Anda di halaman 1dari 45

UPAYA POKOK

PUSKESMAS KELAYAN TIMUR

Valentina Halim I4A013209


Muhammad Zein Albarazy I4A013212
Anna Nurina Listyandini I4A013215

Pembimbing
Dr. H. Syamsul Ariffin, M.Pd, DLP

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARMASIN
Mei, 2018
PENDAHULUAN

Permenkes No.75 Tahun


2014

PUSKESMAS

UPAYA KESEHATAN
Tujuan umum

– Memberikan gambaran kegiatan pelaksanaan upaya pokok pada


daerah kerja Puskesmas Kelayan Timur tahun 2017.
Tujuan Khusus

– Memberikan gambaran kegiatan pelaksanaan Upaya Promosi Kesehatan


pada daerah kerja Puskesmas Kelayan Timur tahun 2017.
– Memberikan gambaran kegiatan pelaksanaan Upaya Kesehatan
Lingkungan pada daerah kerja Puskesmas Kelayan Timur tahun 2017.
– Memberikan gambaran kegiatan pelaksanaan Upaya Kesehatan Ibu dan
Anak serta Keluarga Berencana pada daerah kerja Puskesmas Kelayan
Timur tahun 2017.
– Memberikan gambaran kegiatan pelaksanaan Upaya Perbaikan Gizi pada
daerah kerja Puskesmas Kelayan Timur tahun 2017.
– Memberikan gambaran gambaran kegiatan pelaksanaan Upaya
Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular pada daerah kerja
Puskesmas Kelayan Timur tahun 2017.
VISI • Visi Puskesmas Kelayan Timur adalah “Kayuh Baimbai Menuju Banjarmasin
“Baiman” (Bertaqwa, Aman, Indah, Maju, Amanah dan Nyaman)”.

•Memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata, terjangkau, berkeadilan.


•Membangun profesionalisme dengan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal baik
individu, keluarga, dan masyarakat.
•Mendorong kemandirian hidup sehat masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kelayan Timur.
•Menggerakkan peran aktif masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat.

MISI •wujudkan pembangunan di segala bidang yang berwawasan kesehatan.


•Memberdayakan masyarakat dan keluarga dalam bidang kesehatan.
•Mewujudkan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarkat dengan cara:
•Memberikan pelayanan terbaik di Puskesmas.
•Pemberantasan Penyakit Menular (P2M )
•Penyuluhan kesehatan lingkungan
•Pengobatan yang optimal

Motto • Kesehatan anda kebahagiaan kami.


Luas wilayah kerja
Puskesmas Kelayan
Timur 1,73 km2, terdiri
dari 2 kelurahan

Kelurahan Kelayan
Timur dengan luas
wilayah 1,59 km2

Kelurahan Kelayan
Tengah dengan
luas wilayah 0,14
km2
3500
3266
10 Penyakit Terbanyak di Puskesmas Kelayan Timur

3000

2500

2000

1745 1713

1515
1500

1154
1108
1053 1016 984
1000 935

500

0
Penyakit lain- Hypertensi Gangguan kulit ISPA Gangguan gigi Penyakit Influenza karena Demam yang Artritis Penyakit pulpa
lain esensial (primer) dan jaringan dan jaringan Gingivitis dan virus yang tidak sebabnya tidak dan periapical
subkutan penunjang periodontal teridentifikasi diketahui lainnya
lainnya lainnya lainnya
PROGRAM KERJA
Upaya Upaya
Upaya Pokok Administrasi
Kesehatan Kesehatan
Puskesmas dan Tata Usaha
Pengembangan Perorangan
Pelayanan Rawat Jalan
Promosi Kesehatan Kesehatan Jiwa
Pelayanan Kesehatan Pelayanan Gawat
Kerja Darurat
Kesehatan
Lingkungan Pelayanan Kesehatan
Olahraga
Kesehatan ibu dan
Pelayanan Farmasi
Anak –KB
Pelayanan Kesehatan
Upaya Perbaikan Gizi Mata
Masyarakat Pelayanan Kesehatan
Lansia
Pencegahan dan
Pemberantasan Pelayanan Kesehatan
Penyakit Menular Gigi dan Mulut
PROMOSI
KESEHATAN
Kegiatan

1)Penyuluhan keliling
2)Sosialisasi ABAT di sekolah
3)Sosialisasi ABAT pada remaja
4)Sosialisasi perilaku kendalikan PTM
5)Review pemicuan
6)Penyuluhan prolanis
7)Persiapan SMD
8)Survey Mawas Diri (SMD)
9)Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)
Target dan Pencapaian

– Penyuluhan PHBS pada institusi pendidikan dengan target 72 kali


setahun, pencapaian 72 kali setahun (100%).
– Penyuluhan PHBS pada institusi sarana kesehatan dengan target 8 kali
setahun, pencapaian 8 kali setahun (100%).
– Penyuluhan PHBS pada rumah tangga dengan target 2140 rumah tangga
setahun, pencapaian 2195 rumah tangga setahun (100%).
– Penyuluhan PHBS pada tempat-tempat umum (TTU) dengan target 20
kali setahun, pencapaian 10 kali setahun (50%).
– Penyuluhan PHBS pada tempat-tempat kerja dengan target 8 kali
setahun, pencapaian 4 kali setahun (50%).
– Penyuluhan keliling dengan target 12 kali setahun, pencapaian 7 kali
setahun (58%).
– Penyuluhan kelompok dengan target 24 kali setahun, pencapaian 107
kali setahun (100%)
– Kelurahan Siaga Aktif terlaksana dengan target 2 kali setahun,
pencapaian 2 kali setahun (100%)
Target dan Pencapaian

– Posyandu Purnama dan Mandiri dengan target sebanyak 5


posyandu, pencapaian 5 posyandu (100%)
– Target Kader Posyandu yang aktif sebanyak 85 orang,
pencapaian sebanyak 85 orang (100%)
– Sekolah yang melaksanakan UKS ditargetkan mencakup 100%
sekolah, jumlah target 22 sekolah, pencapaian 22 sekolah
(100%).
– Target cakupan dokter kecil 10% per sekolah, jumlah target 368
orang, pencapaian 458 orang (100%).
– Target cakupan dokter remaja 10% per sekolah, jumlah target 58
orang, pencapaian 60 orang (100%).
– Target cakupan guru Pembina UKS 1 orang per sekolah, jumlah
target 22 orang, pencapaian 22 orang (100%).
– Target cakupan kunjungan tenaga kesehatan ke sekolah 7 kali
per sekolah, target 154 kali, pencapaian 250 kali (100%).
Tabel pencapaian target
Variabel Target Satuan Target Pencapaian Cakupan
Sasaran (H) Sub Variabel Variabel
(T) (SV) (V)
Penyuluhan PHBS 83
Institusi Pendidikan 2 kali setahun/ 72 72 100 0
sekolah
Institusi Sarana 2 kali setahun/ 8 8 100 0
Pendidikan sarkes

Institusi Rumah 30% Rumah 2140 2195 102 +0,7%


Tangga Tangga

Institusi Tempat- 2 kali setahun/ 20 10 50 -50% 1


tempat Umum TTU

Institusi Tempat- 2 kali setahun/ 8 4 50 -50% 1


tempat Kerja TTP

Panti Asuhan 4 kali/ panti 0 0 0 0


asuhan
Pesantren 4 kali/ pesantren 4 4 100 0
Tabel pencapaian target
Penyuluhan 86

Keliling 12 kali/setahun 12 7 58 -42% 2

Kelompok 24 kali/setahun 24 107 445 +345%

Kelurahan Siaga 100% dari 2 2 100 0


Aktif jumlah kader
posyandu

Tingkat Kemandirian Posyandu 100

Posyandu 1x 25% dari 5 5 100 0


Purnama dan jumlah
Mandiri posyandu

Keaktifan kader 100% jumlah 85 85 100 0


Posyandu kader posyandu
Tabel pencapaian target
Pembinaan UKS 100
Jumlah Sekolah yang 100% sekolah 22 22 100 0
melakukan UKS

Jumlah Dokter Kecil 10% / sekolah 368 450 122 +2,2%

Jumlah Dokter remaja 10% / sekolah 58 60 103 +0,3%

Jumlah guru Pembina 1 orang/ sekolah 22 22 100 0


UKS

Kunjungan tenaga 7 kali/ sekolah 154 250 162 +62%


kesehatan ke sekolah
Kesehatan
Lingkungan
Kegiatan

– Pembinaan dan Pengawasan TTU (sekolah, tempat kerja, salon,


tempat ibadah, hotel)
– Pembinaan dan pengawasan TPM (IRT, Damiu, rumah makan, JAS)
– Pengambilan sampel air bersih
– Pengambilan sampel DAMIU (depot air minum isi ulang)
– Pengambilan sampel jajanan anak sekolah
– Pembinaan kantin sekolah (JAS)
– STBM (Strategi sanitasi total berbasis masyarakat
– Pembinaan pasca STBM
Target Pencapaian

– Penyehatan Air
– Inspeksi sanitasi sarana air bersih dengan target 2430 sarana, pencapaian 2020 sarana (83%)
– Pengawasan kualitas air bersih (PDAM) dengan target 28 titik sampel pencapaian 28 titik
sampel (100%)
– Pembinaan kelompok masyarakat kelompok pemakaian air dengan target 2 dan pencapaian 2
(100%)

– Hygiene dan Sanitasi Makanan dan Minuman


– Pembinaan tempat pengelolaan makanan dengan target 5, pencapaian 30 (100%)
– Pengawasan kualitas air minum dengan target 3, pencapaian 10 (100%)
– Pemeriksaan sampel makanan dengan target 20 sampel, pencapaian 20 sampel (100%)

– Penyehatan lingkungan pemukiman pada perumahan dengan target 2.000,


pencapaian 2.020 (100%)
Target Pencapaian

– Pengawasan sanitasi TTU


– Inspeksi sanitasi TTU dengan target 15 sarana, pencapaian 30 sarana (100%)
– Sanitasi TTU memenuhi syarat dengan target 7 sarana, pencapaian 12 sarana
(100%)
– Pengamanan tempat pengolahan pestisida
– Inspeksi sanitasi sarana pengelolaan pestisida dengan target 70% sarana.
– Pembinaan tempat pengelolaan pestisida dengan target 70% sarana.
– Kunjungan ke Klinik Sanitasi dengan target 20% dari jumlah kunjungan
berbasis lingkungan. Jumlah target 1.201, pencapaian 886 (74%).
Tabel target pencapaian

Variabel Target Satuan Target Pencapaian (H) Cakupan


Sasaran Sub Variabel Variabel
(T) (SV) (V)
Penyehatan Air 94
Inspeksi Sanitasi Sarana 45% sasaran 2430 2020 83 -7,6% 1
Air Bersih

Pembinaan Kelompok Kelompok pemakai 2 2 100 0


Masyarakat air yang ada tahun
sebelumnya
Pengawasan Kualitas Air 96% dari titik 28 28 100 +0,2%
Bersih (PDAM) sampel

Hygiene dan Sanitasi Makanan & Minuman 100


Pembinaan Tempat 26% Sarana 5 30 600 +244%
Pengelolaan Makanan

Pengawasan Kualitas Air 45% Sarana 3 10 333 +106%


Minum

Pemeriksaan Sampel Sampel makanan 20 40 200 100%


Makanan yang diperiksa
pada tahun
sebelumnya
Penyehatan Tempat Pembangunan Sampah dan Limbah -

Inspeksi Tempat 100% Sarana - - -


Pembuangan
Sampah

Inspeksi Tempat 100% Sarana - - -


Pembuangan Akhir

Penyehatan Lingkungan Pemukiman dan JAGA 100

Pemeriksaan NT 2000 2020 101 +1%


Penyehat an
Lingkungan pada
Perumahan
Pengawasan Sanitasi TTU 100
Inspeksi Sanitasi TTU 80% Sarana 15 30 200 +80%

Sanitasi TTU 56% Sarana 7 12 171 +40%


Memenuhi Syarat

Pengamanan Tingkat Pengolahan Pestisida -


Inspeksi Sanitasi 70% Sarana - - -
Sarana Pengelolaan
Pestisida

Pembinaan Tempat 70% Sarana - - -


Pengelolaan
Pestisida

Klinik Sanitasi 74
Kunjungan Ke Klinik 20% dari jumlah 1201 886 74 -5,2% 2
Sanitasi kunjungan
berbasis
lingkungan
Kesehatan ibu
dan Anak –KB
Kegiatan

KIA/KB
– Kelas ibu
– Otopsi verbal kematian ibu hamil
– Pelayanan ANC di posyandu
– Pelakasaan P4K (Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi).
– Pemantauan bumil resti
– Kemitraan dukun kampung
– Pemantauan kesehatan ibu nifas
– Pembinaan kesehatan ibu
– Kunjungan PUS Drop Out
– Pelayanan nifas termasuk KB
Kegiatan

Kesehatan Anak
– Pemantauan kesehatan bayi (pengukuran pertumbuhan, pemantauan perkembangan)
– Kunjungan rumah/pemdampingan pelayanan kesehatan bayi
– Pemantauan bayi resiko tinggi
– Pemantauan kesehatan balita dan pra sekolah (pengukuran pertumbuhan, pemantauan)
– Pemantauan balita resiko tinggi
– Kegiatan pelacakan dan tindak lanjut kesakitan dan kematian bayi/otopsi verbal
– Kunjungan rumah bagi neonatus dengan resiko tinggi
– Kegiatan pelayanan kesehatan anak berkebutuhan khusus di SLB & autis center
– Kegiatan desiminasi informasi kesehata anak melalui kelas ibu balita
– MTBS kunjungan rumah bayi balita sakit
Tabel target pencapaian
Variabel Target Satuan Target Sasaran Pencapaian Cakupan
(T) (H) Sub Variabel Variabel (V)
(SV)
Kesehatan Ibu dan Anak Termasuk KB
Kesehatan Ibu 88
Pelayanan Kesehatan 100% Bumil 560 464 83 -17%
Bagi Bumil Sesuai
Standar untuk Kunju
ngan Lengkap

Drop Out K4-K1 10% Bumil 56 96 171 -7,1%


Pelayanan Persalinan 100% Bulin 533 423 79 -21% 1
oleh Nakes yang
mempunyai Komp-etensi
Kebidanan

Pelayanan Nifas Lengkap 100% ibu/bayi 533 423 79 -21% 1


(Ibu dan Neonatus)
Sesuai Standar (KN3)

Pelayanan dan atau 20% Bumil 112 118 100% +1,07%


Rujukan Bumil Rujukan
Bumil Risti/ komplikasi
Kesehatan Bayi 80
Penanganan dan atau 260X15% 76 29 38 -9,2% 1
Rujukan Neonatus Sasaran Bayi
Resiko Tinggi

Cakupan BBLR 100% Bayi BBLR 24 23 96 -4%


ditangani/ di MTBM

Cakupan Kunjungan 100% Neonatus 509 431 85 -15% 2


Neo- natus Pertama
(KN1)

Cakupan Kunjungan 100% Bayi 504 500 99 -1%


Bayi (Minimal 4kali)
Upaya Kesehatan Balita dan Anak Pra Sekolah 99
Pelayanan Deteksi dan 100% Balita 1970 1960 99 -1%
Stimulasi Dini

Pelayanan Deteksi dan 100 % Anak Pra 1018 1010 99 -1%


Stimulasi Dini Tumbuh Sekolah
Kembang Anak Pra
Sekolah

Upaya Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja 96


Pelayanan Kesehatan Anak 511 909 177 +77%
Anak SD oleh Nakes atau
Tenaga Terlatih/ Guru
UKS/ Dokter Kecil

Cakupan Pelayanan 80% Remaja 4178 3726 89 -8,6%


Kesehatan Remaja

Penjaringan Anak 100% Jumlah Kelas 645 601 93 -7%


Sekolah 1 SD UKS
Jumlah murid Kelas 1 SD
UKS yang diperiksa
Jumlah Murid Kelas 1 100 % Jumlah Kelas
SMP/SMA UKS diperiksa 1 SMP/SMA UKA
E. Pelayanan Keluarga Berencana 100
Akseptor KB Aktif di 70%/ PUS 5273 5302 100,5 +2,1%
Puskesmas (CU)

Akseptor Aktif MKET di Orang 59 59 100 0


Puskesmas

Akseptor MKET dengan Orang 1 1 100 0


komplikasi

Akseptor MKET Orang 0 0 0 0


mengalami kegagalan
Upaya
Perbaikan
Gizi
Masyarakat
Kegiatan
– Posyandu balita
– Pemberian vitamin A
– Kunjungan rumah balita gangguan gizi dan pemberian PMT pemulihan
– Kunjungan rumah/ pendampingan balita gizi kurang
– Penjaringan peserta didik
– Pemberian PMT bumil KEK
– Pemberian obat gizi/ suplemen pada bumil (FE) dan Vit A untuk bupas
– Konseling menyusui di kelas bumil
– Pelacakan kasus gizi buruk
– Monitoring balita gizi buruk di rawat di RS
– Monitoring balita gizi buruk di rawat di TVC
– Penyuluhan gizi seimbang di kelompok ibu balita
– Pemantauan konsumsi garam beryodiun tingkat masyarakat
– Penyuluhan konsumsi garam beryodiun kelompok masyarakat
Target dan Pencapaian
– Persalinan di fasilitas pelayana kesehatan (PF) jumlah bumil mendapat
pertolongan Nakes/ bulan , target 533, pencapaian 382 (72%).
– Bumil Kurang Energi Kronik (KEK), target 675, pencapaian 91 (13%).
– Bumil KEK yang mendapat tambahan, target 91, pencapaian 24 (26%).
– Bumil mendapat tamblet tambah darah, target 560, pencapaian 471
(84%).
– Bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI eksklusif miniman
44%, target 410, pencapaian 231 (56%).
– Bayi baru lahir mendapat inisisasi menyusu dini (IMD) minimal 44%,
target 427, pencapaian 426 (100%).
– Remaja putri yang mendapat tablet tambah darah (TTU) minimal 13
biji/bulan sebesar 20%, target 2108, pencapaian 228 (11%).
– Kunjungan Neonatal Pertama (KN1), target 509, pencapaian 431 (86%).
Pencapaian Upaya Perbaikan Gizi
Puskesmas Kelayan Timur tahun 2017
Variabel Target Satuan Target Pencapaian (H) Cakupan
Sasaran (T) Sub Variabel Variabel
(SV) (V)
Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak 43
Persalinan di Jumlah Bumil mendapatkan 533 382 72 -28%
Fasilitas Kesehatan pertolongan Nakes/ Bulin x
(PF) 100%
Bumil Kurang Energi Jumlah bumil dengan LILA < 675 91 13 -87% 1
Kronik (KEK) 23,5 cm/ Jumlah Bumil yang
diukur LILA x 100%
Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat
Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat 71
Bumil KEK yang Jumlah Bumil KEK Mendapat 91 24 26 -74% 2
mendapat PMT/Bumil KEK x 100%
Tambahan
Bumil Mendapat Jumlah Bumil yang mendapat 560 471 84 -16%
Tablet Tambah TTD/Jumlah Bumil x 100%
Darah (TTD)
Bayi usia < 6 bulan Jumlah bayi 6 bulan yang 410 231 56 -19,1%
yang mendapat ASI mendapat ASI
Eksklusif minimal eksklusif/jumlah bayi 6 bulan
44% x 100%
Bayi baru lahir Jumlah Bayi baru lahir 426 426 100 -19,1% 3
mendapat Inisiasi mendapat IMD/jumlah
Menyusui Dini seluruh bayi lahir x 100 %
(IMD) minimal 44%
Remaja Putri yang Jumlah remantri yang 2108 228 11 -17,8%
mendapat Tablet mendapatkan/jumlah remaja
Tambah Darah putri x 100%
minimal 13
biji/bulan sebesar
20%
Pembinaan Kesehatan Bayi, Anak, dan Remaja 86
Kunjungan Neonatal Jumlah BBLyang telah 509 431 86 -14%
Pertama (KN1) mendapatkan 1x pelayanan
sesuai standar pada 6-48 jam
setelah lahir/ jumlah BBL x
100%
P3M
Upaya P3M

– Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit mempunyai tugas


merencanakan, melaksanakan pembinaan dan koordinasi serta
pengawasan dan pengendalian kegiatan pencegahan dan
pemberantasan penyakit.
Lingkup pelayanan
– Pengumpulan data penyakit menular.
– Pengolahan dan analisa data penyakit menular.
– Pelaporan penyakit menular baik dengan format W1,W2 dan LB 1.
– Penyelidikan secara langsung dilapangan terhadap penyakit menular.
– Penyuluhan dan pengobatan terhadap penderita penyakit menular.
Kegiatan
– Program pencegahan dan pemberantasan penyakit Kusta.
– Program pencegahan dan pemberantasan penyakit Rabies.
– Program pencegahan dan pemberantasan penyakit TB Paru.
– Program pencegahan dan pemberantasan penyakit DBD.
– Program pencegahan dan pemberantasan penyakit Malaria.
– Program pencegahan dan pemberantasan penyakit Diare.
– Program pencegahan dan pemberantasan penyakit ISPA ( Pneumonia ).
– Program pencegahan dan pemberantasan penyakit Filariasis.
– Program pencegahan dan pemberantasan penyakit HIV/AIDS.
– Program imunisasi
Pencapaian Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit
Menular Puskesmas Kelayan Timur tahun 2017
Variabel Target Satuan Target Pencapaian (H) Cakupan
Sasaran (T) Sub Variabel Variabel
(SV) (V)
Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular
TB Paru
CDR ≥ 70% 52 72 100 +27%
Kesembuhan ≥ 85% 52 71 100 +31,2%
Konversi ≥ 80% 52 71 100 +29,2%
Malaria 0
Pemeriksaan Sediaan 0,21 % x Jumlah 0 0 0 0
Darah (SD) pada Penderita Penduduk
Malaria Klinis
2.Penderita + (positif) 100% 0 0 0 0
malaria di obati sesuai
standar
Kusta 98
Penemuan Tersangka <1/10.000 orang 26 2 2.08 -97% 1
Penderita Kusta
Pengobatan Penderita 100% jumlah 2 2 100 0
Kusta penderita
Pemeriksaan Kontak 100% jumlah 2 2 100 0
Penderita kontak
Pencegahan dan 100% dari yang 2 2 100 0
Pemberantasan Penyakit di obati
Kusta
Pelayanan Imunisasi 92,5
Imunisasi DPT 1 95% Bayi 479 480 95 -0,20%
pada Bayi ( DPT1-
HB Combo)
DO = Campak-DPT <5% Bayi 25 4 84 -4,2%
Combo 1
Imunisasi HB 0-7 95 % Bayi 504 419 83 -16% 3
Hari
Imunisasi Campak 95% Bayi 504 481 95 -4,3%
pada bayi
LIL (Lima Imunisasi 92% 504 465 92 -7,1%
Dasar Lengkap)
Imunisasi DT pada >95% anak 617 614 99 -0,4%
anak Kelas 1 SD
Imunisasi TT pada >95% anak 634 630 99 -0,5%
anak SD Kelas 2
dan 3
Diare 100
Penemuan Kasus Diare 10% x 586 743 126 +2,6%
di Puskesmas dan Kader 411/1000 x jml
penduduk
Kasus Diare di tangani 100 % 743 743 100 0
oleh Puskesmas dan
Kadar dengan Oral
Rehidrasi
ISPA 78
Penemuan Kasus ≥ 95% dari 257 144 56 -35,1% 2
Pneumonia dan perkiraan
Pneumonia Berat oleh (10% dari
puskesmas dan Kader jumlah bayi)
Jumlah Kasus 100% 144 144 100 0
Pneumonia dan
Pneumonia berat di
tangani Sesuai Standar
Demam Berdarah Dengue (DBD) 100
Angka Bebas Jentik ≥ 95% 15 15 100 +0,5%
Cakupan Penyelidikan 100 % 0 0 0 0
Epidemiologi (PE)
Kasus DBD yang di 100% 15 15 100 0
Tangani
Pencegahan dan Penanggulangan PMS dan HIV/ AIDS 100
Infeksi Menular Sesuai 100% di 5 5 100 0
(IMS) yang diobati temukan
Klien yang 100% di 8 8 100 0
Mendapatkan temukan
Penanganan HIV/AIDS
Penemuan Penderita NT 8 8 100 0
HIV/AIDS
Pencegahan dan Penanggulangan Rabies -
Cuci Luka terhadap 100% 0 0 0 0
Kasus Gigitan HPR
Pencegahan dan Penanggulangan Fillariasis dan Schistozomiasis
Kasus Filariasis yang 100% 0 0 0 0
ditangani
Surveilans
Laporan STP > 90% 12 12 100 +0,2%
Laporan PWS KLB (W2) >90% 52 52 100 +0,2%
AFP 1/100.000 - - - 0
Pddk < 15
tahun
KLB 100% - - - 0
ditangani
dalam waktu
24 jam
KEGIATAN SELISIH RANK
Penemuan tersangka penderita Kusta (P2M) -97% 1

Bumil KEK (Gizi) -87% 2

Bumil KEK yang mendapat tambahan (Gizi) -74% 3

Institusi Tempat Tempat Umum (Promosi Kesehatan) -50% 4

Institusi Tempat Tempat Kerja (Promosi Kesehatan) -50% 5

Penyuluhan keliling (Promosi Kesehatan) -42% 6

Penemuan kasus pneumonia dan pneumonia berat oleh puskesmas dan kader (P2M) -35,1% 7

Pelayanan persalinan oleh nakes yang mempunyai kompetensi kebidanan (KIA-KB) -21% 8

Pelayanan nifas lengkap (ibu dan neonatus) sesuai standar (KN3) (KIA-KB) -21% 9

Bayi usia < 6 bulan yang mendapa ASI eksklusif (Gizi) -19,1% 10

Imunisasi Hb 0-7 hari (P2M) -16% 11

Cakupan kunjungan neonatus pertama (KN1) (KIA-KB) -15% 12

Inspeksi sanitasi sarana air bersih (Kesehatan Lingkungan) -7,6% 13

Kunjungan ke klinik sanitasi (Kesehatan Lingkungan) -5,2% 14


KESIMPULAN
– Program pelayanan kesehatan di puskesmas masih perlu ditingkatkan terus karena masyarakat
semakin menuntut pelayanan kesehatan yang lebih baik dan optimal dari puskesmas dan
jaringannya. Kinerja dan etos kerja tenaga kesehatan puskesmas masih perlu ditingkatkan
untuk meningkatkan mutu pelayanan.
– Program kesehatan keluarga dan gizi yang dilaksanakan untuk menurunkan angka kematian
ibu dan bayi serta prevalensi status gizi masih belum mencapai hasil yang baik. Yang menjadi
masalah masih lemahnya sistem pencatatan dan pelaporan yang ada, terutama sistem
pencatatan dan pelaporan dari level yang paling bawah seperti dari kader kesehatan, rukun
tetangga, dan kelurahan. Masih kurangnya tenaga yang terampil walau mereka tenaga teknis
sesuai dengan pendidikannya
– Program pencegahan dan pemberantasan penyakit masih perlu ditingkatkan terus karena
penyakit menular seperti ISPA masih merupakan penyakit yang terbanyak diderita masyarakat
di wilayah kerja Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin. Penyakit tidak menular seperti
hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita masyarakat.
– Program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat juga masih perlu ditingkatkan
dalam upaya membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Tenaga kesehatan dan sarana
kesehatan masih perlu ditingkatkan kualitasnya.
SARAN

Dari data yang telah didapatkan disarankan:


– Pelaksanaan program pembangunan kesehatan di puskesmas Kelayan Timur masih
perlu ditingkatkan dengan mengacu pada prioritas permasalahan kesehatan yang
ada, terutama penurunan angka kematian bayi, dan penurunan angka kesakitan
penyakit tidak menular dan menular.
– Perencanaan dilakukan lebih matang mengenai program sampai dengan monitoring
hingga evaluasi agar target dari masing-masing program upaya pokok dapat
tercapai.