Anda di halaman 1dari 18

PENDIDIKAN KESEHATAN MENGENAI DIARE

DI RW 006 KELURAHAN MERUYUNG

UPN VETERAN JAKARTA


Topik Pembahasan

Pengertian Pencegahan Diare


01 04

Penyebab Penanganan Diare


02 05

Tanda dan Gejala


03 06

2
Pengertian
Diare merupakan bertambahnya defekasi (buang
air besar) lebih dari biasanya/lebih dari tiga kali
sehari, disertai dengan perubahan konsisten tinja
(menjadi cair) dengan atau tanpa darah.(WHO,
2012)
Penyebab
Penyebab

Faktor Infeksi 1

bakteri, virus, parasit

2 Faktor Malabsorbsi

karbohidrat, lemak, protein

Faktor Makanan 3

makanan basi, beracun, alergi


terhadap makanan.
6
4 Faktor Psikologis

rasa takut dan cemas (jarang,


tetapi dapat terjadi pada anak
yang lebih besar).
Faktor Lain 5

1. Gizi yang buruk


2. Ketidakmampuan alat pencernaan seorang
bayi untuk memproses susu
6 Faktor Lain
3. Bayi yang tidak mampu mencerna makanan
yang baru dan belum dikenali.
4. Alergi pada makanan tertentu.
5. Penggunaan obat-obatan tertentu
Faktor Lain 7 6. Infeksi dalam perut

7. Terlalu banyak makan buah


mentah atau makanan berlemak
8. Keracunan makanan 7
Faktor yang meningkatkan penyebaran kuman penyebab diare

01 02 03
Penyediaan air bersih Air tercemar oleh tinja Pembuangan tinja yang tidak
hygienis

8
Faktor yang meningkatkan penyebaran kuman penyebab diare

Kebersihan perorangan dan Penyiapan dan penyimpanan Penghentian ASI yang terlalu
lingkungan makanan dini

9
Tanda dan Gejala
Tanda dan Gejala

01 BAB encer lebih dari 3x

02 Muntah

03 Demam

04 Nyeri perut

Anak cengeng, gelisah, suhu tubuh mungkin


05 meningkat, nafsu makan berkurang

11
Tanda dan Gejala

Warna tinja berubah menjadi kehijau-hijauan


01 karena bercampur empedu

02 Daerah sekitar anus kemerahan dan lecet

Dehidrasi, turgor kulit jelas (elastisitas kulit menurun), ubun-


03 ubun dan mata cekung membran mukosa kering dan bibir
kering serta penurunan berat badan

Perubahan tanda-tanda vital, nadi dan respirasi cepat,


04 denyut jantung cepat, pasien sangat lemas hingga
menyebabkan kesadaran menurun

05 Diuresis berkurang (oliguria sampai anuria

12
Pencegahan
Pencegahan Diare

Mencuci tangan pakai sabun


dengan benar
1 2 Mengkonsumsi air minum sehat, atau air
yang telah diolah dengan cara merebus
sampai mendidih ± 10-15 menit

Membuang air besar dan air kecil pada


tempatnya, sebaiknya menggunakan
3 4 Mencuci makanan/sayuran
sebelum dimasak
jamban dengan tangki septik

14
Pencegahan Diare

Mencuci botol susu dan tempat makan


anak dengan cara mencuci di bawah
air mengalir lalu rendam dengan air
5 6 Menjaga kebersihan diri

panas ± 5 menit

Menjaga kebersihan lingkungan 7

15
Penanganan
Penanganan Diare
Mengganti cairan tubuh yang
Berikan zinc selama 10-14 hari
hilang dengan oralit
Cairan oralit diberikan sedikit demi Zinc berfungsi untuk memperbaiki epitel usus supaya
sedikit dengan sendok, dengan frekuensi tidak sering diare. Caranya zinc dilarutkan dalam 1
sesering mungkin. Oralit sudah dilengkapi dengan sendok air. Pemberian zinc untuk anak <6 bulan ½
elektrolit sehingga dapat mengganti elektrolit tablet dan >6 bulan 1 tablet.
yang ikut hilang bersama cairan.

Pemberian ASI ataupun MPASI


Konsumsi makanan

Pemberian susu formula yang Konsumsi makanan setengah padat (bubur) atau
mengandung laktosa rendah dan asam lemak makanan padat (nasi tim), makanan rendah serat
tidak jenuh, misalnya Bebelac FL, Nutrilon FL, (tanpa buah, tanpa sayur) dan rendah lemak.
LLM, almiron atau sejenis lainnya.

17
Thank you!