udara, polusi stresor pekerjaan - Apatis
Individu Perilaku
- Konflik peran-peran - Alkoholisme
ganda, beban kerja - Ketergantungan
berlebih, tidak ada pada obat
kontrol, tanggung
jawab, kondisi kerja Kognitif
- Kosentrasi rendah
Kelompok - Hambatan
- Hubungan buruk
dengan kawan, Perbedaan individual Fisiologis
bawahan, alasan - Naiknya tekanan
Kognitif/efektif darah
Organisasi - daya tahan
- Desain struktur - dukungan sosial Organisasi
jelek, politik jelek, - Produktivitas rendah
Biologis/demografis - Absensi
tidak ada kebijakan - umur 9
khusus - pekerjaan
WORK MODEL
Faktor Lingkungan : Perbedaan yg dialami : Gejala Fisiologis :
- Ketidakpastian ekonomi - Persepsi - Sakit kepala
- Ketidakpastian politis - Pengalaman pekerjaan - Tekanan darah tinggi
- Ketidakpastian teknologis - Dukungan moral - Penyakit jantung
- Keyakinan akan tempat
kedudukan kendali
Faktor Organisasi : - Sikap bermusuhan
- Tuntutan tugas Gejala Psikologis :
- Tuntutan peran - Murung
- Tuntutan antar pribadi Stress yang
- Berkurangnya
- Struktur organisasi dialami
kepuasaan kerja
- Kepemimpinan organisasi - Kecemasan
- Tahap hidup organisasi

Gejala Perilaku :
Faktor Individual : - Produktivitas
- Masalah keluarga - Kemangkiran
10
- Masalah ekonomi - Tingkat keluarnya
- Kepribadiaan karyawan
Tekanan ; Beban – Prestasi

Prestasi Optimal

Prestasi Rendah Prestasi Rendah

BEBAN TERLALU TEKANAN OPTIMUM BEBAN TERLALU BERAT


RINGAN
- kebosanan - motivasi tinggi - insomnia
- motivasi turun - tenaga tinggi - lekas marah
- kemangkiran - persepsi tajam - kesalahan tinggi
- kelesuan - ketenangan - kebimbangan
11
PENDEKATAN DALAM
PENANGANAN STRESS PEKERJAAN
 PENDEKATAN MEDIS DAN KLINIS/PSIKOLOGI
KONSELING
(Fokus pada individu langsung)

 PENDEKATAN REKAYASA PSIKOLOGIS


(Fokus pada karakteristik fisik pekerjaan dan tempat
kerja yg memberikan tekanan ; dengan re-desain fisik
kerja dan tempat kerja)

 PENDEKATAN PSIKOLOGI ORGANISASI


(Fokus hanya pada tempat kerja yang menghasilkan
stress ; dengan re-desain tempat/lingkungan kerja) 12
METODE PENANGANAN
STRESS PEKERJAAN

1. PENANGANAN INDIVIDUAL
A. Perawatan medis
B. Program-program kesejahteraan
C. Program layanan kesehatan
D. Program layanan konseling
E. Meditasi
F. Relaksasi
G. Biofeedback 13
2. PENANGANAN UNTUK ORGANISASI
a. Mengubah struktur organisasi
mendesentralisasi atau mengurangi level
hirarki.
b. Mengubah sistem imbalan
c. Mengubah distribusi sumber daya
d. Mengubah kebijakan
e. Mengembangkan sistem komunikasi yang
lebih baik.
f. Menggunakan pengambilan keputusan
secara partisipatif.
g. Melakukan re-desain jabatan/tugas. 14
Mengelola Stres

Pendekatan Individual

 Pelaksanaan teknik-teknik manajemen waktu


 Meningkatkan latihan fisik
 Pelatihan pengenduran
 Perluasan jaringan lingkungan sosial

Pendekatan Organisasi
 Perbaikan seleksi personil dan penempatan kerja
 Penggunaan penetapan tujuan yang realistis
 Perancangan ulang pekerjaan
15