Anda di halaman 1dari 18

Kebijakan Pembangunan Perikanan Budidaya di

Kab. Bulukumba
*Budidaya Tambak
Drs. Alfian A. Mallihungan,M.Si
Kepala Dinas Kab. Bulukumba
Pendahuluan
• Produk perikanan budidaya diprediksi akan menjadi
komoditas strategis bagi masyarakat global. Hal ini mengingat
perkembangan produksi perikanan tangkap dunia dalam
beberapa dekade terakhir cenderung mengalami stagnasi,
bahkan aktivitas penangkapan ikan pada beberapa fishing
ground dunia sudah menunjukan overfishing
• Memenuhi kebutuhan pangan dengan cara memburu
(menangkap ikan) merupakan cara primitive dan suatu saat
aktvitas berburu tidak akan bisa lagi dilakukan karena
keterbatasan sumberdaya, hal ini bisa diliat pada daratan
dengan semakin terbatasnya sumberdaya maka aktivitas
berburu saat ini sudah hilang.
Karakteristik Budidaya Perikanan
• Dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat
mulai dari pedesaan sampai dengan
perkotaanMemenuhi kebutuhan pangan dengan cara
memburu (menangkap ikan) merupakan cara
primitive dan suatu saat aktvitas berburu tidak akan
bisa lagi dilakukan karena keterbatasan sumberdaya,
hal ini bisa diliat pada daratan dengan semakin
terbatasnya sumberdaya maka aktivitas berburu saat
ini sudah hilang.
POTENSI
 Panjang Pantai

128 Km

 Pulau-pulau kecil 12,000


• 5 Buah 10,000
8,000
• Berpenghuni : 1 Buah
6,000
• Tidak Berpenghuni 4 Buah
4,000
 Budidaya Tambak 5.277 Ha 2,000

 Budidaya Air Tawar 1.021 Ha 0


Pengelolaan
 Budidaya Laut 9.000 Ha 9,000 10,100
 Mina Padi 10.100 Ha 5,277 1,021
1/2/2020 4
EVALUASI KINERJA
Perikanan Tahun 2017 - 2018
Volume Revitalisasi Produksi

2017 2018 2017 2018


PRODUKSI (Ton) (Ton) (%)

 Perikanan 50,004 53,455,6 1,07 Bdy Laut


Laut
 Tambak 7,233 7,318 1,01 49
Kolam Swh/Mina padi
 626 557,8 -0,89 60
 Sawah/Mina 59,6 48,6 -0,82
Padi
558
 Bud. Laut 159,325 178.000 1,12
Kolam
626
7.318
217,248 239.380 1,11
Tambak
7.233

53.456
Per' Laut
50.004

1/2/2020 0 10.000 20.000 30.000 40.000 50.000 5 60.000


PENYERAPAN TENAGA
KERJA
2017 2018 (%)
14.000
(RTP) (RTP)
TENAGA KERJA
12.000

 Nelayan Laut 13.122 8.534 -0,65 10.000


 Petani Tambak 1,036 1,308 1,26
8.000
Pemb’dy Air 6.000
Tawar:
 Kolam 964 668 -0,69 4.000
 Sawah/Mina Padi 61 62 1,01
Budidaya Laut
2.000
 3.089 3.173 1,02

0
2017 2018

Nelayan laut Petani tambak Pbdy kolam


Swh mina padi Bddy laut
1/2/2020 6
Kontribusi sektor perikanan kepada daerah
PRODUKSI ( TON ) NILAI PRODUKSI (Rp.1.000)
NO PERINCIAN
2017 2018 2017 2018 Pendapatan Rumah Tangga Perikanan
1 2 3 4 5 6 Per Bulan

PENANGKAPAN 50.004,6 53.455,6 411.065.500,000 1.269.004.800


BUDIDAYA 628.341.300,0 774.658.848,5
TAMBAK 3.683,0 3.737,2 216.386.800,0 318.514.300,0
14,000.00
1 RUMPUT LAUT
159.325,0 178.000,0 398.312.500 445.000.000 12,000.00
10,000.00

Rupiah
KOLAM 626,9 557,8 12.466.000,0 11.144.500,0 8,000.00
MINA PADI 59,6 48,5 1.176.000,0 48,5 6,000.00
TOTAL 1.039.406.800 2.043.663.649 4,000.00
2,000.00
-
2017 2018
Nilai Produksi Kelautan dan Perikanan Tahun Pendapatan RTP
2017 - 2018 Perikanan 4,455.70 11,178.69
Tangkap
Pendapatan RTP
Perikanan 10,100.65 12,450.32
Budidaya
1,500,000,000.000
Tahun
1,000,000,000.000
500,000,000.000 Bidang
Perikanan
- Tangkap
2017 2018
Bidang
Perikanan
Tahun Budidaya
Pembagian Kewenangan Budidaya
Luas
Potensi Produksi
JENIS PERIKANAN Lahan
(Ha) (Ton)
(Ha)
1 2 3 4

BUDIDAYA AIR PAYAU

A. TAMBAK 600 469,4 1.029,9


TOTAL 600 469,4 1.029,9

Luas
Potensi Produksi
JENIS PERIKANAN Lahan
(Ha) (Ton)
(Ha)
1 2 3 4

BUDIDAYA AIR PAYAU Luas


Potensi Produksi
A. TAMBAK 470 418 1.804,9 JENIS PERIKANAN Lahan
(Ha) (Ton)
TOTAL 470 418 1.804,9 (Ha)
1 2 3 4

BUDIDAYA AIR PAYAU

A. TAMBAK 2.350 2.211 1.607,1


TOTAL 2.350 2.211 1.607,1

Kecamatan Sentra Minapolis Budidaya Air


Payau terdiri dari : Kec. Ujung Loe, Kec.
Kajang dan Kec. Gantarang
POTENSI LAHAN
BUDIDAYA AIR PAYAU
5.
BONTO 6.
TIRO HERLANG
2% 7. KAJANG 1. GANTARANG 2. UJUNG BULU
1%
15% 12% 9%
4. BONTO
BAHARI
3%

3. UJUNG LOE
58%
PROPORSI PRODUKSI
BUDIDAYA AIR PAYAU
6. HERLANG
1% 7. KAJANG
1.
5. BONTO 20%
GANTARANG
TIRO 35%
1%
4.
BONTO
BAHARI
7%
3. UJUNG LOE
32%

2. UJUNG
BULU
4%
Luas
Potensi Produksi
JENIS PERIKANAN Lahan
(Ha) (Ton)
(Ha)
1 2 3 4
BUDIDAYA AIR
LAUT/MARIKULTUR
Luas
A.. Rumput Laut 3.000 1.600 32.976 Potensi Produksi
JENIS PERIKANAN Lahan
TOTAL 3.000 1.600 32.976 (Ha) (Ton)
(Ha)
1 2 3 4
BUDIDAYA AIR
LAUT/MARIKULTUR
A.. Rumput Laut 1.500 1.130 30.688
Luas TOTAL 1.500 1.130 30.688
Potensi Produksi
JENIS PERIKANAN Lahan
(Ha) (Ton)
(Ha)
1 2 3 4
BUDIDAYA AIR
LAUT/MARIKULTUR
A.. Rumput Laut 2.000 1.452 30.648
TOTAL 2.000 1.452 30.648

Kecamatan Sentra Minapolis Budidaya Air


Laut terdiri dari : Kec. Ujung Bulu, Kec.
Ujung Loe dan Kec. Bonto Bahari
KEC. HINTERLAND
BUDIDAYA AIR TAWAR
Kec.Gantarang, Rilau Ale,
Bonto Bahari,Bonto Tiro,
Herlang dan Kajang

KEC. HINTERLAND
BUDIDAYA AIR PAYAU
Kec.Ujung Bulu, Bonto
Bahari,Bonto Tiro,Herlang

KEC. HINTERLAND
BUDIDAYA AIR lLAUT
Kecamatan Ujung Bulu
Arah kebijakan budidaya Kabupaten Bulukumba
• Penyediaan bibit ikan unggul air tawar melalui BBI
• Pengelolaan kawasan dan pemantauan penyakit
budidaya air payau, air tawar dan air laut.
• Peningkatan SDM pembudidaya dan Aparatur
Budidaya Air Payau, Air Tawar & Air Laut
• Peningkatan sapra budidaya air payau, air laut & air
tawar.
Jenis Kegiatan Budidaya payau & laut di
Bulukumba
Pengembangan Budidaya Pengelolaan Kawasan
• Penyediaan Saprodi • Pengelolaan kawasan
• Pengembangan Tambak tambak
Percontohan • Idenifikasi dan Penanganan
Hama & Penyakit
• Peningkatan SDM
• Sosialisasi pengelolaan
Pembudidaya baik berupa
tambak berbasis kawasan
pelatihan maupun berupa dan Penanganan hama &
field trip (Lesson Learn) penyakit
Dukungan Kelembagaan Perikanan budidaya
pasca UU 23 thn 2014

Bidang Air Payau & Laut Bidang Air Tawar

1. Seksi Pembinaan & 1. Seksi Pembinaan &


Pengembangan Air payau Pengembangan Air Tawar
2. Seksi Kawasan Budidaya , 2. Seksi Kawasan Budidaya ,
Kesehatan Ikan & Kesehatan Ikan &
Lingkungan Budidaya Air Lingkungan Budidaya Air
Payau Tawar

Anda mungkin juga menyukai