Anda di halaman 1dari 14

HUKUM KELUARGA ISLAM

Dalam fiqih diatur dengan jelas dan tegas hak


dan kewajiban suami dan istri. Pembagiannya
digolongkan kepada 3 kategori:
Pertama : hak bersama suami istri
Kedua : hak istri terhadap suami
Ketiga : hak suami terhadap istri
Kebaikan apapun yang dilakukan oleh laki-laki
dan perempuan akan mendapatkan pahala
dan balasan yang sama dari Allah swt.firman
Allah An-Nisa 32

ٌ ‫اء نَ ِص‬
‫يب ِم َّما‬ ِ ‫س‬َ ِ‫سبُوا َو ِللن‬ ٌ ‫ِل ِلر َجا ِل نَ ِص‬
َ َ ‫يب ِم َّما ا ْكت‬
َ َ ‫ا ْكت‬
‫س ْب َن‬
bagi laki-laki ada bahagian dari pada apa yang
mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun)
ada bahagian dari apa yang mereka
usahakan,
َ ‫ض يَأ ْ ُم ُر‬
‫ون‬ ٍ ‫ض ُه ْم أ َ ْو ِليَا ُء بَ ْع‬ ُ َ‫ون َوا ْل ُم ْؤ ِمن‬
ُ ‫ات بَ ْع‬ َ ُ‫َوا ْل ُم ْؤ ِمن‬
َ‫ص ََلة‬َّ ‫ون ال‬َ ‫وف َويَ ْن َه ْو َن ع َِن ا ْل ُم ْن َك ِر َويُ ِقي ُم‬ِ ‫ِبا ْل َم ْع ُر‬
ُ‫سولَه‬ ُ ‫ّللاَ َو َر‬ َّ ‫ون‬َ ُ‫الزكَاةَ َويُ ِطيع‬ َّ ‫ون‬َ ُ ‫َويُ ْؤت‬
Dan orang-orang yang beriman,
lelaki dan perempuan,
sebahagian mereka (adalah)
menjadi penolong bagi
sebahagian yang lain.
ٍ ‫ض ُه ْم أ َ ْو ِليَا ُء بَ ْع‬
‫ض‬ ُ ‫بَ ْع‬
merupakan suatu prinsip dasar syariat yang
melukiskan persamaan antara laki-laki dan
perempuan dihadapan norma-norma, hak-hak dan
kewajiban dalam islam.
1. Hak istri terhadap suami
A. Hak kebendaan, yaitu mahar dan nafkah.
Contoh nafkah : makanan, pakaian,
pengobatan, sarana berhias dan belanja
yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan
materinya. Firman Allah At-Thalaq
‫علَ ْي ِه َّن َو ِإ ْن‬‫ض ِيقُوا َ‬ ‫ارو ُه َّن ِلت ُ َ‬ ‫س َك ْنت ُ ْم ِم ْن ُو ْج ِد ُك ْم َو َل ت ُ َ‬
‫ض ُّ‬ ‫ث َ‬ ‫أَ ْ‬
‫س ِكنُو ُه َّن ِم ْن َح ْي ُ‬
‫ض ْع َن َح ْملَ ُه َّن فَ ِإ ْن أ َ ْر َ‬
‫ض ْع َن لَ ُك ْم‬ ‫علَ ْي ِه َّن َحتَّى يَ َ‬ ‫ت َح ْم ٍل فَأ َ ْن ِفقُوا َ‬ ‫ول ِ‬‫ك َُّن أ ُ َ‬
‫ست ُ ْر ِض ُع لَهُ‬ ‫س ْرت ُ ْم فَ َ‬
‫وف َو ِإ ْن تَعَا َ‬ ‫ور ُه َّن َوأْت َ ِم ُروا بَ ْينَ ُك ْم ِب َم ْع ُر ٍ‬
‫فَآَتُو ُه َّن أ ُ ُج َ‬
‫علَ ْي ِه ِر ْزقُهُ فَ ْليُ ْن ِف ْق ِم َّما‬‫سعَ ِت ِه َو َم ْن قُد َِر َ‬ ‫سعَ ٍة ِم ْن َ‬ ‫أ ُ ْخ َرى (‪ِ )6‬ليُ ْن ِف ْق ذُو َ‬
‫س ًرا‬
‫س ٍر يُ ْ‬‫ع ْ‬‫ّللاُ بَ ْع َد ُ‬‫سيَ ْجعَ ُل َّ‬ ‫سا ِإ َّل َما آَتَا َها َ‬ ‫ّللاُ نَ ْف ً‬
‫ف َّ‬ ‫آَتَاهُ َّ‬
‫ّللاُ َل يُك َِل ُ‬
 6. Tempatkanlah mereka (para isteri) di mana kamu bertempat
tinggal menurut kemampuanmu dan janganlah kamu
menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka. Dan
jika mereka (isteri-isteri yang sudah ditalaq) itu sedang hamil,
maka berikanlah kepada mereka nafkahnya hingga mereka
bersalin, kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu
untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya, dan
musyawarahkanlah di antara kamu (segala sesuatu) dengan baik;
dan jika kamu menemui kesulitan maka perempuan lain boleh
menyusukan (anak itu) untuknya
 7. Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut
kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya
hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah
kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang
melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah
kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan
B. Hak mendapatkan perlakuan yang baik
(An-Nisa:19)
ِ ‫ش ُرو ُه َّن ِبا ْل َم ْع ُر‬
‫وف‬ ِ ‫َوعَا‬
Dan bergaulah kepada mereka dgn cara yang
baik (patut)
Hadis Rasul (HR. At-tirmizi)
‫ قال رسول هللا صلى هللا عليه و سلم خيركم خيركم‬: ‫عن عائشة قالت‬
‫ألهله وأنا خيركم ألهلي‬
2. Hak suami terhadap Istri
A. Hak untuk di taati dalam hal-hal yang tidak
maksiat
‫ض َو ِب َما أ َ ْنفَقُوا ِم ْن‬
ٍ ‫علَى بَ ْع‬ َ ‫ّللاُ بَ ْع‬
َ ‫ض ُه ْم‬ َّ ‫ض َل‬ َّ َ‫اء ِب َما ف‬
ِ ‫س‬ ِ ‫علَى‬
َ ‫الن‬ َ ‫ون‬َ ‫الر َجا ُل قَ َّوا ُم‬ ِ
َّ ََ ‫ب ِب َما َح ِف‬
ُ‫ّللا‬ َّ ‫أ َ ْم َوا ِل ِه ْم فَال‬
ِ ‫صا ِل َحاتُ قَا ِنتَاتٌ َحا ِف َظاتٌ ِل ْلغَ ْي‬
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum
wanita, oleh karena Allah telah melebihkan
sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian
yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki)
telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.
Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat
kepada Allah lagi memelihara diri ketika
suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah
memelihara (mereka).
Ibnu katsir menjelaskan :laki-laki lebih tinggi
derajatnya dibandingkan dengan prempuan
dari segi kedudukan, tingkat ketaatan,
pencarian nafkah, maupun dalam hal
pencipta kemashlahatan. Karena itu kenabian
dan kepemimpian dikhususkan pada laki-
laki.
Muhammad Abduh dalam tafsir al-manar
menjelaskan ayat ‫ض‬
ٍ ‫علَى بَ ْع‬ َ ‫ّللاُ بَ ْع‬
َ ‫ض ُه ْم‬ َّ َ‫ِب َما ف‬
َّ ‫ض َل‬
menunjukkan kelebihan jenis laki-laki atas
jenis perempuan secara umum bukan secara
perorangan.
B. Hak untuk mendapatkan sikap atau
penampilan yang baik, serta memperoleh
pemeliharaan rumah dan harta suami. Rasul
bersabda: HR. Abu daud
‫ْت َع ْن َها‬ َ ‫س َرتْ َك َواِّ ْن ا َ َم ْرت َ َها ا‬
َ ‫طعَتْ َك َواِّ ْن َغب‬ َ ‫ت اِّلَ ْي َها‬ َ َ‫اء ِّإ ْمرأَة ً اِّذَا ن‬
َ ‫ظ ْر‬ َ ِّ‫َخي ُْرالن‬
ِّ ‫س‬
َ ‫ظتْ َك فِّي ما ِّل َك َونَ ْفس‬
‫ِّك‬ َ ‫َح ِّف‬
3. Hak bersama suami istri
A. Halal melakukan hubungan suami sitri atas
dasar kebersamaan dan saling memerlukan
B. Hak saling mewarisi
C. Sah menasabkan anak kepada suami
D. Salingmenghargai dan bersikap baik