Anda di halaman 1dari 39

Riset Operasi

TRANSSHIPMENT
Pertemuan 10
By: Saepul Aripiyanto
TRANSSHIPMENT
 Pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar mengenai
transportasi yaitu cara pengiriman sejumlah barang dari
sumber ke tujuan dengan total biaya minimum, dalam
pertemuan hari ini kita akan membahas masalah transship
ment yaitu pengiriman barang dari sumber ke tujuan
melalui perantara
Transshipment Sebagai Perluasan masalah
Transsportasi
 Transshipment adalah perluasan dari transportasi
pada Transportasi barang dikirim langsung dari
sumber ke tujuan dengan total biaya seminimum
mungkin, sedangkan pada Transhipment barang di
kirim dari sumber tidak langsung ke tujuan tetapi
melewati ke satu/beberapa tempat perantara
( junction)
Contoh Transshipment
 Berikut merupakan soal Cerita untuk Transshipment
a. Misalkan 10 Unit barang ada di Jakarta dan 10 Unit Lainnya
ada di malang, barang tersebut akan dikirim ke Semarang
dan Yogyakarta, yang masing – masing membutuhkan 10
Unit Barang,
b. Pengiriman dapat dilakukan secara langsung atau melewati
cabangnya di Surabaya
c. Biaya pengiriman satu unit barang dapat dari sumber ke
tujuan ataupun ke perantara dapat dilihat dari label berikut:
Titik yang bertanda (+) menunjukan titik Sumber dan yang
bertanda (-) menunjukan titik tujuan.
Contoh Transshipment
Penyelesaian Transshipment
 Seperti masalah Transportasi, tujuan Transshipment adalah
mengatur pengiriman agar total biaya seminimum mungkin,
penyelesaian dilakukan dengan mengubah masalah tranship-
ment menjadi masalah transportasi dan menyelesaikannya
dengan algoritma transportasi.
Penyelesaian Transshipment
 Transportasi masalah Transhipment ke masalah Transportasi
meliputi beberapa bagian antara lain:
1. Menyeimbangkan tabel, telitilah apakah jumlah persediaan
dan permintaan barang sama, jika belum sama tabel harus
ditambahkan dengan sumber/tujuan semu
2. Tentukan titik yang merupakan titik sumber, titik tujuan, dan
titik perantara. Titik sumber adalah titik yang hanya mengiri
mkan barang dan tidak menerima barang, titik tujuan adala
h titik yang hanya bisa menerima barang dan tidak bisa me
ngirimkan barang, titik perantara adalah titik yang bisa men
erima dan mengirimkan barang
3. Tentukan jumlah persediaan dan permintaan tiap titik.
4. Tentukan biaya pengiriman dari Sumber ke Tujuan
Transshipment (1)

1 5 Sumber murni : Semua p


Jakarta Semarang
anah keluar
3 Tujuan murni : Semua pa
Surabaya nah masuk
Perantara : ada panah masuk
2 4 dan keluar
Jogjakarta Malang

Persediaan barang = 10 (jkt) +10 (Mlg)=20 Soal seimbang


Permintaan barang = 10 (Smg) + 10 (Jog) =20
Transshipment (2)

1 5
Jakarta Semarang

3
Surabaya

2 4
Jogjakarta Malang

Tabel Transportasi :
Sumber : gabungan sumber murni dan perantara :
S1 (Jakarta), S2 (Jogja), S3 (Surabaya), S4 (Malang)

Tujuan : gabungan tujuan murni dan perantara :


D2 (Jogja), D3 (Surabaya), D4 (Malang), D5 (Semarang)
1 5
Jakarta Semarang

3
Transshipment (3)
Surabaya

2 4

Tujuan (Murni & Perantara)


Jogjakarta Malang

Sumber (Murni D2 D3 D4 D5 Persediaan SumberPersediaan


& Perantara) Yog Sby Mlg Smg Murni Perantara Total

S1 (Jkt) 10 0 10

S2 (Jog) 0 20 20

S3 (Sby) 0 20 20

S4 (Mlg) 10 20 30

10 0 0 10 Permintaan Tujuan Murni


20 20 20 0 Permintaan Perantara

30 20 20 10 Permintaan Total
1 5
Jakarta Semarang

Transshipment (4)
3
Surabaya

2 4 D2 D3 D4 D5
Jogjakarta Malang
Yog Sby Mlg Smg
2 4 M 3
Biaya pengiriman : S1 (Jkt) 10
• Label garis ( jika
ada garis) 0 M 5 M
S2 (Jog) 20
• 0 jika node sam
a
1 0 M 3
• M (bil pos besar) S3 (Sby) 20
jika tdk ada gari
s M 2 0 6
S4 (Mlg) 30

30 20 20 10
Penyelesaian Awal Transshipment (5)
(metode Barat Laut)
D2 D3 D4 D5
Uji Optimalitas
Yog Sby Mlg Smg Ui
22 4
4 3 M M+1 33
M -2 Hitung nilai
S1 (Jkt) 10 10 -1 Cij – Ui - Vj

00 M M+1 55
M 8 M
M M-3 Ada Cij-Ui-Vj ya
S2 (Jog) 20 20 -3 ng negatif Ta
bel Belum Opti
11 0
0 M
M M+2 3
3 -1
S3 (Sby) 0 20 20 mal
-2
M
M M-3 2
2 0
0 6
6
S4 (Mlg) 0 20 10 30 0
Pengisian menyebabkan se
30 20 20 10 mua sel lain dalam baris da
n kolom tdk bisa diisi lagi
Vj 3 2 0 6  basis kurang  tambah
basis semu (nilai 0)
Transshipment (6)

D2 D3 D4 D5 Mencari Loop sel


Yog Sby Mlg Smg yg perlu direvisi
22 44 3 M M+1 33
M -2
S1 (Jkt) 10 10
- +
00 M
M M+1 5
5 8 M
M M-3
S2 (Jog) 20 20

11 0
0 M
M M+2 3
3 -1
S3 (Sby) 0 20 20
+ -
M
M M-3 2
2 0
0 6
6
S4 (Mlg) 0 20 10 30
+ -
30 20 20 10
D2 D3 D4 D5
Yog Sby Mlg Smg
2210 4 3 M M+1 3 -2
S1 (Jkt) 10
- +
0 M M+1 5
Transshipment (7)
S2 (Jog) 20 8 M M-3 20

1 0 20 M M+23 -1
S3 (Sby) 0 20 Ganti basis sesuai dengan Loop
+ -
M M-32 0 20 6 10
S4 (Mlg) 0 30
+ - D2 D3 D4 D5
30 20 20 10 Yog Sby Mlg Smg
Sel yg tidak terkena lo 22 4
4 M
M 3
3
S1 (Jkt) 0 10 10
op  tetap
Sel yg barangnya diku 00 M
M 5
5 M
M
rangi menjadi 0  tdk S2 (Jog) 20 20
lagi jadi basis
11 0
0 M
M 3
3
Basis seharusnya 4+ S3 (Sby) 10 10 20
4-1 = 7 (kurang) 
M
M 2 0
0 6
6
Tambah dgn basis se
2
S4 (Mlg) 10 20 30
mu (nilai 0) pada sal
ah satu sel yg bbaru 30 20 20 10
saja keluar dari basis
Transshipment (8)
Uji Optimalitas
D2 D3 D4 D5
Yog Sby Mlg Smg Ui
22 4
4 3 M
M M+1 3
3 Hitung nilai
S1 (Jkt) 0 10 10 2 Cij – Ui - Vj
00 M M+1 55
M 8 M
M M-1
S2 (Jog) 20 20
0
11 0
0 M M+2 33
M 1
S3 (Sby) 10 10 20
1
M
M M-3 2
2 0
0 6
6 2
S4 (Mlg) 10 20 30
3
30 20 20 10
Tabel Optimal
Vj 0 -1 -3 1
Transshipment (9)
1 5
Jakarta Semarang
D2 D3 D4 D5
3 Yog Sby Mlg Smg
Surabaya 22 4 M 3
S1 (Jkt) 0 10 10

2 4 0 M 5 M
S2 (Jog) 20 20
Jogjakarta Malang
1 10 0 10 M 3
S3 (Sby) 20

+10 -10 M 2 0 6
S4 (Mlg) 10 20 30
1 10 unit 5
Jakarta 3 Semarang 30 20 20 10

3
Jika dikembalikan ke soal aslinya :
10 unit Surabaya 10 unit • Pengiriman ke diri sendiri (S2D2
1 2 , S3D3 , S4D4) dihilangkah
2 4 • Pengiriman dengan jumlah barang = 0 d
Jogjakarta Malang ihilangkan (S1D2)
-10 +10 Biaya = 10(3) + 10(20) + 10(1) = 60
MODEL TRANSSHIPMENT

Model Transshipment adalah model transportasi


yang memungkinkan dilakukan pengiriman
barang (komoditi) secara tidak langsung,
dimana barang dari suatu sumber dapat berada p
ada sumber lain atau tujuan lain sebelum
mencapai tujuan akhirnya.
Jadi pada model transshipment ini suatu
sumber sekaligus dapat berperan sebagai tujuan
, dan sebaliknya, suatu tujuan dapat berperan
sebagai sumber.
17
MODEL TRANSSHIPMENT
Kasus Pengiriman Semen
D1
S1 1,0
0,3
0,5 T1 0,3
0,3
0,8 0,3
0,4 D2
S2 0,4
0,6
0,4 T2
1,0
S3 D3
0,9
SUPPLY Harga angkutan x Rp.1000/zak DEMAND
18
MODEL TRANSSHIPMENT
Data Supply dan Demand
Supply Demand
Daerah Daerah
(zak) (Zak)
Gresik Semarang
100.000 50.000
(S1) (D1)
Tuban Bandung
150.000 100.000
(S2) (D2)
Cibinong Jakarta
150.000 250.000
(S3) (D3)

Tujuan antara:
• Cirebon (T1)
• Surakarta (T2)
19
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Tabel Model Transshipment:


KE
D1 D2 D3 T1 T2 SUPPLY
DARI

S1 X X X 1,0 0,5 100.000

S2 X X X 0,8 0,4 150.000

S3 X X X 0,4 1,0 150.000

T1 0,3 0,3 0,3 0 0,4 400.000

T2 0,3 0,6 0,9 0,4 0 400.000

DEMAND 50.000 100.000 250.000 400.000 400.000 270

20
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

21
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

22
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Jumlah Source

Jumlah D
estinations

Permasalahan
Fungsi Tujuan

Penamaan
Source dan
Destinations

23
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Tabel Model Transshipment:


KE
D1 D2 D3 T1 T2 SUPPLY
DARI

S1 0,8 1,1 1,3 1,0 0,5 100.000

S2 0,7 1,0 1,1 0,8 0,4 150.000

S3 0,7 0,7 0,7 0,4 1,0 150.000

T1 0,3 0,3 0,3 0 0,4 400.000

T2 0,3 0,6 0,9 0,4 0 400.000

DEMAND 50.000 100.000 250.000 400.000 400.000 270

24
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Solve

25
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

26
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Transportation Shipments
27
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Marginal Costs
28
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Final Solution Table


29
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Iterations
15
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Shipments with costs


31
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Shipping List
32
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Iterasi-1

33
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Iterasi-2

34
TEKNIK PEMECAHAN
MODEL TRANSSHIPMENT DGN KOMPUTER

Iterasi-3

35
MODEL TRANSSHIPMENT
Alokasi dan Jalur Pengiriman Semen
D1
S1
T1

100.000 zak
D2
S2

T2
S3 D3

SUPPLY DEMAND
36
Soal Latihan
 Suatu perusahaan akan mengirimkan 70 unit produk dari
lokasi 1 ke lokasi 2 (membutuhkan 45 unit) dan ke lokasi
ke – 3 (membutuhkan 25 unit). Pengiriman bisa dilakukan
secara langsung atau melalui lokasi lain terlebih dahulu.
Biaya pengiriman perunit produk antara 2 lokasi tampak
pada dalam tabel berikut
Soal Latihan
Ke Lokasi
Dari 1 2 3 4

1 - 38 56 34

2 38 - 27 -

3 56 27 - 19

4 34 - 19 -