Anda di halaman 1dari 27

* Bakti pada Guru *

Program Pengembangan Diri bagi


Guru yang “IDEAL”
Guru yang Inspiratif, Dedikatif, Empatik, dan ber Akhlak Luhur

Sebuah persembahan bagi Guru


kerjasama
Fakultas Psikologi Undip dan Lembaga Karya Pokphand
Visi : Pendidik yang IDEAL dalam Menjunjung NKRI

Pemahaman :
Program Pendidikan Guru yang Inspiratif,
Dedikatif, Empatik dan berAkhlak Luhur dalam
mendidik siswa hingga menjadi individu istimewa,
berkarakter dan cinta Indonesia
PENJELASAN PENDIDIKAN KARAKTER
1. Tema Utama : National Social Responsibility
2. Landasan Pikir : Pancasila
3. Pendekatan : a. Participant Centered Learning
b. Psycho-edutainment
4. Metode : VIPP (Visualization in Participatory
Programme)
5.Penilaian : Observasi, Self assessment, peer assessment,
6.PoA
7.Monev : performance appraisal
Misi
1. Menumbuh-kembangkan jiwa Pancasila
2. Mengembangkan diri secara mandiri,
ekspresif dan inspiratif
3. Mengembangkan etika budi pekerti dan
akhlak luhur untuk anak didik
4. Membangun komunitas yang ramah anak
5. Menemukan dan mengoptimalkan
potensi yang unggul pada anak
Prinsip Pendidikan Ki Hadjar Dewantara
1. Dalam Proses Pendidikan peran orang yang dituakan di sekolah (Pamong) –
mengedepankan pendekatan Ing Ngarsa Sung Tuladha, artinya seorang guru adalah
pendidik yang harus memberi teladan, Ing Madya Mangun Karsa, artinya seorang
guru adalah pendidik yang selalu berada di tengah-tengah para muridnya dan
terus-menerus membangun semangat dan ide-ide mereka untuk berkarya, dan Tut
Wuri Handayani, artinya seorang guru adalah pendidik yang terus-menerus
menuntun, menopang dan menunjuk arah yang benar bagi hidup dan karya anak-
anak didiknya.
2. Pendidikan mengedepankan kemajuan bangsa secara keseluruhan tanpa
membeda-bedakan agama, etnis, suku, budaya, adat, kebiasaan, status ekonomi,
status sosial serta didasarkan kepada nilai-nilai kemerdekaan yang asasi.
3. Pendidikan membentuk manusia yang berbudi pekerti (berkarakter), berpikiran
(pintar, cerdas) dan bertubuh sehat. Pendidikan adalah upaya pemanusiaan
manusia secara manusiawi secara utuh dan penuh ke arah kemerdekaan lahiriah
dan batiniah.
Prinsip Pendidikan Ki Hadjar Dewantara
4. Pendidikan menghantar manusia ke dalam kondisi hidup
harmonis dengan diri, sesama dan lingkungannya.
5. Pendidikan menghantar seseorang memiliki otonomi diri
secara utuh dan penuh dalam wilayah kognisi, afeksi,
spiritual, social, spiritual, sehingga eksistensinya mampu
berdiri sendiri, tidak tergantung pada orang lain, dan
dapat mengatur dirinya sendiri.
6. Pendidikan seutuhnya adalah pendidikan yang tidak
mencabut akar budaya yang membuat peserta didik
menjadi asing dengan realitasnya.
7. Anak tumbuh berdasarkan kekuatan kodrati yang unik
8. Bermain adalah tuntutan jiwa untuk kemajuan hidup
jasmani dan rohani
Nilai Karakter Ki Hadjar Dewantara yang Linier dengan
Kearifan Lokal dan Visi Pendidikan Guru IDEAL
1. Tetep :
pendidikan itu harus membentuk ketetapan pikiran dan batin,
menjamin keyakinan diri dan membentuk kemantapan dalam
prinsip hidup,
2. Antep :
memiliki ketetapan pikiran/komitmen selaras dengan nilai-nilai
sosial,

3. Mantep :
pendidikan menghantar seseorang untuk tekun/terus menerus
berupaya dalam kemajuan diri, memiliki orientasi yang jelas untuk
menuju tujuan yang pasti, yakni kemerdekaan diri sebagai pribadi,
anggota masyarakat dan warga dunia
Nilai Karakter Ki Hadjar Dewantara yang Linier dengan
Kearifan Lokal dan Visi Pendidikan Guru IDEAL

4. Ngandel : Pendidikan itu harus menghantar orang


pada kondisi diri yang berpendirian
tegak/teguh),
5. Kandel : Orang yang berprinsip dalam hidup,
6. Kendel : Pendidikan membentuk seseorang untuk
menjadi pribadi yang berani,
berwibawa dan ksatria)
5. “Bandel” : orang yang terdidik adalah yang “tahan
uji”
4 Konsensus Berkehidupan Berbangsa
1. Pancasila (sebagai dasar)
2. UUD 1945
3. Bhineka Tunggal Ika
4. NKRI
Kompetensi Guru & Karakter Guru “IDEAL”

Kompetensi Guru GURU “IDEAL”


1. Pedagogik 1. Inspiratif
2. Kepribadian 2. Dedikatif
3. Sosial 3. Empatik
4. Profesional 4. Akhlak mulia
5. Luhur budi
Kompetensi Komprehensif
LOGIKA RASA

OLAH PIKIR OLAH HATI


SQ
INTRA- IQ
BELIEVER
PERSONAL THINKER
SIDIQ
FATHONAH
(Bervisi, Cerdas, (Jujur, Ikhlas, Religius,
Kreatif, Terbuka) Adil)

OLAH RAGA OLAH RASA/KARSA


INTER- AQ EQ
NETWORKER
PERSONAL DOER
AMANAH TABLIGH

(Gigih, Kerja Keras, Disiplin, (Peduli, Demokratis,


Bersih, Bertanggungjawab) Gotongroyong, Suka bantu)
KOGNITIF / PSIKOMOTORIK /
ASPEK AFEKTIF / SIKAP
PENGETAHUAN KETRAMPILAN
Pengelolaan Diri Pengelolaan terhadap
Kualitas Intelektual Pengelolaan Tugas
Kompetensi Sendiri Orang Lain
1. Punya mimpi dan visi 1. Komunikatif
1. Pembelajar aktif
2. Inovatif 2. Mampu memotivasi 1. Kreatif
INSPIRATIF 3. Kreatif
2. Punya “branding diri”
3. Punya Strategi 2. Pengaturan waktu
3. Berpikir analitis
4. Antusias 4. Punya rencana

1. Percaya diri 1. Mampu bersinergi


1. Mampu memotivasi Terampil memotivasi
2. Fleksibel 2. Bertutur positif
DEDIKATIF 2. Punya keahlian khusus
3. Regulasi diri 3. Mampu
dan memberdayakan
3. Punya kompetensi orang lain
4. Efikasi diri memberdayakan
1. Asertif
1. Percaya Diri
1. Mampu atasi konflik 2. Mampu bernegosiasi Cekatan memutuskan
EMPATIK 2. Cerdas
2. Tangguh
3. Bijaksana masalah dgn tepat
3. Tabah
4. Menghargai org lain

1. Beretika 1. Komunikatif
Mampu menjadikan
AKHLAK Punya pemikiran yang baik 2. Mawas diri 2. Disiplin
sesuatu menjadi lebih
MULIA sesuai ajaran agama 3. Sopan 3. Dapat dipercaya
baik
4. Jujur 4. Jujur (lisan & perbuatan)

1. Mampu Kontrol diri


1. Bertanggungjawab
1. Bermoral 2. Punya kebesaran jiwa Mampu menjadi
LUHUR BUDI 2. Memuliakan ilmu 3. Mau berkorban jiwa
2. Beretika
pencerah
3. Jadi panutan
dan raga utk negara
Setelah mengikuti Pendidikan Karakter ini diharapkan para guru dapat menjadi inspirator yang berprestasi dalam
mendidik dan mengembangkan pribadi anak didiknya untuk lebih mencintai INDONESIA
Cinta
CINTA INDONESIA INDONESIA

Menginspirasi dan Prestatif dan Pencerah


mengembangkan keunikan
dalam keberagaman untuk NKRI
Kreatif dan Inovatif
SIAPA KITA ?
Kompetensi Interpersonal
Branding Kelompok

Kepemimpinan

Regulasi
Efikasi Diri
Diri

Pemahaman Jujur & Berani


Disiplin Beretika
diri Adil Berpendapat
SIAPA SAYA ?

Branding Diri PANCASILA


Setelah mengikuti Pendidikan Karakter ini diharapkan para guru dapat menjadi inspirator yang berprestasi dalam
mendidik dan mengembangkan pribadi anak didiknya untuk lebih mencintai INDONESIA
Cinta
CINTA INDONESIA INDONESIA
Kompetensi
Menginspirasi dan professional dan Prestatif dan Pencerah
mengembangkan keunikan Aktualisasi Diri
dalam keberagaman untuk NKRI
Kreatif dan Inovatif
SIAPA KITA ?
Kompetensi
Kompetensi Interpersonal
Branding Kelompok Sosial

Kompetensi
pedagogik
Kepemimpinan

Kompetensi Regulasi Efikasi Diri


profesional Diri

Pemahaman Jujur & Berani


Disiplin Beretika
diri Adil Berpendapat
SIAPA SAYA ?
Kompetensi kepribadian
Branding Diri PANCASILA
Setelah mengikuti Pendidikan Karakter ini diharapkan para guru dapat menjadi inspirator yang berprestasi dalam
mendidik dan mengembangkan pribadi anak didiknya untuk lebih mencintai INDONESIA
Cinta Pengamalan
CINTA INDONESIA INDONESIA Pancasila
Menginspirasi dan Aktualisasi
Prestatif dan Pencerah
mengembangkan keunikan diri
dalam keberagaman untuk NKRI
Kreatif dan Inovatif Inspiratif
SIAPA KITA ?
Kompetensi Interpersonal Empatik
Branding Kelompok

Kepemimpinan
Dedikatif
Regulasi
Efikasi Diri
Diri

Pemahaman Jujur & Berani


Disiplin Beretika
diri Adil Berpendapat
SIAPA SAYA ?
AL
Branding Diri PANCASILA
Ciri Ilmuwan yang
Inspiratif dan Inovatif

3N + 1
SCIENTIFIC Ki Hadjar Dewantara :
APPROACH

Niteni (memperhatikan)
Nerokake’ (menirukan)
Nambahi (menambahkan)
+
Nemokake’ (menemukan)
Keadilan dalam
Pendidikan
INPUT PROCESS OUTPUT OUTCOME

Jejaring
Pembelajaran
4N+PPI
KEUNIKAN Karakter
LABORATORIUM ANAK
INDIVIDU Guru BERKARAKTER

GURU EDUKASI “IDEAL”


CINTA
INDONESIA

Pembiasaan TP
(Trilogi Pendidikan)

Mental Guru IDEAL 4N : Niteni, Nirokake’, Nambahi, Nemokake’


PPI : Program Pendidikan Individual
TP : Ing ngarso sung tulodho. Ing madya
mangun karso, tut wuri handayani
Konsep Pengembangan Pribadi Anak
Didik dipadukan dengan Guru IDEAL

SMA
Pengembangan karir
+ pengembangan dari
SMP TK, SD, SMP
- Penemuan Jati Diri
- Berprestasi
SD + pengembangang dari TK dan SD
- Memiliki Konsep Diri
- Eksplorasi Diri
- Bertanggungjawab
TK + pengembangan dari TK
- Kepercayaan Diri
- Kemandirian
- Etika dan Budi Pekerti
Pelaksanaan Pelatihan
1. Tingkat SMP
2. Menghubungi Dinas Pendidikan terkait untuk Pilot Project
3. Menghubungi Dinas Pendidikan Kecamatan untuk
meminta Dabin (Daerah Binaan) mana yang akan dikenai
pelatihan
4. Meminta 10 sekolah terpilih per Dabin @ 4 guru untuk
dijadikan peer educator / fasilitator guru IDEAL Dabin
5. Presentasi Program Guru IDEAL di Dinas Pendidikan
6. Kriteria guru : energik, kreatif, disenangi siswa,
diutamakan berbeda agama pada tiap guru (termasuk
Wakasek dan guru BP)
Pelaksanaan Pelatihan
7. Pelatihan bagi 40 orang guru / Dabin sebagai
fasilitator Dabin, bisa digabung 2 atau 3 Dabin
lain
8. Panitia memberikan sertifikat
9. Kelompok Dabin I (satu) membuat rencana
pelaksanaan di sekolah
10. Memberitahu pelaksanaan di Sekolah
11. Memberikan feed back kepada panitia
12. Pemantauan dari Dinas Pendidikan
Dinamika Peserta
1. Pada saat peserta akan memasuki ruang, panitia
mahasiswa membagikan grup tag bervariasi warna
untuk mengacak guru 1 sekolah terpisah secara alami
2. Pelaksanaan pelatihan lebih banyak menggunakan
permainan, roleplay dan ekspresi diri sehingga
disarankan ada space yang luas agar dinamika
kelompok dapat berjalan dengan nyaman.
3. Bila peserta sebanyak 100 orang maka diperlukan
ruang yang relative luas.
A1 A2 B1 B2

@ 8 org

B3
A3

Peserta 100

C1
C2 D1 D2

C3 D3
Tugas Fasilitator dan observer
1. Dalam pelatihan ini 1 ruang berjumlah 100 orang
dibagi menjadi 4 kelompok warna
2. Setiap kelompok warna terdapat 3 kelompok kecil A1,
A2,A3 dst hingga D3
3. Tiap kelompok kecil difasilitasi dan diobservasi oleh 1
orang fasilitator merangkap observer
4. Hasil observasi dan penilaian lain akan dilaporkan
kepada pihak sekolah
Penilaian Observasi
Penilaian didasarkan pada kompetensi diri
yang dijabarkan sebagai :

1. Berpikir strategis dalam pemecahan masalah


2. Kepercayaan Diri
3. Kemampuan mengelola emosi
4. Semangat pantang menyerah
5. Integritas
6. Beretika dan bertutur sopan
7. Nasionalisme
Durasi Pelatihan
- 16 jam efektif (pkl 8-12 dan pkl 13-17) x 2 hr
- Pendekatan bottom up approach : 20% teori, 80%
permainan/ role play
- Hari : selain Jumat dan Sabtu
Terimakasih