Anda di halaman 1dari 10

SIKAP EMPATY

TERHADAP
KEHILANGAN

OLEH :
WAHYU LUSIAWATI S.KEP.NS
PERBEDAAN SIMPATI & EMPATI
• Simpati : suatu proses dimana seseorang merasa
tertarik terhadap pihak lain, sehingga mampu
merasakan apa yg dialami, dilakukan dan diderita
orang lain. Dalam simpati, perasaan memegang
peranan penting. Simpati akan berlangsung apabila
terdapat pengertian pada kedua belah pihak Simpati
lebih banyak terlihat dalam hubungan persahabatan,
hubungan bertetangga, atau hubungan pekerjaan.
• Seseorang merasa simpati dari pada orang lain karena
sikap, penampilan, wibawa, atau perbuatannya.
Misalnya, mengucapkan selamat ulang tahun pada hari
ulang tahun merupakan wujud rasa simpati seseorang.
• Empati mirip perasaan simpati, akan tetapi
tidak semata-mata perasaan kejiwaan saja,
melainkan diikuti perasaan organisme tubuh
yang sangat dalam. Contoh bila sahabat kita
orangtuanya meninggal, kita sama-sama
merasakan kehilangan.
Pengertian Kehilangan/loss
• suatu situasi aktual maupun
potensial yang dapat dialami
individu ketika berpisah
dengan sesuatu yang
sebelumnya ada, baik
sebagian atau keseluruhan,
atau terjadi perubahan
dalam hidup sehingga
terjadi perasaan kehilangan
1. Kehilangan yang nyata (actual loss) adalah
kehilangan orang atau objek yang tidak lagi
bisa dirasakan, dilihat, diraba, atau dialami
oleh sesorang, misalnya anggota tubuh,
anak, hubungan, dan peran di tempat kerja.
2.Kehilangan yang dirasakan (perceived loss)
merupakan kehilangan yang sifatnya unik
menurut orang yang mengalami kedukaan,
misalnya kehilangan harga diri atau rasa
percaya diri.
• 3. Anticipatory Loss
• Perasaan kehilangan terjadi sebelum
kehilangan terjadi.Individu memperlihatkan
perilaku kehilangan dan berduka untuk suatu
kehilangan yang akan berlangsung. Sering
terjadi pada keluarga dengan klien (anggota)
menderita sakit terminal.
Jenis Kehilangan
• Kehilangan objek eksternal ( misalnya kecurian atau
kehancuran akibat bencana alam )
• Kehilangan lingkungan yang dikenal ( misalnya
berpindah rumah, dirawat di rumah sakit, atau
berpindah pekerjaan )
• Kehilangan sesuatu atau seseorang yang berarti (
misalnya pekerjaan, kepergian anggota keluarga atau
teman dekat, perawat yang dipercaya, atau binatang
peliharaan )
• Kehilangan suatu aspek diri ( misalnya anggota tubuh
dan fungsi psikologis atau fisik )
• Kehilangan hidup ( misalnya kematian anggota
keluarga, teman dekat, atau diri sendiri )
SIFAT KEHILANGAN
1. Tiba – tiba (Tidak dapat diramalkan)
-Kehilangan secara tiba-tiba & tidk diharapkan dpt
mengarah pd pemulihan dukacita yg lambat. -
Kematian karena tindak kekerasan, bunuh diri,
pembunuhan atau pelalaian diri akan sulit diterima.
2. Berangsur – angsur (Dapat Diramalkan)
• Penyakit yang sangat menyulitkan,
berkepanjangan,
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
Reaksi Kehilangan
• Karakteristik personal ( usia dan jenis kelamin,
pendidikan dan status sosial ekonomi )
• Sistem pendukung social
• Sifat kehilangan
• Kebudayaan dan keyakinan spiritual
• Nilai dari keadaan yang hilang
• Kecepatan proses kehilangan
• Kemampuan koping individu
Dampak Kehilangan
• Pada masa anak-anak, kehilangan dapat
mengancam kemampuan untuk berkembang,
kadang-kadang akan timbul regresi serta rasa
takut untuk ditinggalkan atau dibiarkan
kesepian.
• Pada masa remaja atau dewasa muda,
kehilangan dapat menyebabkan disintegrasi
dalam keluarga.
• Pada masa dewasa tua, kehilangan khususnya
kematian pasangan hidup, dapat menjadi
pukulan yang sangat berat dan menghilangkan
semangat hidup orang yang ditinggalkan.